NARK BA
Apa itu Narkoba ?
 Menurut WHO (1982)
Semua zat padat, cair maupun gas yang
dimasukan kedalam tubuh yang dapat merubah
fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun
psikis tidak termasuk makanan, air dan oksigen
dimana dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi
tubuh normal
ISTILAH
 NARKOBA
NARkotika, psiKOtropika dan Bahan/zat Adiktif
 NAPZA
NArkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif
NARKOTIKA
 Zat/ obat yang berasal dari tanaman atau
sintetis maupun semi sintetis yang dapat
menurunkan kesadaran, hilangnya rasa ,
mengurangi sampai menghilangkan rasa
nyeri dan dapat menimbulkan
ketergantungan
PSIKOTROPIKA
 Zat/obat alamiah atau sintetis bukan
narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui
pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat
yang menyebabkan perubahan khas pada
aktifitas mental dan perilaku
Zat adiktif
 Bahan lain bukan narkotika atau psikotropika
yang pengunaannya dapat menimbulkan
ketergantungan baik psikologis atau fisik. Mis
: Alkohol , rokok, cofein.
Sejarah
 Hypocrates , dan jaman romawi telah menggunakan opium sbg obat tidur
 Diduga abad ke 15 telah digunakan oleh suku Indian dalam upacara ritual
 Abad ke 17 : ganja diperkenalkan oleh Belanda
 Thn 1860 ganja ditanam di Jawa dan Sumatra
 Thn 1909 Amerika melarang penggunaan opium/candu
 Thn 1960 heroin , morphine, barbiturat, amphetamine, cocain telah ditemui
di Jakarta dan Bali
 Thn 1970 ditemui morphine yang di suntikan, mulai adanya pengobatan
terhadap pengguna
 Thn 1990 mulai golongan amphetamine muncul secara besar-besaran mis :
ekstasi
Kondisi saat ini
 Adanya kecenderungan penyelundupan dari segitiga
emas ke Indonesia
 Ekstasi merupakan narkoba yang dipilih untuk daerah
perkotaan
 Mulai adanya penangkapan thdp pengguna, bandar
narkoba dll
GOLDEN TRIANGLE
BANGKOK
GOLDEN CRESCENT
MEDAN
SURABAYA BALI
JAKARTA
KARACHI
NEW DELHI
DUBAI SINGAPURA NEPAL
BATAM
JAKARTA
BATAM SURABAYA
• MENURUT UNDCP  LEBIH DARI 200 JUTA PPDK
DUNIA ( 2,45 % )
• UMUMNYA GENERASI MUDA
• PENINGKATAN PD ATS (AMPHETAMINE TYPE
STIMULANT)  ECSTASY DAN SHABU
• GOLDEN TRIANGLE (MYANMAR, LAOS,
• GOLDEN CRESCENT (AFGANISTHAN, PAKISTAN, IRAN)
• AFGANISTHAN PENGHASIL OPIUM TERBESAR DIDUNIA
(70 %)
• GOLDEN HEXAGON --- COCAINE DIAMERIKA SELATAN
COLUMBIA
Penggunaan Narkoba di Dunia
 UNODC menyatakan bahwa 200 juta orang di
seluruh dunia mengguna narkoba terlarang
 Sekitar 15 juta menggunakan opium dan heroin
 34 juta mengalami ketergantungan pada
amphetamine
 15 juta pada cocaine
Denpasar
Jakarta
Kualalumpur
Bangkok
Afganistan
Medan Singapore
Australia
Medan
Aceh
Sumbar
Riau
Lampung
Jabar
Semarang
Surabaya
Bali
Pontianak
Ujungpandang
Palu
Manado
Balikpapan
Jakarta
KOKAIN-MORPHIN-
HEROIN-XTC-SHABU
GANJA
Prevalensi
 Perkiraan jumlah pengguna di Ind 1,3-3 juta dominasi di
kota besar
 Pekiraan IDU (Injecting Drug User) sekitar 600 ribu- 1
juta
 Laki-laki > perempuan (8-20%)
 Kelompok umur 16- 25 tahun
 Kasus HIV diantara IDU 40%-50%
 Kasus Hepatitis C diantara IDU 60%-80%
Penggunaan Jarum Suntik & HIV/AIDS di Dunia
 Diperkirakan terdapat 13.2 juta pengguna jarum
suntik di dunia.
