Konstitusi berasal dari bahasa Perancis Constituer dan Constitution
kata pertama berarti membentuk, mendirikan atau menyusun, dan
kata kedua berarti susunan atau pranata (masyarakat).
     Jadi,konstitusi adalah permulaan dari segala peraturan mengenai
suatu negara. Mempelajari konstitusi berarti juga mempelajari hukum
tata negara dari suatu negara, sehingga hukum tata negara disebut
juga dengan constitutional law. Istilah Constitutional Law di Inggris
menunjukkan arti yang sama dengan hukum tata negara. Penggunaan
istilah Constitutional Law didasarkan atas alasan bahwa dalam hukum
tata Negara unsur konstitusi lebih menonjol.
     Dengan demikian suatu konstitusi memuat aturan atau sendi-sendi
pokok yang bersifat fundamental untuk menegakkan bangunan besar
yang bernama “Negara”. Karena sifatnya yang fundamental ini maka
aturan ini harus kuat dan tidak boleh mudah berubah-ubah. Dengan
kata lain aturan fundamental itu harus tahan uji terhadap
kemungkinan untuk diubah-ubah berdasarkan kepentingan jangka
pendek yang bersifat sesaat.
1)   K. C. Wheare, konstitusi adalah keseluruhan sistem
     ketaatanegaraaan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan
     yang membentuk mengatur /memerintah dalam pemerintahan
     suatu negara.
2)   Herman heller, konstitusi mempunyai arti luas daripada UUD.
     Konstitusi tidak hanya bersifat yuridis tetapi juga sosiologis dan
     politis
3)   Lasalle, konstitusi adalah hubungan antara kekuasaaan yang
     terdapat di dalam masyarakat seperti golongan yang mempunyai
     kedudukan nyata di dalam masyarakat misalnya kepala negara
     angkatan perang, partai politik dsb
4)    L.j Van Apeldoorn, konstitusi memuat baik peraturan tertulis
     maupun       peraturan    tak      tertulis    5)    Koernimanto
     soetopawiro, istilah konstitusi berasal dari bahasa latin cisme
     yang berarati bewrsama dengan dan statute yang berarti
     membuat sesuatu agar berdiri. Jadi konstitusi berarti menetapkan
     secara bersama.
Secara umum terdapat 2 macam konstitusi,yakni :
       konstitusi tertulis ( undang-undang )
       konstitusi tidak tertulis
      Hampir semua negara di dunia memiliki konstitusi tertulis
atau Undang-Undang Dasar (UUD) yang pada umumnya mengatur
mengenai pembentukan, pembagian wewenang dan cara bekerja
berbagai lembaga kenegaraan serta perlindungan hak azasi
manusia.
      Negara yang dikategorikan sebagai negara yang tidak
memiliki konstitusi tertulis adalah Inggris dan Kanada. Di kedua
negara ini, aturan dasar terhadap semua lembaga-lembaga
kenegaraan dan semua hak asasi manusia terdapat pada adat
kebiasaan dan juga tersebar di berbagai dokumen, baik dokumen
yang relatif baru maupun yang sudah sangat tua seperti Magna
Charta yang berasal dari tahun 1215 yang memuat jaminan hak-hak
azasi manusia rakyat Inggris. Karena ketentuan mengenai
kenegaraan itu tersebar dalam berbagai dokumen atau hanya hidup
dalam adat kebiasaan masyarakat itulah maka Inggris masuk
dalam kategori negara yang memiliki konstitusi tidak tertulis.
Tujuan konstitusi yakni :
1) Membatasi kekuasaan penguasa agar tidak bertindak
   sewenang – wenang maksudnya tanpa membatasi
   kekuasaan penguasa, konstitusi tidak akan berjalan dengan
   baik dan bisa saja kekuasaan penguasa akan merajalela Dan
   bisa merugikan rakyat banyak
2) Melindungi Ham maksudnya setiap penguasa berhak
   menghormati Ham orang lain dan hak memperoleh
   perlindungan hukum dalam hal melaksanakan haknya.
3) Pedoman penyelengaraan negara maksudnya tanpa adanya
   pedoman konstitusi negara kita tidak akan berdiri dengan
   kokoh.
