1
Sistem Tracking Barang
PROPOSAL APLIKASI
SISTEM TRACKING BARANG
1. LATAR BELAKANG
Pengiriman barang saat ini sudah bukan merupakan hal yang aneh bagi kita.
Terutama apabila kita harus mengirimkan barang tersebut ke tempat yang jauh dan
terpencil, maka pengiriman barang melalui jalur ekspedisi adalah satu-satunya jalan
bagi kita untuk mengirimkan barang tersebut. Namun seringkali konsumen khawatir
apakah barang yang dia kirim sampai atau tidak. Oleh karena itu pihak penyedia jasa
pengiriman harus dapat memberikan jaminan bahwa paket yang dikirim berada di
jalur yang benar.Dengan berkembangnya aplikasi ponsel pintar dewasa ini, pihak
penerima jasa dapat membuat aplikasi yang bisa melacak lokasi barang yang sedang
dikirimkan. Aplikasi ini tentunya harus dapat melacak sinyal gps dari pengemudi atau
kurir yang mengirimkan paket tersebut.
2. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud pembuatan aplikasi ini adalah Untuk memudahkan pelanggan memantau
lokasi barang yang dikirim. Sedangkan tujuannya adalah Untuk memantau
keberadaan lokasi barang yang dikirim
3. SASARAN
Tersedianya aplikasi yang dapat memantau keberadaan lokasi barang yang dikirim
4. STANDAR TEKNIS
Standar teknis ‘platform’ yang menjadi acuan, Pembangunan Aplikasi
Tracking Barang antara lain:
Open Source Platform
Open Source Platform adalah platform yang dikembangkan oleh komunitas
dimana license menjadi public licence. Open Source Platform biasa tergabung
dalam GPL
(General Public License). Keuntungan dari platform ini karena open source,
maka platform ini dikembangkan oleh banyak orang sehingga upgrading terjadi
dalam jangka waktu yang sangat singkat serta kestabilan platform ini dapat terus
di update. Jaminan pada open source disediakan oleh penyedia layanan open
source. Selain itu hardware yang dibutuhkan ‘requirement’ untuk menjalankan
platform open source tidak terlalu besar.
2
Sistem Tracking Barang
Spesifikasi Teknis komponen software yang dibutuhkan untuk pengembangan
aplikasi adalah:
Framework Web Server berbasis Java yang memiliki komponen geospatial dan
javascript yang mampu melakukan mapping configuration and
administration consoles termasuk import/publish workflows, importing data
online dan embeddable mapping widgets.
Menggunakan bahasa pemrograman yang dikemas dalam sebuah framework
yang stabil untuk pengembangan menu dan fitur umum dari aplikasi.
5. LINGKUP KEGIATAN
Ruang Lingkup kegiatan Pembuatan Software Aplikasi Tracking yang harus
dilaksanakan oleh Tim Pengembang terdiri atas enam tahapan sebagai berikut:
1. Perencanaan Dan Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan.
Pekerjaan diawali dengan survey untuk menentukan kebutuhan dan
mengumpulkan data-data yang dibutuhkan
2. Analisis Dan Evaluasi Terhadap Struktur, Proses Bisnis Organisasi Pengguna
Jasa.
Tim pengembang menganalisis struktur dan proses bisnis guna menentukan
basis data yang digunakan, kemudian menganalisis sekaligus mengevaluasi
permasalahan yang ada, juga menganalisis dan mengevaluasi kebutuhan baik
kebutuhan pengguna maupun kebutuhan sistem
3. Perancangan Sistem.
Berdasarkan hasil analisis, Tim Pengembang menyusun rancangan sistem yang
akan diimplementasikan. Rancangan sistem harus berbasis pada sistem
perangkat keras dan sistem perangkat lunak pendukung yang tersedia. Adapun
rancangan sistem yang dimaksud paling tidak mencakup asepek-aspek berikut.
