Perubahan Paradigma
Pemimpin Pembelajaran
HermaniSusilowati, S.Pd.SD
Kalimat Rumpang “ Cita –cita Untuk Murid”
 Kita memimpikan murid-murid yang ….
 Kita percaya bahwa murid adalah ….
 Di sekolah, kita mengutamakan ….
 Murid di sekolah kita sadar betul bahwa ….
 Kita, warga di sekolah ini yakin untuk ….
 Kita dan warga di sekolah ini paham bahwa ….
Kita memimpikan
murid – murid
yang :
Religius ( beriman dan
bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa), berakhlak
mulia, berkebhinekaan
global, suka bergotong
royong, mandiri, kreatif
dan bernalar kritis.
Kita percaya bahwa
murid adalah :
Murid merupakan ujung
tombak masa depan
sebagai generasi penerus
bangsa.
Di sekolah kita
mengutamakan
:
Pemenuhan kebutuhan
murid baik dari segi
fasilitas, orientasi,
pelayanan maupun
pengajaran
Murid di Sekolah kita
sadar betul bahwa :
Mereka adalah calon
pemimpin masa depan,
sehingga mereka harus
belajar dengan rajin untuk
mencapai apa yang mereka
inginkan. Mereka juga sadar
bahwa pendidikan di sekolah
merupakan bekal untuk
meraih masa depan yang
Kita, warga di Sekolah ini yakin
untuk :
Dapat menuntun segala kodrat yang ada pada
murid agar mereka dapat berkembang sesuai
dengan keunikannya masing - masing. Selalu
fokus dalam melayani murid agar tumbuh dan
berkembang secara holistik yaitu, tajam
pikirannya (cipta). halus perasaannya (rasa),
serta memunculkan kehendak dan motivasi
yang kuat di dalam dirinya ( karsa).
Kita dan warga di Sekolah ini paham
bahwa :
Murid mempunyai keunikan masing - masing
Murid adalah kertas yang bertuliskan samar
sesuai dengan kodratnya
Guru bersifat pamong
Guru merupakan agen transformasi perubahan
ekosistem pendidikan
Guru harus mau untuk terus belajar agar
berkembang dan selalu meningkatkan
kompetensinya sesuai dengan tuntutan
zaman.
INKUIRI
APRESIATIF
sebagai pendekatan manajemen
IA dikenal
perubahan
kekuatan.
yang
Pada
kolaboratif
penerapannya
dan
dapat
berbasis
dimulai
dengan mengidentifikasi hal - hal baik yang ada
di sekolah kemudian mempertahankannya, lalu
memunculkan strategi untuk mencapai visi dan
tujuan bersama ke arah yang lebih baik.
VISI
Terwujudnya peserta didik yang beriman,
berakhlak mulia, dan bernalar kritis serta
berbudaya lingkungan.
ATAP
ASET / AWAL
Siswa mempunyai karakter yang beragam
Lingkungan siswa beragam
Komptensi guru beragam
TAN TAN G AN
Latar belakang siswa berbeda
Keragaman perilaku siswa
Kebiasaan siswa berbeda
(Aset, Tantangan, Aksi, Pembelajaran)
AKSI
• Berdo’a sebelum dan sesudah pembelajaran
• Sholat dhuha dan sholat zuhur berjamaah terjadwal
• Penerapan 5 s ( senyum, salam, sapa, sopan, santun
• Maklurah (makan telur dan buah) untuk meningkatkan
rasa berbagi antar siswa
PEMBELAJARAN
Pembelajaran P5
Pembiasaan perilaku mulia yang dilakukan di sekolah secara
konsisten
Sabtu santun
PERNYATAAN PRAKARSA
PERUBAHAN
Mengembangkan pembelajaran untuk mencetak
siswa beriman dan berakhlak mulia dengan
pembiasaan yang terprogram.
Tahapan
BAGJA
3
BAGJA | Prakarsa perubahan : Mengembangkan pembelajaran untuk mencetak siswa beriman
dan berakhlak mulia dengan pembiasaan yang terprogram.
B-uat pertanyaan utama
(Define) PERTANYAAN
DAFTAR
TINDAKAN/PENYELIDIKAN
yang perlu dilakukan untuk menjawab
pertanyaan
Pertanyaan utama dibuat untuk
menentukan arah penyelidikan
kekuatan/aset/potensi/peluang
;
mende nisikan
tujuan, memprovokasi
atau menginisiasi
perubahan
(prakarsa). Biasanya
hanya 1
atau 2 saja. Secara
redaksional menyertakan
dengan prakarsa perubahan
yang telah
ditulis.