 Penggunaan jarum suntik sudah dilaporkan di 134
negara
 Di 114 di antaranya melaporkan adanya HIV di
kalangan pengguna narkoba suntiknya
 Epidemi di kalangan pengguna narkoba suntik
menunjukkan adanya keragaman pada berbagai
tingkat, tingkat regional maupun tingkat negara
 Epidemi di kalangan pengguna narkoba suntik
menyumbang banyak pada epidemi di Asia
Sekilas tentang IDU
 Penggunaan narkoba dengan
jarum suntik
 Menggunakan 1 jarum untuk
beberapa orang bergantian
bergantian
 65 % dari pengguna Narkoba
(data RSKO)
 Umumnya setelah 2-4 tahun
menggunakan narkoba lain
 Narkoba yang sering digunakan
heroin dan shabu-shabu(MDMA)
sedikit kokain
Kerja Narkoba
 Narkoba  Susunan Syaraf Pusat
Otak adalah organ yg dpt memberikan
informasi ttg siapa diri kita, apa yg sdg kita
kerjakan dan apa yg telah kita lakukan
SSP juga mengendalikan beberapa fungsi
penting pada organ tubuh yg mengatur detak
jantung, tekanan darah, pernafasan 
Fungsi ini akan terpengaruh jika seseorang
m’gunakan narkoba dgn kata lain organ lain
ikut berubah fungsinya
Narkoba dan pengaruhnya pada otak
 Narkoba mempengaruhi cara kerja Sistem Saraf pusat (SSP) dan
Sistem Saraf Tepi (SSO)
 Otak adalah organ yang menerima, memberi informasi
 SSP mengendalikan beberapa fungsi tubuh tek darah, denyut
jantung, nafas (shg ikut berpengaruh bila menggunakan)
 Otak mempunyai ribuan sel yang menerima pengaruh narkoba
yang bisa berbeda pada tiap orang sehingga bisa menghasilkan
efek yang tidak sama pada setiap pengguna.
Patofisiologi
Stimulation
Endorphin, dopamin
Main effect +
Side effect:
Euphoria, etc
Neurotransmitter
Nerve Cell
Narkoba
Blue-print pada reseptor
Tujuan seseorang menggunakan
narkoba?
Apapun alasannya
 Tujuan mereka mencari hal-hal yang
menyenangkan, merubah perasaan
atau mood (suasana hati) bagi orang
tersebut
Bagaimana Narkoba mempengaruhi seseorang?
Tergantung dari :
-Dosis/banyak jumlah obat
-Frekwensi penggunaan
-Konsentrasi Obat/kandungan bahan
-Suasana hati/ mood ketika menggunakan
Cara Narkoba digunakan
 Dimakan, dihisap, dihirup
melalui hidung, disedot
melalui hidung,
 Ditempel kekulit, disuntikan
 Melalui dubur
 dll
Istilah pada pengguna Narkoba
 Toleransi
 Adiksi
 Gejala Putus obat
 Pemakaian narkoba ganda
Jenis dari Narkoba
 Menurut hukum :
 Narkoba yang legal dan yang illegal
 Menurut efek terhadap Susunan Saraf Pusat
 Stimulan
 Depresan
 Hallusinogen
Apa yang dimaksud obat terlarang (illegal)
 Dilarang secara hukum mis:heroin, ekstasi
 Dilarang dalam lingkungan tertentu: alkohol hanyha
untuk orang dewasa
 Secara umum dilarang tetapi Tidak dilarang dalam
lingkungan tertentu (valium harus dengan resep
dokter)
Pengelompokan narkoba menurut Undang-undang RI no 22
thn 1997 tentang narkotika
 Gol Opioda seperti opium : Morphin,
heroin, putaw dll.
 Gol Koka seperti daun koka : kokain
 Gol Kanabis: daun ganja , Hashish
(Semua yang diatas dimasukan Narkotika yang ILEGAL)
Pengelompokan narkoba menurut Undang-undang
RI no 5 thn 1997 tentang psikotropika
 LSD, MDMA, ecstasy
 Amphetamin
 Barbiturat : luminal
 Benzodiazepin : diazepam
(Semua yang diatas dimasukan Psikotropika yang ILEGAL)
PENGGOLONGAN NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA & BAHAN
ADIKTIF LAINNYA SESUAI UU NO. 22 TH 1997 & 5 TH 1997
N
O.
JENIS
CONTOH
GOL I GOL II GOL III GOL IV
1. Narkotika  Papaver, opium
 Kokain/Crack
 Ganja/Marihuna
 Heroin/Putaw
 Cannabis
(hanya unt IP, tdk
digun pngobtan)
 Petidin
 Morfin
 Fentanil
 Metadon
 Kodein
 Difenoksilat
 Dll.
2. Psikotropika  MDMA/Ecstasy
 Lisergida/LSD
(tdk digunakan utk
pengobatan)
 Sekobarbital
 Metamfetamin/
Shabu
(tdk digun unt
pengobatan)
 Amobarbital
 Pentazosine
 Dll
Allo barbital
 Diazepam
 Halozepam
 Lorazepam
 Triazolam
 Dietil propion
 Klordiazepoksida
3. Bahan Adiktif
Lainnya
( dipakai ssuai
kebutuhan )
- Alkohol
- Rokok, kopi, teh
- Obat-obatan
- Zat perekat,
lem, bensin.
