PENDAHULUAN
Semakin naiknya suhu bumi, pelelehan gunung-gunung es
yang disertai kenaikan tinggi permukaan laut, semakin
sering banjir, semakin panjangnya musim kemarau.
Semua ini disebabkan oleh jutaan ton gas CO2 yang
dilepaskan ke udara oleh industri dan pengusahawan.
Berkurangnya oksigen dari atmosfer
Pencemaran merkuri di lautan yang disebabkan oleh
berbagai pencemaran industri limbah
Stratosfir kurang mampu melindungi bumi dari sinar
ultraviolet akibat berkurangnya lapisan ozon (O3) oleh gas
NO oleh pesawat supersonic
Peningkatan penggunaan bahan kimia berbahaya
dalamkehidupan sehari-hari misal :Freon (CFC) yang
digunakan sebagai aerosol hairspray yang menambah
cepatnya kerusakkan lapisan ozon.
MASALAH PENCEMAR PERAIRAN
Manfaat air dan kehilangannya :
1. Untuk keperluan domestik yaitu keperluan rumah
tangga
2.Untuk perdangangan, seperti: industri,
pabrik,bisnis,pertokoan, kantor,hotel dsb
3. Untuk pertanian, seperti : perkebunan,peternakan,
perikanan dsb
4.Untuk keperluan umum, seperti : pemadam
kebakaran, penyiraman, pertanaman dan air mancur
5.Kehilangan karena kebocoran seperti: kebocoran kran
utama dan kran sambungan, resorvoir dll
Kebutuhan air disebabkan :
1. Tingkat kemakmuran
2.Pendapatan
3. Biaya
4.Penyakit yang berhubungan dengan air
KUALITAS AIR
Kualitas air dapat diklasifikasikan :
Sifat fisik
Sifat kimia
Sifat Biologi
Sifat Fisik
1. Padatan
Padatan total pada air meliputi bahan yang mengapung,
bahan yang tersuspensi, bahan koloid dan bahan padat
terlarut.
Sumber berasal dari buangan domestik,industri,pertanian
dan infiltrasi air tanah.
2. Kekeruhan
mengukur intensitas sinar yang dilakukan oleh air.
Kekeruhan menjadi indikasi kualitas air buangan dan
perairan alami yang mengandung koloid.
3. Suhu
Suhu air limbah umumya lebih tinggi dibandingkan
dengan suhu air perairan penerima.
Tingginya suhu tersebut disebabkan oleh campuran air
panas dari perumahan dan aktivitas industri.
Meningkatnya suhu mempengaruhi sifat-sifat lain yaitu :
Mempercepat reaksi-reaksi kimia
Mengurangi kelarutan gas dalam air
Memperhebat pengaruh rasa dan bau
Mempercepat pertumbuhan tanaman pengganggu tertentu dan
jamur dari buangan
Menambah mortalitas organisme perairan
4. Bau
Bau dalam air limbah disebabkan oleh gas-gas hasil penguraian
bahan organik. Sampah segar lebih kurang baunya dari sampah
yang busuk
5. Warna
Warna buangan segar umumnya abu-abu.
Petunjuk penangulangan terhadap parameter warna adalah
setiap buangan ke dalam perairan harus tidak menimbulkan
warna.
SIFAT KIMIA
Karakteristik kimia dan buangan digolongkan :
1. Bahan organik
2. Bahan anorganik dan gas-gas terlarut
3. Logam berat
Ad.1 Bahan organik
Bahan organik terdiri dari unsur-unsur C,H,O dan dalam
beberapa zat mengandung N, dan S,P, Fe. Dalam beberapa
buangan zat organik umumnya tersusun oleh :
- Protein 40-60%
- Karbohidrat 25-50%
- Minyak dan lemak 10%
- Urea
Protein
Semua buangan yang berasal dari hewan dan
makanan mengandung protein,yang kandungannya
bervariasi dari sedikit sampai tinggi. Protein bersama-
sama dengan urea merupakan sumber N pada
buangan bila terurai menghasilkan bau yang khas.
Karbohidrat
Karbohidrat sangat banyak terdapat di alam, meliputi
gula, pati, selulosa dan serat kayu. Semua senyawa ini
pada umumnya terdapat pada buangan
Karbohidrat yang paling stabil adalah selulosa, yang
banyak sekali terdapat pada buangan. Beberapa jenis
jamur terutama dalam suasana asam dapat
menguraikan selulosa.
