MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN
                           PERUSAHAAN DAGANG




          Pada pertemuan sebelumnya, Anda telah belajar mengenai jenis-jenis
perusahaan. Berdasarkan kegiatannya, perusahaan dibagi menjadi dua, yaitu
perusahaan dagang dan perusahaan jasa. Perusahaan jasa memiliki kegiatan
utama untuk memberikan jasa kepada pengguna jasa. Perusahaan ini memperoleh
pendapatan jasa dari jasa yang telah diberikan kepada pengguna jasa dan
dilaporkan sebagai pendapatan jasa (fee earned).
          Perusahaan dagang dibedakan menjadi dua, yaitu perusahaan dagang
besar (grosir) yang membeli barang dari pabrik dan menjual kepada perusahaan
dagang pengecer, dan perusahaan dagang kecil atau pengecer yang membeli
barang dari grosir kemudian dijual kepada pelanggan perorangan dengan harga
eceran.

                   Dari dua pengertian perusahaan di atas,
                   dapatkah Anda memberikan contoh serta
                   menjelaskan perbedaan keduanya?




                      Setiap perusahaan mempunyai siklus akuntansi yang
                berbeda. Siklus akuntansi persusahaan jasa dimulai dari transaksi
sampai dengan ....... Sedangkan pada perusahaan dagang, ........ Perhatikan
gambar berikut!
Apakah Anda bisa menjelaskan gambar siklus akuntansi dari kedua
perusahaan di atas? Dapatkah Anda menyebutkan perbedaannya?
       Dari gambar diatas, dapat kita ketahui bahwa perusahaan dagang membeli
barang dagang yang kemudian menjadi persediaan barang dagang yang siap
untuk dijual kembali tanpa merubah bentuk dari barang tersebut. Persediaan
barang tersebut nantinya akan dijual kepada konsumen secara kredit atupun
secara tunai.


1. Laporan Laba-Rugi perusahaan dagang
       Setelah kita mengetahui siklus akuntansi pada perusahaan dagang,
sekarang saatnya untuk membahas laporan laba rugi. Apakah Anda mengetahui
komponen-komponen utama yang diperlukan untuk menyusun laporan laba-rugi
perusahaan dagang? Ya..untuk menyusun laporan keuangan tersebut diperlukan
beberapa komponen antara lain:
     1. Penjualan.
       Penjualan adalah jumlah barang yang terjual kepada pihak konsumen,
       penjualan tersebut baik secara tunai maupun kredit. Pada laporan laba-rugi
       nantinya kita akan menghitung penjualan bersih. Apa itu penjualan bersih?
       Bagaimana     menghitungnya?.     Kita   akan    mengetahuinya     setelah
       mempelajari komponen-komponen laporan laba-rugi tersebut.
2. Retur penjualan
  Diberikan kepada pelanggan untuk barang yang rusak atau cacat. Retur
  diakui ketika barang dagangan dikembalikan kepada pihak penjual
3. Potongan penjualan
  Potongan ini biasanya diberikan untuk penjualan secara kredit kepada
  pelanggan untuk pembayaran lebih awal dari tanggal terutang. Misal 2/10
  n/30, jika konsumen/ pembeli membayar lebih awal pada syarat tersebut.
  Maka akan diberikan potongan penjualan.
4. Penjualan bersih
  Diperoleh dengan mengurangkan retur dan potongan harga serta diskon
  penjualan terhadap penjualan. Lebih jelasnya adalah sebagai berikut:

     Penjualan bersih    =      penjualan   - Retur penjualan    -   Potongan penjualan



5. Harga pokok penjualan (HPP)


          HPP adalah seluruh biaya yang
                                                                Ketika
          dikeluarkan untuk memperoleh barang
          yang dijual atau harga perolehan dari
                                                                perusahaan

          barang yang dijual.                                   menggunakan
                                                                sistem
          persediaan perpetual, semua pencatatan secara detail terhadap
  persediaan barang dagangan setiap saat dilakukan, sehingga setiap saat
  nilai persediaan bisa diketahui. Ilustrasi di bawah ini menunjukkan
  perbandingan antara sistem persediaan periodik dengan sistem persediaan
  perpetual.
Dari pembahasan di atas, Anda telah mengetahui kedua metode HPP
pada perusahaan dagang. Tetapi pada materi ini, kita akan mempelajari
perusahaan dagang yang menggunakan metode persediaan barang dagang
secara perpetual. Kenapa hanya perpetual? Karena rata-rata perusahaan dagang
menggunaan     system     perpetual     dan     lebih   mudah   untuk   melakukan
penghitungannya. Untuk menghitung harga pokok penjualan harus diperhatikan
terlebih dahulu unsur-unsur yang berhubungan dengan harga pokok penjualan.