Nilai konstitusi yaitu:
1. Nilai normatif adalah suatu konstitusi yang resmi diterima oleh
   suatu bangsa dan bagi mereka konstitusi itu tidak hanya berlaku
   dalam arti hukum (legal), tetapi juga nyata berlaku dalam
   masyarakat dalam arti berlaku efgektif dan dilaksanakan secara
   murni dan konsekuen.
2. Nilai nominal adalah suatu konstitusi yang menurut hukum
   berlaku, tetrapi tidak sempurna. Ketidak sempurnaan itu
   disebabkan pasal – pasal tertentu tidak berlaku / tidsak seluruh
   pasal – pasal yang terdapat dalam UUD itu berlaku bagi seluruh
   wilayah negara.
3. Nilai semantik adalah suatu konstitusi yang berlaku hanya untuk
   kepentingan        penguasa    saja.     Dalam      memobilisasi
   kekuasaan, penguasa menggunakan konstitusi sebagai alat untuk
   melaksanakan kekuasaan politik.
Konstitusi    tidak     tertulis   /     konvensi(nondokumentary
constitution) adalah berupa kebiasaan ketatanegaraan yang sering
timbul. Adapun syarat – syarat konvensi adalah:
 Diakui dan dipergunakan berulang – ulang dalam praktik
   penyelenggaraan negara.
 Tidak bertentangan dengan UUD 1945
 Memperhatikan pelaksanaan UUD 1945.
      unsur     /substansi      sebuah     konstitusi    Menurut    sri
sumantri, konstitusi berisi 3 hal pokok yaitu:
 Jaminan terhadap Ham dan warga negara
 Susunan ketatanegaraan yang bersdifat fundamental
 Pembagian dan poembatasan tugas ketatanegaraan
      Menurut koerniatmanto soetopawiro, konstitusi berisi tentang:
1)    Pernyataan ideologis
2)    2) Pembagian kekuasaan negara
3)    3) Jaminan HAM (hak asasi manusia)
4)    4) Perubahan konstitusi
5)    Larangan perubahan konstitusi Konstitusi tertulis (dokumentary
constiutution / writen constitution)
Syarat terjadinya konstitusi adalah agar suatu bentuk
pemerintahan dapat dijalankan secara demokrasi dengan memperhatikan
kepentingan rakyat.Melindungi asas demokrasi Menciptakan kedaulatan
tertinggi yang berada ditangan rakyat Untuk melaksanakan dasar negara
Menentukan suatu hukum yang bersifat adil.
         Kedudukan konstitusi (UUD) Dengan adanya UUD baik penguasa
dapat mengetahui aturan/ketentuan pokok mendasar mengenai
ketatanegaraan.Sebagai hukum dasar Sebagai hukum yang tertinggi
         perubahan konstitusi/UUD yaitu: Secara revolusi, pemerintahan
baru terbentuk sebagai hasil revolusi ini yang kadang – kadang membuat
sesuatu UUD yang kemudian mendapat persetujuan rakyat. Secara
evolusi, UUD/konstitusi berubah secara berangsur – angsur yang dapat
menimbulkan suatu UUD, secara otomatis UUD yang sama tidak berlaku
lagi.
   keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi
    yaitu: keterkaitan antara dasar negara dengan
    konstitusi nampak pada gagasan dasar, cita – cita
    dan tujuan negara yang tertuang dalam
    pembukaan UUD suatu negara.Dasar negara
    sebagai pedoman penyelenggaraan negara secara
    tertulis termuat dalam konstitusi suatu negara
   Keterkaitan konstitusi dengan UUD yaitu:
    Konstitusi adalah hukum dasar tertulis dan tidak
    tertulis sedangkan UUD adalah hukum dasar
    tertulis.UUD memiliki sifat mengikat oleh
    karenanya makin elastik sifatnya aturan itui makin
    baik,konstitusi     menyangkut       cara    suatu
    pemeritahan diselenggarakan.
Konstitusi merupakan hasil karya sekelompok manusia yang
dibuat oleh konstituante atau badan yang sejenis dengan itu terdiri
dari sekelompok manusia. Sebagaimana layaknya setiap hasil karya
manusia, walaupun yang membuatnya tergolong ahli seperti
konstitusi, ia tidak mungkin sempurna, dan tidak pula akan pernah
berlaku seterusnya tanpa perubahan.
