PRINSIP-PRINSIP AKAD PADA
PRINSIP-PRINSIP AKAD PADA
PRODUK MURABAHAH
PRODUK MURABAHAH
H. Kaswinata, SE. Ak, M.SP
JUAL BELI :
JUAL BELI :
* Pengertian
* Dasar Hukum
* Rukun dan Syarat
* Unsur Kelalaian
* Bentuk-bentuk Jual Beli
Pengertian & Dasar Hukum
Pengertian :
Saling menukar harta dengan harta/yang
sepadan melalui cara tertentu yang
bermanfaat
Dasar Hukum : QS. Al-Baqarah/2
: 275.
QS. An-Nisa’/4: 29.
 - Pihak yang berakad (penjual dan pembeli)
- Ijab Qabul (pernyataan kesepakatan)
- Barang/Objek
- Nilai Tukar/Pengganti barang
Syarat Sah Jual Beli:
1. Objek terhindar dari cacat
2. Kriteria objek jelas ( jenis, kualitas, kuantitas
nilai./harga)
3. Tidak mengandung unsur paksaan, tipuan mudharat.
* Rukun dan Syarat
* Unsur Kelalaian
1. Objek jual beli bukan milik penjual
2. Objek hasil curian
3. Menyalahi kesepakatan
4. Objek rusak dalam perjalanan
5. Objek berbeda dari contoh yg disepakati.
Resiko: Ganti rugi/adh-Dhaman dari pihak yg
lalai.
* Bentuk-bentuk Jual Beli
1. Jual beli yang sahih : memenuhi syaratdan
rukun yang ditentukan
2. Jual beli yang batal
3. Jual beli Fasid
KHIYAR (PILIHAN)
KHIYAR (PILIHAN)
Pengertian
Hak pilih bagi salah satu atau kedua belah pihak
yang melakukan transaksi untuk melangsungkan atau
membatalkan transaksi yang disepakati
Macam-macam
1.Khiyar Majelis
2.Khiyar ath-Ta’yin
3.Khiyar Syarat
4.Khiyar ‘Aibi
5.Khiyar Ru’yah
MURABAHAH
MURABAHAH
Pengertian:
Jual Beli barang pada harga pokok dengan tambahan
keuntungan yang disepakati.
Ketentuan:
- Barang telah dimiliki oleh penjual
- Keuntungan dan resiko di tangan penjual
- Harus ada informasi harga dan biaya yang wajar
- Informasi keuntungan yang jelas.
Mekanisme Murabahah
Mekanisme Murabahah
•Berlaku wa’ad atau janji
•Wa’ad atau janji dari pembeli kepada penjual akan
membeli barang yang dipesan/bukti pemesanan. Setelah
pihak penjual memiliki barang, baru akad berlangsung.
•Pembayaran dapat dilakukan secara tangguh (Mu’ajjal)
atau angsuran (Taqsith), penjual dapat meminta tambahan
harga.
ASPEK PENENTUAN HARGA
ASPEK PENENTUAN HARGA
MURABAHAH
MURABAHAH
•Berdasarkan kebiasaan bisnis yang berlaku
(‘Urf/konvensi/peraturan dagang internasional)
“Kaidah” : almuslimuna ‘ala syurutihim
•Tambahan harga ditetapkan saat akad.
•Komponen biaya harus jelas.
•Keuntungan penjual tidak atas dasar bunga cicilan, tetapi
selisih harga pokok dan harga jual yang ditentukan saat
akad.
•Uang muka (‘Urbun) boleh untuk melindungi hak bagi
para pihak jika terjadi penarikan diri dari transaksi
(fasakh).
WASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

Materi Kuliah Terkait Prinsip Akad Murabah

  • 1.
    PRINSIP-PRINSIP AKAD PADA PRINSIP-PRINSIPAKAD PADA PRODUK MURABAHAH PRODUK MURABAHAH H. Kaswinata, SE. Ak, M.SP
  • 2.
    JUAL BELI : JUALBELI : * Pengertian * Dasar Hukum * Rukun dan Syarat * Unsur Kelalaian * Bentuk-bentuk Jual Beli
  • 3.
    Pengertian & DasarHukum Pengertian : Saling menukar harta dengan harta/yang sepadan melalui cara tertentu yang bermanfaat Dasar Hukum : QS. Al-Baqarah/2 : 275. QS. An-Nisa’/4: 29.
  • 4.
     - Pihakyang berakad (penjual dan pembeli) - Ijab Qabul (pernyataan kesepakatan) - Barang/Objek - Nilai Tukar/Pengganti barang Syarat Sah Jual Beli: 1. Objek terhindar dari cacat 2. Kriteria objek jelas ( jenis, kualitas, kuantitas nilai./harga) 3. Tidak mengandung unsur paksaan, tipuan mudharat. * Rukun dan Syarat
  • 5.
    * Unsur Kelalaian 1.Objek jual beli bukan milik penjual 2. Objek hasil curian 3. Menyalahi kesepakatan 4. Objek rusak dalam perjalanan 5. Objek berbeda dari contoh yg disepakati. Resiko: Ganti rugi/adh-Dhaman dari pihak yg lalai.
  • 6.
    * Bentuk-bentuk JualBeli 1. Jual beli yang sahih : memenuhi syaratdan rukun yang ditentukan 2. Jual beli yang batal 3. Jual beli Fasid
  • 7.
    KHIYAR (PILIHAN) KHIYAR (PILIHAN) Pengertian Hakpilih bagi salah satu atau kedua belah pihak yang melakukan transaksi untuk melangsungkan atau membatalkan transaksi yang disepakati Macam-macam 1.Khiyar Majelis 2.Khiyar ath-Ta’yin 3.Khiyar Syarat 4.Khiyar ‘Aibi 5.Khiyar Ru’yah
  • 8.
    MURABAHAH MURABAHAH Pengertian: Jual Beli barangpada harga pokok dengan tambahan keuntungan yang disepakati. Ketentuan: - Barang telah dimiliki oleh penjual - Keuntungan dan resiko di tangan penjual - Harus ada informasi harga dan biaya yang wajar - Informasi keuntungan yang jelas.
  • 9.
    Mekanisme Murabahah Mekanisme Murabahah •Berlakuwa’ad atau janji •Wa’ad atau janji dari pembeli kepada penjual akan membeli barang yang dipesan/bukti pemesanan. Setelah pihak penjual memiliki barang, baru akad berlangsung. •Pembayaran dapat dilakukan secara tangguh (Mu’ajjal) atau angsuran (Taqsith), penjual dapat meminta tambahan harga.
  • 10.
    ASPEK PENENTUAN HARGA ASPEKPENENTUAN HARGA MURABAHAH MURABAHAH •Berdasarkan kebiasaan bisnis yang berlaku (‘Urf/konvensi/peraturan dagang internasional) “Kaidah” : almuslimuna ‘ala syurutihim •Tambahan harga ditetapkan saat akad. •Komponen biaya harus jelas. •Keuntungan penjual tidak atas dasar bunga cicilan, tetapi selisih harga pokok dan harga jual yang ditentukan saat akad. •Uang muka (‘Urbun) boleh untuk melindungi hak bagi para pihak jika terjadi penarikan diri dari transaksi (fasakh).
  • 11.