PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
Oleh
Her Wahyu S.Pd
PERENCANAAN USAHA
Apa yang akan kita pelajari???
 Pengertian
 Proses proses perencanaan
 Bagaimana membuat perencanaan yang baik
Pengertian
 Perancanaan adalah bagian dari sistem
manajemen yang berkaitan/berhubungan
dengan pengambilan keputusan untuk masa
depan usaha baik jangka pendek, menengah,
maupun jangka panjang hingga tercapainya
tujuan usaha
Perencanaan yang baik
 Mampu menjawab pertanyaan berikut :
5 W 1H ???
 WHAT? ->Tujuan (Tindakan apa yang perlu dilakukan)
 WHEN?->Waktu (kapan hal tersebut perlu dilakukan)
 WHO?->Tenaga kerja(siapa yang melakukan pekerjaan
tersebut)
 HOW?->Cara pengerjaan (bagaimana cara melakukan
pekerjaan tersebut)
 WHERE?->Tempat (dimana pekerjaan tersebut harus
dilakukan)
 WHY?->Keperluannya (mengapa pekerjaan tersebut harus
dilakukan)
Tipe -Tipe Perencanaan
TOP
LEVEL
MIDDLE
LEVEL
LOW LEVEL
1. Perencanaan Strategis
Dilakukan oleh manajemen puncak
DIREKTUR
2. Perencanaan Taktis
Dilakukan oleh manajemen menengah
MANAGER
3. Perencanaan Operasional
Dilakuakan oleh manajemen bawah
SUPERVISOR
Fungsi Perencanaan
 Pengarah
 Upaya untuk meminimalisasi ketidakpastian
 Meminimalisasi pemborosan sumber daya
 Penetapan standar dalam pengawasan kualitas
Prinsip Perencanaan
 Keberlanjutan
 Futuristik (Berkaitan dengan masa depan)
 Komprehensif (Menyeluruh dan menyangkut aspek-
aspek perusahaan)
 Fleksibilitas (Mudah diakomodasi dengan berbagai
kondisi yang baru)
 Berperan mencapai tujuan
 Profesionalitas (Memiliki keahlian yang tinggi)
 Mempunyai time limit
 Gradual (Sejalan dengan jenjang karir manajerial)
 Faktual dan realistis
Peran Tujuan Perencanaan
Diungkapkan
secara tertulis Dapat diukur
Dapat
ditentukan
waktunya
Menantang
dan dapat
dicapai
Proses Perencanaan
Menetapkan tujuan
Merumuskan keadaan saat ini
Mengidentifikasi segala
kemudahan dan hambatan
Mengembangkan rencana
untuk mencapai tujuan
Perencanaan Yang Baik
Mampu dilakukan dan juga menghasilkan
dampak yang positif dalam pelaksanaannya
sehingga tujuan organisasi dapat tercapai
Sifat / Ciri / Prinsip Perencanaan Yang
Baik
 Mempermudah tercapainya tujuan
 Dibuat oleh orang yang memahami tujuan usaha
 Dibuat oleh orang yang mendalami teknik
perencanaan
 Disertai perincian yang teliti
 Tidak boleh lepas dari pemikiran pelaksana
 Bersifat sederhana
 Luwes (mampu dipakai diberbagai posisi)
 Dalam perencanaan terdapat tempat
pengambilan resiko
 Bersifat praktis
 Merupakan peramalan yang logis
Membuat Perencanaan Yang
Baik
GUNAKAN PRINSIP-PRINSIP
“SMART”
SMART
SPECIFIC MEASURABLE ACHIEVABLE
REALISTIC TIMELY
SPECIFIC
Sifat dan tingkat kinerja dapat diidentifikasi dengan
jelas dan terperinci
MEASURABLE
Target kinerja dinyatakan dengan jelas dan terukur
dengan baik bagi indikator yang dinyatakan
dalam bentuk kuantitas, kualitas dan biaya
ACHIEVABLE
Target kinerja dapat dicapai terkait dengan
kapasitas dan sumber daya yang ada
REALISTIC
Mencerminkan keterkaitan antara target output
dalam rangka mencapai target outcome yang
ditetapkan serta antara target outcome dalam
rangka mencapai target impact yang ditetapkan
TIMELY
Waktu atau periode pencapaian kinerja harus
ditetapkan
Selamat Belajar
Semoga Ilmunya Mudah Dipahami Dan
Bermanfaat
“HASIL TIDAK AKAN MENGKHIANATI PROSES”

Perencanaan

  • 1.
    PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN Oleh HerWahyu S.Pd PERENCANAAN USAHA
  • 2.
    Apa yang akankita pelajari???  Pengertian  Proses proses perencanaan  Bagaimana membuat perencanaan yang baik
  • 3.
    Pengertian  Perancanaan adalahbagian dari sistem manajemen yang berkaitan/berhubungan dengan pengambilan keputusan untuk masa depan usaha baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang hingga tercapainya tujuan usaha
  • 4.
    Perencanaan yang baik Mampu menjawab pertanyaan berikut : 5 W 1H ???  WHAT? ->Tujuan (Tindakan apa yang perlu dilakukan)  WHEN?->Waktu (kapan hal tersebut perlu dilakukan)  WHO?->Tenaga kerja(siapa yang melakukan pekerjaan tersebut)  HOW?->Cara pengerjaan (bagaimana cara melakukan pekerjaan tersebut)  WHERE?->Tempat (dimana pekerjaan tersebut harus dilakukan)  WHY?->Keperluannya (mengapa pekerjaan tersebut harus dilakukan)
  • 5.
    Tipe -Tipe Perencanaan TOP LEVEL MIDDLE LEVEL LOWLEVEL 1. Perencanaan Strategis Dilakukan oleh manajemen puncak DIREKTUR 2. Perencanaan Taktis Dilakukan oleh manajemen menengah MANAGER 3. Perencanaan Operasional Dilakuakan oleh manajemen bawah SUPERVISOR
  • 6.
    Fungsi Perencanaan  Pengarah Upaya untuk meminimalisasi ketidakpastian  Meminimalisasi pemborosan sumber daya  Penetapan standar dalam pengawasan kualitas
  • 7.
    Prinsip Perencanaan  Keberlanjutan Futuristik (Berkaitan dengan masa depan)  Komprehensif (Menyeluruh dan menyangkut aspek- aspek perusahaan)  Fleksibilitas (Mudah diakomodasi dengan berbagai kondisi yang baru)  Berperan mencapai tujuan  Profesionalitas (Memiliki keahlian yang tinggi)  Mempunyai time limit  Gradual (Sejalan dengan jenjang karir manajerial)  Faktual dan realistis
  • 8.
    Peran Tujuan Perencanaan Diungkapkan secaratertulis Dapat diukur Dapat ditentukan waktunya Menantang dan dapat dicapai
  • 9.
    Proses Perencanaan Menetapkan tujuan Merumuskankeadaan saat ini Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan Mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan
  • 10.
    Perencanaan Yang Baik Mampudilakukan dan juga menghasilkan dampak yang positif dalam pelaksanaannya sehingga tujuan organisasi dapat tercapai
  • 11.
    Sifat / Ciri/ Prinsip Perencanaan Yang Baik  Mempermudah tercapainya tujuan  Dibuat oleh orang yang memahami tujuan usaha  Dibuat oleh orang yang mendalami teknik perencanaan  Disertai perincian yang teliti  Tidak boleh lepas dari pemikiran pelaksana  Bersifat sederhana  Luwes (mampu dipakai diberbagai posisi)  Dalam perencanaan terdapat tempat pengambilan resiko  Bersifat praktis  Merupakan peramalan yang logis
  • 12.
    Membuat Perencanaan Yang Baik GUNAKANPRINSIP-PRINSIP “SMART”
  • 13.
  • 14.
    SPECIFIC Sifat dan tingkatkinerja dapat diidentifikasi dengan jelas dan terperinci
  • 15.
    MEASURABLE Target kinerja dinyatakandengan jelas dan terukur dengan baik bagi indikator yang dinyatakan dalam bentuk kuantitas, kualitas dan biaya
  • 16.
    ACHIEVABLE Target kinerja dapatdicapai terkait dengan kapasitas dan sumber daya yang ada
  • 17.
    REALISTIC Mencerminkan keterkaitan antaratarget output dalam rangka mencapai target outcome yang ditetapkan serta antara target outcome dalam rangka mencapai target impact yang ditetapkan
  • 18.
    TIMELY Waktu atau periodepencapaian kinerja harus ditetapkan
  • 20.
    Selamat Belajar Semoga IlmunyaMudah Dipahami Dan Bermanfaat “HASIL TIDAK AKAN MENGKHIANATI PROSES”