Pengertian Risiko &
Manajemen Risiko
Pengertian RISIKO &
MANAJEMEN RISIKO
Training
Pokok Bahasan
What is Risk & Risk Management?
Who uses Risk Management?
Risk Management Objectives
Komponen Manajemen Risiko
• Efek ketidakpastian pada tujuan
• Efek adalah penyimpangan dari yang
diharapkan. Itu bisa positif, negatif atau
keduanya, dan dapat mengatasi,
menciptakan atau menghasilkan peluang dan
ancaman.
• Risiko biasanya dinyatakan dalam sumber
risiko (klausul 3.4), kejadian potensial
(klausul 3.5), konsekuensinya (klausul 3.6)
dan kemungkinannya (klausul 3.7).
What is Risk ?
3.1 Risk
Risk
• Peristiwa tidak pasti yang memiliki efek positif atau
negatif pada setidaknya satu dari tujuan bisnis
(ruang lingkup, jadwal, anggaran, atau kualitas).
Risiko Bisnis
• Risiko bagi organisasi/perusahaan pada
umumnya bersumber dari adanya unsur
ketidakpastian (uncertainties) yang menyebabkan
tertekannya profitability atau bahkan dapat
menimbulkan kerugian.
What is Risk ? …
RESIKO
PROYEK
RESIKO
TEKNIS
RESIKO
BISNIS
Risiko Bisnis …
Kategori risiko bisnis yang paling umum adalah:
• Strategis : keputusan tentang tujuan bisnis Anda
• Kepatuhan : kebutuhan untuk mematuhi hukum,
peraturan, standar dan kode praktik
• Transaksi keuangan : keuangan, sistem dan
struktur bisnis Anda
• Operasional : prosedur operasional dan
administrasi Anda
• Lingkungan : peristiwa eksternal di mana bisnis
memiliki sedikit kendali atas cuaca atau kondisi
ekonomi yang tidak menguntungkan tersebut
• Reputasi : karakter atau goodwill bisnis.
Definisi Konseptual RISIKO
 Kejadian masa yang akan datang
 Melibatkan perubahan
 Melibatkan pilihan & ketidakpastian
Threat
• Risiko usaha yang berdampak negatif.
• Harus dicarikan cara untuk menghilangkan
atau mengurangi efek ancaman.
Opportunity
• Risiko usaha yang berdampak positif.
• Perlu mencari cara untuk meningkatkan,
mengeksploitasi, atau berbagi efek
peluang.
Risk Trigger
• Indikator bahwa peristiwa risiko sudah
dekat.
Risk Tolerance
• Risiko Merugikan / Penghindar Risiko
• Risiko Netral
• Pengambil Risiko / Pencari Risiko
Risk Exposure
RISK EXPOSURE = RISK LIKELIHOOD X RISK IMFACT
Risk Exposure (Vulue) : Tingkat
kepentingan Risiko
Risk Likelihood : Probabilitas terjadinya
risiko
Risk Impact : Dampat bila terjadi risiko
“Bila kita tidak aktif menyerang Resiko,
maka Resiko yang akan aktif
menyerang kita”
“Tom Gilb”
• Praktik manajemen yang baik.
• Langkah-langkah proses yang memungkinkan
perbaikan dalam pengambilan keputusan.
• Pendekatan yang logis dan sistematis.
• Mengidentifikasi adanya peluang.
• Menghindari atau meminimalkan kerugian.
What is Risk Management?
What is Risk Management?…
3.2 Risk Management
• Kegiatan terkoordinasi untuk
mengarahkan dan mengendalikan
organisasi berkaitan dengan risiko.
Risk Management
• Praktik menangani risiko usaha.
• Ini mencakup perencanaan risiko,
penilaian risiko, pengembangan strategi
respons risiko, dan pemantauan risiko
sepanjang siklus hidup usaha.
What is Risk Management?…
• Risk Management adalah proses identifikasi,
pengukuran, dan kontrol keuangan dari sebuah
risiko yang mengancam aset dan penghasilan dari
sebuah perusahaan atau proyek yang bisa
mengakibatkan kerugian perusahaan tersebut.
• Manajemen Risiko adalah proses identifikasi,
mengukur, memetakan, mengembangkan
alternatif penanganan risiko, memonitor dan
pengendalian penanganan risiko, yang dilakukan
secara terstruktur dan sistematis.(Bramantyo Djohanputro)
(Stephen D. Smith)
What is Risk Management?…
Risk Management
• adalah metodologi yang membantu
manajer untuk memanfaatkan sumber
daya yang tersedia dengan sebaik-
baiknya
What is Risk Management?…
Tujuan Manajemen Risiko
1. Melindungi Perusahaan
2. Membantu Pembuatan Kerangka Kerja
3. Mendorong Manajemen Agar Proaktif
4. Sebagai Peringatan untuk Berhati-Hati
5. Meningkatkan Kinerja Perusahaan
6. Sosialisasi Manajemen Risiko
.
