INTERMEDIATE ACCOUNTING
Diskusi
Internal
TAC1
By TAC Academic Division
Conceptual
Frameworkfor
financialreporting
Kerangka konseptual dibuat
agar standar akuntansi yang
ada tidak keluar dari konsep
yang ada,
Jika dilihat dari ilustrasi yg
ada, kita litany dari bawah ya
Level 1 itu berisi tujuan dari
pelaporan keuangan
Level 2 berisi dari karakteristik
dan unsur laporan keuangan
Level 3 berisi teori, konsep
dan prinsip yg dilakukan
terkait penyusunan Lk
Memberikan informasi tentang
pelaporan entitas yang berguna
untuk investor saat ini dan
investor potensial, pemberi
pinjaman, dan kreditur lainnya
untuk membuat keputusan
mengenai penyediaan sumber
daya kepada entitas.
Jadi tujuan utamanya LK
menurut kerangka konseptual
ini dimaksudkan utk pihak
eksternal perusahaan
Level satu
Tujuandasar
IASB mengidentifikasi bahwa harus ada kualitas informasi akuntansi yang
dapat membedakan informasi yang lebih baik (lebih berguna) dari informasi
yang lebih rendah (kurang berguna) untuk tujuan pengambilan keputusan.
Level dua
Konsep-konsep dasar
Qualitativecharacteristic
a)Predictive
value
Laporan keungan harus
memiliki nilai yang dapat di
prediksi. Artinya jika membaca
laporan keuangan tsb pembaca
dpt memprediksi Kirakira thn
depan perusahaan untung atau
tidak atau prediksi keadaan
lainnya
b)Confirmatoryvalue
Laporan keuangan harus memiliki
nilai yang dapat dikonfirmasi atas
pemahaman pembaca laporan
keuangan . Contoh ada investor yg
sedang membaca Lk perusahaan
x, investor memiliki informasi dari
pebisnis lain bahwa perusahaan ini
bagus , Ketika membaca LK
perusahaan x adakah info yg dapat
mengkonfirm bahwa perusahaan
tsb bagus sesuai dibicarakan
pebisnis atau sebaliknya
c)materiality
Laporan keuangan
dianggap material
jika terdapat salah
satu informasi salah
saji, manipulasi dan
hal lainnya dapat
mempengaruhi
keputusan.
Fundamental qualities
1.relevance
Relevan ini terkait
dengan informasi yg ada
dilaporan keuangan
sesuai tidak dengan info
yg dicari oleh pembaca.
Nah kita bisa tau LK
relevan atau tidak
dengan 3 nilai dibawah
Qualitativecharacteristic
a)completeness
Suatu laporan
keuangan harus
disajikan secara
lengkap.
b)neutrality
Suatu laporan
keuangan harus
disajikan secara
netral, tidak
berpihak ke pihak
manapun.
c)Free from
error
Laporan keuangan
bebas dari kesalahan
pencatatan dan
pengklasifikasian.
Fundamental qualities
FaithfulRepresentation
faithfull ini terkait
dengan informasi yg ada
dilaporan keuangan
sesuai dengan apa yg
terjadi di perusahaan
dgn kata lain harus
akurat
Qualitativecharacteristic
2)verifiability
Kualitas LK dimana
siapapun yg
membaca LK tsb
dapat mhasilkan
keputusan yg smaa
4)understandability
Laporan keuangan
yang baik yaitu yang
mudah dimengerti
1)comparability
Dapat dibandingkan
dengan laporan
keuangan yang lain.
3)timeliness
Memiliki ketepatan
waktu dalam
penyusunan dan
pelaporannya, jadi
semakin cepat
semakin
menguntungkan
enhancing qualities
Kualitas peningkat.
ELEMENTS level 2
ASSETS
LIABILITIES
EXPENSES
INCOME
EQUITY
Sumber daya yang dikendalikan oleh
entitas sebagai akibat dari peristiwa
masa lalu dan diharapkan menciptakan
keuntungan ekonomis di masa depan.
Kewajiban kini entitas yang timbul dari
peristiwa masa lalu, yang
penyelesaiannya mengakibatkan arus
keluar sumber daya entitas
Kepentingan sisa dalam aset entitas
setelah dikurangi semua kewajibannya
Peningkatan manfaat ekonomi selama periode akuntansi dalam
bentuk arus masuk atau peningkatan aset atau penurunan
kewajiban yang mengakibatkan peningkatan ekuitas, selain yang
berkaitan dengan kontribusi dari pemilik ekuitas.