         Unsur-unsur :: 1. persediaan awal barang
         Unsur-unsur 1. persediaan awal barang           Setelah mengetahui
         dagangan 2.Pembelian. 3.biaya angkut
         dagangan 2.Pembelian. 3.biaya angkut
                                                         unsure dari HPP.
         pembelian 4. retur pembelian dan
         pembelian 4. retur pembelian dan
         pengurangan harga 5.potongan pembelian
                                                         Langkah selanjutnya
         pengurangan harga 5.potongan pembelian
                                                         adalah mengetahui
   bagaimana cara menghitung HPP. Di bawah ini terdapat berbagai langkah
dan contoh untuk menghitung HPP. Amatilah dan pahami!



     HPP = Persediaan awal barang dagangan + pembelian bersih - persediaan
           akhir


     HPP = Barang yang tersedia untuk dijual - persediaan akhir
keterangan:


     Barang yang tersedia untuk dijual = Persediaan awal barang dagangan +
                                          pembelian bersih.


     Pembelian bersih = Pembelian + biaya angkut pembelian – retur pembelian -
                        potongan pembelian.



     Barang yang tersedia untuk dijual = Persediaan awal + pembelian + beban
                                         Angkut Pembelian - retur pembelian -
                                         potongan pembelian.




Untuk lebih mudahnya, mari kita cermati contoh di bawah ini:




   Bagaimana penyelesaiannya? Ikuti tahap-tahap yang telah di jelaskan di
atas. Anda harus mencermati setiap tahapnya, agar bisa memhami soalnya.
Jawaban dari contoh tersebut adalah sebagai berikut:
Setelah kita mempelajari komponen-komponen laba-rugi perusahaan
dagang tersebut, maka kita siap untuk menghitung laporan keuangan
perusahaan   dagang.   Bagaimana     cara   menghitung    laporan   keuangan
perusahaan dagang? Lihatlah pada gambar dibawah ini:




      Laba bersih = laba kotor - beban usaha – beban di luar usaha (jika ada)



      Laba kotor = penjualan bersih - harga pokok penjualan.
Agar lebih jelas, perhatikan contoh berikut!
Anda sudah menemukan laba kotor dari perusahaan. Sekarang kita akan
  menghitung laba bersih perusahaan. Caranya adalah sebagai berikut:




     Apakah anda sudah paham dengan laporan laba-rugi perusahaan dagang?
  Siapkah Anda untuk mengerjakan soal yang akan diberikan?. Setelah kita
  mempelajari laporan keuangan perusahaan dagang, sekarang kita mempelajari
  laporan perubahan modal.

2. Laporan perubahan modal

     Laporan perubahan modal perusahaan dagang tidak jauh berbeda dengan
  laporan keuangan perusahaan jasa yang telah anda pelajari sebelumnya. Apa
  anda masih ingat apa itu laporan perubahan modal? Apa saja komponen yang
Tahukah anda? Komponen laporan
ada    di       perubahan modal? 1. Modal awal           dalamnya?
                2.Laba bersih 3.Prive 4.Modal akhir      Bagaimana
                                                         menghitungnya?.
                  Silahkan pelajari “sesuatu” yang ada di bawah ini.

                  Pertama kita harus mengetahui komponen apa saja yang
diperlukan untuk menyusun laporan perubahan modal. Komponen tersebut
antara lain:




1. Modal awal. Modal awal disini adalah modal awal perusahaan. Biasanya
   pada awal periode.

2. Laba bersih. Laba bersih merupakan laba setelah dikurangi dengan beban
   usaha dan di luar usaha (jika ada) serta dikurangi pajak. Anda telah
   menghitung laba bersih sebelumnya pada laporan keuangan, jadi anda
   hanya tinggal memasukkan nominal laba bersih pada laporan perubahan
   modal.