• Memberikan perlindungan terhadap
perusahaan dari tingkat risiko signifikan
yang bisa menghambat proses
pencapaian tujuan perusahaan.
1. Melindungi Perusahaan
.
• Membantu dalam proses pembuatan
kerangka kerja manajemen risiko yang
konsisten atas ririko yang ada pada
proses bisnis dan fungsi-fungsi di dalam
sebuah perusahaan.
2. Membantu Pembuatan Kerangka Kerja
.
• Mendorong manajemen agar bertindak
proaktif dalam mengurangi potensi risiko,
dan menjadikan manajemen risiko sebagai
sumber keunggulan bersaing dan kinerja
perusahaan.
3. Mendorong Manajemen Agar Proaktif
.
• Mendorong semua individu dalam
perusahaan agar bertindak hati-hati dalam
menghadapi risiko perusahaan demi
tercapainya tujuan yang diinginkan
bersama.
4. Sebagai Peringatan untuk Berhati-Hati
.
• Membantu meningkatkan kinerja
perusahaan dengan menyediakan
informasi tingkat risiko yang disebutkan
dalam peta risiko/ risk map.
• Hal ini juga berguna dalam
pengembangan strategi dan perbaikan
proses risk management secara
berkesinambungan.
5. Meningkatkan Kinerja Perusahaan
.
• Membangun kemampuan individu
maupun manajemen untuk
mensosialisasikan pemahaman tentang
risiko dan pentingnya risk management.
6. Sosialisasi Manajemen Risiko
• Praktik Manajemen
Risiko banyak digunakan
di sektor publik dan
swasta dll, mencakup
berbagai kegiatan atau
operasi.
• These include:
Who uses Risk Management?
• Finance and
Investment
• Insurance
• Health Care
• Public
Institutions
• Governments
• Effective Risk Management adalah
keterampilan yang diakui dan dihargai.
• Institusi pendidikan memiliki kursus studi
formal dan gelar penghargaan dalam
Manajemen Risiko.
• Proses Manajemen Risiko perlu dibuat
dengan baik (Standar proses RM
Internasional).
Who uses Risk Management? ….
Who uses Risk Management? ….
Risk Management is
now an integral part of
business planning.
1. Lingkungan Internal (Internal Environment)
2. Penentuan Sasaran (Objective Setting)
3. Identifikasi Peristiwa (Event Identification)
4. Penilaian Risiko (Risk Assessment)
5. Tanggapan Risiko (Risk Response)
6. Aktivitas Pengendalian (Control Activities)
7. Informasi dan Komunikasi (Information and
Communication)
8. Pemantauan (Monitoring)
Komponen Manajemen Risiko
.
• Komponen ini adalah sikap manajemen di
semua level terhadap operasi secara
umum dan konsep kontrol secara khusus.
• Hal ini mencakup: etika, kompetensi, serta
integritas dan kepentingan terhadap
kesejahteraan organisasi.
1. Lingkungan Internal (Internal Environment)
.
• Perusahaan menetapkan tujuan operasional
sebagai dasar untuk mengidentifikasi dan
mengelola segala risiko.
• Sasaran ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
 Strategic objective; fokus pada upaya
realisasi visi dan misi.
 Activity objective: fokus pada kegiatan
operasional, reportasi, dan kompliansi
2. Penentuan Sasaran (Objective Setting)
.
• Manajemen melakukan identifikasi
terhadap berbagai kejadian potensial yang
berpengaruh pada strategi dan
pencapaian tujuan perusahaan.
• Berbagai kejadian tak pasti tersebut bisa
memberikan dampak positif, namu bisa
juga memberikan risiko.
3. Identifikasi Peristiwa (Event Identification)
.
• Risk assessment memungkinkan sebuah
organisasi untuk menilai sebuah kejadian atau
keadaan dan kaitannya dengan pencapaian
tujuan organisasi.
• Manajemen perlu melakukan analisis dampak
yang mungkin terjadi akibat risiko tersebut
dengan dua perspektif, yaitu:
Likelihood (kecenderungan/ peluang).
Impact/ consequence (besaran dari realisasi
risiko).
4. Penilaian Risiko (Risk Assessment)
.