Tindakan yang diharapkan
pada tahap ini dapat dilakukan
untuk menggalang atau
Apa yang harus dilakukan untuk
mengembangkan pembelajaran
siswa beriman dan berakhlak mulia
dalam elemen akhlak pribadi?
1.Berdiskusi dengan guru agama
mengenai kondisi akhlak
pribadi siswa
2.Berdiskusi dengan kepala
sekolah, dewan guru/rekan
sejawat untuk
menentukan rencana
tindak lanjut.
DAFTAR
TINDAKAN/PENYELIDIKAN
yang perlu dilakukan untuk menjawab
pertanyaan
PERTANYAAN
A-mbil pelajaran
(Discover)
Pertanyaan di tahap ini adalah
pertanyaan-pertanyaan lanjutan
untuk menemukenali kekuatan/
aset/potensi/peluang lewat
kegiatan penyelidikan;
mengidenti
kasi/mengapresiasi yang terbaik
dari apa yang telah ada,
menemukan "inti positif".
Tiap pertanyaan dibuat dengan
hati-hati dan bernada positif.
Tindakan yang diharapkan
pada
tahap ini adalah apa saja yang
dapat dilakukan untuk menggali
fakta, memperoleh data, apakah
lewat diskusi kelompok
kecil/besar, survei/kuesioner,
bagaimana melibatkan beragam
dan berbagai pihak (multi unsur).
1.Siapakah orang yang bisa
diteladani untuk mewujudkan
siswa yang beriman dan
berakhlak mulia?
2.Bagaimana cara untuk
mewujudkan siswa yang
berakhlak mulia?
3.Potensi apa yang sudah
dimiliki untuk mewujudkan
siswa yang beriman dan
berakhlak mulia?
4.Situasi apa saja yang selama
ini telah mendukung usaha
dalam mewujudkan siswa
yang berakhlak mulia?
1.Mencari profil guru yang
dapat dijadikan teladan di
sekolah
2.Memperbanyak literasi
tentang tokoh-tokoh
yang memiliki
akhlak mulia.
3.Melakukan refleksi
bersama
mengenai kegiatan yang
pernah dilakukan
4.Mengoptimalkan pembiasaan
yang telah berjalan.
PERTANYAAN DAFTAR TINDAKAN/PENYELIDIKAN
yang perlu dilakukan untuk menjawab
pertanyaan
1.Apa saja kebiasaan siswa yang
baru yang saya bayangkan
terjadi ketika siswa memiliki
akhlak mulia?
2.Bagaimana perasaan saya
ketika memiliki siswa dengan
akhlak mulia?
3.Apa saja yang bisa saya
lakukan ketika siswa telah
memiliki akhlak mulia?
4.Apa hal-hal/sumber daya
yang kita bayangkan
akan tersedia
untuk mempertahankan
akhlak mulia tersebut?
1.Membuat gambaran/
narasi saat siswa
sudah memiliki akhlak mulia.
2.Memberikan apresiasi terhadap
siswa yang memiliki akhlak mulia.
3.Memberikan tauladan kepada
siswa melalui pembiasaan postif
yang memupuk akhlak mulia.
Diharapkan, jawaban dari
pertanyaan-pertanyaan pada
tahap ini dapat digunakan
untuk menyusun narasi
kolektif bilamana prakarsa
perubahan telah terwujud,
membuat bayangan, dan
gambaran masa depan yang
membumi karena digali dari
masa lalu yang positif.
Tindakan dalam tahap ini
dilakukan untuk
membuka lebih banyak
kesempatan menjawab
pertanyaan yang telah dibuat
dan berproses untuk
memaknai hasil temuan,
menggali mimpi bersama-
sama, kapan, di mana, dan
dengan siapa saja.
G-ali mimpi
(Dream)
PERTANYAAN
DAFTAR
TINDAKAN/PENYELIDIKAN
yang perlu dilakukan untuk menjawab
pertanyaan
1.Tindakan apa yang dapat
dilakukan untuk memulai
langkah menuju siswa yang
berakhlak mulia?
2.Berapa lama waktu yang
dibutuhkan untuk mencapai
siswa yang berakhlak mulia?
3.Apa indikator keberhasilan
langkah-langkah kegiatan untuk
menuju siswa yang berakhlak
mulia?
4.Bagaimana cara
mempertahankan keberhasilan
dalam mewujudkan siswa yang
berakhlak mulia?
1.Menyusun program kegiatan
untuk mewujudkan siswa yang
berakhlak mulia.
2.Menentukan target waktu
pencapaian yang terukur
dalam bulanan
3.Merealisasikan program
kegiatan.