3. Prive. Prive merupakan pengambilan kas, yang nantinya akan mengurangi
   modal. Prive ini biasanya dilakukan pemilik modal dan untuk keperluan
   pribadinya.

4. Modal akhir. Modal akhir merupakan hasil akhir dari laporan perubahan
   modal setelah anda menghitungnya.

   Setelah mengetahui dan memahami keempat komponen laporan perubahan
modal, maka sekarang kita akan menghitungnya. Bagaimana caranya?
Silahkan anda lihat pada gambar dibawah ini:



               Modal akhir = modal awal + (laba bersih-prive)



   Nah..itulah cara menghitung laporan perubahan modal. Agar Anda lebih
paham, mari kita mencobanya pada ilustrasi soal di bawah ini.
Apakah Anda sudah paham bagaimana menghitung laporan perubahan
  modal setelah mempelajari ilustrasi di atas? Kita akan mencoba
  menghitungnya lagi pada soal evaluasi setelah materi ini selesai dibahas.

3. Neraca

                                                    . Seperti perusahaan jasa pada
        Neraca adalah laporan keuangan yang
        Neraca adalah laporan keuangan yang         umumnya, neraca perusahaan
        menyajikan posisi keuangan perusahaan
        menyajikan posisi keuangan perusahaan
                                                    dagang hampir sama dengan
        pada periode tertentu
        pada periode tertentu
                                                    neraca perusahaan jasa. Yang
                                                    membedakan         terdapat   pada
            aktiva perusahaan dagang tersebut rekening khusus yang posisinya
            sangat "sentral" dengan nilai yang cukup besar yaitu Persediaan
  Barang Dagangan (Inventory of Merchandise) yang tidak terdapat dalam
  perusahaan jasa.


                                  Ingat!! Terdapat persediaan barang
                                  Ingat!! Terdapat persediaan barang
     Akun-akun        lainnya     dagang pada neraca perusahaan
                                  dagang pada neraca perusahaan
  seperti    kas,    piutang,     dagang
                                  dagang

  perlengkapan,        aktiva
  tetap yang berupa peralatan kantor, bangunan dan tanah sama
  dengan akun-akun yang ada pada perusahaan jasa. Hanya saja
  nama - nama akun tersebut disesuaikan dengan kegiatan perusahaan dagang
misalnya perlengkapan Toko yang berupa kantung - kantung plastik
pembungkus/pembawa barang, Peralatan Kantor Toko (F&F), Bangunan
Toko dan sebagainya.

  Komponen yang paling utama pada perusahaan dagang antara lain yaitu
harta, kewajiban dan modal. Bentuk neraca pada perusahaan dagang terdiri
dari 2 bentuk, yaitu scontro dan juga staffel. Nah lebih jelasnya, mari kita
lihat contoh neraca pada perusahaan dagang berikut dibawah ini.
Keseleruhan materi telah Anda pelajari. Untuk menguji pemahaman Anda
tentang laporan keuangan perusahaan dagang, mari kita lakukan evaluasi dengan
langkah sebagai berikut.

1. Jawablah pertanyaan di bawah ini.




2. Bandingkan hasil tes Anda dengan kunci jawaban.

3. Ukur kemampuan Anda dengan menghitung jawaban yang benar apabila
   jawaban Anda mencapai 75%. Silahkan meminta guru untuk melanjutkan ke
   materi selanjutnya atau mintalah soal yang lebih sulit dari guru. Apabila
   jawaban Anda masih kurang dari 75% ulangi lagi untuk mempelajari materi
   ini dan jangan lupa bertanya kepada guru, bagian apa saja yang belum anda
   pahami dan lanjutkan dengan menguji pemahaman anda lagi dengan
   mengerjakan evaluasi berupa soal.
Kerjakan lah soal di atas dengan langkah yang sama dengan soal essay yang
pertama!

      Setelah Anda mempelajari materi ini semoga Anda memahaminya.
Apabila Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi ini, tanyakan
kepada guru Anda atau orang yang lebih memahaminya atau diskusikan dengan
teman Anda. Untuk menambah wawasan Anda bacalah atau pelajari buku-buku
yang ada hubungannya dengan materi ini seperti buku paket majalah atau koran.
Apabila Anda telah memahami isi materi ini mintalah tes akhir materi kepada
guru bina dan ukur kemampuan Anda. Apabila Anda mencapai nilai sampai 75%
maka Anda minta kepada guru untuk mempelajari materi selanjutnya. Dan
apabila Anda memperoleh nilai di bawah 75% Anda harus mempelajari kembali
materi ini. Selamat atas keberhasilan Anda.