• Manajemen melakukan penilaian terhadap risiko,
lalu menentukan sikap atau respon terhadap risiko
tersebut. Respon dari manajemen ini tergantung
apa risiko yang dihadapi
• Respon atau tanggapan tersebut bisa dalam
bentuk:
 Menghindari risiko (avoidance)
 Mengurangi risiko (reduction)
 Memindahkan risiko (sharing)
 Menerima risiko (acceptance)
5. Tanggapan Risiko (Risk Response)
.
• Proses ini merupakan penyusunan prosedur
atau kebijakan yang membantu memastikan
bahwa respon terhadap risiko yang dipilih
memadai dan terlaksana dengan baik.
Aktivitas ini meliputi:
 Pembuatan kebijakan dan prosedur
 Delegasi wewenang
 Pengamanan kekayaan perusahaan
 Pemisahan fungsi
 Supervisi
6. Aktivitas Pengendalian (Control Activities)
.
• Aktivitas ini fokus pada identifikasi informasi
dan menyampaikannya kepada pihak terkait
melalui media komunikasi yang sesuai.
Dengan begitu, setiap orang yang
mendapatkan informasi tersebut dapat
melakukan tugas dan tanggungjawabnya
dengan baik.
• Beberapa faktor penting dalam penyampaian
informasi tersebut diantaranya:
Kualitas informasi
Arah komunikasi
Alat komunikasi
7. Informasi dan Komunikasi (Information
and Communication)
.
• Monitoring adalah komponen terakhir
dalam manajemen risiko.
• Proses pemantauan dilakukan secara terus
menerus untuk memastikan setiap
komponen lainnya berfungsi sebagaimana
mestinya.
• Hal penting yang perlu diperhatikan dalam
proses monitoring adalah pelaporan yang
tidak lengkap atau berlebihan.
8. Pemantauan (Monitoring)
• The Risk
Management process
steps adalah panduan
umum bagi organisasi
apa pun, apa pun
jenis bisnisnya,
aktivitasnya, atau
fungsinya.
How is Risk Management used?
There are
7 steps
in the RM
process
Akan dibahas lebih lanjut pada Materi “Pemetaan
Risiko” berikutnya …
SUBSCRIBE, LIKE & Share
www.slideshare.net/kenkanaidi
(Narasumber)
www.ken-spektakuler.blogspot.com
e-mail: kanaidi63@gmail.com atau
kanaidi@yahoo.com
Fax. 022-4267749 HP. 0812 2353 284
WA. 0877 5871 1905
Pemateri Training
https://www.antawijaya.com/

Pengertian Risiko & Manajemen Risiko _Training RISK MANAGEMENT

  • 1.
    Pengertian Risiko & ManajemenRisiko Pengertian RISIKO & MANAJEMEN RISIKO Training
  • 2.
    Pokok Bahasan What isRisk & Risk Management? Who uses Risk Management? Risk Management Objectives Komponen Manajemen Risiko
  • 3.
    • Efek ketidakpastianpada tujuan • Efek adalah penyimpangan dari yang diharapkan. Itu bisa positif, negatif atau keduanya, dan dapat mengatasi, menciptakan atau menghasilkan peluang dan ancaman. • Risiko biasanya dinyatakan dalam sumber risiko (klausul 3.4), kejadian potensial (klausul 3.5), konsekuensinya (klausul 3.6) dan kemungkinannya (klausul 3.7). What is Risk ? 3.1 Risk
  • 4.
    Risk • Peristiwa tidakpasti yang memiliki efek positif atau negatif pada setidaknya satu dari tujuan bisnis (ruang lingkup, jadwal, anggaran, atau kualitas). Risiko Bisnis • Risiko bagi organisasi/perusahaan pada umumnya bersumber dari adanya unsur ketidakpastian (uncertainties) yang menyebabkan tertekannya profitability atau bahkan dapat menimbulkan kerugian. What is Risk ? …
  • 5.
  • 6.
    Risiko Bisnis … Kategoririsiko bisnis yang paling umum adalah: • Strategis : keputusan tentang tujuan bisnis Anda • Kepatuhan : kebutuhan untuk mematuhi hukum, peraturan, standar dan kode praktik • Transaksi keuangan : keuangan, sistem dan struktur bisnis Anda • Operasional : prosedur operasional dan administrasi Anda • Lingkungan : peristiwa eksternal di mana bisnis memiliki sedikit kendali atas cuaca atau kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan tersebut • Reputasi : karakter atau goodwill bisnis.
  • 7.
    Definisi Konseptual RISIKO Kejadian masa yang akan datang  Melibatkan perubahan  Melibatkan pilihan & ketidakpastian
  • 8.
    Threat • Risiko usahayang berdampak negatif. • Harus dicarikan cara untuk menghilangkan atau mengurangi efek ancaman.
