BUKTI AUDIT DAN
DOKUMENTASI
KELOMPOK II
LISA FARIANTI
ISA PERDANA
HIDAYANI
Pengertian Bukti Audit
Bukti audit adalah segala sesuatu yang mendukung angka-angka atau
informasi lain yang disajikan dalam laporan keuangan, yang dapat
digunakan oleh auditor sebagai dasar untuk menyatakan pendapatnya.
Bukti audit yang mendukung laporan keuangan terdiri dari data
akuntansi dan semua informasi penguat ( corroborating information )
yang tersedia bagi seorang auditor. Informasi ini sangat bervariasi
sesuai kemampuannya dalam meyakinkan auditor bahwa laporan
keuangan telah disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi
yang berlaku umum. Bukti audit mencakup informasi yang sangat
persuasif, misalnya perhitungan auditor atas sekuritas yang diperjual
belikan dan informasi yang kurang persuasif, misalnya respon atas
pertanyaan-pertanyaannya dari para karyawan klien.
2
Sifat Bukti Audit
Bukti audit audit yang mengandung laporan keuangan terdiri
dari data akuntansi dan semua informasi penguat yang tersedia
bagi auditor. Data akuntansi saja tidak dapat dianggap sebagai
pendukung yang cukup sebagai pendukung yang cukupbagi
suatu laporan keuangan, dipihak lain tanpa cukup perhatian
terhadap kewajaran dan kecermatan data akuntansi yang
melandasinya, pendapat auditor atas laporan keuangan tidak
akan terjamin.
3
Keputusan Bukti Audit
Keputusan utama yang dihadapi para auditor adalah
menetukan jenis dan jumlah bukti audit yang tepat
untuk dikumpulkan agar dapat memberikan suatu
keyakinan yang memadai bahwa berbagai komponen
dalam laporan keuangan serta dalam keseluruhan
laporan lainnya telah disajikan secara wajar.
Berbagai keputusan auditor dalam pengumpulan bukti
audit dapat dipilah kedalam 4 sub keputusan :
• Prosedur-prosedur audit apakah yang akan
digunakan.
• Ukuran sampel sebesar apakah yang akan dipilih
untuk prosedur tertentu.
• Item-item manakah yang akan dipilih dari populasi
• Kapankah berbagai prosedur itu akan dilakukan
(program audit).
4
Kompetensi Bukti Audit
⊸ Bukti Fisik
⊸ Bukti Yang Diperoleh Melalui Konfirmasi
⊸ Bukti Dokumen
⊸ Bukti Matematik
⊸ Bukti Analitis
⊸ Bukti Oral
5
Prosedur Bukti Audit
 Inspeksi
 Pengamatan
 Konfirmasi
 Permintaan keterangan
 Penelusuran
 Pemeriksaan dokumen pendukung
 Perhitungan
 Scanning
 Pelaksanaan utang
 Computer-Assisted Audit Techniques
6
Persuasivitas Bukti
Audit
 Kompetensi
Kompetensi bukti merujuk pada tingkat bdimana bukti
tersebut dianggap dapat dipercaya atau diyakini
kebenarannya.
 Kecukupan
Kuantitas bukti yang diperoleh menentukan kecukupan.
Pada umumnya, kecukupan bukti diukur dengan ukuran
sampel yang dipilih oleh auditor.
 Persuasivitas Dan Biaya
Dalam membuat berbagai keputusan tentang bukti audit
pada suatu proses audit, baik persuavitas maupun biaya
harus turut dipertimbangkan.
7
Jenis-Jenis Bukti Audit
1. Pengujian Fisik
2. Konfirmasi
3. Dokumentasi
4. Prosedur analisis
5. Wawancara kepada klien
6. Hitung uji
7. Observasi
8
Kecukupan Bukti Audit
⊸ Materialistis
⊸ Risiko audit
⊸ Faktor-faktor ekonomi
⊸ Ukuran dan karakteristik populasi
Penilaiaan Bukti Audit
Dalam menilai bukti audit, auditor harus
mempertimbangkan apakah tujuan audit tertentu
telah tercapai. Auditor harus secara mendalam
mencari bukti audit dan tidak memihak dalam
mengevaluasinya.
Dokumentasi Audit
Dokumentasi audit adalah catatan utama yang
mencakup semua informasi yang perlu di
pertimbangkan oleh auditor untuk melaksanakan
audit secara memadai dan untuk mendukung
laporan audit. Tujuan dokumentasi audit adalah
untuk membantu auditor dalam memberikan
kepastian yang memadai bahwa audit telah
sesuai dengan standar audit yang berlaku umum
dan juga membantu auditor dalam
melaksanakan dan mensuvervisi audit.
Thanks!
Any questions?
12
Credits
Special thanks to Mrs Berlian and our beloved
friends.
⊸ Presentation by : Lisa, Isa, Hidayani.
