Kitab Amsal berisi nasihat dan kata-kata hikmat yang mendidik orang muda tentang kehidupan yang takut kepada Tuhan, ditulis terutama oleh Raja Salomo. Di dalamnya terkandung perbandingan antara orang benar dan orang fasik, serta tantangan bagi generasi muda untuk menjalani hidup sesuai teladan yang baik. Tanggung jawab pembentukan karakter pemuda bukan hanya pada orang tua, tetapi juga lingkungan gereja dan masyarakat, sehingga mereka dapat menjadi harapan masa depan.