  • 9.
    Opportunity • Risiko usahayang berdampak positif. • Perlu mencari cara untuk meningkatkan, mengeksploitasi, atau berbagi efek peluang.
  • 10.
    Risk Trigger • Indikatorbahwa peristiwa risiko sudah dekat. Risk Tolerance • Risiko Merugikan / Penghindar Risiko • Risiko Netral • Pengambil Risiko / Pencari Risiko
  • 11.
    Risk Exposure RISK EXPOSURE= RISK LIKELIHOOD X RISK IMFACT Risk Exposure (Vulue) : Tingkat kepentingan Risiko Risk Likelihood : Probabilitas terjadinya risiko Risk Impact : Dampat bila terjadi risiko
  • 12.
    “Bila kita tidakaktif menyerang Resiko, maka Resiko yang akan aktif menyerang kita” “Tom Gilb”
  • 13.
    • Praktik manajemenyang baik. • Langkah-langkah proses yang memungkinkan perbaikan dalam pengambilan keputusan. • Pendekatan yang logis dan sistematis. • Mengidentifikasi adanya peluang. • Menghindari atau meminimalkan kerugian. What is Risk Management?
  • 14.
    What is RiskManagement?… 3.2 Risk Management • Kegiatan terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi berkaitan dengan risiko.
  • 15.
    Risk Management • Praktikmenangani risiko usaha. • Ini mencakup perencanaan risiko, penilaian risiko, pengembangan strategi respons risiko, dan pemantauan risiko sepanjang siklus hidup usaha. What is Risk Management?…
  • 16.
    • Risk Managementadalah proses identifikasi, pengukuran, dan kontrol keuangan dari sebuah risiko yang mengancam aset dan penghasilan dari sebuah perusahaan atau proyek yang bisa mengakibatkan kerugian perusahaan tersebut. • Manajemen Risiko adalah proses identifikasi, mengukur, memetakan, mengembangkan alternatif penanganan risiko, memonitor dan pengendalian penanganan risiko, yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis.(Bramantyo Djohanputro) (Stephen D. Smith) What is Risk Management?…
  • 17.
    Risk Management • adalahmetodologi yang membantu manajer untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia dengan sebaik- baiknya What is Risk Management?…
  • 18.
    Tujuan Manajemen Risiko 1.Melindungi Perusahaan 2. Membantu Pembuatan Kerangka Kerja 3. Mendorong Manajemen Agar Proaktif 4. Sebagai Peringatan untuk Berhati-Hati 5. Meningkatkan Kinerja Perusahaan 6. Sosialisasi Manajemen Risiko
  • 19.
    . • Memberikan perlindunganterhadap perusahaan dari tingkat risiko signifikan yang bisa menghambat proses pencapaian tujuan perusahaan. 1. Melindungi Perusahaan
  • 20.
    . • Membantu dalamproses pembuatan kerangka kerja manajemen risiko yang konsisten atas ririko yang ada pada proses bisnis dan fungsi-fungsi di dalam sebuah perusahaan. 2. Membantu Pembuatan Kerangka Kerja
  • 21.
    . • Mendorong manajemenagar bertindak proaktif dalam mengurangi potensi risiko, dan menjadikan manajemen risiko sebagai sumber keunggulan bersaing dan kinerja perusahaan. 3. Mendorong Manajemen Agar Proaktif
  • 22.
    . • Mendorong semuaindividu dalam perusahaan agar bertindak hati-hati dalam menghadapi risiko perusahaan demi tercapainya tujuan yang diinginkan bersama. 4. Sebagai Peringatan untuk Berhati-Hati
  • 23.
    . • Membantu meningkatkankinerja perusahaan dengan menyediakan informasi tingkat risiko yang disebutkan dalam peta risiko/ risk map. • Hal ini juga berguna dalam pengembangan strategi dan perbaikan proses risk management secara berkesinambungan. 5. Meningkatkan Kinerja Perusahaan
  • 24.
    . • Membangun kemampuanindividu maupun manajemen untuk mensosialisasikan pemahaman tentang risiko dan pentingnya risk management. 6. Sosialisasi Manajemen Risiko
  • 25.
    • Praktik Manajemen Risikobanyak digunakan di sektor publik dan swasta dll, mencakup berbagai kegiatan atau operasi. • These include: Who uses Risk Management? • Finance and Investment • Insurance • Health Care • Public Institutions • Governments
  • 26.
    • Effective RiskManagement adalah keterampilan yang diakui dan dihargai. • Institusi pendidikan memiliki kursus studi formal dan gelar penghargaan dalam Manajemen Risiko. • Proses Manajemen Risiko perlu dibuat dengan baik (Standar proses RM Internasional). Who uses Risk Management? ….