KUNCI JAWABAN!!

SOAL ESSAY 1
SOAL MANDIRI

Materi rijal revisi

  • 1.
    MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG Pada pertemuan sebelumnya, Anda telah belajar mengenai jenis-jenis perusahaan. Berdasarkan kegiatannya, perusahaan dibagi menjadi dua, yaitu perusahaan dagang dan perusahaan jasa. Perusahaan jasa memiliki kegiatan utama untuk memberikan jasa kepada pengguna jasa. Perusahaan ini memperoleh pendapatan jasa dari jasa yang telah diberikan kepada pengguna jasa dan dilaporkan sebagai pendapatan jasa (fee earned). Perusahaan dagang dibedakan menjadi dua, yaitu perusahaan dagang besar (grosir) yang membeli barang dari pabrik dan menjual kepada perusahaan dagang pengecer, dan perusahaan dagang kecil atau pengecer yang membeli barang dari grosir kemudian dijual kepada pelanggan perorangan dengan harga eceran. Dari dua pengertian perusahaan di atas, dapatkah Anda memberikan contoh serta menjelaskan perbedaan keduanya? Setiap perusahaan mempunyai siklus akuntansi yang berbeda. Siklus akuntansi persusahaan jasa dimulai dari transaksi sampai dengan ....... Sedangkan pada perusahaan dagang, ........ Perhatikan gambar berikut!
  • 2.
    Apakah Anda bisamenjelaskan gambar siklus akuntansi dari kedua perusahaan di atas? Dapatkah Anda menyebutkan perbedaannya? Dari gambar diatas, dapat kita ketahui bahwa perusahaan dagang membeli barang dagang yang kemudian menjadi persediaan barang dagang yang siap untuk dijual kembali tanpa merubah bentuk dari barang tersebut. Persediaan barang tersebut nantinya akan dijual kepada konsumen secara kredit atupun secara tunai. 1. Laporan Laba-Rugi perusahaan dagang Setelah kita mengetahui siklus akuntansi pada perusahaan dagang, sekarang saatnya untuk membahas laporan laba rugi. Apakah Anda mengetahui komponen-komponen utama yang diperlukan untuk menyusun laporan laba-rugi perusahaan dagang? Ya..untuk menyusun laporan keuangan tersebut diperlukan beberapa komponen antara lain: 1. Penjualan. Penjualan adalah jumlah barang yang terjual kepada pihak konsumen, penjualan tersebut baik secara tunai maupun kredit. Pada laporan laba-rugi nantinya kita akan menghitung penjualan bersih. Apa itu penjualan bersih? Bagaimana menghitungnya?. Kita akan mengetahuinya setelah mempelajari komponen-komponen laporan laba-rugi tersebut.
  • 3.
    2. Retur penjualan Diberikan kepada pelanggan untuk barang yang rusak atau cacat. Retur diakui ketika barang dagangan dikembalikan kepada pihak penjual 3. Potongan penjualan Potongan ini biasanya diberikan untuk penjualan secara kredit kepada pelanggan untuk pembayaran lebih awal dari tanggal terutang. Misal 2/10 n/30, jika konsumen/ pembeli membayar lebih awal pada syarat tersebut. Maka akan diberikan potongan penjualan. 4. Penjualan bersih Diperoleh dengan mengurangkan retur dan potongan harga serta diskon penjualan terhadap penjualan. Lebih jelasnya adalah sebagai berikut: Penjualan bersih = penjualan - Retur penjualan - Potongan penjualan 5. Harga pokok penjualan (HPP) HPP adalah seluruh biaya yang Ketika dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual atau harga perolehan dari perusahaan barang yang dijual. menggunakan sistem persediaan perpetual, semua pencatatan secara detail terhadap persediaan barang dagangan setiap saat dilakukan, sehingga setiap saat nilai persediaan bisa diketahui. Ilustrasi di bawah ini menunjukkan perbandingan antara sistem persediaan periodik dengan sistem persediaan perpetual.
  • 4.