4.Menentukan indikator
keberhasilan.
5.Menyusun program
lanjutan/pengembangan
terhadap program yang telah
terlaksana dengan baik.
Pertanyaan di tahap ini
diharapkan dapat membantu
mengidenti kasi tindakan
konkret atau menjabarkan
langkah-langkah yang
diperlukan. Baik langkah kecil
sederhana yang dapat dilakukan
segera, atau langkah
berani/terobosan yang akan
memudahkan keseluruhan
proses pencapaian.
Tindakan yang diharapkan pada
tahap ini dilakukan untuk
membantu terciptanya organisasi
yang ideal dalam pencapaian
mimpi, mempertahankan proses
perubahan positif, menetapkan
kriteria kesuksesan pencapaian
tahap demi tahap.
J-abarkan Rencana (Design)
7
A-tur eksekusi
(Deliver)
Pertanyaan pada tahap ini
diharapkan dapat menentukan
siapa yang akan berperan
dalam pengambilan
keputusan, memulai ‘budaya
belajar yang apresiatif’ secara
berkelanjutan; menyelaraskan
interaksi setiap orang (unsur)
terlibat (termasuk mengelola
kon ik/resiko),
memonitor/ mengambil
pembelajaran dari proses
yang telah dilakukan.
Tindakan di tahap ini dilakukan
untuk mendesain pola
komunikasi dan pengelolaan
rutinitas (misal: protokol
(SOP), budaya belajar
(monitoring, evaluasi, re
eksi).
PERTANYAAN
DAFTAR
TINDAKAN/PENYELIDIKAN
yang perlu dilakukan untuk menjawab
pertanyaan
1.Siapa yang terlibat dalam
mewujudkan rencana tersebut?
2.Apa saja peran dari tim yang
terlibat dalam mewujudkan
rencana tersebut?
3.Kapan dimulai program kerja
tersebut?
4.Bagaimana cara memantau
capaian kemajuan program
tersebut?
5.Siapa penanggungjawab program
tersebut?
1.Menyusun tim beserta tugas,
peran, dan
tanggungjawabnya.
2.Menentukan waktu
pelaksanaan program
3.Menentukan indikator
keberhasilan
4.Kepala Sekolah selaku
penanggungjawab
program
VISI
Terwujudnya peserta didik yang beriman,
berakhlak mulia dan bernalar kritis serta
berbudaya lingkungan
VISI SDN 4 KLEPU
Berakhlak mulia, berprestasi,
berdasarkan iman dan taqwa dan
berwawasan lingkungan
Apakah visi sekolah kita selama ini
sudah selaras dengan cita-cita kita
untuk murid ?
Terima
Kasih
H e r m a n i S u s i l o w a t i , S . P d . S D

Perubahan Paradigma pemimpin Pembelajaran

  • 1.
  • 2.
    Kalimat Rumpang “Cita –cita Untuk Murid”  Kita memimpikan murid-murid yang ….  Kita percaya bahwa murid adalah ….  Di sekolah, kita mengutamakan ….  Murid di sekolah kita sadar betul bahwa ….  Kita, warga di sekolah ini yakin untuk ….  Kita dan warga di sekolah ini paham bahwa ….
  • 3.
    Kita memimpikan murid –murid yang : Religius ( beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa), berakhlak mulia, berkebhinekaan global, suka bergotong royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis.
  • 4.
    Kita percaya bahwa muridadalah : Murid merupakan ujung tombak masa depan sebagai generasi penerus bangsa.
  • 5.
    Di sekolah kita mengutamakan : Pemenuhankebutuhan murid baik dari segi fasilitas, orientasi, pelayanan maupun pengajaran
  • 6.
    Murid di Sekolahkita sadar betul bahwa : Mereka adalah calon pemimpin masa depan, sehingga mereka harus belajar dengan rajin untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Mereka juga sadar bahwa pendidikan di sekolah merupakan bekal untuk meraih masa depan yang
  • 7.
    Kita, warga diSekolah ini yakin untuk : Dapat menuntun segala kodrat yang ada pada murid agar mereka dapat berkembang sesuai dengan keunikannya masing - masing. Selalu fokus dalam melayani murid agar tumbuh dan berkembang secara holistik yaitu, tajam pikirannya (cipta). halus perasaannya (rasa), serta memunculkan kehendak dan motivasi yang kuat di dalam dirinya ( karsa).
  • 8.
    Kita dan wargadi Sekolah ini paham bahwa : Murid mempunyai keunikan masing - masing Murid adalah kertas yang bertuliskan samar sesuai dengan kodratnya Guru bersifat pamong Guru merupakan agen transformasi perubahan ekosistem pendidikan Guru harus mau untuk terus belajar agar berkembang dan selalu meningkatkan kompetensinya sesuai dengan tuntutan zaman.
