Studi tentang Hubungan
Internasional

DELLA ANDINI
Pengertian Hubungan Internasional
• interaksi manusia antar
bangsa baik secara individu
maupun kelompok yang
dilakukan baik secara
langsung maupun tidak
langsung dapat berupa
persahabantan,
persengketaan, permusuahan
ataupun peperangan
Pengertian Hubungan
Internasional
• Alasan mengapa mempelajari
Hubungan Internasioanal karena
seluruh penduduk dunia terbagi
dan tinggal di dalam Negara
yang merdeka dan dalam
kawasan yang berbeda pula.
Selanjutunya secara bersama –
sama Negara tersebut
membentuk hubungan kerjasama
baik secara bilateral,
trilateral ataupun
multilateral.
• Sifat dari hubungan
internasional : persahabatan,
Nilai dasar yang ditegakan dalam
kerjasama (dalam hubungan
internasional ) :
• Keamanan wilayah
• Hak asasi manusia dan
kebebasan warga Negara
• Keterlibatan dunia
• Keadilan
• Kesejahteraan
Perwakilan negara di negara
lain:
1. DUTA BESAR atau AMBASSADOR
(konstitusi : kedutaan besar
)
2. KONSUL ( Konstitusi : Konsulat
Jendral )
3. KOMISARIAT TINGGI
4. NUNCIO APOSTOLIK
DUTA BESAR atau AMBASSADOR
(konstitusi : kedutaan besar )
• Duta besar adalah pejabat
diplomatik yang ditugaskan ke
negara lain yang berdaulat atau
ke organisasi internasional
untuk bekerja sebagai pejabat
mewakili negaranya. Duta besar
merupakan tingkatan tertinggi
dalam tingkatan diplomatik
dan memiliki kekuasaan penuh
yang ditempatkan pada suatu
negara yang mempunyai
hubungan erat
Fungsi dari duta besar
• Sebagai lambang prestige
dari negara asal
• Wakil yuridis yang sah
• Sebagai perwakilan
diplomatic (negosiator,
reporter, representative
dan melindungi kepentingan
negara dan warga negara di
luar negeri)
• Adanya pembebasan pajak,
yurisdiksi serta bea cukai di
negara dimana ia
Berakhirnya misi perwakilan
diplomasi :
• Habis jabatanya
• Dipindah tugaskan
• Terjadi peperangan di
negara dimana ia
ditugaskan
• Memiliki track record
yang tidak bisa diterima
oleh negara yang dituju.
KONSUL (Konstitusi : Konsulat
Jendral )
• Suatu lembaga kenegaaan luarn
negeri yang bertugas unutk
membina hubungan non politik di
negara lain. Konsul jendral
bertindak membantu dan
melindungi warga negara serta
memfasilitasi hubungan
perdagangan dan persahabatan.
Konsulat jendral ini biasanya
bertempat di kota – kota besar
di suatu negara yang memiliki
KOMISARIAT TINGGI
• Suatu lembaga diplomatic
setingkat kedutaan besar
antara negara – negara
persemakmuran
(commonwealth). Contohnya di
London, pemrintah Australia
diwakili oleh komisariat tinggi
bukan oleh kedutaan besar
NUNCIO APOSTOLIK
• Merupakan sebuah lembaga
diplomatic setara kedutaan
besar yang mewakili tahta suci
Vatikan di suatu negara. Nuncio
Apostolik tahta suci Vatikan
untuk Indonesia dijabat oleh
Antonio Filipazzi
TINGKATAN ANALISIS DALAM HUBUNGAN
INTERNASIONAL
1. Nation state ( analisis aktor negara
atau bangsa )
Sub unit sistem internasional
melalui politik luar negeri
merupakan hal penting dlam
perubahan sistem internasional.
2. Analisis Aktor Individu
Faktor utama dalam decision
making approach. Individu tersebut
sebagai pengambil keputusan
(decision maker) yang juga dapat
membentuk sistem internasional.
TERIMA KASIH

