Penyakit layu fusarium pada pisang, disebabkan oleh Fusarium oxysporum f. sp cubense, pertama kali terdeteksi di Panama pada tahun 1890 dan telah menyebar ke daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia, dengan kerugian mencapai lebih dari 35%. Gejala termasuk daun menguning, batang pecah, dan buah yang layu sebelum panen. Pencegahan meliputi pembuangan tanaman terinfeksi, penanaman varietas tahan, dan penggunaan agensia hayati.