KEBIJAKAN
KEBIJAKAN
PROGRAM INDONESIA SEHAT
PROGRAM INDONESIA SEHAT
DENGAN PENDEKATAN
DENGAN PENDEKATAN KELUARGA
KELUARGA
1
PELATIHAN
MANAJEMEN PUSKESMAS
BAPELKES BATAM
• Tujuan Pembelajaran Umum : peserta mampu memahami kebijakan program Indonesia
sehat dengan pendekatan keluarga
• Tujuan Pembelajaran Khusus : Peserta mampu memahami :
1. Kebijakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga
–Pembangunan kesehatan
–Program Indonesia sehat
–Konsep Pendekatan Keluarga
–Pelaksanaan Pendekatan Keluarga
–Peran Puskesmas dalam Pendekatan Keluarga
2. Penguatan Puskesmas melalui pendekatan keluarga yang holistic
–Pengenalan SPM
–Penguatan UKBM
–Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
–Penguatan P2PTM 2
OUTPUT YANG DIHARAPKAN
OUTPUT YANG DIHARAPKAN
SEHAT - KESEHATAN
HAK ASASI
Ps 4-8 UU 36/2009
TANGGUNG JAWAB
Ps 14-20 UU 36/2009
KEWAJIBAN
Ps 9-13 UU 36/2009
HAK ASASI (PASAL 4-8)
f.Hak mendapatkan
informasi dan edukasi
tentang kesehatan
TANGGUNG JAWAB
PEMERINTAH (PASAL 14-20):
d.Tersedianya akses terhadap
informasi, edukasi, dan fasilitas
pelayanan kesehatan.
e.Memberdayakan dan
mendorong peran aktif
masyarakat dalam segala bentuk
upaya kesehatan.
KEWAJIBAN (PASAL 9-13)
b.Menghormati hak orang lain
dalam upaya memperoleh
lingkungan yang sehat, baik fisik,
biologi, maupun sosial.
c.Berperilaku hidup sehat untuk
mewujudkan, mempertahankan,
dan memajukan kesehatan yang
setinggi-tingginya.
d. Menjaga dan meningkatkan
derajat kesehatan bagi orang lain
yang menjadi tanggung jawabnya.
e.Turut serta dalam program
jaminan kesehatan sosial.
Visi dan Misi Presiden
4
TRISAKTI:
Mandiri di bidang ekonomi; Berdaulat di bidang politik;
Berkepribadian dalam budaya
TRISAKTI:
Mandiri di bidang ekonomi; Berdaulat di bidang politik;
Berkepribadian dalam budaya
PROGRAM INDONESIA
SEHAT
PROGRAM INDONESIA
SEHAT
PROGRAM INDONESIA
PINTAR
PROGRAM INDONESIA
PINTAR
PROGRAM INDONESIA KERJA
PROGRAM INDONESIA SEJAHTERA
RENSTRA
2015-2019
3
DIMENSI
PEMBANGUNAN:
PEMBANGUNAN
MANUSIA,
SEKTOR
UNGGULAN,
PEMERATAAN
DAN
KEWILAYAHAN
3
DIMENSI
PEMBANGUNAN:
PEMBANGUNAN
MANUSIA,
SEKTOR
UNGGULAN,
PEMERATAAN
DAN
KEWILAYAHAN
NORMA
PEMBANGUNAN
KABINET
KERJA
NORMA
PEMBANGUNAN
KABINET
KERJA
PENDEKATAN
KELUARGA
PENDEKATAN
KELUARGA NUSANTARA
SEHAT
NUSANTARA
SEHAT
PARADIGMA SEHAT PENGUATAN YANKES JKN
KELUARGA
SEHAT
KELUARGA
SEHAT
DTPK
GERMAS
GERMAS
RENSTRA
2015-2019
Kegiatan
• Promotif – preventif sebagai
landasan pembangunan
kesehatan
• Pemberdayaan masyarakat
• Keterlibatan lintas sektor
Kegiatan
• Peningkatan Akses terutama pd
FKTP
• Optimalisasi Sistem Rujukan
• Peningkatan Mutu
Kegiatan
• Benefit
• Sistem pembiayaan: asuransi
– azas gotong royong
• Kendali Mutu & Kendali Biaya
• Sasaran: PBI & Non PBI
Tanda kepesertaan KIS
KELUARGA SEHAT
Penerapan pendekatan continuum of care
Intervensi berbasis resiko
kesehatan (health risk)
PENDEKATAN
KELUARGA
PROGRAM INDONESIA SEHAT
PROGRAM INDONESIA SEHAT
5
Pilar 1.
