PENDIDIKAN NASIONAL SETELAH KEMERDEKAAN
“Pendidikan Masa Orde Baru
dan Masa Reformasi”
Ummi Farida
Annisa Nur Ikhsanah
M. Randy Afrizal
Wahyu Nur Irawan
Amrih Setyo Raharjo
Belajar mengenai Orde Baru perlu untuk
menjadi cerminan sejarah agar kesalahan yang
pernah terjadi tidak terulang lagi.
Belajar dari Orde Baru berfungsi untuk
memberikan referensi maupun pertimbangan
mengenai apa yang sepatutnya diambil untuk
menangani masalah pendidikan masa kini.
Belajar mengenai pendidikan yang terjadi
semenjak runtuhnya Orde Baru yaitu tahun
1998 hingga saat ini juga berfungsi untuk
memecahkan masalah pendidikan yang sedang
terjadi pada era reformasi saat ini.
Pendidikan Masa Orde Baru
1. Tujuan Pendidikan
•Membentuk Manusia Pancasilais.
•Berdasarkan UU Sistem Pendidikan Nasional
UU RI. No. 2 Tahun 1989 ayat 2.
•Pedoman Penghayatan dan Pengamalan
Pancasila (P4).
2. Sistem Persekolahan
• Taman Kanak.
• Sekolah Dasar.
• Sekolah menengah.
• Perguruan Tinggi.
NB:
Sekolah kejuruan awalnya hanya ada 4 jenis yaitu
pertanian, teknik, ekonomi, dan kejuruan rumah
tangga.
Kemudian pemerintah membangun sekolah-sekolah
dibidang manajemen bisnis, pariwisata, dan
perhotelan.
• Kurikulum 1962;
• Kurikulum 1968;
• Kurikulum 1975;
• Kurikulum tahun 1984;
• Kurikulum tahun 1994.
K
U
R
I
K
U
L
U
M
Gambaran Sistem Pendidikan
Masa Orde Baru
• Ideologi “keseragaman”.
• Ideologi militeralistik dalam pendidikan.
• Produk-produk pendidikan diarahkan untuk
menjadi pekerja.
• Posisi siswa sebagai subjek.
• Sosialisasi nilai dengan pola hafalan.
4 Masalah Pokok Pendidikan
Orde Baru
Berdasarkan Proyek Penilaian Nasional
Pendidikan (PPNP) tahun 1969-1970 :
1. Pemerataan pendidikan;
2. Mutu pendidikan;
3. Relevansi pendidikan;
4. Efisiensi pendidikan.
Upaya peningkatan mutu pendidikan
yang dilakukan oleh pemerintah:
1. Peningkatan Mutu Pendidikan Kejuruan.
2. Tindakan Darurat.
3. Peningkatan Mutu Pendidikan Umum.
4. Pembaharuan Kurikulum.
5. Pembangunan Dibidang Pendidikan Guru Pra
Jabatan.
1. Tujuan Pendidikan
• Tujuan reformasi pendidikan agar
pendidikan dapat berjalan lebih etektif dan
efisien mencapai tujuan pendidikan
nasional.
• Tujuan pendidikan nasional berdasarkan
UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3.
2. Sistem Persekolahan
a. Pendidikan Anak Usia Dini
b. Pendidikan Dasar
c. Pendidikan Menengah
d. Pendidikan Tinggi
3. Kurikulum
a. Kurikulum 2004
b. Kurikulum 2006
c. Kurikulum 2013
Gambaran Kondisi dan Sistem
Pendidikan pada Awal Reformasi
• Bersifat mengejar kebebasan tanpa program yang jelas.
• Perubahan system pendidikan sentralisasi menjadi
desentralisasi.
Misalnya MBS, Life Skills, dan TQM.
• Implementasi dari UU No. 22/1999 bertentangan
dengan kondisi UU No. 2/1989 tentang sistem
pendidikan nasional (UU SPN).
• Implikasi dari situasi tersebut seringnya terjadi
pergantian kurikulum pendidikan yang diterapkan di
seluruh Indonesia.
Gambaran Kondisi dan Sistem
Pendidikan Reformasi pada Abad 21
• Tantangan global.
• Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
ekskalasi pasar bebas, iklim kompetisi, dan
tuntutan demokratisasi serta masalah hak asasi
manusia, merupakan tantangan tersendiri.
• Mengimbangi tantangan global dengan
menggalakkan pengembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi dalam dunia pendidikan.
1. Pendidikan pada masa Orde Baru bersifat
sentralistik dimana siswa, guru, bahkan
pendidikan itu sendiri menjadi alat penguasa
untuk mempertahankan status quo.
2. Pendidikan pada awal masa Reformasi lebih
mengejar pada kebebasan sehingga ada
beberapa perubahan dalam sistem perundangan
pendidikan.
3. Pendidikan pada masa reformasi setelah
memasuki abad 21 dihadapkan pada tantangan
global yang menuntut perkembangan sumber
daya manusia melalui pengembangan ilmu
pengetahuan, teknologi, serta industri.