Stimulan
 Merangsang / Meningkatkan kegiatan pada
Susunan Saraf Pusat
 Mempercepat proses mental
 Contoh;
ringan -kafein
-nikotin
sedang -efedrine
kuat -amphetamin
-kokain
Efek dari stimulan
 Menjadi sulit tidur
 Menurunkan nafsu makan
 Dada berdebar
 Banyak bicara
 Meningkatlkan kesiagaan
 Gelisah
 Cepat marah, agitasi
 Agresif
Depresan
 Menekan / Menurunkan kegiatan Susunan Saraf
Pusat
 Memperlambat memperlambat proses mental
sehingga menjadi rileks
 Contoh :
 Alkohol
 Opiat
 Canabis
 Barbiturat:seconal,amytal dll
 Tranquilliser:valium mogadon, serapax ativan dll
 Solven/ Inhalan
Efek dari depresan
 Rasa tenang nyaman
 Rasa gembira oleh karena stress mental ditekan
 Hilangnya rasa gelisah
 Bicara lambat
 Menurunnya koordinasi
 Nafsu makan meningkat
 Denyut jantung dan frek nafas menurun
Halusinogen
 Menyebabkan terjadinya hallusinasi
 Mengubah persepsi dan pandangan terhadap
sesuatu objek : membuat pemakai nya
melihat/mendengar sesuatu terhadap hal yang
sebenarnya tidak ada, sesuatu dengan persepsi
yang berbeda.
Contoh:
LSD =Lysergic Acid Diethylamide------ritual indian
Magic Mushrum
Mescaline
Ganja (mempunyai efekdepresan)
Ekstasi (mempunyai efek stimulan))
Efek dari Halusinogen
 Efek sulit diprediksi (bad trip/ good trip)
 Distorsi persepsi pendengaran dan penglihatan
 Sensasi tubuh yang aneh
 Mengambang
 Otot melilit
 Pusing, mual, muntah
 Peningkatan denyut jantung , nafas, tekanan darah
Tembakau
 Dihisap , dikunyah , dihirup
 Klasifikasi : Stimulan
 Berisi ribuan zat kimia salah satunya nikotin yang
merupakan zat adiktif dari rokok
 Mengandung zat perangsang tumbuhnya kanker
 Mengandung zat yang menyebabkan gangguan
pembuluh darah sehingga jangka panjang
menyebabkan penyakit yang berhubungan
dengan pembuluh darah.
Efek dari tembakau
 Rangsangan pada otak sehingga pengguna merasa
tenang
 Menurunkan nafsu makan, saraf rasa di lidah, saraf
penciuman
 Kelumpuhan cilia disaluran nafas
 Peningkatan sasam lambung
 Pengurangan produksi urine di ginjal
Efek jangka panjang
 Gangguan saluran nafas dari atas kebawah: hidung,
sinus, paru : asma , bronchitis, pnemonia, kanker
paru dll.
 Kanker di organ tubuh lainnya
 Penyakit yang berhubungan dengan pembuluh
darah: stroke, jantung koroner,
 Penurunan jumlah sperma.
Alkohol
 Cara : diminum
 Klasifikasi : depresan
 Telah digunakan sejak zaman mesir kuno
 Dibuat dari proses fermentasi
Efek dari alkohol
 Senang, santai, hilang rasa malu
 Hilang keseimbangan, pusing muntah, mabuk
 Bicara tidak jelas
 Menurunnya frekwensi nafas
Efek jangka panjang alkohol
 Ketergantungan
 Ganguan sistem pencernaan : maag, pola makan
terganggu
 Gangguan hati : cirrhosis hati, kanker, perlemakan
hati
 Kerusakan Otak: halusinasi, ingatan menurun
 Gangguan syaraf tepi : numbness, tremor
 Gangguan organ tubuh lain : pancreas, jantung ,
paru, seksual,
Ganja / mariyuana
 Dihisap, dimakan, diminum.