  • 9.
    INKUIRI APRESIATIF sebagai pendekatan manajemen IAdikenal perubahan kekuatan. yang Pada kolaboratif penerapannya dan dapat berbasis dimulai dengan mengidentifikasi hal - hal baik yang ada di sekolah kemudian mempertahankannya, lalu memunculkan strategi untuk mencapai visi dan tujuan bersama ke arah yang lebih baik.
  • 10.
    VISI Terwujudnya peserta didikyang beriman, berakhlak mulia, dan bernalar kritis serta berbudaya lingkungan.
  • 11.
    ATAP ASET / AWAL Siswamempunyai karakter yang beragam Lingkungan siswa beragam Komptensi guru beragam TAN TAN G AN Latar belakang siswa berbeda Keragaman perilaku siswa Kebiasaan siswa berbeda (Aset, Tantangan, Aksi, Pembelajaran)
  • 12.
    AKSI • Berdo’a sebelumdan sesudah pembelajaran • Sholat dhuha dan sholat zuhur berjamaah terjadwal • Penerapan 5 s ( senyum, salam, sapa, sopan, santun • Maklurah (makan telur dan buah) untuk meningkatkan rasa berbagi antar siswa PEMBELAJARAN Pembelajaran P5 Pembiasaan perilaku mulia yang dilakukan di sekolah secara konsisten Sabtu santun
  • 13.
    PERNYATAAN PRAKARSA PERUBAHAN Mengembangkan pembelajaranuntuk mencetak siswa beriman dan berakhlak mulia dengan pembiasaan yang terprogram.
  • 14.
  • 15.
    3 BAGJA | Prakarsaperubahan : Mengembangkan pembelajaran untuk mencetak siswa beriman dan berakhlak mulia dengan pembiasaan yang terprogram. B-uat pertanyaan utama (Define) PERTANYAAN DAFTAR TINDAKAN/PENYELIDIKAN yang perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan Pertanyaan utama dibuat untuk menentukan arah penyelidikan kekuatan/aset/potensi/peluang ; mende nisikan tujuan, memprovokasi atau menginisiasi perubahan (prakarsa). Biasanya hanya 1 atau 2 saja. Secara redaksional menyertakan dengan prakarsa perubahan yang telah ditulis. Tindakan yang diharapkan pada tahap ini dapat dilakukan untuk menggalang atau Apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan pembelajaran siswa beriman dan berakhlak mulia dalam elemen akhlak pribadi? 1.Berdiskusi dengan guru agama mengenai kondisi akhlak pribadi siswa 2.Berdiskusi dengan kepala sekolah, dewan guru/rekan sejawat untuk menentukan rencana tindak lanjut.
  • 16.
    DAFTAR TINDAKAN/PENYELIDIKAN yang perlu dilakukanuntuk menjawab pertanyaan PERTANYAAN A-mbil pelajaran (Discover) Pertanyaan di tahap ini adalah pertanyaan-pertanyaan lanjutan untuk menemukenali kekuatan/ aset/potensi/peluang lewat kegiatan penyelidikan; mengidenti kasi/mengapresiasi yang terbaik dari apa yang telah ada, menemukan "inti positif". Tiap pertanyaan dibuat dengan hati-hati dan bernada positif. Tindakan yang diharapkan pada tahap ini adalah apa saja yang dapat dilakukan untuk menggali fakta, memperoleh data, apakah lewat diskusi kelompok kecil/besar, survei/kuesioner, bagaimana melibatkan beragam dan berbagai pihak (multi unsur). 1.Siapakah orang yang bisa diteladani untuk mewujudkan siswa yang beriman dan berakhlak mulia? 2.Bagaimana cara untuk mewujudkan siswa yang berakhlak mulia? 3.Potensi apa yang sudah dimiliki untuk mewujudkan siswa yang beriman dan berakhlak mulia? 4.Situasi apa saja yang selama ini telah mendukung usaha dalam mewujudkan siswa yang berakhlak mulia? 1.Mencari profil guru yang dapat dijadikan teladan di sekolah 2.Memperbanyak literasi tentang tokoh-tokoh yang memiliki akhlak mulia. 3.Melakukan refleksi bersama mengenai kegiatan yang pernah dilakukan 4.Mengoptimalkan pembiasaan yang telah berjalan.
  • 17.
