MENGENAL AKUN
• Berikut adalah “bentuk” dari akun T.
Nama Akun
Nama Akun
Kenaikan Penurunan
• Berikut adalah “bentuk” dari akun T.
Nama Akun
Sisi Kiri Sisi Kanan
Debit Kredit
Aturan dalam mencatat transaksi dalam akun
Aset Liabilitas
+ Debit -Kredit - Debit + Kredit
Ekuitas
- Debit + Kredit
Pendapatan Beban
- Debit + Kredit + Debit -Kredit
Transaksi PT Buana Jaya
pada bulan november
Akun Kas untuk PT Buana Jaya
Kas
(a) 50.000.000 (b) 40.000.000
Sisi Sisi
Debit Kredit
Akun Akun
Saldo
Akun
Akun Kas untuk PT Buana Jaya
Kas
(a) 50.000.000 (b) 40.000.000
Sisi (d) 15.000.000 (e) 7.300.000 Sisi
Debit (f) 1.900.000 Kredit
Akun (g) 4.000.000 Akun
Saldo 11.800.000
Saldo
Akun
Aturan Pendebitan dan Pengkreditan
untuk Akun Laporan Posisi Keuangan
Akun Laporan Posisi Keuangan
ASET LIABILITAS EKUITAS PEMILIK
Akun Aset = Akun Liabilitas + Akun Ekuitas Pemilik
Debit Debit Debit Debit Debit Debit
Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk
Kenaikan Penurunan Penurunan Kenaikan Penurunan Kenaikan
(+) (-) (-) (+) (-) (+)
Aturan Pendebitan dan Pengkreditan
untuk Akun Laporan Posisi Keuangan
Akun Laporan Laba Rugi
Akun Pendapatan Akun Beban
Debit Debit Debit Debit
Untuk Untuk Untuk Untuk
Penurunan Kenaikan Kenaikan Penurunan
(-) (+) (+) (-)
Kode akun (COA) PT Buana Jaya (ppt)
Akun Laporan Posisi Keuangan
1. Aset
11 Kas
12 Piutang Usaha
14 Perlengkapan
15 Ausransi dibayar dimuka
17 Tanah
18 Peralatan Kantor
2. Liabilitas
21 Utang Usaha
23 Sewa Diterima di Muka
3. Ekuitas Pemilik
31 Modal Buana Jaya
32 Prive Buana Jaya
Akun Laporan Laba Rugi
4. Pendapatan
41 Pendapatan Jasa
5. Beban
51 Beban Upah
52 Beban Perlengkapan
53 Beban Sewa
55 Beban Utilitas
59 Beban Lain-Lain
Sistem Akuntansi Ayat Jurnal Berpasangan
Sistem ini berdasarkan persamaan akuntansi dan memerlukan
• Setiap transaksi bisnis dicatat setidaknya ke dalan dua akun.
• Total debit yang dicatat untuk setiap transaksi sama dengan total
kredit yang dicatat.
Aturan Pendebitan dan Pengkreditan
untuk Akun Laporan Posisi Keuangan
Akun Laporan Posisi Keuangan
ASET LIABILITAS EKUITAS PEMILIK
Akun Aset = Akun Liabilitas + Akun Ekuitas Pemilik
Debit Debit Debit Debit Debit Debit
Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk
Kenaikan Penurunan Penurunan Kenaikan Penurunan Kenaikan
(+) (-) (-) (+) (-) (+)
Aturan Pendebitan dan Pengkreditan
untuk Akun Laporan Posisi Keuangan
Akun Laporan Laba Rugi
Akun Pendapatan Akun Beban
Debit Debit Debit Debit
Untuk Untuk Untuk Untuk
Penurunan Kenaikan Kenaikan Penurunan
(-) (+) (+) (-)
Akun Prive
Akun Prive
Debit untuk Debit untuk
Kenaikan Penurunan
(+) (-)
Saldo Normal Akun
• Saldo normal suatu akun bisa debit atau kredit bergantung apakah
kenaikan akun tersebut dicatat sebagai debit atau kredit
Akun Saldo Normal
Aset Debit
Liabilitas Kredit
Ekuitas Kredit
Pendapatan Kredit
Beban Debit
Prive Debit
5 Langkah pencatatan transaksi ke dalam jurnal
Langkah 1
Langkah 2
Langkah 3
Langkah 4
Langkah 5
• Tanggal transaksi dimasukkan ke dalam kolom Tanggal
• Nama akun yang didebit ditulis pada batas kiri di bawah kolom Deskripsi
• Masukkan jumlah yang didebit ke kolom Debit
• Nama akun yang ditulis di bawahnya, agak menjorok ke kanan
• Masukkan jumlah yang dikredit ke kolom kredit
• Penjelasan ringkas dapat dimasukkan di bawah akun yang dikredit
• Kolom Ref. Post. (Referensi Posting) dibiarkan kosong Ketika jurnal dicatat
pertama kali
• Kolom ini digunakan kemudian Ketika jumlah ayat jurnal dipindah ke buku
besar
Ayat Jurnal untuk transaksi 1 Nov 2015
Ayat Jurnal transaksi 5 Nov
Ayat jurnal transaksi untuk 30 Nov
Sistem Akuntansi Dasar
Sistem akuntansi adalah metode dan prosedur untuk mengumpulkan,
mengelompokkan, merangkum, serta melaporkan informasi keuangan
dan operasi perusahaan.
