Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 mengatur penyelenggaraan pelayanan kesehatan sebelum hamil, hamil, persalinan, dan sesudah melahirkan, serta pelayanan kontrasepsi dan kesehatan seksual untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Pelayanan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan, dan mencakup berbagai tindakan seperti edukasi, skrining, imunisasi, dan layanan medis. Semua pelayanan ini bertujuan untuk memberikan kesehatan yang optimal bagi ibu dan bayi, serta mendukung hak-hak reproduksi.