Hubungan Internasional  hubungan yang
dilakukan antar subjek hukum internasional
Asas Hubungan Internasional :
 Asas Teritorial  didasarkan pada kekuasaan
negara atas daerah/wilayahnya
 Asas Kebangsaan  didasarkan pada
kekuasaan negara terhadap warganya
 Asas Kepentingan Umum  didasarkan pada
kekuasaan negara untuk melindungi &
mengatur kepentingan dalam kehidupan
bermasyarakat
Subjek Hukum Hubungan Internasional
1) Negara
 karena negara merupakan pelaku penting
dalam hubungan internasional
2) Takhta Suci (Vatikan)
 karena vatikan merupakan warisan
sejarah & mempunyai perwakilan
diplomatik di berbagai negara
3) Organisasi Internasional
 karena organisasi internasional mampu
menghubungkan organisasi di berbagai
negara
4) Palang Merah Internasional
 karena memungkinkan adanya hubungan
kemanusiaan antar negara
5) Pemberontak & Pihak dalam Sengketa
Menurut hukum perang, pemberontak dapat
memperoleh kedudukan & hak sebagai pihak
yang bersengketa dalam keadaan tertentu,
seperti :
a. Menentukan nasibnya sendiri
b. Memilih sendiri sistem ekonomi, politik,
dan sosial
c. Menguasai sumber kekayaan alam di wilayah
yang ditempati
6) Individu/Orang Perseorangan (individu yang
bisa mengadakan hubungan dengan suatu
negara
Sumber Hukum Pelaksanaan
Hubungan Internasional
1. Pancasila sila ke-2
2. Pembukaan UUD RI 1945 alinea ke-4
3. Pasal-pasal UUD RI 1945 khususnya pasal 11
ayat 1-3 (ketentuan pembuatan perjanjian
internasional) & pasal 13 ayat 1-3
(pengangkatan serta penerimaan duta &
konsul)
4. UU No.37 tahun 1999 (hubungan luar negeri)
dan UU No.24 tahun 2000 (perjanjian
internasional
Bentuk Hubungan Internasional yang
Dilakukan Indonesia
Bilateral  hubungan yang dilakukan oleh dua
negara & bersifat tertutup (menutup
kemungkinan negara lain ikut andil dalam
hubungan tersebut).
Contoh hubungan bilateral yang dilakukan
Indonesia :
Memorandum saling pengertian antara BPOM RI
dengan Kementrian Perdagangan,Industri &
Lingkungan Hidup Republik Timor Leste
Regional  hubungan yang dilakukan antara
negara-negara yang ada dalam satu kawasan.
Contoh :
a) ASEAN, merupakan organisasi negara-
negara-negara di kawasan Asia Tenggara
b) APEC, merupakan forum kerjasama negara
di kawasan Asia-Pasifik
Multilateral  hubungan yang dilakukan lebih
dari dua negara dan bersifat terbuka (terbuka
bagi negara-negara mana saja yang mau
bergabung).
Contoh hubungan multilateral yang dilakukan
Indonesia :
Persetujuan mengenai pembentukan Institut
Pertumbuhan Dunia yang Hijau di Seoul, 17
September 2012
Arti Penting Hubungan Internasional
• Sebagai sarana memenuhi kebutuhan pokok
warga negara
• Membantu dalam menyelesaikan konflik
• Menjalin hubungan sosial kemanusiaan
• Dapat diakui sebagai masyarakat internasional
• Pangsa pasar internasional

Hubungan Internasional

  • 1.
    Hubungan Internasional hubungan yang dilakukan antar subjek hukum internasional Asas Hubungan Internasional :  Asas Teritorial  didasarkan pada kekuasaan negara atas daerah/wilayahnya  Asas Kebangsaan  didasarkan pada kekuasaan negara terhadap warganya  Asas Kepentingan Umum  didasarkan pada kekuasaan negara untuk melindungi & mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat
  • 2.
    Subjek Hukum HubunganInternasional 1) Negara  karena negara merupakan pelaku penting dalam hubungan internasional 2) Takhta Suci (Vatikan)  karena vatikan merupakan warisan sejarah & mempunyai perwakilan diplomatik di berbagai negara 3) Organisasi Internasional  karena organisasi internasional mampu menghubungkan organisasi di berbagai negara
  • 3.
    4) Palang MerahInternasional  karena memungkinkan adanya hubungan kemanusiaan antar negara 5) Pemberontak & Pihak dalam Sengketa Menurut hukum perang, pemberontak dapat memperoleh kedudukan & hak sebagai pihak yang bersengketa dalam keadaan tertentu, seperti : a. Menentukan nasibnya sendiri b. Memilih sendiri sistem ekonomi, politik, dan sosial c. Menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang ditempati
  • 4.
    6) Individu/Orang Perseorangan(individu yang bisa mengadakan hubungan dengan suatu negara
  • 5.
    Sumber Hukum Pelaksanaan HubunganInternasional 1. Pancasila sila ke-2 2. Pembukaan UUD RI 1945 alinea ke-4 3. Pasal-pasal UUD RI 1945 khususnya pasal 11 ayat 1-3 (ketentuan pembuatan perjanjian internasional) & pasal 13 ayat 1-3 (pengangkatan serta penerimaan duta & konsul) 4. UU No.37 tahun 1999 (hubungan luar negeri) dan UU No.24 tahun 2000 (perjanjian internasional
  • 6.
    Bentuk Hubungan Internasionalyang Dilakukan Indonesia Bilateral  hubungan yang dilakukan oleh dua negara & bersifat tertutup (menutup kemungkinan negara lain ikut andil dalam hubungan tersebut). Contoh hubungan bilateral yang dilakukan Indonesia : Memorandum saling pengertian antara BPOM RI dengan Kementrian Perdagangan,Industri & Lingkungan Hidup Republik Timor Leste
  • 7.
    Regional  hubunganyang dilakukan antara negara-negara yang ada dalam satu kawasan. Contoh : a) ASEAN, merupakan organisasi negara- negara-negara di kawasan Asia Tenggara b) APEC, merupakan forum kerjasama negara di kawasan Asia-Pasifik
  • 8.
    Multilateral  hubunganyang dilakukan lebih dari dua negara dan bersifat terbuka (terbuka bagi negara-negara mana saja yang mau bergabung). Contoh hubungan multilateral yang dilakukan Indonesia : Persetujuan mengenai pembentukan Institut Pertumbuhan Dunia yang Hijau di Seoul, 17 September 2012
  • 9.
    Arti Penting HubunganInternasional • Sebagai sarana memenuhi kebutuhan pokok warga negara • Membantu dalam menyelesaikan konflik • Menjalin hubungan sosial kemanusiaan • Dapat diakui sebagai masyarakat internasional • Pangsa pasar internasional