    Dari pembahasan diatas, Anda telah mengetahui kedua metode HPP pada perusahaan dagang. Tetapi pada materi ini, kita akan mempelajari perusahaan dagang yang menggunakan metode persediaan barang dagang secara perpetual. Kenapa hanya perpetual? Karena rata-rata perusahaan dagang menggunaan system perpetual dan lebih mudah untuk melakukan penghitungannya. Untuk menghitung harga pokok penjualan harus diperhatikan terlebih dahulu unsur-unsur yang berhubungan dengan harga pokok penjualan. Unsur-unsur :: 1. persediaan awal barang Unsur-unsur 1. persediaan awal barang Setelah mengetahui dagangan 2.Pembelian. 3.biaya angkut dagangan 2.Pembelian. 3.biaya angkut unsure dari HPP. pembelian 4. retur pembelian dan pembelian 4. retur pembelian dan pengurangan harga 5.potongan pembelian Langkah selanjutnya pengurangan harga 5.potongan pembelian adalah mengetahui bagaimana cara menghitung HPP. Di bawah ini terdapat berbagai langkah dan contoh untuk menghitung HPP. Amatilah dan pahami! HPP = Persediaan awal barang dagangan + pembelian bersih - persediaan akhir HPP = Barang yang tersedia untuk dijual - persediaan akhir
  • 5.
    keterangan: Barang yang tersedia untuk dijual = Persediaan awal barang dagangan + pembelian bersih. Pembelian bersih = Pembelian + biaya angkut pembelian – retur pembelian - potongan pembelian. Barang yang tersedia untuk dijual = Persediaan awal + pembelian + beban Angkut Pembelian - retur pembelian - potongan pembelian. Untuk lebih mudahnya, mari kita cermati contoh di bawah ini: Bagaimana penyelesaiannya? Ikuti tahap-tahap yang telah di jelaskan di atas. Anda harus mencermati setiap tahapnya, agar bisa memhami soalnya. Jawaban dari contoh tersebut adalah sebagai berikut:
  • 6.
    Setelah kita mempelajarikomponen-komponen laba-rugi perusahaan dagang tersebut, maka kita siap untuk menghitung laporan keuangan perusahaan dagang. Bagaimana cara menghitung laporan keuangan perusahaan dagang? Lihatlah pada gambar dibawah ini: Laba bersih = laba kotor - beban usaha – beban di luar usaha (jika ada) Laba kotor = penjualan bersih - harga pokok penjualan.
  • 7.
    Agar lebih jelas,perhatikan contoh berikut!
  • 8.
    Anda sudah menemukanlaba kotor dari perusahaan. Sekarang kita akan menghitung laba bersih perusahaan. Caranya adalah sebagai berikut: Apakah anda sudah paham dengan laporan laba-rugi perusahaan dagang? Siapkah Anda untuk mengerjakan soal yang akan diberikan?. Setelah kita mempelajari laporan keuangan perusahaan dagang, sekarang kita mempelajari laporan perubahan modal. 2. Laporan perubahan modal Laporan perubahan modal perusahaan dagang tidak jauh berbeda dengan laporan keuangan perusahaan jasa yang telah anda pelajari sebelumnya. Apa anda masih ingat apa itu laporan perubahan modal? Apa saja komponen yang
  • 9.
    Tahukah anda? Komponenlaporan ada di perubahan modal? 1. Modal awal dalamnya? 2.Laba bersih 3.Prive 4.Modal akhir Bagaimana menghitungnya?. Silahkan pelajari “sesuatu” yang ada di bawah ini. Pertama kita harus mengetahui komponen apa saja yang diperlukan untuk menyusun laporan perubahan modal. Komponen tersebut antara lain: 1. Modal awal. Modal awal disini adalah modal awal perusahaan. Biasanya pada awal periode. 2. Laba bersih. Laba bersih merupakan laba setelah dikurangi dengan beban usaha dan di luar usaha (jika ada) serta dikurangi pajak. Anda telah menghitung laba bersih sebelumnya pada laporan keuangan, jadi anda hanya tinggal memasukkan nominal laba bersih pada laporan perubahan modal. 3. Prive. Prive merupakan pengambilan kas, yang nantinya akan mengurangi modal. Prive ini biasanya dilakukan pemilik modal dan untuk keperluan pribadinya. 4. Modal akhir. Modal akhir merupakan hasil akhir dari laporan perubahan modal setelah anda menghitungnya. Setelah mengetahui dan memahami keempat komponen laporan perubahan modal, maka sekarang kita akan menghitungnya. Bagaimana caranya? Silahkan anda lihat pada gambar dibawah ini: Modal akhir = modal awal + (laba bersih-prive) Nah..itulah cara menghitung laporan perubahan modal. Agar Anda lebih paham, mari kita mencobanya pada ilustrasi soal di bawah ini.
