Lingkungan/Bisnis/Eksternal/Makro &
Lingkungan InternalPerusahaan.
- Lingkungan Teknologi - Lingkungan Budaya
- Lingkungan Ekonomi - Lingkungan Sosial
- Lingkungan Pasar - Lingkungan Politik
legal dan Hukum .
• PESAING/Kompetitor - PELANGGAN/Custo-
mer
PERUSAHAAN
KEKUATAN
&
KELEMAHAN
4.
Mengidentifikasi Perubahan Lingkungan
Bisnis/
Eksternal/Makro
•Lingkungan Bisnis/Eksternal/ makro.:
Lingkungan Teknologi
Lingkungan sosial budaya
Lingkungan ekonomi
Lingkungan politik legal/hukum
Lingkungan pasar
Lingkungan berkontribusi sebagai “Value Migrator” bagi Perusahaan.
5.
Perubahan yang terkaitdengan lingkungan Makro
( Peluang (Opportunity) & Ancaman (Threat)
• Perubahan Teknologi, Penggunaan internet, twitter, facebook
• Industri perbankan, penawaran fitur-fitur layanan ATM, e-money dsb
• Perubahan sosial budaya, cara berkomunikasi yang sudah merambah ke
budaya digital, on-line,wag, vidcal,zoom,e-business, e-commerce dll.
• Perubahan ekonomi, perdagangan internasional,investasi, inflasi, suku
bunga, tarif pajak, kurs valas, kenaikan harga BBM,Listrik,pasar modal..dlsb.
• Perubahan politik hukum, peraturan ketenaga kerjaan, kebijakan
pemerintah , kerjasama antar negara dlsb.
• Perubahan Pasar, permintaan masyarakat,trend, gaya hidup masyarakat,
e- business
6.
Kebijakan Perusahaan secaramakro
Perubahan
lingkungan bisnis
semakin cepat dan
sulit diprediksi
1.Persaingan
terbuka/free
market
2.Pesaing
semakin banyak
Pelanggan
teredukasi
Loyalitas
sulit di
dapat
Tingkat
sofistikasi
tinggi
Konsep pemasaran tidak sebatas selling
atau 4P’s saja tetapi mrpkn suatu strategi
bisnis yang secara langsung membuat,
menawarkan, menukarkan nilai dari
inisiator ke stakeholger
7.
• Sebelum merancangsuatu strategi bisnis, perlu dilakukan peninjauan terhadap situasi bisnis di masa yang
akan datang.
• Menurut Hermawan Kartajaya, Situasi bisnis ini, terdapat dalam konsep SME ( Sustainable Marketing
• Enterprise) yang dikenal dengan 4C- Diamond yang terdiri dari:
Change = Perubahan
Customer = Pelanggan
Company = Perusahaan
Competitor = Pesaing
8.
Change/ perubahan
• Analisisterhadap perubahan lingkungan makro yang cepat dan
dinamis, penting bagi perusahaan untuk melihat peluang dan
tantangan yang harus dihadapi demi meraih sukses.
• Ada beberapa aspek yang mempengaruhi terjadinya perubahan
lingkungan, antara lain teknologi, sosial budaya, politik hukum,
ekonomi dan pasar. Perubahan ini mencakup seberapa pasti/tidak
pasti, seberapa penting/tidak pentingnya perubahan
tersebut….contohnya dampak perubahan teknologi, perusahaan
berlomba-lomba memperbaiki teknologi untuk menawarkan produk
mereka yang berhubungan dengan teknologi komunikasi,produksi dsb.
9.
Customer ( PELANGGAN)
•Customer merupakan Value demander yang mana kebutuhan dan
daya beli ada pada keputusan customer.
• Akibat perubahan yang terjadi, customer dapat menjadi:
Customer yang loyal
Customer yang hilang
Customer yang baru
10.
Mengidentifikasi Situasi Pelanggandari segi:
Cognitive, Conative dan Affective
• a.Kognitif, untuk mengetahui “ mind share “ pelanggan terhadap ‘merek atau
produk’…..dengan berfokus pada “ Apa yang ada di benak/ di pikiran Pelanggan ?”
• Misal, “Siapa saja” yang menginginkan kualitas, harga, status, gengsi, gaya hidup/tren..
• b.Konatif, untuk mengetahui “ market share”(mengukur jumlah penjualan/ skala
perush dg pasar & pesaing) pelanggan,….dengan
• Berfokus pada “ Apa perilaku yang jelas dari Pelanggan?”(Misal, “Berapa banyak
pasar”atau penggolongan pelanggan berdasarkan; Usia, Pendapatan, Jenis Kelamin,
status social, geografi dan Pendidikan dsb.
• c.Afektif, untuk mengetahui “ heart share” pelanggan,…dengan berfokus pada “
Apa alasan pelanggan memilih/membeli produk ? Misal; rasa senang, bangga,
kesukaan, kepuasan dsb.
11.
Competitor (PESAING)
• Persainganmembuat pasar berubah. Competitor dalam hal ini
sebagai Value supplier. Analisis kompetitor ini untuk mengetahui
tingkat persaingan pasar.
• Dalam persaingan yang ketat, setiap perusahaan akan berusaha untuk
menjadi lebih unggul daripada pesaingnya.
• Setiap perusahaan harus dapat menyiapkan strategi terbaiknya baik
dalam hal kualitas produk, reputasi brand, & strategi pemasarannya.