Penjualan kas / piutang bertambah
Penurunan manfaat ekonomi selama periode
akuntansi dalam bentuk arus keluar atau
penurunan aset atau kenaikan kewajiban yang
mengakibatkan penurunan ekuitas, selain yang
berkaitan dengan distribusi kepada pemilik ekuitas
contoh byr listrik, kas kurang atau utang tambah
Mengenai bagaimana perusahaan harus mengakui,
mengukur, dan melaporkan unsur dan peristiwa keuangan
Level TIGA
1.Economic entity
Entitas Ekonomi
Konsep yang menyatakan bahwa
perusahaan adalah sebuah entitas
mandiri yang kegiatannya terpisah
antara pemilik dan unit bisnisnya
Level TIGA
4.periodicity
Periode Akuntansi
Asumsi bahwa penilaian dan pelaporan
keuangan perusahaan dilakukan pada periode
waktu tertentu yang sudah ditetapkan. Contoh
perusahaan menetapkan bahwa periode
pembuatan LK per semester / 6 bulan sekali
2.Going concern
Kontinuitas Usaha
Asumsi bahwa perusahaan mampu
bertahan cukup lama untuk memenuhi
tujuan dan komitmen perusahaan.
3.Monetary unit
Satuan Moneter
Segala sesuatu dapat diukur dan dinilai
dengan satuan uang tertentu.
5.Accrual basis of
accounting
Akuntansi Basis Akrual
Transaksi dicatat dalam periode
dimana peristiwa terjadi walaupun
belum terjadinya pengeluaran atau
penerimaan kas
ASUMSIDASAR
4.Full
disclosure
(pengungkapan
penuh)
2.Revenue
Recognition
(Pengukuran
Pendapatan)
3.Expense
recognition
(pengakuan
biaya)
Level TIGA
PRINSIP
1.MEASUREMENT
(PENGUKURAN)
- COST
- FAIR VALUE
- NILAI WAJAR
PENJELASAN LIAT WORD
Biaya pembuatan laporan keuangan harus
dipertimbangkan terhadap manfaat yang dapat
diperoleh dari penggunaannya. Semakin lengkap
laporan keuangan maka semakin mahal shng
harus mempertimbangkan jika kita membuat
laporan yg selengkap mungkin apakah
manfaatmua bagi perusahaan lebih banyak atau
sama saja
COST!
Accounting
Changes
1.ChangeinAccountingPolicy
(PerubahanKebijakanAkuntansi)
Kebijakan akuntansi dapat dirubah oleh
perusahaan dengan persetujuan IASB, jika:
a. Perubahan tersebut diwajibkan oleh IFRS
b. Perubahan tersebut menghasilkan laporan
keuangan yang memberikan informasi yang
lebih andal dan relevan mengenai posisi
keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas
perusahaan.
CONTOH:
- Perusahaan mengubah dasar penetapan
harga persediaan dari metode rata-rata ke
FIFO.
- Perusahaan mengubah metode
pengakuan pendapatan untuk konstruksi
jangka panjang dari metode pemulihan
biaya ke metode persentase penyelesaian.
Perubahan dari satu kebijakan akuntansi ke kebijakan akuntansi yang lain
2.Pelaporanperubahansecara
retrospektif(Retrospective)
menyusun kembali laporan keuangan yang
dikeluarkan sebelumnya, mengikuti
kebijakan baru yang digunakan. Pendekatan
ini disarankan oleh IASB.
(Perusahaan mengulang kembali dan
menyesuaikan laporan tahun sebelumnya)
Tigapendekatanpelaporan
perubahankebijakanakuntansi
1.Melaporkanperubahansaatini
(CummulativeEffect/DampakKumulatif)
merupakan selisih laba tahun sebelumnya
antara kebijakan akuntansi yang baru
diadopsi dan kebijakan akuntansi
sebelumnya.
(Perusahaan tidak mengubah laporan
keuangan tahun sebelumnya.)
3.Melaporkanperubahansecara
prospektif(Prospective)
Dalam pendekatan ini, hasil yang dilaporkan
sebelumnya biasanya tidak diubah.
(Perusahaan tidak menyesuaikan saldo
laba)
Item-item yang memerlukan estimasi
● Piutang tidak tertagih (Bad debts).
● Persediaan yang usang (Inventory
obsolescence)
● Masa manfaat dan nilai sisa aset
(Useful lives and residual values of
assets)
● Periode manfaat dari biaya
ditangguhkan (Periods benefited by
deferred costs).