Paradigma Sehat
Pilar 2. Penguatan
Yankes
Pilar 3. JKN
GERMAS
6
PERMENKES 39 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN
PRGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA
1
2
3
4
Pendekatan pelayanan yang
mengintegrasikan UKP & UKM secara
berkesinambungan, dengan target keluarga,
didasari data & informasi dari profil
kesehatan keluarga
mber Foto: achmad fiqqy fierly
Tujuan Pendekatan Keluarga:
1. Mengintegrasikan seluruh program di Puskesmas
2. Meningkatkan akses keluarga terhadap pelayanan
kesehatan yang komprehensif
3. Mendukung pencapaian SPM Kab/Kota
4. Mendukung pelaksanaan JKN
5. Mendukung tercapainya program indonesia sehat
7
Pendekatan Keluarga adalah salah satu cara
Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan
sasaran dan mendekatkan atau
meningkatkan akses pelayanan kesehatan
dengan mendatangi keluarga
PENGERTIAN PENDEKATAN KELUARGA
8
• Deteksi
pengembangan
Inteligensia dan
upaya stimulasi
sensomotorik
• ASI eksklusif
• Imunisasi dasar
lengkap
• Pemberian makan
• Penimbangan
• Vit A
• MTBS
• Kesehatan Jiwa
• Deteksi
pengembangan
Inteligensia dan
upaya stimulasi
Kognitif
• SDIDTK
• Imunisasi
• Gizi
• Kolaborasi PAUD,
BKB, dan
Posyandu
• Deteksi dan
Simulasi kognitif
• Kesehatan Jiwa
• Optimalisasi
kesiapan belajar
dan
pengembangan
model belajar yang
efektif
• UKS
• Imunisasi anak
sekolah
• Penjaringan anak
usia sekolah
• PMT
• Kesehatan Jiwa
• Identifikasi dan
optimalisasi
kecerdasan
majemuk pada
remaja
• Kesehatan
reproduksi
• Konseling gizi
HIV/AIDS dan
NAPZA
• Tablet Fe
• Konseling Kespro
• PKRT
• Kesehatan Jiwa
• Promosi Gaya
Hidup Otak Sehat,
mandiri dan
produktif
• KB bagi PUS
• PKRT
• Deteksi PM dan
PTM
• Kesehatan OR
dan kerja
• Kesehatan Jiwa
• Deteksi gangguan
kognitif untuk
mengoptimalkan
kualitas hidup
• Posyandu Lansia
• Peningkatan
kualitas Hidup
Mandiri
• Perlambatan
proses Degeneratif
• Kesehatan Jiwa
• Stimulasi dan nutrisi
pengungkit otak pada
janin melalui Ibu Hamil
• P4K
• Buku KIA
• ANC terpadu
• Kelas Ibu Hamil
• APN
• RTK
• Kemitraan Bidan Dukun
• KB PP
• PONED/ PONEK
• Kesehatan Jiwa
Program Kesehatan Berdasarkan Siklus Hidup
PROGRAM INDONESIA SEHAT
PROGRAM INDONESIA SEHAT
9
• Deteksi
pengembangan
Inteligensia dan
upaya stimulasi
sensomotorik
• ASI eksklusif
• Imunisasi dasar
lengkap
• Pemberian makan
• Penimbangan
• Vit A
• MTBS
• Kesehatan Jiwa
• Deteksi
pengembangan
Inteligensia dan
upaya stimulasi
Kognitif
• SDIDTK
• Imunisasi
• Gizi
• Kolaborasi PAUD,
BKB, dan Posyandu
• Deteksi dan Simulasi
kognitif
• Kesehatan Jiwa
• Optimalisasi
kesiapan belajar
dan pengembangan
model belajar yang
efektif
• UKS
• Imunisasi anak
sekolah
• Penjaringan anak
usia sekolah
• PMT
• Kesehatan Jiwa
• Identifikasi dan
optimalisasi
kecerdasan
majemuk pada
remaja
• Kesehatan
reproduksi
• Konseling gizi
HIV/AIDS dan
NAPZA
• Tablet Fe
• Konseling Kespro
• PKRT
• Kesehatan Jiwa
• Promosi Gaya Hidup
Otak Sehat, mandiri
dan produktif
• KB bagi PUS
• PKRT
• Deteksi PM dan
PTM
• Kesehatan OR dan
kerja
• Kesehatan Jiwa
• Deteksi gangguan
kognitif untuk
mengoptimalkan
kualitas hidup
• Posyandu Lansia
• Peningkatan kualitas
Hidup Mandiri
• Perlambatan proses
Degeneratif
• Kesehatan Jiwa
• Stimulasi dan nutrisi
pengungkit otak pada
janin melalui Ibu Hamil
• P4K
• Buku KIA
• ANC terpadu
• Kelas Ibu Hamil
• APN
• RTK
• Kemitraan Bidan Dukun
• KB PP
• PONED/ PONEK
• Kesehatan Jiwa
PUSKESMAS
(Permenkes 75 tahun 2014)
10
11
TUJUAN PEMBANGUNAN KESEHATAN
DI PUSKESMAS
PERILAKU SEHAT
MENJANGKAU
PELAYANAN BERMUTU
LINGKUNGAN
SEHAT
DERAJAT KESEHATAN
OPTIMAL
PRINSIP PENYELENGGARAAN
PUSKESMAS
A. PARADIGMA
SEHAT
A. PARADIGMA
SEHAT
B. PERTANG-
GUNGJAWABAN
WILAYAH
B. PERTANG-
GUNGJAWABAN
WILAYAH
C.
