Strategi Pemasaran yangDigerakkan Pelanggan
Strategi pemasaran yang digerakkan pelanggan dimulai
dengan MEMILIH PELANGGAN MANA YANG AKAN DILAYANI
DAN MEMUTUSKAN PROPOSISI NILAI YANG DAPAT MELAYANI
PELANGGAN SASARAN DENGAN SANGAT BAIK
Strategi ini terdiri dari empat langkah:
1. Segmentasi pasar
2. Penetapan sasaran pasar (targeting)
3. Diferensiasi
4. Positioning
SEGMENTASI
Segmentasi pasar adalahtindakan membagi pasar
menjadi kelompok pembeli berbeda dengan
kebutuhan, karakteristik, atau perilaku berbeda yang
mungkin memerlukan produk atau bauran pemasaran
terpisah
CATATAN :
Tidak ada cara tunggal untuk melakukan segmentasi pasar
Pemasar harus mencoba berbagai variabel untuk melihat
variabel mana yang memberikan peluang segmentasi terbaik
5.
Prosedur segmentasi
apriori &post hoc
Tahap survei : mengumpulkan data dari kelompok pengamatan
mengenai
Atribut dan peringkat kepentingan, kesadaran dan peringkat merek, pola pemakaian
produk, sikap terhadap ketegori produk, dsb
Tahap analisis : menganalisis faktor2 yang sudah teridentifikasi
pada tahapan survei sehingga diperoleh jumlah segmen yang
berbeda
Tahap pembentukan : Masing2 segmen diberi nama berdasarkan
sifat2 dominan yang membedakan, seperti perbedaan sikap,
perilaku, demografis, psikografis dan pola media.
6.
Variabel Utama Segmentasi:
Pasar Konsumen
GEOGRAFIS (wilayah, ukuran, kepadatan)
Where
(dimana konsumen berada?)
DEMOGRAFIS (usia, ukuran keluarga, siklus
hidup keluarga, jenis kelamin, penghasilan,
pekerjaan, pendidikan, agama, ras, generasi,
kewarganegaraan, kelas sosial)
Who
(siapa mereka?)
PSIKOGRAFIS (gaya hidup, kepribadian)
Why
(mengapa mereka dibedakan?)
PERILAKU (kejadian, manfaat, status
pemakai, tingkat pemakain, status kesetiaan,
tahap kesiapan pembeli, sikap terhadap
produk)
How
(bagaimana perilaku mereka?)
INDIVIDUAL
Which One
(siapakah individu tersebut?)
7.
DEMOGRAFIS Industri, ukuranperusahaan, lokasi
VARIABEL OPERASI
Teknologi, status pemakai/bukan pemakai,
kemampuan pelanggan
PENDEKATAN PEMBELIAN
Organisasi fungsi pembelian, struktur kekuatan,
hubungan alami yang ada, kebijakan pembelian
umum, kriteria pembelian
FAKTOR SITUASI
Tingkat kepentingan, penawaran khusus, ukuran
pesanan
KARAKTERISTIK PRIBADI
Kesamaan pembeli-penjual, sikap terhadap
risiko, kesetiaan
Variabel Utama Segmentasi :
Pasar Bisnis
Segmentasi Pemasaran
Pemasaran Massaldan Diferensiasi
1. Pemasaran tanpa diferensiasi (pemasaran massal) mengabaikan
perbedaan segmen dan menetapkan sasaran secara luas
Pemasaran tanpa diferensiasi melibatkan produksi
massal, distribusi massal, dan promosi massal tentang
produk yang sama dalam cara yang sama untuk
semua konsumen
2. Pemasaran terdiferensiasi —mengembangkan penawaran
pasar berbeda untuk beberapa segmen
10.
Segmentasi Pemasaran
Pemasaran Cerukdan Mikro
3. Pemasaran terkonsentrasi (pemasaran ceruk
“niche marketing”) memerlukan fokus pada satu
atau beberapa segmen pasar saja
4. Terakhir, pemasaran mikro adalah praktek penghantaran
produk dan program pemasaran khusus untuk memenuhi
selera individu dan lokasi tertentu
Pemasaran mikro meliputi pemasaran lokal dan pemasaran
individual
11.