 Termasuk depresan , adayang me-
klasifikasi gol kanabinoid
 Zat aktif : THC = tetra hidro cannabinol
yang menyebabkan adiksi
 Tanaman yang telah dibudidayakan
sejak jaman dahulu
 Dipakai pada upacara ritual pada era
kaum Indian
Efek dari ganja
 Santai , eforia, percaya diri
 Nafsu makan bertambah
 Halusinasi
 Cemas dan panik
 Poranoid (curiga)
Jangka panjang : ketergantungan, psikosis, gairah
seks menurun, penurunan sistem kekebalan,
gangguan pernafasan, masalah sos-ek dan hukum
Heroin
 Klasifikasi : depresan
 Cara : dihisap, disuntik
 Termasuk kelompok opioid—opium disuling
menghasilkan morfin, codein, heroin dipakai
untuk menghilangkan rasa sakit
Efek dari heroin
 Senang , eforia
 Hilang rasa sakit
 Mual, muntah, pusing
 Menurun frek nafas
Efek jangka panjang heroin
 Ketergantungan
 Sembelit
 Menstruasi tidak teratur
 Menurunnya gairah seksual
 Mandul
 Kurang gizi
 Menyebabkan gejala putus obat (craving, gelisah,
kram perut, muntah, dll)
Amphetamin
 Klasifikasi: Stimulan
 Cara: dihirup, dihisap, ditelan, disuntik
 Dahulu dipakai tentara Jepang untuk menahan
nafsu makan
 Shabu-shabu (turunan dari amphetamin) 10 tahun
terakhir ini dipakai oleh remaja pada pesta-pesta
Efek dari amphetamin
 Euphoria, senang, percaya diri
 Lebih mudah bersosialisasi
 Hilang nafsu makan
 Berkeringat
 Mual, cemas
 Rahang mengatup dan gigi geraham mengunyah
 Denyut jantung meningkat
Efek amphetamin jangka panjang
 Ketergantungan, terjadinya toleransi pada tubuh
 Kekurangan gizi, lemah, depresi
 Psikosis: ada halusinasi, paranoid, perilaku kasar
Kokain
 Klasifikasi: stimulan
 Cara: dihirup, disuntik, dihisap
 Asal dari tanaman koka di Amerika Latin
 Dibeli dalam bentuk serbuk atau kristal
 Turunan dari kokain: “ crack” sangat terkenal di AS
Efek kokain
 Senang, euphoria, bersemangat, peningkatan
percaya diri
 Banyak bicara
 Nafsu makan menurun
 Tahan akan keletihan
 Peningkatan denyut jantung
 Efek jangka panjang: cemas, halusinasi, psikosis,
paranoid, serangan jantung, stroke
Inhalan/Solven
 Klasifikasi: depresan
 Cara: dihirup
 Sering dipakai pada anak jalanan
 Pemakainya sering keracunan
 Ada pada lem, tinta spidol, cat kuku, minyak korek
api, cairan pembersih rumah tangga dll
Efek dari Inhalan
 Gembira, ngantuk, menjadi lebih percaya diri
 Sakit kepala, pusing
 Diare
 Perih di hidung dan mulut
 Gelisah
 Efek jangka panjang: gemetar, kelelahan, kerusakan
otak, depresi, kejang
LSD
 Klasifikasi: Halusinogen
 Pemakaian: ditelan
 Mula-mula ditemukan di India, dahulu dipakai pada
upacara keagamaan (jamur ajaib, meskalin)
Efek LSD
 Sulit diprediksi:
 Good trip: euphoria, senang, sensasi tubuh yang
aneh misalnya mengambang, terbang, dll
 Bad trip: panik, cemas, halusinasi yang
menakutkan, paranoid, dll
BERBAGAI ISTILAH SEPUTAR NARKOBA
1. Sakaw : sakit karena lagi 'nagih'.
2. BD : sebutan untuk bandar
narkoba.
3. Parno : paranoid karena ngedrugs.
4. Junkies : sebutan untuk pecandu.
5. Relaps : kembali lagi ngedrugs karena
'rindu'.
6. Bong : alat mengisap shabu.
7. O-de : over dosis.
8. PT : sebutan lain putauw (heroin).
9. Ngubas atau nyabu : pakai shabu-shabu.
10. Bedak/etep putih : sebutan lain putauw/heroin.
11. Wakas : ketagihan.
12. Pakauw : pakai putauw.
13. Kipe/cucauw/nyipet/
ngecam : nyuntik/memasukan obat ke
tubuh.
14. Pedauw/badai : teler/mabok
15. Ubas : shabu.
16. Kertim : kertas timah.
17. Afo : aluminium foil.
18. Bhironk : orang Nigeria/pesuruh.
19. Insul/spidol : alat suntik.
20. Paket/pahe : pembelian heroin/putauw
dalam jumlah terkecil.
21. Gauw : gram.
22. Sperempi : ¼ gram.
23. Setangki : ½ gram.
24. Giber/giting/gonjes : mabok/teller.
25. Hawai/cimeng/rasta/
ulah/gele/buda/stik : ganja.
26. Selinting : 1 batang rokok/ganja.
27. Inex : Ecstasy.
28. Amphet : amphetamine
29. Snip : pakai putauw lewat hidung
(dihisap).
30. Ngedrag : baker putauw diatas timah.
31. Bokul : beli barang.
32. Gepang : punya putauw/ heroin.
33. Gitber : giting berat/mabok berat.
34. Spirdu : sepaket berdua.
35. Betrik : dicolong/ nyolong.
36. Koncian : simpanan barang.
37. BB : barang bukti.
38. Coke : kokain.
39. Jokul : jual.
40. Bokauw : bau.
41. Kurus : kurang terus.
42. Gantung : setengah mabok.
43. BT/snuk : pusing/ buntu.
44. Boat/ boti : obat.
45. Abses : salah tusuk urat/bengkak.
46. KW : kualitas.
47. Mupeng : muka pengen.
48. Pyur : murni.
49. BT : Bad Trip (halusinasi yang
serem).