2.ChangeinAccountingEstimates
(PerubahanEstimasiAkuntansi)royyan
Perubahan terjadi sebagai akibat dari informasi baru atau pengalaman tambahan.
● Liabilitas dari biaya garansi dan pajak
penghasilan (Liabilities for warranty costs
and income taxes).
● Pemulihan cadangan mineral
(Recoverable mineral reserves).
● Perubahan dalam estimasi depresiasi
(Change in depreciation estimates).
● Nilai wajar aset keuangan atau
liabilitas keuangan (Fair value of financial
assets or financial liabilities).
Pelaporan estimasi
akuntansi
Perubahan dalam estimasi akuntansi dilaporkan
secara prospektif. Penghitungan perubahan
estimasi dilakukan pada:
• Periode perubahan apabila perubahan estimasi
tersebut memengaruhi periode itu saja, atau
• Periode terjadinya perubahan dan periode
mendatang apabila perubahan estimasi
memengaruhi keduanya.
Contohsoal
Pada 1 Januari 2017, PT TAC membeli peralatan
sebesar $510.000 yang diestimasi memiliki masa
manfaat selama 10 tahun dengan nilai sisa sebesar
$10,000. Depresiasi telah dicatat selama 7 tahun
dengan menggunakan metode garis lurus. Pada
tahun 2019 (tahun ke-8), perusahaan menetapkan
bahwa jumlah masa manfaat seharusnya adalah 15
tahun dengan nilai sisa $5,000.
ANALISIS
DAN
KOREKSIKESALAHAN
Kesalahan dapat terjadi akibat dari
kesalahan penerapan kebijakan
akuntansi, kelalaian atau
penyalahgunaan fakta yang ada pada
saat laporan keuangan disusun, dan
hal lainnya.
11kategori utamakesalahan akuntansiyangmenyebabkan
penyajiankembali
Kategori Akuntansi Jenis Penyajian Kembali
Pengakuan Beban Mencatat beban pada periode yang salah atau untuk jumlah
yang salah
Pengakuan pendapatan Perhitungan pendapatan yang tidak benar. Kategori ini
pengakuan yang tidak tepat pada pendapatan, pengakuan
atas pendapatan yang diragukan, atau sejumlah kesalahan
terkait lainnya yang menyebabkan pendapatan salah
dilaporkan.
Misklasifikasi Perhitungan klasifikasi pos akuntansi yang signifikan dalam
laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, atau laporan
arus kas. Kesalahan ini mencakup penyajian kembali yang
diakibatkan misklasifikasi akun lancar atau tidak lancar atau
akun yang berpengaruh terhadap arus kas dari operasi.
Kategori Akuntansi Jenis Penyajian Kembali
Ekuitas - lain lain Perhitungan tidak tepat atas EPS, saham terbatas, waran,
dan instrumen ekuitas lain.
Cadangan/Kontinjensi Kesalahan yang mencakup akun piutang tidak tertagih,
cadangan persediaan, penyisihan pajak penghasilan, dan
kontinjensi kerugian.
Aset jangka panjang Penurunan nilai aset tetap, goodwill, atau pos terkait
lainnya.
Perpajakan Kesalahan yang mencakup koreksi atas provisi pajak,
perlakuan liabilitas yang tidak tepat, dan pos terkait pajak
lainnya.
Ekuitas-penghasilan
komprehensif lain
Perhitungan tidak tepat atas transaksi ekuitas yang terkait
laba rugi komprehensif termasuk item valuta asing,
revaluasi aset tetap, keuntungan dan kerugian yang belum
direalisasi atas investasi tertentu dalam utang, efek ekuitas,
dan derivatif.
Kategori Akuntansi Jenis Penyajian Kembali
Persediaan Penilaian biaya persediaan, masalah kuantitas, dan biaya
penyesuaian penjualan.
Ekuitas-opsi saham Perhitungan tidak tepat atas opsi saham karyawan.
Lain-lain Setiap penyajian kembali yang tidak tercakup dalam
kategori tercatat, termasuk yang terkait perhitungan tidak
tepat atas akuisisi atau merger.
Setelah perusahaan menemukan kesalahan
tersebut, maka harus memperbaiki kesalahannya.