• Evaluasi akibat persaingan yang ketat, Pesaing dapat menjadi pesaing
yang kuat dan sebaliknya atau Pesaing yang Potensial.
12.
Pencarian informasi pesaing
•Pencarian informasi pesaing dapat dilakukan dengan cara observasi
dan survei atau dengan Competitor inteligence, yaitu hasil dari
suatu proses yang sistematis dan legal dalam mengumpulkan dan
menganalisis informasi mengenai pesaing saat ini dan potensi bisnis
yad.
Seperti:
• - mengolah informasi mentah,( dari pesaing, pengecer, distributor dll)
• - menilai tingkat kepentingan informasi sesuai kebutuhan.
• - menilai signifikansi dari setiap informasi yang diperoleh.
13.
ANALISIS PESAING/Competitor Analysis
•Competitor analysis adalah sebuah cara untuk menggali informasi yang terkait dengan pemasaran
• dan strategi perusahaan dengan
• tujuannya untuk menemukan kekuatan dan kelemahan kompetitor.
• Misal, menilai tingkat kepentingan informasi maupun signifikansi dari setiap informasi yang diperoleh, bisa juga
mengggunakan medsos,brand
• popularity, brand benchmark, brand sentiment dan lain-lain.
• Analisis Pesaing dapat dilakukan dengan cara:
• 1. mengidentifikasi 10 besar kompetitor bisnis perusahaan
• 2. kenali konten yang dipublikasi oleh pesaing.
• 3.identifikasi posisi pasar/market positioning kompetitor.
• 4.analisis pengalaman & kepuasan konsumen.
• 5.identifikasi bagian atau unsur yang perlu diperbaiki.
14.
EVALUASI PESAING, untukmengetahui & membandingkan seberapa
baik produk pesaing dalam memenuhi keinginan dari Pelanggan.
• Hasil Analisis kompetitor ini juga dapat menentukan:
• 1.Strategi Ofensif mencari pelanggan baru untuk memperbanyak
pelanggan dan pangsa pasar.
• 2.Strategi Defensif untuk memperbaiki produk dan melindungi
pangsa pasar dari para pesaing
15.
Company (PERUSAHAAN)
• Untukmengidentifikasi efek Company ( perusahaan) yang merupakan
Value decider, factor 3C (Change, Customer,Competitor)yang lain harus
dianalisis secara baik.
• Dalam menganalisis aspek 4C ini, terutama dalam industri perbankan,
Analisa yang lebih ideal digunakan saat ini adalah TWOS
• ( Threat, Weakness, Opportunity, dan Strength)
• Analisa ini cenderung mengamati Peluang dan Tantangan di luar terlebih
dahulu, baru melihat potensi Internal.
16.
Strategi Intent Perusahaan
•Strategi Intent adalah intensi atau keinginan yang sangat kuat dan
strategis untuk MENANG atau untuk UNGGUL
• Unsur-unsur Strategi Intent:
• 1. Intensi itu harus memunculkan “SEMANGAT” untuk selalu “
MENANG” dan “BERHASIL”
• Semangat untuk menang ini harus diketahui, dimiliki dan dijalankan
“semua orang dan staf yang ada dalam perusahaan”.
17.
2. Intensi ituharus cukup langgeng dalam mewarnai “ KERJA” dan “
KINERJA” perusahaan. Artinya butuh waktu dan proses yang panjang
untuk “ MENANG”
3. harus ada “KOMITMEN” bagi semua staf dan semua orang yang
ada dalam perusahaan untuk mewujudkan semangat untuk
“MENANG”
Contoh; - Canon bertekad “ LUMPUHKAN XEROX “
- Slogan Komatsu “ MENGURUNG Caterpilar”
18.
MARKET SIZEJumlah Total penjualan dari Pelanggan suatu
perusahaan.
MARKET SHARE Persentase dari TOTAL PENJUALAN dalam industri
yang dihasilkan perusahaan.
MARKET GROWTH kenaikan permintaan akan produk atau layanan
jasa tertentu dari waktu ke waktu..
19.
SITUASI INTERNAL PERUSAHAAN
(sumberdaya perusahaan 6M + I)
• KEKUATAN ( STRENGTH) Perusahaan,
• Merupakan kapabilitas yang dimiliki oleh perusahaan yang relatif
lebih baik daripada para Pesaing. (kekuatan sumber daya yang dimiliki
perusahaan)
• KELEMAHAN (WEAKNESS) Perusahaan,
• Merupakan keterbatasan/kelemahan perusahaan dalam Sumber
Daya, ketrampilan dan kemampuan yang menghambat pertumbuhan
perusahaan.
20.
• Kebijakan-kebijakan yangdapat dilakukan, jika terjadi masalah dengan
lingkungan bisnis.
Efisiensi biaya internal (biaya listrik,administrasi dan biaya lain-
lainnya)
Menekan biaya produksi (volume & kemasan dsb), biaya
operasional dan biaya pemasaran.
Melakukan inovasi dan variasi produk
Meminimalkan biaya penyimpanan barang/gudang.
Menaikkan harga sebagai keputusan terakhir/bila keadaan
mendesak.
21.
• Kebijakan-kebijakan yangdapat dilakukan jika terjadi masalah dengan
persaingan.
1.kenali kompetitor
2.kenali pelanggan kita
3.pahami situasi dan kondisi persaingan
4.tunjukkan keunikan produk anda
5.analisa peluang usaha dan target pasar
6.perhatikan pelanggan lama
7.tetap berinovasi.