  • 27.
    Who uses RiskManagement? …. Risk Management is now an integral part of business planning.
  • 28.
    1. Lingkungan Internal(Internal Environment) 2. Penentuan Sasaran (Objective Setting) 3. Identifikasi Peristiwa (Event Identification) 4. Penilaian Risiko (Risk Assessment) 5. Tanggapan Risiko (Risk Response) 6. Aktivitas Pengendalian (Control Activities) 7. Informasi dan Komunikasi (Information and Communication) 8. Pemantauan (Monitoring) Komponen Manajemen Risiko
  • 29.
    . • Komponen iniadalah sikap manajemen di semua level terhadap operasi secara umum dan konsep kontrol secara khusus. • Hal ini mencakup: etika, kompetensi, serta integritas dan kepentingan terhadap kesejahteraan organisasi. 1. Lingkungan Internal (Internal Environment)
  • 30.
    . • Perusahaan menetapkantujuan operasional sebagai dasar untuk mengidentifikasi dan mengelola segala risiko. • Sasaran ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu:  Strategic objective; fokus pada upaya realisasi visi dan misi.  Activity objective: fokus pada kegiatan operasional, reportasi, dan kompliansi 2. Penentuan Sasaran (Objective Setting)
  • 31.
    . • Manajemen melakukanidentifikasi terhadap berbagai kejadian potensial yang berpengaruh pada strategi dan pencapaian tujuan perusahaan. • Berbagai kejadian tak pasti tersebut bisa memberikan dampak positif, namu bisa juga memberikan risiko. 3. Identifikasi Peristiwa (Event Identification)
  • 32.
    . • Risk assessmentmemungkinkan sebuah organisasi untuk menilai sebuah kejadian atau keadaan dan kaitannya dengan pencapaian tujuan organisasi. • Manajemen perlu melakukan analisis dampak yang mungkin terjadi akibat risiko tersebut dengan dua perspektif, yaitu: Likelihood (kecenderungan/ peluang). Impact/ consequence (besaran dari realisasi risiko). 4. Penilaian Risiko (Risk Assessment)
  • 33.
    . • Manajemen melakukanpenilaian terhadap risiko, lalu menentukan sikap atau respon terhadap risiko tersebut. Respon dari manajemen ini tergantung apa risiko yang dihadapi • Respon atau tanggapan tersebut bisa dalam bentuk:  Menghindari risiko (avoidance)  Mengurangi risiko (reduction)  Memindahkan risiko (sharing)  Menerima risiko (acceptance) 5. Tanggapan Risiko (Risk Response)
  • 34.
    . • Proses inimerupakan penyusunan prosedur atau kebijakan yang membantu memastikan bahwa respon terhadap risiko yang dipilih memadai dan terlaksana dengan baik. Aktivitas ini meliputi:  Pembuatan kebijakan dan prosedur  Delegasi wewenang  Pengamanan kekayaan perusahaan  Pemisahan fungsi  Supervisi 6. Aktivitas Pengendalian (Control Activities)
  • 35.
    . • Aktivitas inifokus pada identifikasi informasi dan menyampaikannya kepada pihak terkait melalui media komunikasi yang sesuai. Dengan begitu, setiap orang yang mendapatkan informasi tersebut dapat melakukan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. • Beberapa faktor penting dalam penyampaian informasi tersebut diantaranya: Kualitas informasi Arah komunikasi Alat komunikasi 7. Informasi dan Komunikasi (Information and Communication)
  • 36.
    . • Monitoring adalahkomponen terakhir dalam manajemen risiko. • Proses pemantauan dilakukan secara terus menerus untuk memastikan setiap komponen lainnya berfungsi sebagaimana mestinya. • Hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses monitoring adalah pelaporan yang tidak lengkap atau berlebihan. 8. Pemantauan (Monitoring)
  • 37.
    • The Risk Managementprocess steps adalah panduan umum bagi organisasi apa pun, apa pun jenis bisnisnya, aktivitasnya, atau fungsinya. How is Risk Management used? There are 7 steps in the RM process Akan dibahas lebih lanjut pada Materi “Pemetaan Risiko” berikutnya …
  • 38.
  • 39.
    www.slideshare.net/kenkanaidi (Narasumber) www.ken-spektakuler.blogspot.com e-mail: kanaidi63@gmail.com atau kanaidi@yahoo.com Fax.022-4267749 HP. 0812 2353 284 WA. 0877 5871 1905 Pemateri Training https://www.antawijaya.com/