Perusahaan mencatat koreksi
kesalahan (correction of errors) dari
periode sebelumnya sebagai
penyesuaian terhadap saldo laba awal
pada periode berjalan. Koreksi seperti
itu disebut penyesuaian periode
sebelumnya (prior period
adjustments).
a. Jurnal koreksi yang dibuat jika perusahaan
belum melakukan penutupan pembukuan
contoh
Depresiasi tahun berjalan telah salah dicatat sebesar
$5,000 dari yang seharusnya yaitu sebesar $50,000.
b. Jurnal koreksi yang dibuat jika perusahaan
sudah melakukan penutupan pembukuan
Depreciation Expense 45.000
Accumulated Depreciation 45.000
Retained Earnings 45.000
Accumulated Depreciation 45.000
Any Question???
thanks!

MATERI DISKUSI INTERNAL 1 2023 DONE.pptx

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Kerangka konseptual dibuat agarstandar akuntansi yang ada tidak keluar dari konsep yang ada, Jika dilihat dari ilustrasi yg ada, kita litany dari bawah ya Level 1 itu berisi tujuan dari pelaporan keuangan Level 2 berisi dari karakteristik dan unsur laporan keuangan Level 3 berisi teori, konsep dan prinsip yg dilakukan terkait penyusunan Lk
  • 4.
    Memberikan informasi tentang pelaporanentitas yang berguna untuk investor saat ini dan investor potensial, pemberi pinjaman, dan kreditur lainnya untuk membuat keputusan mengenai penyediaan sumber daya kepada entitas. Jadi tujuan utamanya LK menurut kerangka konseptual ini dimaksudkan utk pihak eksternal perusahaan Level satu Tujuandasar
  • 5.
    IASB mengidentifikasi bahwaharus ada kualitas informasi akuntansi yang dapat membedakan informasi yang lebih baik (lebih berguna) dari informasi yang lebih rendah (kurang berguna) untuk tujuan pengambilan keputusan. Level dua Konsep-konsep dasar
  • 6.
    Qualitativecharacteristic a)Predictive value Laporan keungan harus memilikinilai yang dapat di prediksi. Artinya jika membaca laporan keuangan tsb pembaca dpt memprediksi Kirakira thn depan perusahaan untung atau tidak atau prediksi keadaan lainnya b)Confirmatoryvalue Laporan keuangan harus memiliki nilai yang dapat dikonfirmasi atas pemahaman pembaca laporan keuangan . Contoh ada investor yg sedang membaca Lk perusahaan x, investor memiliki informasi dari pebisnis lain bahwa perusahaan ini bagus , Ketika membaca LK perusahaan x adakah info yg dapat mengkonfirm bahwa perusahaan tsb bagus sesuai dibicarakan pebisnis atau sebaliknya c)materiality Laporan keuangan dianggap material jika terdapat salah satu informasi salah saji, manipulasi dan hal lainnya dapat mempengaruhi keputusan. Fundamental qualities 1.relevance Relevan ini terkait dengan informasi yg ada dilaporan keuangan sesuai tidak dengan info yg dicari oleh pembaca. Nah kita bisa tau LK relevan atau tidak dengan 3 nilai dibawah
  • 7.
    Qualitativecharacteristic a)completeness Suatu laporan keuangan harus disajikansecara lengkap. b)neutrality Suatu laporan keuangan harus disajikan secara netral, tidak berpihak ke pihak manapun. c)Free from error Laporan keuangan bebas dari kesalahan pencatatan dan pengklasifikasian. Fundamental qualities FaithfulRepresentation faithfull ini terkait dengan informasi yg ada dilaporan keuangan sesuai dengan apa yg terjadi di perusahaan dgn kata lain harus akurat
  • 8.
    Qualitativecharacteristic 2)verifiability Kualitas LK dimana siapapunyg membaca LK tsb dapat mhasilkan keputusan yg smaa 4)understandability Laporan keuangan yang baik yaitu yang mudah dimengerti 1)comparability Dapat dibandingkan dengan laporan keuangan yang lain. 3)timeliness Memiliki ketepatan waktu dalam penyusunan dan pelaporannya, jadi semakin cepat semakin menguntungkan enhancing qualities Kualitas peningkat.
  • 9.