    Perubahan tersebut terjadi seiring berkembangnya zaman agar
dapat sesuai dengan keinginan masyarakat.
Terima kasih atas perhatiannya

      Selamat siang :D

Pkn

  • 2.
    Konstitusi berasal daribahasa Perancis Constituer dan Constitution kata pertama berarti membentuk, mendirikan atau menyusun, dan kata kedua berarti susunan atau pranata (masyarakat). Jadi,konstitusi adalah permulaan dari segala peraturan mengenai suatu negara. Mempelajari konstitusi berarti juga mempelajari hukum tata negara dari suatu negara, sehingga hukum tata negara disebut juga dengan constitutional law. Istilah Constitutional Law di Inggris menunjukkan arti yang sama dengan hukum tata negara. Penggunaan istilah Constitutional Law didasarkan atas alasan bahwa dalam hukum tata Negara unsur konstitusi lebih menonjol. Dengan demikian suatu konstitusi memuat aturan atau sendi-sendi pokok yang bersifat fundamental untuk menegakkan bangunan besar yang bernama “Negara”. Karena sifatnya yang fundamental ini maka aturan ini harus kuat dan tidak boleh mudah berubah-ubah. Dengan kata lain aturan fundamental itu harus tahan uji terhadap kemungkinan untuk diubah-ubah berdasarkan kepentingan jangka pendek yang bersifat sesaat.
  • 3.
    1) K. C. Wheare, konstitusi adalah keseluruhan sistem ketaatanegaraaan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentuk mengatur /memerintah dalam pemerintahan suatu negara. 2) Herman heller, konstitusi mempunyai arti luas daripada UUD. Konstitusi tidak hanya bersifat yuridis tetapi juga sosiologis dan politis 3) Lasalle, konstitusi adalah hubungan antara kekuasaaan yang terdapat di dalam masyarakat seperti golongan yang mempunyai kedudukan nyata di dalam masyarakat misalnya kepala negara angkatan perang, partai politik dsb 4) L.j Van Apeldoorn, konstitusi memuat baik peraturan tertulis maupun peraturan tak tertulis 5) Koernimanto soetopawiro, istilah konstitusi berasal dari bahasa latin cisme yang berarati bewrsama dengan dan statute yang berarti membuat sesuatu agar berdiri. Jadi konstitusi berarti menetapkan secara bersama.
  • 4.
    Secara umum terdapat2 macam konstitusi,yakni :  konstitusi tertulis ( undang-undang )  konstitusi tidak tertulis Hampir semua negara di dunia memiliki konstitusi tertulis atau Undang-Undang Dasar (UUD) yang pada umumnya mengatur mengenai pembentukan, pembagian wewenang dan cara bekerja berbagai lembaga kenegaraan serta perlindungan hak azasi manusia. Negara yang dikategorikan sebagai negara yang tidak memiliki konstitusi tertulis adalah Inggris dan Kanada. Di kedua negara ini, aturan dasar terhadap semua lembaga-lembaga kenegaraan dan semua hak asasi manusia terdapat pada adat kebiasaan dan juga tersebar di berbagai dokumen, baik dokumen yang relatif baru maupun yang sudah sangat tua seperti Magna Charta yang berasal dari tahun 1215 yang memuat jaminan hak-hak azasi manusia rakyat Inggris. Karena ketentuan mengenai kenegaraan itu tersebar dalam berbagai dokumen atau hanya hidup dalam adat kebiasaan masyarakat itulah maka Inggris masuk dalam kategori negara yang memiliki konstitusi tidak tertulis.
  • 5.
    Tujuan konstitusi yakni: 1) Membatasi kekuasaan penguasa agar tidak bertindak sewenang – wenang maksudnya tanpa membatasi kekuasaan penguasa, konstitusi tidak akan berjalan dengan baik dan bisa saja kekuasaan penguasa akan merajalela Dan bisa merugikan rakyat banyak 2) Melindungi Ham maksudnya setiap penguasa berhak menghormati Ham orang lain dan hak memperoleh perlindungan hukum dalam hal melaksanakan haknya. 3) Pedoman penyelengaraan negara maksudnya tanpa adanya pedoman konstitusi negara kita tidak akan berdiri dengan kokoh.
  • 6.