Semoga Bermanfaat....

Pendidikan Masa Orde Baru sd. Masa Reformasi

  • 1.
    PENDIDIKAN NASIONAL SETELAHKEMERDEKAAN “Pendidikan Masa Orde Baru dan Masa Reformasi” Ummi Farida Annisa Nur Ikhsanah M. Randy Afrizal Wahyu Nur Irawan Amrih Setyo Raharjo
  • 3.
    Belajar mengenai OrdeBaru perlu untuk menjadi cerminan sejarah agar kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang lagi. Belajar dari Orde Baru berfungsi untuk memberikan referensi maupun pertimbangan mengenai apa yang sepatutnya diambil untuk menangani masalah pendidikan masa kini.
  • 4.
    Belajar mengenai pendidikanyang terjadi semenjak runtuhnya Orde Baru yaitu tahun 1998 hingga saat ini juga berfungsi untuk memecahkan masalah pendidikan yang sedang terjadi pada era reformasi saat ini.
  • 6.
    Pendidikan Masa OrdeBaru 1. Tujuan Pendidikan •Membentuk Manusia Pancasilais. •Berdasarkan UU Sistem Pendidikan Nasional UU RI. No. 2 Tahun 1989 ayat 2. •Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4).
  • 7.
    2. Sistem Persekolahan •Taman Kanak. • Sekolah Dasar. • Sekolah menengah. • Perguruan Tinggi. NB: Sekolah kejuruan awalnya hanya ada 4 jenis yaitu pertanian, teknik, ekonomi, dan kejuruan rumah tangga. Kemudian pemerintah membangun sekolah-sekolah dibidang manajemen bisnis, pariwisata, dan perhotelan.
  • 8.
    • Kurikulum 1962; •Kurikulum 1968; • Kurikulum 1975; • Kurikulum tahun 1984; • Kurikulum tahun 1994. K U R I K U L U M
  • 9.
    Gambaran Sistem Pendidikan MasaOrde Baru • Ideologi “keseragaman”. • Ideologi militeralistik dalam pendidikan. • Produk-produk pendidikan diarahkan untuk menjadi pekerja. • Posisi siswa sebagai subjek. • Sosialisasi nilai dengan pola hafalan.
  • 10.
    4 Masalah PokokPendidikan Orde Baru Berdasarkan Proyek Penilaian Nasional Pendidikan (PPNP) tahun 1969-1970 : 1. Pemerataan pendidikan; 2. Mutu pendidikan; 3. Relevansi pendidikan; 4. Efisiensi pendidikan.
  • 12.
    Upaya peningkatan mutupendidikan yang dilakukan oleh pemerintah: 1. Peningkatan Mutu Pendidikan Kejuruan. 2. Tindakan Darurat. 3. Peningkatan Mutu Pendidikan Umum. 4. Pembaharuan Kurikulum. 5. Pembangunan Dibidang Pendidikan Guru Pra Jabatan.
  • 13.
    1. Tujuan Pendidikan •Tujuan reformasi pendidikan agar pendidikan dapat berjalan lebih etektif dan efisien mencapai tujuan pendidikan nasional. • Tujuan pendidikan nasional berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3.
  • 14.
    2. Sistem Persekolahan a.Pendidikan Anak Usia Dini b. Pendidikan Dasar c. Pendidikan Menengah d. Pendidikan Tinggi 3. Kurikulum a. Kurikulum 2004 b. Kurikulum 2006 c. Kurikulum 2013
  • 15.
    Gambaran Kondisi danSistem Pendidikan pada Awal Reformasi • Bersifat mengejar kebebasan tanpa program yang jelas. • Perubahan system pendidikan sentralisasi menjadi desentralisasi. Misalnya MBS, Life Skills, dan TQM. • Implementasi dari UU No. 22/1999 bertentangan dengan kondisi UU No. 2/1989 tentang sistem pendidikan nasional (UU SPN). • Implikasi dari situasi tersebut seringnya terjadi pergantian kurikulum pendidikan yang diterapkan di seluruh Indonesia.
  • 16.
    Gambaran Kondisi danSistem Pendidikan Reformasi pada Abad 21 • Tantangan global. • Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ekskalasi pasar bebas, iklim kompetisi, dan tuntutan demokratisasi serta masalah hak asasi manusia, merupakan tantangan tersendiri. • Mengimbangi tantangan global dengan menggalakkan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dunia pendidikan.
  • 19.
    1. Pendidikan padamasa Orde Baru bersifat sentralistik dimana siswa, guru, bahkan pendidikan itu sendiri menjadi alat penguasa untuk mempertahankan status quo. 2. Pendidikan pada awal masa Reformasi lebih mengejar pada kebebasan sehingga ada beberapa perubahan dalam sistem perundangan pendidikan. 3. Pendidikan pada masa reformasi setelah memasuki abad 21 dihadapkan pada tantangan global yang menuntut perkembangan sumber daya manusia melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta industri.
  • 20.