Dasar-dasar sistem 
transportasi 
PERTEMUAN 1 – IB ILHAM MALIK, ST., MT.
MATERI 1 
Konsep dasar 
Sistem Transportasi
Konsep dasar Sistem Transportasi 
 Pengertian Sistem dan Definisi Sistran 
 Komponen-komponen Sistran 
 Pengertian sistem demand 
 Pengertian Sistem Pergerakan 
 Pengertian sistem kelembagaan 
 Interaksi antara komponen-komponen Sistran 
 Sub-sub Sistran 
 Perkembangan Kota
Pengertian Sistem 
 Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa 
Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang 
terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk 
memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai 
suatu tujuan. 
 Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling 
berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki 
item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. 
 Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah 
sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka. 
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem
Jenis sistem 
 Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori: 
 Atas dasar keterbukaan: 
 sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya. 
 sistem tertutup. 
 Atas dasar komponen: 
 Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi. 
 Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.
Definisi dan komponen Sistran 
 Sistem kegiatan; kantor, rumah, 
pasar, pertokoan dsb 
 Sistem pergerakan; mobil, 
sepeda, kereta api, karet, 
kapal, pesawat, dsb 
 Sistem jaringan; jalan raya, 
jalan tol, perairan, udara 
 Sistem kelembagaan: dinas 
perhubungan, kepolisian, PU, 
distako, dsb 
Sistem kelembagaan 
Sistem 
kegiatan 
Sistem 
jaringan 
Sistem 
pergerakan
Upaya penyediaan sistem transportasi 
harus terintegrasi satu sama lain
Contoh sistem transportasi dalam 
satu buah koridor bus
Sistem transportasi memang rumit, namun hal itu 
ditujukan untuk “merapikan” pergerakan / mobilitas 
masyarakat di kondisi sebenarnya
Sub sistem transportasi 
 Ruang untuk bergerak (jalan). 
 Tempat awal / akhir pergerakan (terminal). 
 Yang bergerak (alat angkut/kenderaan dalam bentuk apapun). 
 Pengelolaan : yang mengkoordinasi ketiga unsur sebelumnya.
Perkembangan kota
Pola hubungan antar kota
Contoh hubungan antar kota-kota 
di dunia
Contoh hubungan antar kota-kota 
di dunia (especially creative city)

Konsep dasar sistem transportasi

  • 1.
    Dasar-dasar sistem transportasi PERTEMUAN 1 – IB ILHAM MALIK, ST., MT.
  • 2.
    MATERI 1 Konsepdasar Sistem Transportasi
  • 3.
    Konsep dasar SistemTransportasi  Pengertian Sistem dan Definisi Sistran  Komponen-komponen Sistran  Pengertian sistem demand  Pengertian Sistem Pergerakan  Pengertian sistem kelembagaan  Interaksi antara komponen-komponen Sistran  Sub-sub Sistran  Perkembangan Kota
  • 4.
    Pengertian Sistem Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.  Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara.  Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem
  • 5.
    Jenis sistem Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:  Atas dasar keterbukaan:  sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.  sistem tertutup.  Atas dasar komponen:  Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.  Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.
  • 6.
    Definisi dan komponenSistran  Sistem kegiatan; kantor, rumah, pasar, pertokoan dsb  Sistem pergerakan; mobil, sepeda, kereta api, karet, kapal, pesawat, dsb  Sistem jaringan; jalan raya, jalan tol, perairan, udara  Sistem kelembagaan: dinas perhubungan, kepolisian, PU, distako, dsb Sistem kelembagaan Sistem kegiatan Sistem jaringan Sistem pergerakan
  • 7.
    Upaya penyediaan sistemtransportasi harus terintegrasi satu sama lain
  • 8.
    Contoh sistem transportasidalam satu buah koridor bus
  • 9.
    Sistem transportasi memangrumit, namun hal itu ditujukan untuk “merapikan” pergerakan / mobilitas masyarakat di kondisi sebenarnya
  • 10.
    Sub sistem transportasi  Ruang untuk bergerak (jalan).  Tempat awal / akhir pergerakan (terminal).  Yang bergerak (alat angkut/kenderaan dalam bentuk apapun).  Pengelolaan : yang mengkoordinasi ketiga unsur sebelumnya.
  • 11.
  • 12.
  • 13.
    Contoh hubungan antarkota-kota di dunia
  • 14.
    Contoh hubungan antarkota-kota di dunia (especially creative city)