50. Teken : minum obat/pil/kapsul.

Materi_Penyuluhan_Narkoba_Copy.ppt

  • 1.
  • 2.
    Apa itu Narkoba?  Menurut WHO (1982) Semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukan kedalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis tidak termasuk makanan, air dan oksigen dimana dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi tubuh normal
  • 3.
    ISTILAH  NARKOBA NARkotika, psiKOtropikadan Bahan/zat Adiktif  NAPZA NArkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif
  • 4.
    NARKOTIKA  Zat/ obatyang berasal dari tanaman atau sintetis maupun semi sintetis yang dapat menurunkan kesadaran, hilangnya rasa , mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan
  • 5.
    PSIKOTROPIKA  Zat/obat alamiahatau sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku
  • 6.
    Zat adiktif  Bahanlain bukan narkotika atau psikotropika yang pengunaannya dapat menimbulkan ketergantungan baik psikologis atau fisik. Mis : Alkohol , rokok, cofein.
  • 7.
    Sejarah  Hypocrates ,dan jaman romawi telah menggunakan opium sbg obat tidur  Diduga abad ke 15 telah digunakan oleh suku Indian dalam upacara ritual  Abad ke 17 : ganja diperkenalkan oleh Belanda  Thn 1860 ganja ditanam di Jawa dan Sumatra  Thn 1909 Amerika melarang penggunaan opium/candu  Thn 1960 heroin , morphine, barbiturat, amphetamine, cocain telah ditemui di Jakarta dan Bali  Thn 1970 ditemui morphine yang di suntikan, mulai adanya pengobatan terhadap pengguna  Thn 1990 mulai golongan amphetamine muncul secara besar-besaran mis : ekstasi
  • 8.
    Kondisi saat ini Adanya kecenderungan penyelundupan dari segitiga emas ke Indonesia  Ekstasi merupakan narkoba yang dipilih untuk daerah perkotaan  Mulai adanya penangkapan thdp pengguna, bandar narkoba dll
  • 9.
    GOLDEN TRIANGLE BANGKOK GOLDEN CRESCENT MEDAN SURABAYABALI JAKARTA KARACHI NEW DELHI DUBAI SINGAPURA NEPAL BATAM JAKARTA BATAM SURABAYA
  • 10.
    • MENURUT UNDCP LEBIH DARI 200 JUTA PPDK DUNIA ( 2,45 % ) • UMUMNYA GENERASI MUDA • PENINGKATAN PD ATS (AMPHETAMINE TYPE STIMULANT)  ECSTASY DAN SHABU • GOLDEN TRIANGLE (MYANMAR, LAOS, • GOLDEN CRESCENT (AFGANISTHAN, PAKISTAN, IRAN) • AFGANISTHAN PENGHASIL OPIUM TERBESAR DIDUNIA (70 %) • GOLDEN HEXAGON --- COCAINE DIAMERIKA SELATAN COLUMBIA
  • 11.
    Penggunaan Narkoba diDunia  UNODC menyatakan bahwa 200 juta orang di seluruh dunia mengguna narkoba terlarang  Sekitar 15 juta menggunakan opium dan heroin  34 juta mengalami ketergantungan pada amphetamine  15 juta pada cocaine
  • 12.
  • 13.
  • 14.
    Prevalensi  Perkiraan jumlahpengguna di Ind 1,3-3 juta dominasi di kota besar  Pekiraan IDU (Injecting Drug User) sekitar 600 ribu- 1 juta  Laki-laki > perempuan (8-20%)  Kelompok umur 16- 25 tahun  Kasus HIV diantara IDU 40%-50%  Kasus Hepatitis C diantara IDU 60%-80%
  • 15.
    Penggunaan Jarum Suntik& HIV/AIDS di Dunia  Diperkirakan terdapat 13.2 juta pengguna jarum suntik di dunia.  Penggunaan jarum suntik sudah dilaporkan di 134 negara  Di 114 di antaranya melaporkan adanya HIV di kalangan pengguna narkoba suntiknya  Epidemi di kalangan pengguna narkoba suntik menunjukkan adanya keragaman pada berbagai tingkat, tingkat regional maupun tingkat negara  Epidemi di kalangan pengguna narkoba suntik menyumbang banyak pada epidemi di Asia
  • 16.