    PERTANYAAN DAFTAR TINDAKAN/PENYELIDIKAN yangperlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan 1.Apa saja kebiasaan siswa yang baru yang saya bayangkan terjadi ketika siswa memiliki akhlak mulia? 2.Bagaimana perasaan saya ketika memiliki siswa dengan akhlak mulia? 3.Apa saja yang bisa saya lakukan ketika siswa telah memiliki akhlak mulia? 4.Apa hal-hal/sumber daya yang kita bayangkan akan tersedia untuk mempertahankan akhlak mulia tersebut? 1.Membuat gambaran/ narasi saat siswa sudah memiliki akhlak mulia. 2.Memberikan apresiasi terhadap siswa yang memiliki akhlak mulia. 3.Memberikan tauladan kepada siswa melalui pembiasaan postif yang memupuk akhlak mulia. Diharapkan, jawaban dari pertanyaan-pertanyaan pada tahap ini dapat digunakan untuk menyusun narasi kolektif bilamana prakarsa perubahan telah terwujud, membuat bayangan, dan gambaran masa depan yang membumi karena digali dari masa lalu yang positif. Tindakan dalam tahap ini dilakukan untuk membuka lebih banyak kesempatan menjawab pertanyaan yang telah dibuat dan berproses untuk memaknai hasil temuan, menggali mimpi bersama- sama, kapan, di mana, dan dengan siapa saja. G-ali mimpi (Dream)
  • 18.
    PERTANYAAN DAFTAR TINDAKAN/PENYELIDIKAN yang perlu dilakukanuntuk menjawab pertanyaan 1.Tindakan apa yang dapat dilakukan untuk memulai langkah menuju siswa yang berakhlak mulia? 2.Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai siswa yang berakhlak mulia? 3.Apa indikator keberhasilan langkah-langkah kegiatan untuk menuju siswa yang berakhlak mulia? 4.Bagaimana cara mempertahankan keberhasilan dalam mewujudkan siswa yang berakhlak mulia? 1.Menyusun program kegiatan untuk mewujudkan siswa yang berakhlak mulia. 2.Menentukan target waktu pencapaian yang terukur dalam bulanan 3.Merealisasikan program kegiatan. 4.Menentukan indikator keberhasilan. 5.Menyusun program lanjutan/pengembangan terhadap program yang telah terlaksana dengan baik. Pertanyaan di tahap ini diharapkan dapat membantu mengidenti kasi tindakan konkret atau menjabarkan langkah-langkah yang diperlukan. Baik langkah kecil sederhana yang dapat dilakukan segera, atau langkah berani/terobosan yang akan memudahkan keseluruhan proses pencapaian. Tindakan yang diharapkan pada tahap ini dilakukan untuk membantu terciptanya organisasi yang ideal dalam pencapaian mimpi, mempertahankan proses perubahan positif, menetapkan kriteria kesuksesan pencapaian tahap demi tahap. J-abarkan Rencana (Design)
  • 19.
    7 A-tur eksekusi (Deliver) Pertanyaan padatahap ini diharapkan dapat menentukan siapa yang akan berperan dalam pengambilan keputusan, memulai ‘budaya belajar yang apresiatif’ secara berkelanjutan; menyelaraskan interaksi setiap orang (unsur) terlibat (termasuk mengelola kon ik/resiko), memonitor/ mengambil pembelajaran dari proses yang telah dilakukan. Tindakan di tahap ini dilakukan untuk mendesain pola komunikasi dan pengelolaan rutinitas (misal: protokol (SOP), budaya belajar (monitoring, evaluasi, re eksi). PERTANYAAN DAFTAR TINDAKAN/PENYELIDIKAN yang perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan 1.Siapa yang terlibat dalam mewujudkan rencana tersebut? 2.Apa saja peran dari tim yang terlibat dalam mewujudkan rencana tersebut? 3.Kapan dimulai program kerja tersebut? 4.Bagaimana cara memantau capaian kemajuan program tersebut? 5.Siapa penanggungjawab program tersebut? 1.Menyusun tim beserta tugas, peran, dan tanggungjawabnya. 2.Menentukan waktu pelaksanaan program 3.Menentukan indikator keberhasilan 4.Kepala Sekolah selaku penanggungjawab program
  • 20.
    VISI Terwujudnya peserta didikyang beriman, berakhlak mulia dan bernalar kritis serta berbudaya lingkungan VISI SDN 4 KLEPU Berakhlak mulia, berprestasi, berdasarkan iman dan taqwa dan berwawasan lingkungan
  • 21.
    Apakah visi sekolahkita selama ini sudah selaras dengan cita-cita kita untuk murid ?
  • 22.
    Terima Kasih H e rm a n i S u s i l o w a t i , S . P d . S D