1. Pertimbangan-Pertimbangan Desain
a. Asumsi: deskripsi asumsi, latar belakang, atau ketergantungan perangkat
lunak, penggunaannya, lingkungan operasionalnya, yang diasumsikan benar dan
berpengaruh terhadap desain secara langsung.
b. Constraints: deskripsi konstren (constraints) yang harus diterapkan terhadap
system. Konstren-konstren ini adalah aspek-aspek yang diminta oleh customer
yang secara langsung berpengaruh terhadap desain.
c. Lingkungan Sistem: deskripsi perangkat keras dan perangkat lunak di mana
sistem harus beroperasi dan dengan perangkat keras dan perangkat lunak apa
saja yang harus berinteraksi dengan sistem.
d. Metodologi Desain: ringkasan pendekatan yang digunakan untuk merancang
sistem.
2. Arsitektur Sistem: merupakan top level design view dari sistem dan
menyediakan dasar-dasar untuk desain yang lebih rinci. Arsitektur Sistem
3
Sistem Tracking Barang
memuat komponen-komponen level atas yang akan dikembangkan dan saling
keterkaitannya.
3. User Interface Design
4. Pembangunan Sistem.
5. Uji Coba Operasional (Lapangan).
6. Pelatihan Bagi Para Calon Pengguna Sistem.
7. Penyusunan Laporan Dan Dokumentasi Sistem.
6. KELUARAN
Software Aplikasi Tracking Barang yang telah terinstalasi pada infrastruktur yang
ada beserta CD Master Aplikasi sebanyak 15 buah CD-ROM.
Dokumentasi Sistem yang terdiri atas:
a. Manual untuk Administrator yang diserahkan bersamaan dengan laporan akhir
b. Manual untuk Pengguna yang diserahkan bersamaan dengan laporan akhir
7. WAKTU PENYELESAIAN KEGIATAN
Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini diperkirakan 80 hari kerja
8. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN
Identifikasi permasalahan yang menjadi dasar perlu dibangunya Aplikasi
Sistem Tracking Barang adalah:
a. Keinginan User mengetahui lokasi barang secara real time.
b. Perlu menampilkan informasi barang kiriman yang selalu ter update dan terbaru;
10. PENUTUP
Demikianlah Proposal Aplikasi Sistem Tracking Barang (SiTaRa).
PT. PTPTAN
Direktur,
Adenuar Purnomo

Percobaan membuat proposal aplikasi

  • 1.
    1 Sistem Tracking Barang PROPOSALAPLIKASI SISTEM TRACKING BARANG 1. LATAR BELAKANG Pengiriman barang saat ini sudah bukan merupakan hal yang aneh bagi kita. Terutama apabila kita harus mengirimkan barang tersebut ke tempat yang jauh dan terpencil, maka pengiriman barang melalui jalur ekspedisi adalah satu-satunya jalan bagi kita untuk mengirimkan barang tersebut. Namun seringkali konsumen khawatir apakah barang yang dia kirim sampai atau tidak. Oleh karena itu pihak penyedia jasa pengiriman harus dapat memberikan jaminan bahwa paket yang dikirim berada di jalur yang benar.Dengan berkembangnya aplikasi ponsel pintar dewasa ini, pihak penerima jasa dapat membuat aplikasi yang bisa melacak lokasi barang yang sedang dikirimkan. Aplikasi ini tentunya harus dapat melacak sinyal gps dari pengemudi atau kurir yang mengirimkan paket tersebut. 2. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud pembuatan aplikasi ini adalah Untuk memudahkan pelanggan memantau lokasi barang yang dikirim. Sedangkan tujuannya adalah Untuk memantau keberadaan lokasi barang yang dikirim 3. SASARAN Tersedianya aplikasi yang dapat memantau keberadaan lokasi barang yang dikirim 4. STANDAR TEKNIS Standar teknis ‘platform’ yang menjadi acuan, Pembangunan Aplikasi Tracking Barang antara lain: Open Source Platform Open Source Platform adalah platform yang dikembangkan oleh komunitas dimana license menjadi public licence. Open Source Platform biasa tergabung dalam GPL (General Public License). Keuntungan dari platform ini karena open source, maka platform ini dikembangkan oleh banyak orang sehingga upgrading terjadi dalam jangka waktu yang sangat singkat serta kestabilan platform ini dapat terus di update. Jaminan pada open source disediakan oleh penyedia layanan open source. Selain itu hardware yang dibutuhkan ‘requirement’ untuk menjalankan platform open source tidak terlalu besar.