    ELEMENTS level 2 ASSETS LIABILITIES EXPENSES INCOME EQUITY Sumberdaya yang dikendalikan oleh entitas sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan diharapkan menciptakan keuntungan ekonomis di masa depan. Kewajiban kini entitas yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya mengakibatkan arus keluar sumber daya entitas Kepentingan sisa dalam aset entitas setelah dikurangi semua kewajibannya Peningkatan manfaat ekonomi selama periode akuntansi dalam bentuk arus masuk atau peningkatan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan peningkatan ekuitas, selain yang berkaitan dengan kontribusi dari pemilik ekuitas. Penjualan kas / piutang bertambah Penurunan manfaat ekonomi selama periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau penurunan aset atau kenaikan kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas, selain yang berkaitan dengan distribusi kepada pemilik ekuitas contoh byr listrik, kas kurang atau utang tambah
  • 10.
    Mengenai bagaimana perusahaanharus mengakui, mengukur, dan melaporkan unsur dan peristiwa keuangan Level TIGA
  • 11.
    1.Economic entity Entitas Ekonomi Konsepyang menyatakan bahwa perusahaan adalah sebuah entitas mandiri yang kegiatannya terpisah antara pemilik dan unit bisnisnya Level TIGA 4.periodicity Periode Akuntansi Asumsi bahwa penilaian dan pelaporan keuangan perusahaan dilakukan pada periode waktu tertentu yang sudah ditetapkan. Contoh perusahaan menetapkan bahwa periode pembuatan LK per semester / 6 bulan sekali 2.Going concern Kontinuitas Usaha Asumsi bahwa perusahaan mampu bertahan cukup lama untuk memenuhi tujuan dan komitmen perusahaan. 3.Monetary unit Satuan Moneter Segala sesuatu dapat diukur dan dinilai dengan satuan uang tertentu. 5.Accrual basis of accounting Akuntansi Basis Akrual Transaksi dicatat dalam periode dimana peristiwa terjadi walaupun belum terjadinya pengeluaran atau penerimaan kas ASUMSIDASAR
  • 12.
  • 13.
    Biaya pembuatan laporankeuangan harus dipertimbangkan terhadap manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaannya. Semakin lengkap laporan keuangan maka semakin mahal shng harus mempertimbangkan jika kita membuat laporan yg selengkap mungkin apakah manfaatmua bagi perusahaan lebih banyak atau sama saja COST!
  • 14.
  • 15.
    1.ChangeinAccountingPolicy (PerubahanKebijakanAkuntansi) Kebijakan akuntansi dapatdirubah oleh perusahaan dengan persetujuan IASB, jika: a. Perubahan tersebut diwajibkan oleh IFRS b. Perubahan tersebut menghasilkan laporan keuangan yang memberikan informasi yang lebih andal dan relevan mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas perusahaan. CONTOH: - Perusahaan mengubah dasar penetapan harga persediaan dari metode rata-rata ke FIFO. - Perusahaan mengubah metode pengakuan pendapatan untuk konstruksi jangka panjang dari metode pemulihan biaya ke metode persentase penyelesaian. Perubahan dari satu kebijakan akuntansi ke kebijakan akuntansi yang lain
  • 16.
    2.Pelaporanperubahansecara retrospektif(Retrospective) menyusun kembali laporankeuangan yang dikeluarkan sebelumnya, mengikuti kebijakan baru yang digunakan. Pendekatan ini disarankan oleh IASB. (Perusahaan mengulang kembali dan menyesuaikan laporan tahun sebelumnya) Tigapendekatanpelaporan perubahankebijakanakuntansi 1.Melaporkanperubahansaatini (CummulativeEffect/DampakKumulatif) merupakan selisih laba tahun sebelumnya antara kebijakan akuntansi yang baru diadopsi dan kebijakan akuntansi sebelumnya. (Perusahaan tidak mengubah laporan keuangan tahun sebelumnya.) 3.Melaporkanperubahansecara prospektif(Prospective) Dalam pendekatan ini, hasil yang dilaporkan sebelumnya biasanya tidak diubah. (Perusahaan tidak menyesuaikan saldo laba)
  • 17.
    Item-item yang memerlukanestimasi ● Piutang tidak tertagih (Bad debts). ● Persediaan yang usang (Inventory obsolescence) ● Masa manfaat dan nilai sisa aset (Useful lives and residual values of assets) ● Periode manfaat dari biaya ditangguhkan (Periods benefited by deferred costs). 2.ChangeinAccountingEstimates (PerubahanEstimasiAkuntansi)royyan Perubahan terjadi sebagai akibat dari informasi baru atau pengalaman tambahan. ● Liabilitas dari biaya garansi dan pajak penghasilan (Liabilities for warranty costs and income taxes). ● Pemulihan cadangan mineral (Recoverable mineral reserves). ● Perubahan dalam estimasi depresiasi (Change in depreciation estimates). ● Nilai wajar aset keuangan atau liabilitas keuangan (Fair value of financial assets or financial liabilities).
