Kelompok 1 :
 BryanWijanarko / 5
 Handaya Riawan / 11
 Jason Adytio / 14
 AngelicaTungari / 17
 Michael Setiawan / 20
 Minyak bumi adalah cairan kental,
berwarna coklat gelap, atau kehijauan
yang mudah terbakar, yang berada di
lapisan atas dari beberapa area di kerak
bumi.
 Penyusun utamanya adalah hidrokarbon terutama alkane,
sikloalkana, dan senyawa aromatis.
 Teori dupleks
Minyak bumi terbentuk dari jasad renik hewan atau
tumbuhan yang telah mati. Jasad renik tersebut
terbawa air sungai bersama lumpur dan mengendap
di dasar laut.
jasad renik yang terbawa air sungai bersama lumpur
dan mengendap di dasar laut
bintik-bitnik gelembung minyak/ gas
terakumulasi sebagai deposit minyak bumi
Ribuan bahkan
jutaan tahun
Ke tempat tekanan
rendah (perangkap)
Tahap Pertama Tahap Kedua
 Bensin dibuat dari minyak mentah, cairan
berwarna hitam yang dipompa dari perut bumi
dan biasa disebut dengan petroleum.
 Cairan ini mengandung hidrokarbon; atom-
atom karbon dalam minyak mentah ini
berhubungan satu dengan yang lainnya dengan
cara membentuk rantai yang panjangnya yang
berbeda-beda. Molekul hidrokarbon dengan
panjang yang berbeda akan memiliki sifat yang
berbeda pula.
 Bilangan oktan bensin dapat ditentukan melalui uji
pembakaran sampel bensin untuk memperoleh
karakteristik pembakarannya. Karakteristik
tersebut kemudian dibandingkan dengan
karakteristik pembakaran dari berbagai campuran
n-heptana dan isooktana.
 Jika ada karakteristik yang sesuai, maka kadar
isooktana dalam campuran n-heptana dan
isooktana tersebut digunakan untuk menyatakan
nilai bilangan oktan dari bensin yang diuji.
 Pada umumnya bensin yang dihasilkan dari proses
penyulingan tahap pertama mempunyai angka
oktan antara 70-80.
 Peningkatan angka oktan dapat dilakukan dengan
berbagai cara, misalnya dengan menambahkan TEL
(Tetra Ethyl Lead) dengan rumus kimia Pb(𝐶2 𝐻5)4
.
 Cara ini efektif tetapi timbal sisa pembakarannya
dapat mengendap di mesin. Oleh karena itu, perlu
ditambahkan senyawa 1,2-dibromoteana
(𝐶2 𝐻4 𝐵𝑟2). yang akan meningkat tibal menjadi
𝑃𝑏𝐵𝑟2 yang mudah menguap.
 Pembakaran sempurna minyak bumi akan
menghasilkan karbondioksida dan uap air.
 Partikel padat yang dikenal dengan asap yang
berisi butiran halus dari karbon, karbon
monoksida, karbon dioksida, dan uap air.
 Pembakaran sempurna atau tidak ditentukan oleh
perbandingan jumlah (volume).
 Gas kendaraan yang keluar sangat berbahaya
bagi kesehatan karena menghasilkan gas CO.
 Pembakaran bahan bakar dalam mesin
kendaraan bermotor menghasilkan gas
belerang dioksida.
Minyak bumi

Minyak bumi

  • 1.
    Kelompok 1 : BryanWijanarko / 5  Handaya Riawan / 11  Jason Adytio / 14  AngelicaTungari / 17  Michael Setiawan / 20
  • 2.
     Minyak bumiadalah cairan kental, berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi.
  • 3.
     Penyusun utamanyaadalah hidrokarbon terutama alkane, sikloalkana, dan senyawa aromatis.
  • 4.
     Teori dupleks Minyakbumi terbentuk dari jasad renik hewan atau tumbuhan yang telah mati. Jasad renik tersebut terbawa air sungai bersama lumpur dan mengendap di dasar laut.
  • 5.
    jasad renik yangterbawa air sungai bersama lumpur dan mengendap di dasar laut bintik-bitnik gelembung minyak/ gas terakumulasi sebagai deposit minyak bumi Ribuan bahkan jutaan tahun Ke tempat tekanan rendah (perangkap)
  • 7.
  • 8.
     Bensin dibuatdari minyak mentah, cairan berwarna hitam yang dipompa dari perut bumi dan biasa disebut dengan petroleum.  Cairan ini mengandung hidrokarbon; atom- atom karbon dalam minyak mentah ini berhubungan satu dengan yang lainnya dengan cara membentuk rantai yang panjangnya yang berbeda-beda. Molekul hidrokarbon dengan panjang yang berbeda akan memiliki sifat yang berbeda pula.
  • 9.
     Bilangan oktanbensin dapat ditentukan melalui uji pembakaran sampel bensin untuk memperoleh karakteristik pembakarannya. Karakteristik tersebut kemudian dibandingkan dengan karakteristik pembakaran dari berbagai campuran n-heptana dan isooktana.  Jika ada karakteristik yang sesuai, maka kadar isooktana dalam campuran n-heptana dan isooktana tersebut digunakan untuk menyatakan nilai bilangan oktan dari bensin yang diuji.
  • 10.
     Pada umumnyabensin yang dihasilkan dari proses penyulingan tahap pertama mempunyai angka oktan antara 70-80.  Peningkatan angka oktan dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan menambahkan TEL (Tetra Ethyl Lead) dengan rumus kimia Pb(𝐶2 𝐻5)4 .  Cara ini efektif tetapi timbal sisa pembakarannya dapat mengendap di mesin. Oleh karena itu, perlu ditambahkan senyawa 1,2-dibromoteana (𝐶2 𝐻4 𝐵𝑟2). yang akan meningkat tibal menjadi 𝑃𝑏𝐵𝑟2 yang mudah menguap.
  • 11.
     Pembakaran sempurnaminyak bumi akan menghasilkan karbondioksida dan uap air.  Partikel padat yang dikenal dengan asap yang berisi butiran halus dari karbon, karbon monoksida, karbon dioksida, dan uap air.  Pembakaran sempurna atau tidak ditentukan oleh perbandingan jumlah (volume).
  • 12.
     Gas kendaraanyang keluar sangat berbahaya bagi kesehatan karena menghasilkan gas CO.  Pembakaran bahan bakar dalam mesin kendaraan bermotor menghasilkan gas belerang dioksida.