Raja Ampat, papua barat, memiliki potensi pariwisata yang besar, dengan keanekaragaman hayati bawah laut yang melimpah dan daya tarik budaya yang unik. Meskipun hanya menerima 746 wisatawan terdaftar pada tahun 2005, peluang untuk pengembangan pariwisata melalui strategi berbasis komunitas dan keberlanjutan sangatlah besar. Namun, perhatian diperlukan dalam meningkatkan aksesibilitas, akomodasi, dan dukungan pemerintah untuk mewujudkan potensi tersebut.