  • 18.
    Pelaporan estimasi akuntansi Perubahan dalamestimasi akuntansi dilaporkan secara prospektif. Penghitungan perubahan estimasi dilakukan pada: • Periode perubahan apabila perubahan estimasi tersebut memengaruhi periode itu saja, atau • Periode terjadinya perubahan dan periode mendatang apabila perubahan estimasi memengaruhi keduanya.
  • 19.
    Contohsoal Pada 1 Januari2017, PT TAC membeli peralatan sebesar $510.000 yang diestimasi memiliki masa manfaat selama 10 tahun dengan nilai sisa sebesar $10,000. Depresiasi telah dicatat selama 7 tahun dengan menggunakan metode garis lurus. Pada tahun 2019 (tahun ke-8), perusahaan menetapkan bahwa jumlah masa manfaat seharusnya adalah 15 tahun dengan nilai sisa $5,000.
  • 21.
  • 22.
    Kesalahan dapat terjadiakibat dari kesalahan penerapan kebijakan akuntansi, kelalaian atau penyalahgunaan fakta yang ada pada saat laporan keuangan disusun, dan hal lainnya.
  • 23.
    11kategori utamakesalahan akuntansiyangmenyebabkan penyajiankembali KategoriAkuntansi Jenis Penyajian Kembali Pengakuan Beban Mencatat beban pada periode yang salah atau untuk jumlah yang salah Pengakuan pendapatan Perhitungan pendapatan yang tidak benar. Kategori ini pengakuan yang tidak tepat pada pendapatan, pengakuan atas pendapatan yang diragukan, atau sejumlah kesalahan terkait lainnya yang menyebabkan pendapatan salah dilaporkan. Misklasifikasi Perhitungan klasifikasi pos akuntansi yang signifikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, atau laporan arus kas. Kesalahan ini mencakup penyajian kembali yang diakibatkan misklasifikasi akun lancar atau tidak lancar atau akun yang berpengaruh terhadap arus kas dari operasi.
  • 24.
    Kategori Akuntansi JenisPenyajian Kembali Ekuitas - lain lain Perhitungan tidak tepat atas EPS, saham terbatas, waran, dan instrumen ekuitas lain. Cadangan/Kontinjensi Kesalahan yang mencakup akun piutang tidak tertagih, cadangan persediaan, penyisihan pajak penghasilan, dan kontinjensi kerugian. Aset jangka panjang Penurunan nilai aset tetap, goodwill, atau pos terkait lainnya. Perpajakan Kesalahan yang mencakup koreksi atas provisi pajak, perlakuan liabilitas yang tidak tepat, dan pos terkait pajak lainnya. Ekuitas-penghasilan komprehensif lain Perhitungan tidak tepat atas transaksi ekuitas yang terkait laba rugi komprehensif termasuk item valuta asing, revaluasi aset tetap, keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas investasi tertentu dalam utang, efek ekuitas, dan derivatif.
  • 25.
    Kategori Akuntansi JenisPenyajian Kembali Persediaan Penilaian biaya persediaan, masalah kuantitas, dan biaya penyesuaian penjualan. Ekuitas-opsi saham Perhitungan tidak tepat atas opsi saham karyawan. Lain-lain Setiap penyajian kembali yang tidak tercakup dalam kategori tercatat, termasuk yang terkait perhitungan tidak tepat atas akuisisi atau merger. Setelah perusahaan menemukan kesalahan tersebut, maka harus memperbaiki kesalahannya.
  • 26.
    Perusahaan mencatat koreksi kesalahan(correction of errors) dari periode sebelumnya sebagai penyesuaian terhadap saldo laba awal pada periode berjalan. Koreksi seperti itu disebut penyesuaian periode sebelumnya (prior period adjustments).
  • 27.
    a. Jurnal koreksiyang dibuat jika perusahaan belum melakukan penutupan pembukuan contoh Depresiasi tahun berjalan telah salah dicatat sebesar $5,000 dari yang seharusnya yaitu sebesar $50,000. b. Jurnal koreksi yang dibuat jika perusahaan sudah melakukan penutupan pembukuan Depreciation Expense 45.000 Accumulated Depreciation 45.000 Retained Earnings 45.000 Accumulated Depreciation 45.000
  • 28.