13

Kel 2.pptx

  • 1.
    BUKTI AUDIT DAN DOKUMENTASI KELOMPOKII LISA FARIANTI ISA PERDANA HIDAYANI
  • 2.
    Pengertian Bukti Audit Buktiaudit adalah segala sesuatu yang mendukung angka-angka atau informasi lain yang disajikan dalam laporan keuangan, yang dapat digunakan oleh auditor sebagai dasar untuk menyatakan pendapatnya. Bukti audit yang mendukung laporan keuangan terdiri dari data akuntansi dan semua informasi penguat ( corroborating information ) yang tersedia bagi seorang auditor. Informasi ini sangat bervariasi sesuai kemampuannya dalam meyakinkan auditor bahwa laporan keuangan telah disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Bukti audit mencakup informasi yang sangat persuasif, misalnya perhitungan auditor atas sekuritas yang diperjual belikan dan informasi yang kurang persuasif, misalnya respon atas pertanyaan-pertanyaannya dari para karyawan klien. 2
  • 3.
    Sifat Bukti Audit Buktiaudit audit yang mengandung laporan keuangan terdiri dari data akuntansi dan semua informasi penguat yang tersedia bagi auditor. Data akuntansi saja tidak dapat dianggap sebagai pendukung yang cukup sebagai pendukung yang cukupbagi suatu laporan keuangan, dipihak lain tanpa cukup perhatian terhadap kewajaran dan kecermatan data akuntansi yang melandasinya, pendapat auditor atas laporan keuangan tidak akan terjamin. 3
  • 4.
    Keputusan Bukti Audit Keputusanutama yang dihadapi para auditor adalah menetukan jenis dan jumlah bukti audit yang tepat untuk dikumpulkan agar dapat memberikan suatu keyakinan yang memadai bahwa berbagai komponen dalam laporan keuangan serta dalam keseluruhan laporan lainnya telah disajikan secara wajar. Berbagai keputusan auditor dalam pengumpulan bukti audit dapat dipilah kedalam 4 sub keputusan : • Prosedur-prosedur audit apakah yang akan digunakan. • Ukuran sampel sebesar apakah yang akan dipilih untuk prosedur tertentu. • Item-item manakah yang akan dipilih dari populasi • Kapankah berbagai prosedur itu akan dilakukan (program audit). 4
  • 5.
    Kompetensi Bukti Audit ⊸Bukti Fisik ⊸ Bukti Yang Diperoleh Melalui Konfirmasi ⊸ Bukti Dokumen ⊸ Bukti Matematik ⊸ Bukti Analitis ⊸ Bukti Oral 5
  • 6.
    Prosedur Bukti Audit Inspeksi  Pengamatan  Konfirmasi  Permintaan keterangan  Penelusuran  Pemeriksaan dokumen pendukung  Perhitungan  Scanning  Pelaksanaan utang  Computer-Assisted Audit Techniques 6
  • 7.
    Persuasivitas Bukti Audit  Kompetensi Kompetensibukti merujuk pada tingkat bdimana bukti tersebut dianggap dapat dipercaya atau diyakini kebenarannya.  Kecukupan Kuantitas bukti yang diperoleh menentukan kecukupan. Pada umumnya, kecukupan bukti diukur dengan ukuran sampel yang dipilih oleh auditor.  Persuasivitas Dan Biaya Dalam membuat berbagai keputusan tentang bukti audit pada suatu proses audit, baik persuavitas maupun biaya harus turut dipertimbangkan. 7
  • 8.
    Jenis-Jenis Bukti Audit 1.Pengujian Fisik 2. Konfirmasi 3. Dokumentasi 4. Prosedur analisis 5. Wawancara kepada klien 6. Hitung uji 7. Observasi 8
  • 9.
    Kecukupan Bukti Audit ⊸Materialistis ⊸ Risiko audit ⊸ Faktor-faktor ekonomi ⊸ Ukuran dan karakteristik populasi
  • 10.
    Penilaiaan Bukti Audit Dalammenilai bukti audit, auditor harus mempertimbangkan apakah tujuan audit tertentu telah tercapai. Auditor harus secara mendalam mencari bukti audit dan tidak memihak dalam mengevaluasinya.
  • 11.
    Dokumentasi Audit Dokumentasi auditadalah catatan utama yang mencakup semua informasi yang perlu di pertimbangkan oleh auditor untuk melaksanakan audit secara memadai dan untuk mendukung laporan audit. Tujuan dokumentasi audit adalah untuk membantu auditor dalam memberikan kepastian yang memadai bahwa audit telah sesuai dengan standar audit yang berlaku umum dan juga membantu auditor dalam melaksanakan dan mensuvervisi audit.
  • 12.
  • 13.
    Credits Special thanks toMrs Berlian and our beloved friends. ⊸ Presentation by : Lisa, Isa, Hidayani. 13