Effective Segmentation
Measurable •Size, purchasing power,
profiles of segments can
be measured.
Substantial • Segments must be large or
profitable enough to serve.
Accessible • Segments can be
effectively reached and
served.
Differential • Segments must respond
differently to different marketing
mix elements & actions.
Actionable • Must be able to attract and
serve
the segments.
12.
Evaluasi Segmen Pasar
Pertama, DAYA TARIK : perusahaan harus menanyakan
apakah suatu segmen potensial memiliki karakteristik yang
secara umum membuatnya menarik (ukuran, pertumbuhan,
profitabilitas, skala ekonomi, risiko yang rendah, dsb).
Kedua, TUJUAN & SUMBER DAYA PERUSAHAAN : perusahaan
harus mempertimbangkan apakah berinvestasi dalam
segmen tersebut masuk akal dengan memperhatikan tujuan
dan sumber daya perusahaan
13.
2. PENETAPAN SASARANPASAR
(targeting)
Setelah kelompok pembeli diidentifikasi, penetapan sasaran
pasar mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen pasar
dan memilih satu atau lebih segmen yang akan dilayani
Penetapan sasaran pasar terdiri dari merancang strategi
untuk membangun hubungan yang benar dengan pelanggan
yang tepat
Dalam membidik konsumen, pemasar harus dapat
membedakan pasarnya, antara pasar jangka pendek dan
pasar masa depan serta pasar primer dan pasar sekunder.
14.
Kriteria Penetapan SasaranPasar
Responsif : terhadap produk atau program pemasaran yang
dikembagkan
Potensi penjualan : semakin besar pasar sasaran, semakin besar
nilainya (besar bukan hanya oleh jumlah populasi tetapi juga
berdaya beli dan keinginan pasar untuk memiliki produk
Pertumbuhan yang memadai : pasar tumbuh secara perlahan
sesuai dengan siklus hidup produknya
Jangkauan media : pasar sasaran dapat dicapai optimal apabila
pemasar tepat memilih media dalam promosi produknya
Penetapan Pasar Sasaran
membantuuntuk memfokuskan pada satu kelompok pembeli dengan kebutuhan yang
sama
Pasar sasaran segmen tunggal
Keuntungan : keunggulan bersaing akan lebih mudah diperoleh
Kerugian : adanya ketergantungan terhadap satu kelompok konsumen
Pasar sasaran selektif
Keuntungan : membangun keunggulan bersaing dengan spesialisasi
Kerugian : mudah diserang oleh perusahaan besar dalam persaingan,
dipengaruhi oleh perubahan permintaan dalam segmen pasar
Pasar sasaran ekstensif
Keuntungan : ada peluang untuk mengembangkan posisi pasar yang
kuat dengan memperluas penjualan
Kerugian : perlu sumber daya dan keterampilan dalam pemasaran
serta kompleksitas dalam pemilihan strategi portofolio segmen
17.
Setelah perusahaanmemutuskan segmen mana yang dimasuki,
perusahaan harus memutuskan strategi diferensiasi dan
positioning-nya
Tugas diferensiasi dan positioning terdiri dari langkah-langkah:
Mengidentifikasi sekumpulan kemungkinan diferensiasi
yang menciptakan keunggulan kompetitif
Memilih keuntungan untuk membangun posisi
Memilih keunggulan kompetitif yang tepat
Memilih keseluruhan strategi positioning
3. PENENTUAN POSISI PASAR
(Diferensiasi dan Positioning)
18.
(Diferensiasi dan Positioning)
Merupakan tindakan untuk merancang penawaran dan citra
perusahaan agar menempati suatu posisi kompetitif yang berarti
dan berbeda dalam benak pelanggan sasarannya
19.
Diferensiasi
pembedaan penawaran pasaruntuk menciptakan nilai pelanggan yang unggul
Produk (keistimewaan , kinerja, kesesuaian, daya tahan,
keandalan, mudah diperbaiki, gaya dan rancangan)
Pelayanan (kemudahan pemesanan, pengiriman,
pemasangan, pelatihan dan konsultasi, pemeliharaan dan
perbaikan)
Personel (kemampuan, kesopanan, kredibilitas, cepat
tanggap, komunikasi)
Saluran (jangkauan, keahlian dan kinerja saluran)
Citra (lambang, media tertulis, audiovisual, suasana, dsb)
20.