    Sekilas tentang IDU Penggunaan narkoba dengan jarum suntik  Menggunakan 1 jarum untuk beberapa orang bergantian bergantian  65 % dari pengguna Narkoba (data RSKO)  Umumnya setelah 2-4 tahun menggunakan narkoba lain  Narkoba yang sering digunakan heroin dan shabu-shabu(MDMA) sedikit kokain
  • 17.
    Kerja Narkoba  Narkoba Susunan Syaraf Pusat Otak adalah organ yg dpt memberikan informasi ttg siapa diri kita, apa yg sdg kita kerjakan dan apa yg telah kita lakukan SSP juga mengendalikan beberapa fungsi penting pada organ tubuh yg mengatur detak jantung, tekanan darah, pernafasan  Fungsi ini akan terpengaruh jika seseorang m’gunakan narkoba dgn kata lain organ lain ikut berubah fungsinya
  • 18.
    Narkoba dan pengaruhnyapada otak  Narkoba mempengaruhi cara kerja Sistem Saraf pusat (SSP) dan Sistem Saraf Tepi (SSO)  Otak adalah organ yang menerima, memberi informasi  SSP mengendalikan beberapa fungsi tubuh tek darah, denyut jantung, nafas (shg ikut berpengaruh bila menggunakan)  Otak mempunyai ribuan sel yang menerima pengaruh narkoba yang bisa berbeda pada tiap orang sehingga bisa menghasilkan efek yang tidak sama pada setiap pengguna.
  • 19.
    Patofisiologi Stimulation Endorphin, dopamin Main effect+ Side effect: Euphoria, etc Neurotransmitter Nerve Cell Narkoba Blue-print pada reseptor
  • 20.
    Tujuan seseorang menggunakan narkoba? Apapunalasannya  Tujuan mereka mencari hal-hal yang menyenangkan, merubah perasaan atau mood (suasana hati) bagi orang tersebut
  • 21.
    Bagaimana Narkoba mempengaruhiseseorang? Tergantung dari : -Dosis/banyak jumlah obat -Frekwensi penggunaan -Konsentrasi Obat/kandungan bahan -Suasana hati/ mood ketika menggunakan
  • 22.
    Cara Narkoba digunakan Dimakan, dihisap, dihirup melalui hidung, disedot melalui hidung,  Ditempel kekulit, disuntikan  Melalui dubur  dll
  • 23.
    Istilah pada penggunaNarkoba  Toleransi  Adiksi  Gejala Putus obat  Pemakaian narkoba ganda
  • 24.
    Jenis dari Narkoba Menurut hukum :  Narkoba yang legal dan yang illegal  Menurut efek terhadap Susunan Saraf Pusat  Stimulan  Depresan  Hallusinogen
  • 25.
    Apa yang dimaksudobat terlarang (illegal)  Dilarang secara hukum mis:heroin, ekstasi  Dilarang dalam lingkungan tertentu: alkohol hanyha untuk orang dewasa  Secara umum dilarang tetapi Tidak dilarang dalam lingkungan tertentu (valium harus dengan resep dokter)
  • 26.
    Pengelompokan narkoba menurutUndang-undang RI no 22 thn 1997 tentang narkotika  Gol Opioda seperti opium : Morphin, heroin, putaw dll.  Gol Koka seperti daun koka : kokain  Gol Kanabis: daun ganja , Hashish (Semua yang diatas dimasukan Narkotika yang ILEGAL)
  • 27.
    Pengelompokan narkoba menurutUndang-undang RI no 5 thn 1997 tentang psikotropika  LSD, MDMA, ecstasy  Amphetamin  Barbiturat : luminal  Benzodiazepin : diazepam (Semua yang diatas dimasukan Psikotropika yang ILEGAL)
  • 28.
    PENGGOLONGAN NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA& BAHAN ADIKTIF LAINNYA SESUAI UU NO. 22 TH 1997 & 5 TH 1997 N O. JENIS CONTOH GOL I GOL II GOL III GOL IV 1. Narkotika  Papaver, opium  Kokain/Crack  Ganja/Marihuna  Heroin/Putaw  Cannabis (hanya unt IP, tdk digun pngobtan)  Petidin  Morfin  Fentanil  Metadon  Kodein  Difenoksilat  Dll. 2. Psikotropika  MDMA/Ecstasy  Lisergida/LSD (tdk digunakan utk pengobatan)  Sekobarbital  Metamfetamin/ Shabu (tdk digun unt pengobatan)  Amobarbital  Pentazosine  Dll Allo barbital  Diazepam  Halozepam  Lorazepam  Triazolam  Dietil propion  Klordiazepoksida 3. Bahan Adiktif Lainnya ( dipakai ssuai kebutuhan ) - Alkohol - Rokok, kopi, teh - Obat-obatan - Zat perekat, lem, bensin.
  • 29.
    Stimulan  Merangsang /Meningkatkan kegiatan pada Susunan Saraf Pusat  Mempercepat proses mental  Contoh; ringan -kafein -nikotin sedang -efedrine kuat -amphetamin -kokain
  • 30.
