MIKROBA PELARUT
POSFAT
OLEH :
1. Deni Arif Pelawi
2. Edi Sudrajat
3. M. Kiki Yudha N.
4. Nur Hanifah
5. Zulkhairi Mubarak
Pengertian
• Mikrobia pelarut fosfat atau disingkat dengan
MPF merupakan terjemahan dari bahasa inggris
Phosphate Solubilizing Microorganisme.
• Mikrobia Pelarut fosfat (MPF) merupakan
mikroorganisme dalam tanah yang hidup bebas
yang dapat melarutkan fosfat anorganik tanah
dari bentuk tidak tersedia bagi tanaman menjadi
bentuk-bentuk fosfat yang tersedia bagi tanaman.
Jenis
• Pengelompokan Mikrobia Pelarut Fosfat
Mikrobia pelarut fosfat (MPF) terdiri dari:
• (1) Bakteri Pelarut Fosfat (BPF), merupakan Bakteri tanah yang memiliki
kemampuan untuk melarutkan fosfat anorganik tanah dari bentuk-
bentuk fosfat yang tidak tersedia bagi tanaman menjadi bentuk-bentuk
fosfat yang tersedia bagi tanaman. Contoh beberapa bakteri pelarut
fosfat: Pseudomonas striata, Bacillus polymyxa, dll.
• (2) Fungi Pelarut Fosfat (FPF), merupakan fungi tanah yang memiliki
kemampuan untuk melarutkan fosfat anorganik tanah dari bentuk-
bentuk fosfat yang tidak tersedia bagi tanaman menjadi bentuk-bentuk
fosfat yang tersedia bagi tanaman. Contoh beberapa fungi pelarut
fosfat: Pinicillium , Aspergillus niger, dll.
Penyebaran
• Umumnya mikroorganisme pelarut fosfat secara alami berada ditanah
berkisar 0,1-0,5% dari total mikroorganisme.
• Jumlah populasi bakteri pelarut fosfat lebih banyak yaitu 12 juta per
gram tanah,sedangkan jumlah populasi fungi pelarut fosfat hanya dua
pulu ribu sampai dengan 1 juta per gram tanah.
• Mikroorganisme ini hidup terutama di sekitar perakaran tanaman, yaitu
di daerah permukaan tanah sampai kedalaman 25 cm dari permukaan
tanah.
• Pertumbuhan mikroorganisme pelarut fosfat sangat dipengaruhi oleh
kemasaman tanah.
• Pada tanah masam, aktivitas mikroorganisme didominasi oleh kelompok
fungi sebab pertumbuhan fungi optimum pada pH (5-5,5).
• Sebaliknya pertumbuhan kelompok bakteri optimum pada pH sekitar
netral dan meningkat seiring dengan meningkatnya pH tanah ( pH 4-
10,6).
Mekanisme pelarutan fosfat
1. secara kimia
• Merupakan mekanisme utama yang di lakukan
mikroorganisme.
• Mikro-organisme tersebut mengekskresikan
sejumlah asam organik berbobot molekul rendah
seperti oksalat, suksinat, tartrat & sitrat.
• Selanjutnya asam-asam organik ini akan bereaksi
dengan bahan pengikat fosfat seperti Al3+, Fe3+,
Ca2+, atau Mg2+,membentuk khelat organik yang
stabil sehingga mampu membebaskan ion fosfat
terikat dan oleh karena itu dapat diserap oleh
tanaman.
2. Secara biologi
• Terjadi karena mikroorganisme tersebut
menghasilkan enzim antara lain enzim
fosfatase dan enzim fitase.
• Fosfatase diekskresi-kan oleh dan
mikroorganisme.
• Enzim fosfatase dapat memutuskan fosfat
yang terikat oleh senyawa-senyawa organik
menjadi bentuk yang tersedia.
Isolasi mikroorganisme pelarut
fosfat
• Mikroorganisme pelarut fosfat dapat diisolasi
dari tanah yang kandungan fosfatnya rendah
terutama di sekitar perakaran tanaman.
• Mengunakan metode cawan petri
• Media yang umum digunakan untuk
mengisolasi dan memperbanyak organisme
pelarut fosfat adalah media agar Pikovskaya
Teknik produksi inokulan
• Penelitian dan pemanfaatan mikroorganisme pelarut
fosfat sudah mulai dilakukan sejak tahun 1930-an.
• Negara yang mula-mula memproduksi mikroorganisme
pelarut fosfat sebagai pupuk hayati adalah Rusia pada
tahun 1947.
• Untuk memproduksi inokulan dibutuhkan bahan
pembawa yang mampu mendukung pertumbuhan dan
perkembanganmikroorganisme pelarut fosfat.
• Contoh : kaolin yang membawa 7 juta spora bakteri
Bacillus megateriumvarietas phosphaticum setiap gram
kaolin.