Konsep Penentuan Posisi:
menunjukkan bagaimana produk atau merek dibedakan dari para pesaing
• Konsep fungsional : produk dimaksudkan untuk menyelesaikan
kebutuhan konsumsi eksternal.
shampo CLEAR (mencegah timbulnya ketombe)
• Konsep simbolis : berhubungan dengan keadaan internal
pembeli (posisi peran, ego, pengembangan diri, dsb)
Mobil Alphard (gengsi), BlackBerry (gaya hidup)
• Konsep eksperiensial : digunakan untuk menentukan posisi
produk yang memberikan dorongan kognitif ( misal rasa
senang)
Carrefour (pengalaman belanja yang menyenangkan)
21.
Kriteria penentuan posisi
PENTING: memberikan manfaat bernilai tinggi
UNIK : ditawarkan secara tersendiri oleh perusahaan (tidak
ditawarkan oleh orang lain)
UNGGUL : dibandingkan dengan cara-cara lain utk
mendapatkan manfaat yang sama
DAPAT DIKOMUNIKASIKAN : dapat dimengerti dan terlihat
jelas oleh sasaran pelanggan
MENDAHULUI : tidak mudah ditiru oleh pesaing
TERJANGKAU : mampu membayar perbedaan tersebut
MENGUNTUNGKAN : perbedaan yang ditawarkan bisa
mendatangkan keuntungan bagi perusahaan
22.
Strategi Positioning
MenurutAtribut : Volvo (keamanan dan tahan lama)
Menurut Manfaat : Close Up ( Nafas segar dan gigi putih)
Menurut Pemakai : Rexona for Men (Deodoran untuk Pria)
Menurut Penggunaan/Penerapan : Energen (Sereal Cepat Saji)
Menurut Pesaing : Anlene ( Susu Pencegah Osteoprosis)
Menurut Kategori Produk : Dove ( Pelembab dan pelembut kulit)
Menurut Kualitas/Harga : Hit (Kualitas Tinggi Harga Murah)
23.
Teknik Penentuan Posisi
(Myers)
Berdasarkan Profil Produk (atribut yang penting
menurut anggapan konsumen)
Analisis Kuadran (atribut yang penting
dibandingkan dengan kinerja atributnya)
Peringkat Keunikan Produk (atribut yang unik
dibandingkan dengan kinerja atribut)
24.
Strategi Positioning
Proposisi
Secaraumum, perusahaan dapat memilih satu dari lima
proposisi nilai pemenang di mana mereka akan membangun
posisi produk mereka:
Lebih banyak untuk lebih banyak
Lebih banyak untuk sama
Sama untuk lebih sedikit
Lebih sedikit untuk jauh lebih sedikit
Lebih banyak untuk lebih sedikit
Positioning penuh merek disebut proposisi nilai—bauran penuh
dari manfaat di mana merek diposisikan
25.
Strategi Positioning
Pernyataan Positioning
Positioning perusahaan dan merek dirangkum
dalam pernyataan positioning yang menyatakan:
Segmen dan kebutuhan sasaran
Konsep positioning
Titik perbedaan khusus
Kemudian perusahaan harus secara efektif
mengomunikasikan dan menghantarkan posisi
terpilih kepada pasar
26.
Kesalahan dalam Positioning
•Underpositioning: kurang tepat menonjolkan
keunggulan produknya
• Overpositioning
• Confusedpositioning: eg maicih
• Doubtfulpositioning
kesimpulan
• Konsumen yangberada di lingkungan pasar tempat
perusahaan beroperasi sangat heterogen. Perusahaan
tidak mungkin dapat melayani dan memuaskan semua
kebutuhan dan keinginan konsumen yang sangat
bervariasi itu.
• Untuk menciptakan dan mempertahankan keunggulan
bersaing , perusahaan perlu memilah dan memilih
pasar sasaran yang akan dilayani sesuai dengan
kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan.
• Efektifitas dari pembagian, penetapan dan penentuan
posisi perusahaan di pasar dapat dilihat dari tingkat
penjualan, pangsa pasar, tingkat pertumbuhan dan
kepuasan konsumen