    Efek dari stimulan Menjadi sulit tidur  Menurunkan nafsu makan  Dada berdebar  Banyak bicara  Meningkatlkan kesiagaan  Gelisah  Cepat marah, agitasi  Agresif
  • 31.
    Depresan  Menekan /Menurunkan kegiatan Susunan Saraf Pusat  Memperlambat memperlambat proses mental sehingga menjadi rileks  Contoh :  Alkohol  Opiat  Canabis  Barbiturat:seconal,amytal dll  Tranquilliser:valium mogadon, serapax ativan dll  Solven/ Inhalan
  • 32.
    Efek dari depresan Rasa tenang nyaman  Rasa gembira oleh karena stress mental ditekan  Hilangnya rasa gelisah  Bicara lambat  Menurunnya koordinasi  Nafsu makan meningkat  Denyut jantung dan frek nafas menurun
  • 33.
    Halusinogen  Menyebabkan terjadinyahallusinasi  Mengubah persepsi dan pandangan terhadap sesuatu objek : membuat pemakai nya melihat/mendengar sesuatu terhadap hal yang sebenarnya tidak ada, sesuatu dengan persepsi yang berbeda. Contoh: LSD =Lysergic Acid Diethylamide------ritual indian Magic Mushrum Mescaline Ganja (mempunyai efekdepresan) Ekstasi (mempunyai efek stimulan))
  • 34.
    Efek dari Halusinogen Efek sulit diprediksi (bad trip/ good trip)  Distorsi persepsi pendengaran dan penglihatan  Sensasi tubuh yang aneh  Mengambang  Otot melilit  Pusing, mual, muntah  Peningkatan denyut jantung , nafas, tekanan darah
  • 35.
    Tembakau  Dihisap ,dikunyah , dihirup  Klasifikasi : Stimulan  Berisi ribuan zat kimia salah satunya nikotin yang merupakan zat adiktif dari rokok  Mengandung zat perangsang tumbuhnya kanker  Mengandung zat yang menyebabkan gangguan pembuluh darah sehingga jangka panjang menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah.
  • 37.
    Efek dari tembakau Rangsangan pada otak sehingga pengguna merasa tenang  Menurunkan nafsu makan, saraf rasa di lidah, saraf penciuman  Kelumpuhan cilia disaluran nafas  Peningkatan sasam lambung  Pengurangan produksi urine di ginjal
  • 38.
    Efek jangka panjang Gangguan saluran nafas dari atas kebawah: hidung, sinus, paru : asma , bronchitis, pnemonia, kanker paru dll.  Kanker di organ tubuh lainnya  Penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah: stroke, jantung koroner,  Penurunan jumlah sperma.
  • 39.
    Alkohol  Cara :diminum  Klasifikasi : depresan  Telah digunakan sejak zaman mesir kuno  Dibuat dari proses fermentasi Efek dari alkohol  Senang, santai, hilang rasa malu  Hilang keseimbangan, pusing muntah, mabuk  Bicara tidak jelas  Menurunnya frekwensi nafas
  • 40.
    Efek jangka panjangalkohol  Ketergantungan  Ganguan sistem pencernaan : maag, pola makan terganggu  Gangguan hati : cirrhosis hati, kanker, perlemakan hati  Kerusakan Otak: halusinasi, ingatan menurun  Gangguan syaraf tepi : numbness, tremor  Gangguan organ tubuh lain : pancreas, jantung , paru, seksual,
  • 41.
    Ganja / mariyuana Dihisap, dimakan, diminum.  Termasuk depresan , adayang me- klasifikasi gol kanabinoid  Zat aktif : THC = tetra hidro cannabinol yang menyebabkan adiksi  Tanaman yang telah dibudidayakan sejak jaman dahulu  Dipakai pada upacara ritual pada era kaum Indian
  • 43.
    Efek dari ganja Santai , eforia, percaya diri  Nafsu makan bertambah  Halusinasi  Cemas dan panik  Poranoid (curiga) Jangka panjang : ketergantungan, psikosis, gairah seks menurun, penurunan sistem kekebalan, gangguan pernafasan, masalah sos-ek dan hukum
  • 44.
    Heroin  Klasifikasi :depresan  Cara : dihisap, disuntik  Termasuk kelompok opioid—opium disuling menghasilkan morfin, codein, heroin dipakai untuk menghilangkan rasa sakit Efek dari heroin  Senang , eforia  Hilang rasa sakit  Mual, muntah, pusing  Menurun frek nafas
  • 46.
    Efek jangka panjangheroin  Ketergantungan  Sembelit  Menstruasi tidak teratur  Menurunnya gairah seksual  Mandul  Kurang gizi  Menyebabkan gejala putus obat (craving, gelisah, kram perut, muntah, dll)
  • 47.