Minyak,lemak dan Minyak mineral
Gliserida dari asam lemak yang cair pada suhu kamar
disebut minyak, sedangkan yang berupa zat padat pada
suhu kamar disebut lemak. Keduanya banyak terdapat
pada limbah domestik yang berupa mentega, keju, dan
minyak pada tumbuhan.
Minyak tanah, pelumas, aspol berasal dari buangan
pertokoan, bengkel dan jalan raya serta mengapung di
permukaan air yang menghambat aktivitas biologi
perairan yang berakibat berbagai masalah
Surfactant
Surfactant atau surface aktive agent memiliki sifat-sifat:
- Merupakan molekul organik yang besar
- Sedikit larut dalam air
- Menyebabkan buih di perairan
- Terkumpul di permukaan
Pestisida dan Bahan-bahan Pertanian
Pengaruh dari bahan limbah pertanian yang berasal
pestisida, fungisida dan herbisida adalah :
- Dapat mematikan ikan
- Sebagai kontaminan pada daging ikan
- Menurunkan mutu ikan
- Mengurangi pemanfaatan air
Ad. 2 Bahan anorganik
Beberapa komponen anorganik dari perairan alami
dan air buangan penting dalam menentukan kualitas
air.
pH
Nilai pH perairan mencirikan keseimbangan asam
dan basa. Perairan air tawar pH 5.0-9.0. Nilai pH ini
ditentukan oleh adanya interaksi berbagai zat dalam
air (yang sebagian besar tidak stabil)
Air kalinitas
Dalam air buangan,alkalinitas disebabkan adanya
hidroksida, karbonat dan ion Ca, Mg, K atau NH3. Air
buangan umumnya dapat menyebabkan naiknya
alkalinitas perairan.
Senyawa Nitrogen
Dalam limbah buangan, protein tanaman dan hewan
diuraikan oleh bakteri jadi amonia. Nitrogen-Amonia
dalam larutan berbentuk NH3 atau NH4+
tergantung
dari pH.
NH3 + H2O NH4+
+ OH-
pH dalam keadaan basa reaksi bergeser kekiri maka
NH3 yang tinggi, dalam keadaan asam bergeser
kekanan NH4+
yang tinggi. Maka pH tinggi NH3 akan
merupakan racun bagi biologi perairan.
Adanya Nitrit pada limbah perairan akan
menyebabkan penyakit bayi biru, karena nitrit dapat
mengikat oksigen sehingga tubuh kekurangan
oksigen.
Senyawa Fosfor
Unsur P merupakan unsur essensial untuk
pertumbuhan ganggang dan organisme perairan.
Unsur P yang berlebihan dalam perairan dapat
mengakibatkan entrofikasi dan dapat menurunkan
kadar oksigen terlarut sampai nol ppm.
Belerang
Dalam keadaan anaerobik senyawa sulfat direduksi
oleh bakteri membentuk gas H2S.
SO4 + Bahan organik bacteria S-2
+ H2O + CO2
S-2
+ 2 H+
H2S
Bila H2S yang terbentuk dalam pipa air limbah bercampur
dengan gas lain, misal: CH4 dan CO2 dapat menyebabkan
ledakan
Ad. 3 Logam Berat
Logam berat merupakan renik bagi pertumbuhan
tanaman dan hewan termasuk manusia yang meliputi Fe,
As, Cd, Pb, Hg, Mn, Ni,Cr, Zn, Cu. Logam ini dibutuhkan
sedikit sekali oleh tubuh untuk pertumbuhan dan bila
tersedia lebih dari yang dibutuhkan logam-logam tersebut
akan bersifat racun.
Besi (Fe)
Dalam air minum Fe > 0.31 ppm dapat menimbulkan rasa
tidak enak. Ion Ferro (Fe2+
) larut dalam air. Bila kontak
dengan udara akan teroksidasi menjadi ion Ferri (Fe3+
)
yang menyebabkan kekeruhan dengan reaksi :
4 Fe2+
+ O2 + 10 H2O 4 Fe(OH)3 + 8H+
(abu-abu,putih)
2 Fe(OH)3 Fe2O3 + 3 H2O (merah)
Arsen (As)
As merupakan unsur yang sangat beracun> bagi manusia
As 100 mg akan menyebabkan kematian. As juga
dipergunakan untuk pestisida. Misal : Pb(AsO4)2,
Na3AsO3, Cu(AsO3)2 (paris green) dan juga
dipertambangan.