Pengantar Hubungan Internasional

  • 1.
  • 2.
    Pengertian Hubungan Internasional •interaksi manusia antar bangsa baik secara individu maupun kelompok yang dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung dapat berupa persahabantan, persengketaan, permusuahan ataupun peperangan
  • 3.
    Pengertian Hubungan Internasional • Alasanmengapa mempelajari Hubungan Internasioanal karena seluruh penduduk dunia terbagi dan tinggal di dalam Negara yang merdeka dan dalam kawasan yang berbeda pula. Selanjutunya secara bersama – sama Negara tersebut membentuk hubungan kerjasama baik secara bilateral, trilateral ataupun multilateral. • Sifat dari hubungan internasional : persahabatan,
  • 4.
    Nilai dasar yangditegakan dalam kerjasama (dalam hubungan internasional ) : • Keamanan wilayah • Hak asasi manusia dan kebebasan warga Negara • Keterlibatan dunia • Keadilan • Kesejahteraan
  • 5.
    Perwakilan negara dinegara lain: 1. DUTA BESAR atau AMBASSADOR (konstitusi : kedutaan besar ) 2. KONSUL ( Konstitusi : Konsulat Jendral ) 3. KOMISARIAT TINGGI 4. NUNCIO APOSTOLIK
  • 6.
    DUTA BESAR atauAMBASSADOR (konstitusi : kedutaan besar ) • Duta besar adalah pejabat diplomatik yang ditugaskan ke negara lain yang berdaulat atau ke organisasi internasional untuk bekerja sebagai pejabat mewakili negaranya. Duta besar merupakan tingkatan tertinggi dalam tingkatan diplomatik dan memiliki kekuasaan penuh yang ditempatkan pada suatu negara yang mempunyai hubungan erat
  • 7.
    Fungsi dari dutabesar • Sebagai lambang prestige dari negara asal • Wakil yuridis yang sah • Sebagai perwakilan diplomatic (negosiator, reporter, representative dan melindungi kepentingan negara dan warga negara di luar negeri) • Adanya pembebasan pajak, yurisdiksi serta bea cukai di negara dimana ia
  • 8.
    Berakhirnya misi perwakilan diplomasi: • Habis jabatanya • Dipindah tugaskan • Terjadi peperangan di negara dimana ia ditugaskan • Memiliki track record yang tidak bisa diterima oleh negara yang dituju.
  • 9.
    KONSUL (Konstitusi :Konsulat Jendral ) • Suatu lembaga kenegaaan luarn negeri yang bertugas unutk membina hubungan non politik di negara lain. Konsul jendral bertindak membantu dan melindungi warga negara serta memfasilitasi hubungan perdagangan dan persahabatan. Konsulat jendral ini biasanya bertempat di kota – kota besar di suatu negara yang memiliki
  • 10.
    KOMISARIAT TINGGI • Suatulembaga diplomatic setingkat kedutaan besar antara negara – negara persemakmuran (commonwealth). Contohnya di London, pemrintah Australia diwakili oleh komisariat tinggi bukan oleh kedutaan besar
  • 11.
    NUNCIO APOSTOLIK • Merupakansebuah lembaga diplomatic setara kedutaan besar yang mewakili tahta suci Vatikan di suatu negara. Nuncio Apostolik tahta suci Vatikan untuk Indonesia dijabat oleh Antonio Filipazzi
  • 12.
    TINGKATAN ANALISIS DALAMHUBUNGAN INTERNASIONAL 1. Nation state ( analisis aktor negara atau bangsa ) Sub unit sistem internasional melalui politik luar negeri merupakan hal penting dlam perubahan sistem internasional. 2. Analisis Aktor Individu Faktor utama dalam decision making approach. Individu tersebut sebagai pengambil keputusan (decision maker) yang juga dapat membentuk sistem internasional.
  • 13.