    Amphetamin  Klasifikasi: Stimulan Cara: dihirup, dihisap, ditelan, disuntik  Dahulu dipakai tentara Jepang untuk menahan nafsu makan  Shabu-shabu (turunan dari amphetamin) 10 tahun terakhir ini dipakai oleh remaja pada pesta-pesta
  • 50.
    Efek dari amphetamin Euphoria, senang, percaya diri  Lebih mudah bersosialisasi  Hilang nafsu makan  Berkeringat  Mual, cemas  Rahang mengatup dan gigi geraham mengunyah  Denyut jantung meningkat
  • 51.
    Efek amphetamin jangkapanjang  Ketergantungan, terjadinya toleransi pada tubuh  Kekurangan gizi, lemah, depresi  Psikosis: ada halusinasi, paranoid, perilaku kasar
  • 52.
    Kokain  Klasifikasi: stimulan Cara: dihirup, disuntik, dihisap  Asal dari tanaman koka di Amerika Latin  Dibeli dalam bentuk serbuk atau kristal  Turunan dari kokain: “ crack” sangat terkenal di AS
  • 53.
    Efek kokain  Senang,euphoria, bersemangat, peningkatan percaya diri  Banyak bicara  Nafsu makan menurun  Tahan akan keletihan  Peningkatan denyut jantung  Efek jangka panjang: cemas, halusinasi, psikosis, paranoid, serangan jantung, stroke
  • 54.
    Inhalan/Solven  Klasifikasi: depresan Cara: dihirup  Sering dipakai pada anak jalanan  Pemakainya sering keracunan  Ada pada lem, tinta spidol, cat kuku, minyak korek api, cairan pembersih rumah tangga dll
  • 55.
    Efek dari Inhalan Gembira, ngantuk, menjadi lebih percaya diri  Sakit kepala, pusing  Diare  Perih di hidung dan mulut  Gelisah  Efek jangka panjang: gemetar, kelelahan, kerusakan otak, depresi, kejang
  • 56.
    LSD  Klasifikasi: Halusinogen Pemakaian: ditelan  Mula-mula ditemukan di India, dahulu dipakai pada upacara keagamaan (jamur ajaib, meskalin)
  • 58.
    Efek LSD  Sulitdiprediksi:  Good trip: euphoria, senang, sensasi tubuh yang aneh misalnya mengambang, terbang, dll  Bad trip: panik, cemas, halusinasi yang menakutkan, paranoid, dll
  • 59.
    BERBAGAI ISTILAH SEPUTARNARKOBA 1. Sakaw : sakit karena lagi 'nagih'. 2. BD : sebutan untuk bandar narkoba. 3. Parno : paranoid karena ngedrugs. 4. Junkies : sebutan untuk pecandu. 5. Relaps : kembali lagi ngedrugs karena 'rindu'. 6. Bong : alat mengisap shabu. 7. O-de : over dosis. 8. PT : sebutan lain putauw (heroin). 9. Ngubas atau nyabu : pakai shabu-shabu. 10. Bedak/etep putih : sebutan lain putauw/heroin. 11. Wakas : ketagihan. 12. Pakauw : pakai putauw. 13. Kipe/cucauw/nyipet/ ngecam : nyuntik/memasukan obat ke tubuh. 14. Pedauw/badai : teler/mabok 15. Ubas : shabu. 16. Kertim : kertas timah. 17. Afo : aluminium foil. 18. Bhironk : orang Nigeria/pesuruh. 19. Insul/spidol : alat suntik. 20. Paket/pahe : pembelian heroin/putauw dalam jumlah terkecil. 21. Gauw : gram. 22. Sperempi : ¼ gram. 23. Setangki : ½ gram. 24. Giber/giting/gonjes : mabok/teller. 25. Hawai/cimeng/rasta/ ulah/gele/buda/stik : ganja. 26. Selinting : 1 batang rokok/ganja. 27. Inex : Ecstasy. 28. Amphet : amphetamine 29. Snip : pakai putauw lewat hidung (dihisap). 30. Ngedrag : baker putauw diatas timah. 31. Bokul : beli barang. 32. Gepang : punya putauw/ heroin. 33. Gitber : giting berat/mabok berat. 34. Spirdu : sepaket berdua. 35. Betrik : dicolong/ nyolong. 36. Koncian : simpanan barang. 37. BB : barang bukti. 38. Coke : kokain. 39. Jokul : jual. 40. Bokauw : bau. 41. Kurus : kurang terus. 42. Gantung : setengah mabok. 43. BT/snuk : pusing/ buntu. 44. Boat/ boti : obat. 45. Abses : salah tusuk urat/bengkak. 46. KW : kualitas. 47. Mupeng : muka pengen. 48. Pyur : murni. 49. BT : Bad Trip (halusinasi yang serem). 50. Teken : minum obat/pil/kapsul.