Sekian & Terima kasih

Mikroba pelarut posfat

  • 1.
    MIKROBA PELARUT POSFAT OLEH : 1.Deni Arif Pelawi 2. Edi Sudrajat 3. M. Kiki Yudha N. 4. Nur Hanifah 5. Zulkhairi Mubarak
  • 2.
    Pengertian • Mikrobia pelarutfosfat atau disingkat dengan MPF merupakan terjemahan dari bahasa inggris Phosphate Solubilizing Microorganisme. • Mikrobia Pelarut fosfat (MPF) merupakan mikroorganisme dalam tanah yang hidup bebas yang dapat melarutkan fosfat anorganik tanah dari bentuk tidak tersedia bagi tanaman menjadi bentuk-bentuk fosfat yang tersedia bagi tanaman.
  • 3.
    Jenis • Pengelompokan MikrobiaPelarut Fosfat Mikrobia pelarut fosfat (MPF) terdiri dari: • (1) Bakteri Pelarut Fosfat (BPF), merupakan Bakteri tanah yang memiliki kemampuan untuk melarutkan fosfat anorganik tanah dari bentuk- bentuk fosfat yang tidak tersedia bagi tanaman menjadi bentuk-bentuk fosfat yang tersedia bagi tanaman. Contoh beberapa bakteri pelarut fosfat: Pseudomonas striata, Bacillus polymyxa, dll. • (2) Fungi Pelarut Fosfat (FPF), merupakan fungi tanah yang memiliki kemampuan untuk melarutkan fosfat anorganik tanah dari bentuk- bentuk fosfat yang tidak tersedia bagi tanaman menjadi bentuk-bentuk fosfat yang tersedia bagi tanaman. Contoh beberapa fungi pelarut fosfat: Pinicillium , Aspergillus niger, dll.
  • 4.
    Penyebaran • Umumnya mikroorganismepelarut fosfat secara alami berada ditanah berkisar 0,1-0,5% dari total mikroorganisme. • Jumlah populasi bakteri pelarut fosfat lebih banyak yaitu 12 juta per gram tanah,sedangkan jumlah populasi fungi pelarut fosfat hanya dua pulu ribu sampai dengan 1 juta per gram tanah. • Mikroorganisme ini hidup terutama di sekitar perakaran tanaman, yaitu di daerah permukaan tanah sampai kedalaman 25 cm dari permukaan tanah. • Pertumbuhan mikroorganisme pelarut fosfat sangat dipengaruhi oleh kemasaman tanah. • Pada tanah masam, aktivitas mikroorganisme didominasi oleh kelompok fungi sebab pertumbuhan fungi optimum pada pH (5-5,5). • Sebaliknya pertumbuhan kelompok bakteri optimum pada pH sekitar netral dan meningkat seiring dengan meningkatnya pH tanah ( pH 4- 10,6).
  • 5.
    Mekanisme pelarutan fosfat 1.secara kimia • Merupakan mekanisme utama yang di lakukan mikroorganisme. • Mikro-organisme tersebut mengekskresikan sejumlah asam organik berbobot molekul rendah seperti oksalat, suksinat, tartrat & sitrat. • Selanjutnya asam-asam organik ini akan bereaksi dengan bahan pengikat fosfat seperti Al3+, Fe3+, Ca2+, atau Mg2+,membentuk khelat organik yang stabil sehingga mampu membebaskan ion fosfat terikat dan oleh karena itu dapat diserap oleh tanaman.
  • 6.
    2. Secara biologi •Terjadi karena mikroorganisme tersebut menghasilkan enzim antara lain enzim fosfatase dan enzim fitase. • Fosfatase diekskresi-kan oleh dan mikroorganisme. • Enzim fosfatase dapat memutuskan fosfat yang terikat oleh senyawa-senyawa organik menjadi bentuk yang tersedia.
  • 7.
    Isolasi mikroorganisme pelarut fosfat •Mikroorganisme pelarut fosfat dapat diisolasi dari tanah yang kandungan fosfatnya rendah terutama di sekitar perakaran tanaman. • Mengunakan metode cawan petri • Media yang umum digunakan untuk mengisolasi dan memperbanyak organisme pelarut fosfat adalah media agar Pikovskaya
  • 9.
    Teknik produksi inokulan •Penelitian dan pemanfaatan mikroorganisme pelarut fosfat sudah mulai dilakukan sejak tahun 1930-an. • Negara yang mula-mula memproduksi mikroorganisme pelarut fosfat sebagai pupuk hayati adalah Rusia pada tahun 1947. • Untuk memproduksi inokulan dibutuhkan bahan pembawa yang mampu mendukung pertumbuhan dan perkembanganmikroorganisme pelarut fosfat. • Contoh : kaolin yang membawa 7 juta spora bakteri Bacillus megateriumvarietas phosphaticum setiap gram kaolin.
  • 10.