  • 2.
    2 Sistem Tracking Barang SpesifikasiTeknis komponen software yang dibutuhkan untuk pengembangan aplikasi adalah: Framework Web Server berbasis Java yang memiliki komponen geospatial dan javascript yang mampu melakukan mapping configuration and administration consoles termasuk import/publish workflows, importing data online dan embeddable mapping widgets. Menggunakan bahasa pemrograman yang dikemas dalam sebuah framework yang stabil untuk pengembangan menu dan fitur umum dari aplikasi. 5. LINGKUP KEGIATAN Ruang Lingkup kegiatan Pembuatan Software Aplikasi Tracking yang harus dilaksanakan oleh Tim Pengembang terdiri atas enam tahapan sebagai berikut: 1. Perencanaan Dan Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan. Pekerjaan diawali dengan survey untuk menentukan kebutuhan dan mengumpulkan data-data yang dibutuhkan 2. Analisis Dan Evaluasi Terhadap Struktur, Proses Bisnis Organisasi Pengguna Jasa. Tim pengembang menganalisis struktur dan proses bisnis guna menentukan basis data yang digunakan, kemudian menganalisis sekaligus mengevaluasi permasalahan yang ada, juga menganalisis dan mengevaluasi kebutuhan baik kebutuhan pengguna maupun kebutuhan sistem 3. Perancangan Sistem. Berdasarkan hasil analisis, Tim Pengembang menyusun rancangan sistem yang akan diimplementasikan. Rancangan sistem harus berbasis pada sistem perangkat keras dan sistem perangkat lunak pendukung yang tersedia. Adapun rancangan sistem yang dimaksud paling tidak mencakup asepek-aspek berikut. 1. Pertimbangan-Pertimbangan Desain a. Asumsi: deskripsi asumsi, latar belakang, atau ketergantungan perangkat lunak, penggunaannya, lingkungan operasionalnya, yang diasumsikan benar dan berpengaruh terhadap desain secara langsung. b. Constraints: deskripsi konstren (constraints) yang harus diterapkan terhadap system. Konstren-konstren ini adalah aspek-aspek yang diminta oleh customer yang secara langsung berpengaruh terhadap desain. c. Lingkungan Sistem: deskripsi perangkat keras dan perangkat lunak di mana sistem harus beroperasi dan dengan perangkat keras dan perangkat lunak apa saja yang harus berinteraksi dengan sistem. d. Metodologi Desain: ringkasan pendekatan yang digunakan untuk merancang sistem. 2. Arsitektur Sistem: merupakan top level design view dari sistem dan menyediakan dasar-dasar untuk desain yang lebih rinci. Arsitektur Sistem
  • 3.
    3 Sistem Tracking Barang memuatkomponen-komponen level atas yang akan dikembangkan dan saling keterkaitannya. 3. User Interface Design 4. Pembangunan Sistem. 5. Uji Coba Operasional (Lapangan). 6. Pelatihan Bagi Para Calon Pengguna Sistem. 7. Penyusunan Laporan Dan Dokumentasi Sistem. 6. KELUARAN Software Aplikasi Tracking Barang yang telah terinstalasi pada infrastruktur yang ada beserta CD Master Aplikasi sebanyak 15 buah CD-ROM. Dokumentasi Sistem yang terdiri atas: a. Manual untuk Administrator yang diserahkan bersamaan dengan laporan akhir b. Manual untuk Pengguna yang diserahkan bersamaan dengan laporan akhir 7. WAKTU PENYELESAIAN KEGIATAN Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini diperkirakan 80 hari kerja 8. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN Identifikasi permasalahan yang menjadi dasar perlu dibangunya Aplikasi Sistem Tracking Barang adalah: a. Keinginan User mengetahui lokasi barang secara real time. b. Perlu menampilkan informasi barang kiriman yang selalu ter update dan terbaru; 10. PENUTUP Demikianlah Proposal Aplikasi Sistem Tracking Barang (SiTaRa). PT. PTPTAN Direktur, Adenuar Purnomo