Kadmium (Cd)
Cd berasal dari limbah industri dan pertambangan.
Pengaruh Cd pada manusia adalah :
- Tekanan darah tinggi
- Kerusakkan ginjal
- Kerusakkan jaringan testicular
- Kerusakkan sel butir darah merah
Di jepang pernah terjadi malapetaka Itai-Itai yang
disebabkan pencemaran logam.
Timbal (Pb)
Timbal berbahaya pada pencemaran udara. Di
perairan Pb bukan merupakan masalah utama. Kecuali
jika disekitar perairan terjadi kerusakkan pipa timbal,
ada buangan industri solder atau dari ceceran benzin
dari kapal atau speed boat.
Air raksa (Hg)
Pencermaran merkuri di teluk minamata (1953-1960)
yang berasal dari limbah industri yang menyebabkan
tragedi mengerikan.
Pengaruh toksikologi pencemaran merkuri dapat
mengakibatkan kerusakkan saraf, sifat pemarah,
kebutaan, gangguan jiwa, cacat bayi dalam
kandungan.
KARAKTERISTIK BIOLOGI
Golongan organisme yang penting dalam air permukaan dan air
buangan adalah protista, tanaman dan hewan.
Protista
Peranannya penting untuk menguraikan bahan organik dalam
fungsinya dengan kualitas lingkungan
Protozoa
Protozoa yang penting meliputi amuba, flagelata dan hewan
yang bisa berenang bebas dengan cilliata. Protozoa pemakan
protista sehingga penting dalam treatment biologi perairan
berupa keseimbangan berbagai organisme mikro.
Virus
Virus yang dikeluarkan manusia bersama-sama feses sangat
berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Dalam 19 feses orang
sakit hepatitis virus terdapat 10.000-100.000 virus yang
berpotensi menginfeksi.
Dalam air buangan pada suhu 20 C, virus dapat hidup selama 4
hari . Sedangkan di perairan alami virus dapat hidup selama 6
hari.Wabah hepatitis dapat disebarkan lewat air.

Kuliah 11

  • 2.
    PENDAHULUAN Semakin naiknya suhubumi, pelelehan gunung-gunung es yang disertai kenaikan tinggi permukaan laut, semakin sering banjir, semakin panjangnya musim kemarau. Semua ini disebabkan oleh jutaan ton gas CO2 yang dilepaskan ke udara oleh industri dan pengusahawan. Berkurangnya oksigen dari atmosfer Pencemaran merkuri di lautan yang disebabkan oleh berbagai pencemaran industri limbah Stratosfir kurang mampu melindungi bumi dari sinar ultraviolet akibat berkurangnya lapisan ozon (O3) oleh gas NO oleh pesawat supersonic Peningkatan penggunaan bahan kimia berbahaya dalamkehidupan sehari-hari misal :Freon (CFC) yang digunakan sebagai aerosol hairspray yang menambah cepatnya kerusakkan lapisan ozon.
  • 3.
    MASALAH PENCEMAR PERAIRAN Manfaatair dan kehilangannya : 1. Untuk keperluan domestik yaitu keperluan rumah tangga 2.Untuk perdangangan, seperti: industri, pabrik,bisnis,pertokoan, kantor,hotel dsb 3. Untuk pertanian, seperti : perkebunan,peternakan, perikanan dsb 4.Untuk keperluan umum, seperti : pemadam kebakaran, penyiraman, pertanaman dan air mancur 5.Kehilangan karena kebocoran seperti: kebocoran kran utama dan kran sambungan, resorvoir dll
  • 4.
    Kebutuhan air disebabkan: 1. Tingkat kemakmuran 2.Pendapatan 3. Biaya 4.Penyakit yang berhubungan dengan air
  • 5.
    KUALITAS AIR Kualitas airdapat diklasifikasikan : Sifat fisik Sifat kimia Sifat Biologi
  • 6.