  • 10.
    Apakah Anda sudahpaham bagaimana menghitung laporan perubahan modal setelah mempelajari ilustrasi di atas? Kita akan mencoba menghitungnya lagi pada soal evaluasi setelah materi ini selesai dibahas. 3. Neraca . Seperti perusahaan jasa pada Neraca adalah laporan keuangan yang Neraca adalah laporan keuangan yang umumnya, neraca perusahaan menyajikan posisi keuangan perusahaan menyajikan posisi keuangan perusahaan dagang hampir sama dengan pada periode tertentu pada periode tertentu neraca perusahaan jasa. Yang membedakan terdapat pada aktiva perusahaan dagang tersebut rekening khusus yang posisinya sangat "sentral" dengan nilai yang cukup besar yaitu Persediaan Barang Dagangan (Inventory of Merchandise) yang tidak terdapat dalam perusahaan jasa. Ingat!! Terdapat persediaan barang Ingat!! Terdapat persediaan barang Akun-akun lainnya dagang pada neraca perusahaan dagang pada neraca perusahaan seperti kas, piutang, dagang dagang perlengkapan, aktiva tetap yang berupa peralatan kantor, bangunan dan tanah sama dengan akun-akun yang ada pada perusahaan jasa. Hanya saja nama - nama akun tersebut disesuaikan dengan kegiatan perusahaan dagang
  • 11.
    misalnya perlengkapan Tokoyang berupa kantung - kantung plastik pembungkus/pembawa barang, Peralatan Kantor Toko (F&F), Bangunan Toko dan sebagainya. Komponen yang paling utama pada perusahaan dagang antara lain yaitu harta, kewajiban dan modal. Bentuk neraca pada perusahaan dagang terdiri dari 2 bentuk, yaitu scontro dan juga staffel. Nah lebih jelasnya, mari kita lihat contoh neraca pada perusahaan dagang berikut dibawah ini.
  • 13.
    Keseleruhan materi telahAnda pelajari. Untuk menguji pemahaman Anda tentang laporan keuangan perusahaan dagang, mari kita lakukan evaluasi dengan langkah sebagai berikut. 1. Jawablah pertanyaan di bawah ini. 2. Bandingkan hasil tes Anda dengan kunci jawaban. 3. Ukur kemampuan Anda dengan menghitung jawaban yang benar apabila jawaban Anda mencapai 75%. Silahkan meminta guru untuk melanjutkan ke materi selanjutnya atau mintalah soal yang lebih sulit dari guru. Apabila jawaban Anda masih kurang dari 75% ulangi lagi untuk mempelajari materi ini dan jangan lupa bertanya kepada guru, bagian apa saja yang belum anda pahami dan lanjutkan dengan menguji pemahaman anda lagi dengan mengerjakan evaluasi berupa soal.
  • 14.
    Kerjakan lah soaldi atas dengan langkah yang sama dengan soal essay yang pertama! Setelah Anda mempelajari materi ini semoga Anda memahaminya. Apabila Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari materi ini, tanyakan kepada guru Anda atau orang yang lebih memahaminya atau diskusikan dengan teman Anda. Untuk menambah wawasan Anda bacalah atau pelajari buku-buku yang ada hubungannya dengan materi ini seperti buku paket majalah atau koran.
  • 15.
    Apabila Anda telahmemahami isi materi ini mintalah tes akhir materi kepada guru bina dan ukur kemampuan Anda. Apabila Anda mencapai nilai sampai 75% maka Anda minta kepada guru untuk mempelajari materi selanjutnya. Dan apabila Anda memperoleh nilai di bawah 75% Anda harus mempelajari kembali materi ini. Selamat atas keberhasilan Anda. KUNCI JAWABAN!! SOAL ESSAY 1
  • 16.