Proses Tiga Tahap
• Sistem akuntansi
Berubah melalui
Proses tiga tahap
Seiring dengan
Perkembangan
Dan perubahan
Perusahaan.
1. Analisis
RANCANGAN
SISTEM
AKUNTANSI
3.
Penerapan
2.
Rancangan
Rancangan Sistem Akuntansi
• Kebijakan dan prosedur yang melindungi asset dari penyalahgunaan,
memastikan keakuratan imformasi bisnis, serta memastikan hukum
dan peraturan yang berlaku telah diikuti
• Cara penggunaan sistem untuk mengumpulkan, merangkum, dan
melaporkan informasi akuntansi. Metode ini dapat dilakukan secara
manual atau berkomputerisasi.
Pengendalian Internal
Metode Pengolahan
Transaksi Buana Jaya selama Desember digunakan sebagai
contoh pemindahbukuan dan jurnal ke buku besar.
Transaksi 1
1 Desember
Buana Jaya membayar premi sebesar Rp 4.800.000
untuk polis asuransi komprehensif yang melindungi
terhadap kerugian, pencuria, dan kebakaran. Masa
perlindungan polis asuransi adalah satu tahun.
Pembayaran beban di muka, seperti premi
asuransi disebut beban dibayar di muka.
Beban dibayar di muka merupakan aset
Transaksi 1
Arus Informasi Akuntansi
Penyesuaian – penyesuaian tersebut ditambahkan atau dikurangkan dari jumlah yang
ada dalam kolom Neraca Saldo yang Belum Disesuaikan untuk memperoleh jumlah
yang tercantum pada kolom Neraca Saldo yang Sudah Disesuaikan
Arus Informasi Akuntansi
Neraca saldo yang belum disesuaikan menguji apakah total saldo debit
sama dengan total saldo kredit
Jika totalnya tidak sama, maka pasti telah terjadi kesalahan. Kesalahan –
kesalahan tersebut harus ditemukan dan dikoreksi (diperbaiki) sebelum
proses pada akhir periode dapat dilanjutkan.

pengenalan akutansi dasar semester duaaa

  • 1.
  • 2.
    • Berikut adalah“bentuk” dari akun T. Nama Akun
  • 3.
  • 4.
    • Berikut adalah“bentuk” dari akun T. Nama Akun Sisi Kiri Sisi Kanan Debit Kredit
  • 5.
    Aturan dalam mencatattransaksi dalam akun Aset Liabilitas + Debit -Kredit - Debit + Kredit Ekuitas - Debit + Kredit Pendapatan Beban - Debit + Kredit + Debit -Kredit
  • 6.
    Transaksi PT BuanaJaya pada bulan november
  • 7.
    Akun Kas untukPT Buana Jaya Kas (a) 50.000.000 (b) 40.000.000 Sisi Sisi Debit Kredit Akun Akun Saldo Akun
  • 8.
    Akun Kas untukPT Buana Jaya Kas (a) 50.000.000 (b) 40.000.000 Sisi (d) 15.000.000 (e) 7.300.000 Sisi Debit (f) 1.900.000 Kredit Akun (g) 4.000.000 Akun Saldo 11.800.000 Saldo Akun
  • 9.
    Aturan Pendebitan danPengkreditan untuk Akun Laporan Posisi Keuangan Akun Laporan Posisi Keuangan ASET LIABILITAS EKUITAS PEMILIK Akun Aset = Akun Liabilitas + Akun Ekuitas Pemilik Debit Debit Debit Debit Debit Debit Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Kenaikan Penurunan Penurunan Kenaikan Penurunan Kenaikan (+) (-) (-) (+) (-) (+)
  • 10.
    Aturan Pendebitan danPengkreditan untuk Akun Laporan Posisi Keuangan Akun Laporan Laba Rugi Akun Pendapatan Akun Beban Debit Debit Debit Debit Untuk Untuk Untuk Untuk Penurunan Kenaikan Kenaikan Penurunan (-) (+) (+) (-)
  • 11.
    Kode akun (COA)PT Buana Jaya (ppt) Akun Laporan Posisi Keuangan 1. Aset 11 Kas 12 Piutang Usaha 14 Perlengkapan 15 Ausransi dibayar dimuka 17 Tanah 18 Peralatan Kantor 2. Liabilitas 21 Utang Usaha 23 Sewa Diterima di Muka 3. Ekuitas Pemilik 31 Modal Buana Jaya 32 Prive Buana Jaya Akun Laporan Laba Rugi 4. Pendapatan 41 Pendapatan Jasa 5. Beban 51 Beban Upah 52 Beban Perlengkapan 53 Beban Sewa 55 Beban Utilitas 59 Beban Lain-Lain
  • 12.