    Sifat Fisik 1. Padatan Padatantotal pada air meliputi bahan yang mengapung, bahan yang tersuspensi, bahan koloid dan bahan padat terlarut. Sumber berasal dari buangan domestik,industri,pertanian dan infiltrasi air tanah. 2. Kekeruhan mengukur intensitas sinar yang dilakukan oleh air. Kekeruhan menjadi indikasi kualitas air buangan dan perairan alami yang mengandung koloid. 3. Suhu Suhu air limbah umumya lebih tinggi dibandingkan dengan suhu air perairan penerima. Tingginya suhu tersebut disebabkan oleh campuran air panas dari perumahan dan aktivitas industri.
  • 7.
    Meningkatnya suhu mempengaruhisifat-sifat lain yaitu : Mempercepat reaksi-reaksi kimia Mengurangi kelarutan gas dalam air Memperhebat pengaruh rasa dan bau Mempercepat pertumbuhan tanaman pengganggu tertentu dan jamur dari buangan Menambah mortalitas organisme perairan 4. Bau Bau dalam air limbah disebabkan oleh gas-gas hasil penguraian bahan organik. Sampah segar lebih kurang baunya dari sampah yang busuk 5. Warna Warna buangan segar umumnya abu-abu. Petunjuk penangulangan terhadap parameter warna adalah setiap buangan ke dalam perairan harus tidak menimbulkan warna.
  • 8.
    SIFAT KIMIA Karakteristik kimiadan buangan digolongkan : 1. Bahan organik 2. Bahan anorganik dan gas-gas terlarut 3. Logam berat Ad.1 Bahan organik Bahan organik terdiri dari unsur-unsur C,H,O dan dalam beberapa zat mengandung N, dan S,P, Fe. Dalam beberapa buangan zat organik umumnya tersusun oleh : - Protein 40-60% - Karbohidrat 25-50% - Minyak dan lemak 10% - Urea
  • 9.
    Protein Semua buangan yangberasal dari hewan dan makanan mengandung protein,yang kandungannya bervariasi dari sedikit sampai tinggi. Protein bersama- sama dengan urea merupakan sumber N pada buangan bila terurai menghasilkan bau yang khas. Karbohidrat Karbohidrat sangat banyak terdapat di alam, meliputi gula, pati, selulosa dan serat kayu. Semua senyawa ini pada umumnya terdapat pada buangan Karbohidrat yang paling stabil adalah selulosa, yang banyak sekali terdapat pada buangan. Beberapa jenis jamur terutama dalam suasana asam dapat menguraikan selulosa.
  • 10.
    Minyak,lemak dan Minyakmineral Gliserida dari asam lemak yang cair pada suhu kamar disebut minyak, sedangkan yang berupa zat padat pada suhu kamar disebut lemak. Keduanya banyak terdapat pada limbah domestik yang berupa mentega, keju, dan minyak pada tumbuhan. Minyak tanah, pelumas, aspol berasal dari buangan pertokoan, bengkel dan jalan raya serta mengapung di permukaan air yang menghambat aktivitas biologi perairan yang berakibat berbagai masalah Surfactant Surfactant atau surface aktive agent memiliki sifat-sifat: - Merupakan molekul organik yang besar - Sedikit larut dalam air - Menyebabkan buih di perairan - Terkumpul di permukaan
  • 11.
    Pestisida dan Bahan-bahanPertanian Pengaruh dari bahan limbah pertanian yang berasal pestisida, fungisida dan herbisida adalah : - Dapat mematikan ikan - Sebagai kontaminan pada daging ikan - Menurunkan mutu ikan - Mengurangi pemanfaatan air
  • 12.
    Ad. 2 Bahananorganik Beberapa komponen anorganik dari perairan alami dan air buangan penting dalam menentukan kualitas air. pH Nilai pH perairan mencirikan keseimbangan asam dan basa. Perairan air tawar pH 5.0-9.0. Nilai pH ini ditentukan oleh adanya interaksi berbagai zat dalam air (yang sebagian besar tidak stabil) Air kalinitas Dalam air buangan,alkalinitas disebabkan adanya hidroksida, karbonat dan ion Ca, Mg, K atau NH3. Air buangan umumnya dapat menyebabkan naiknya alkalinitas perairan.
  • 13.