    Nilai konstitusi yaitu: 1.Nilai normatif adalah suatu konstitusi yang resmi diterima oleh suatu bangsa dan bagi mereka konstitusi itu tidak hanya berlaku dalam arti hukum (legal), tetapi juga nyata berlaku dalam masyarakat dalam arti berlaku efgektif dan dilaksanakan secara murni dan konsekuen. 2. Nilai nominal adalah suatu konstitusi yang menurut hukum berlaku, tetrapi tidak sempurna. Ketidak sempurnaan itu disebabkan pasal – pasal tertentu tidak berlaku / tidsak seluruh pasal – pasal yang terdapat dalam UUD itu berlaku bagi seluruh wilayah negara. 3. Nilai semantik adalah suatu konstitusi yang berlaku hanya untuk kepentingan penguasa saja. Dalam memobilisasi kekuasaan, penguasa menggunakan konstitusi sebagai alat untuk melaksanakan kekuasaan politik.
  • 7.
    Konstitusi tidak tertulis / konvensi(nondokumentary constitution) adalah berupa kebiasaan ketatanegaraan yang sering timbul. Adapun syarat – syarat konvensi adalah:  Diakui dan dipergunakan berulang – ulang dalam praktik penyelenggaraan negara.  Tidak bertentangan dengan UUD 1945  Memperhatikan pelaksanaan UUD 1945. unsur /substansi sebuah konstitusi Menurut sri sumantri, konstitusi berisi 3 hal pokok yaitu:  Jaminan terhadap Ham dan warga negara  Susunan ketatanegaraan yang bersdifat fundamental  Pembagian dan poembatasan tugas ketatanegaraan Menurut koerniatmanto soetopawiro, konstitusi berisi tentang: 1) Pernyataan ideologis 2) 2) Pembagian kekuasaan negara 3) 3) Jaminan HAM (hak asasi manusia) 4) 4) Perubahan konstitusi 5) Larangan perubahan konstitusi Konstitusi tertulis (dokumentary constiutution / writen constitution)
  • 8.
    Syarat terjadinya konstitusiadalah agar suatu bentuk pemerintahan dapat dijalankan secara demokrasi dengan memperhatikan kepentingan rakyat.Melindungi asas demokrasi Menciptakan kedaulatan tertinggi yang berada ditangan rakyat Untuk melaksanakan dasar negara Menentukan suatu hukum yang bersifat adil. Kedudukan konstitusi (UUD) Dengan adanya UUD baik penguasa dapat mengetahui aturan/ketentuan pokok mendasar mengenai ketatanegaraan.Sebagai hukum dasar Sebagai hukum yang tertinggi perubahan konstitusi/UUD yaitu: Secara revolusi, pemerintahan baru terbentuk sebagai hasil revolusi ini yang kadang – kadang membuat sesuatu UUD yang kemudian mendapat persetujuan rakyat. Secara evolusi, UUD/konstitusi berubah secara berangsur – angsur yang dapat menimbulkan suatu UUD, secara otomatis UUD yang sama tidak berlaku lagi.
  • 9.
    keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi yaitu: keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi nampak pada gagasan dasar, cita – cita dan tujuan negara yang tertuang dalam pembukaan UUD suatu negara.Dasar negara sebagai pedoman penyelenggaraan negara secara tertulis termuat dalam konstitusi suatu negara  Keterkaitan konstitusi dengan UUD yaitu: Konstitusi adalah hukum dasar tertulis dan tidak tertulis sedangkan UUD adalah hukum dasar tertulis.UUD memiliki sifat mengikat oleh karenanya makin elastik sifatnya aturan itui makin baik,konstitusi menyangkut cara suatu pemeritahan diselenggarakan.
  • 10.
    Konstitusi merupakan hasilkarya sekelompok manusia yang dibuat oleh konstituante atau badan yang sejenis dengan itu terdiri dari sekelompok manusia. Sebagaimana layaknya setiap hasil karya manusia, walaupun yang membuatnya tergolong ahli seperti konstitusi, ia tidak mungkin sempurna, dan tidak pula akan pernah berlaku seterusnya tanpa perubahan. Perubahan tersebut terjadi seiring berkembangnya zaman agar dapat sesuai dengan keinginan masyarakat.
  • 11.
    Terima kasih atasperhatiannya Selamat siang :D