    Sistem Akuntansi AyatJurnal Berpasangan Sistem ini berdasarkan persamaan akuntansi dan memerlukan • Setiap transaksi bisnis dicatat setidaknya ke dalan dua akun. • Total debit yang dicatat untuk setiap transaksi sama dengan total kredit yang dicatat.
  • 13.
    Aturan Pendebitan danPengkreditan untuk Akun Laporan Posisi Keuangan Akun Laporan Posisi Keuangan ASET LIABILITAS EKUITAS PEMILIK Akun Aset = Akun Liabilitas + Akun Ekuitas Pemilik Debit Debit Debit Debit Debit Debit Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Kenaikan Penurunan Penurunan Kenaikan Penurunan Kenaikan (+) (-) (-) (+) (-) (+)
  • 14.
    Aturan Pendebitan danPengkreditan untuk Akun Laporan Posisi Keuangan Akun Laporan Laba Rugi Akun Pendapatan Akun Beban Debit Debit Debit Debit Untuk Untuk Untuk Untuk Penurunan Kenaikan Kenaikan Penurunan (-) (+) (+) (-)
  • 15.
    Akun Prive Akun Prive Debituntuk Debit untuk Kenaikan Penurunan (+) (-)
  • 16.
    Saldo Normal Akun •Saldo normal suatu akun bisa debit atau kredit bergantung apakah kenaikan akun tersebut dicatat sebagai debit atau kredit Akun Saldo Normal Aset Debit Liabilitas Kredit Ekuitas Kredit Pendapatan Kredit Beban Debit Prive Debit
  • 17.
    5 Langkah pencatatantransaksi ke dalam jurnal Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 • Tanggal transaksi dimasukkan ke dalam kolom Tanggal • Nama akun yang didebit ditulis pada batas kiri di bawah kolom Deskripsi • Masukkan jumlah yang didebit ke kolom Debit • Nama akun yang ditulis di bawahnya, agak menjorok ke kanan • Masukkan jumlah yang dikredit ke kolom kredit • Penjelasan ringkas dapat dimasukkan di bawah akun yang dikredit • Kolom Ref. Post. (Referensi Posting) dibiarkan kosong Ketika jurnal dicatat pertama kali • Kolom ini digunakan kemudian Ketika jumlah ayat jurnal dipindah ke buku besar
  • 18.
    Ayat Jurnal untuktransaksi 1 Nov 2015
  • 19.
  • 20.
  • 21.
    Sistem Akuntansi Dasar Sistemakuntansi adalah metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengelompokkan, merangkum, serta melaporkan informasi keuangan dan operasi perusahaan.
  • 22.
    Proses Tiga Tahap •Sistem akuntansi Berubah melalui Proses tiga tahap Seiring dengan Perkembangan Dan perubahan Perusahaan. 1. Analisis RANCANGAN SISTEM AKUNTANSI 3. Penerapan 2. Rancangan
  • 23.
    Rancangan Sistem Akuntansi •Kebijakan dan prosedur yang melindungi asset dari penyalahgunaan, memastikan keakuratan imformasi bisnis, serta memastikan hukum dan peraturan yang berlaku telah diikuti • Cara penggunaan sistem untuk mengumpulkan, merangkum, dan melaporkan informasi akuntansi. Metode ini dapat dilakukan secara manual atau berkomputerisasi. Pengendalian Internal Metode Pengolahan
  • 24.
    Transaksi Buana Jayaselama Desember digunakan sebagai contoh pemindahbukuan dan jurnal ke buku besar.
  • 25.
    Transaksi 1 1 Desember BuanaJaya membayar premi sebesar Rp 4.800.000 untuk polis asuransi komprehensif yang melindungi terhadap kerugian, pencuria, dan kebakaran. Masa perlindungan polis asuransi adalah satu tahun.
  • 26.
    Pembayaran beban dimuka, seperti premi asuransi disebut beban dibayar di muka. Beban dibayar di muka merupakan aset
  • 27.
  • 29.
    Arus Informasi Akuntansi Penyesuaian– penyesuaian tersebut ditambahkan atau dikurangkan dari jumlah yang ada dalam kolom Neraca Saldo yang Belum Disesuaikan untuk memperoleh jumlah yang tercantum pada kolom Neraca Saldo yang Sudah Disesuaikan
  • 30.
    Arus Informasi Akuntansi Neracasaldo yang belum disesuaikan menguji apakah total saldo debit sama dengan total saldo kredit Jika totalnya tidak sama, maka pasti telah terjadi kesalahan. Kesalahan – kesalahan tersebut harus ditemukan dan dikoreksi (diperbaiki) sebelum proses pada akhir periode dapat dilanjutkan.