    Senyawa Nitrogen Dalam limbahbuangan, protein tanaman dan hewan diuraikan oleh bakteri jadi amonia. Nitrogen-Amonia dalam larutan berbentuk NH3 atau NH4+ tergantung dari pH. NH3 + H2O NH4+ + OH- pH dalam keadaan basa reaksi bergeser kekiri maka NH3 yang tinggi, dalam keadaan asam bergeser kekanan NH4+ yang tinggi. Maka pH tinggi NH3 akan merupakan racun bagi biologi perairan. Adanya Nitrit pada limbah perairan akan menyebabkan penyakit bayi biru, karena nitrit dapat mengikat oksigen sehingga tubuh kekurangan oksigen.
  • 14.
    Senyawa Fosfor Unsur Pmerupakan unsur essensial untuk pertumbuhan ganggang dan organisme perairan. Unsur P yang berlebihan dalam perairan dapat mengakibatkan entrofikasi dan dapat menurunkan kadar oksigen terlarut sampai nol ppm. Belerang Dalam keadaan anaerobik senyawa sulfat direduksi oleh bakteri membentuk gas H2S. SO4 + Bahan organik bacteria S-2 + H2O + CO2 S-2 + 2 H+ H2S Bila H2S yang terbentuk dalam pipa air limbah bercampur dengan gas lain, misal: CH4 dan CO2 dapat menyebabkan ledakan
  • 15.
    Ad. 3 LogamBerat Logam berat merupakan renik bagi pertumbuhan tanaman dan hewan termasuk manusia yang meliputi Fe, As, Cd, Pb, Hg, Mn, Ni,Cr, Zn, Cu. Logam ini dibutuhkan sedikit sekali oleh tubuh untuk pertumbuhan dan bila tersedia lebih dari yang dibutuhkan logam-logam tersebut akan bersifat racun. Besi (Fe) Dalam air minum Fe > 0.31 ppm dapat menimbulkan rasa tidak enak. Ion Ferro (Fe2+ ) larut dalam air. Bila kontak dengan udara akan teroksidasi menjadi ion Ferri (Fe3+ ) yang menyebabkan kekeruhan dengan reaksi : 4 Fe2+ + O2 + 10 H2O 4 Fe(OH)3 + 8H+ (abu-abu,putih) 2 Fe(OH)3 Fe2O3 + 3 H2O (merah)
  • 16.
    Arsen (As) As merupakanunsur yang sangat beracun> bagi manusia As 100 mg akan menyebabkan kematian. As juga dipergunakan untuk pestisida. Misal : Pb(AsO4)2, Na3AsO3, Cu(AsO3)2 (paris green) dan juga dipertambangan. Kadmium (Cd) Cd berasal dari limbah industri dan pertambangan. Pengaruh Cd pada manusia adalah : - Tekanan darah tinggi - Kerusakkan ginjal - Kerusakkan jaringan testicular - Kerusakkan sel butir darah merah Di jepang pernah terjadi malapetaka Itai-Itai yang disebabkan pencemaran logam.
  • 17.
    Timbal (Pb) Timbal berbahayapada pencemaran udara. Di perairan Pb bukan merupakan masalah utama. Kecuali jika disekitar perairan terjadi kerusakkan pipa timbal, ada buangan industri solder atau dari ceceran benzin dari kapal atau speed boat. Air raksa (Hg) Pencermaran merkuri di teluk minamata (1953-1960) yang berasal dari limbah industri yang menyebabkan tragedi mengerikan. Pengaruh toksikologi pencemaran merkuri dapat mengakibatkan kerusakkan saraf, sifat pemarah, kebutaan, gangguan jiwa, cacat bayi dalam kandungan.
  • 18.
    KARAKTERISTIK BIOLOGI Golongan organismeyang penting dalam air permukaan dan air buangan adalah protista, tanaman dan hewan. Protista Peranannya penting untuk menguraikan bahan organik dalam fungsinya dengan kualitas lingkungan Protozoa Protozoa yang penting meliputi amuba, flagelata dan hewan yang bisa berenang bebas dengan cilliata. Protozoa pemakan protista sehingga penting dalam treatment biologi perairan berupa keseimbangan berbagai organisme mikro. Virus Virus yang dikeluarkan manusia bersama-sama feses sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Dalam 19 feses orang sakit hepatitis virus terdapat 10.000-100.000 virus yang berpotensi menginfeksi. Dalam air buangan pada suhu 20 C, virus dapat hidup selama 4 hari . Sedangkan di perairan alami virus dapat hidup selama 6 hari.Wabah hepatitis dapat disebarkan lewat air.