KEMANDIRIAN
MASYARAKAT
C.
KEMANDIRIAN
MASYARAKAT
D.
PEMERATAAN
E. TEKNOLOGI
TEPAT GUNA
E. TEKNOLOGI
TEPAT GUNA
F. KETERPADUAN
DAN
KESINAMBUNGAN
F. KETERPADUAN
DAN
KESINAMBUNGAN
KECAMATAN SEHAT
PUSKESMAS
(Permenkes 75 tahun 2014)
12
KERANGKA KONSEP “PENDEKATAN KELUARGA”
Fungsi
“Puskesmas”
1. UPAYA KESEHATAN
MASYARAKAT (UKM)
2. UPAYA KESEHATAN
PERORANGAN (UKP)
a. UKM Esensial
b. UKM Pengembangan
(Permenkes 75/2014)
KLASIFIKASI
KEWENANGAN
PUSKESMAS
SESUAI
FUNGSI
(Pasal
7)
OUTPUT
1. Keluarga mengikuti KB
2. Ibu melakukan persalinan di Faskes
3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap
4. Bayi diberi ASI eksklusif selama 6 bulan
5. Memantau pertumbuhan dan perkembangan balita
tiap bulan
Program Gizi, Kesehatan Ibu & Anak
6. Penderita TB Paru berobat sesuai standar
7. Penderita hipertensi berobat teratur
8. Gangguan jiwa berat tidak diterlantarkan
Pengendalian Peny. Menular & Tidak
Menular
9. Tidak ada anggota keluarga yang merokok
10. Keluarga mempunyai akses terhadap air bersih
11. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan
jamban sehat
12. Sekeluarga menjadi anggota JKN
Perilaku dan kesehatan lingkungan
INDIKATOR
KELUARGA
SEHAT
Note : dapat ditambahkan indikator sesuai kebutuhan setempat
OUTPUT
13
4 HAL YG DIPERLUKAN DALAM
IMPLEMENTASI PIS PK
PROFIL KESEHATAN KELUARGA
(PROKESGA)
14
Paket Informasi Kesehatan Keluarga
(PINKESGA)
DAN LAIN2 SESUAI KEBUTUHAN LOKAL
35
16
Puskesmas
Keluarga
UKBM: Posyandu, PAUD, UKS,
Poskestren, Upaya Kes Kerja, Posbindu
PTM, dll
Keluarga Keluarga
Keluarga Keluarga
Mekanisme Puskesmas – Keluarga – UKBM
Pro-aktif menjangkau keluarga
• Balita yang tidak datang penimbangan ke posyandu, segera
dilakukan kunjungan rumah  agar dapat dilakukan
deteksi dini keadaan balita ybs.
• Pro-aktif ke keluarga harus dilakukan untuk menemukan
2/3 penderita PTM yang belum sadar bahwa mereka
menderita PTM tersebut
• Pendekatan keluarga secara total diperlukan
17
PENGAWASAN,
PENGENDALIAN &
PENILAIAN KINERJA
PUSKESMAS,
PERUBAHAN IKS PADA
LEVEL KELUARGA
SAMPAI LEVEL
PUSKESMAS
PERSIAPAN
PENYUSUNAN RUK
SECARA EVIDANCE
BASED
PENDEKATAN
KELUARGA DENGAN
TETAP MELIHAT
DATA2 PROGRAM
KUNJUNGAN
RUMAH
IMPLEMENTASI
INTERVENSI
PERMASALAHAN YG
SDH DISEPAKATI SBG
PRIORITAS MASALAH
INPUT DATA PADA
FORM TERCETAK
ATAU
ELEKTRONIK
(APLIKASI)
MANAJEMEN
PENDEKATAN KELUARGA DI PUSKESMAS
Sosialisasi,
pengorganisasian
dan integrasi
program
Kunjungan Rumah
Promkes
Intervensi Awal
Tabulasi & analisis Triangulasi & Analisis Lokmin bulanan dan atau
tribulanan
18
P1 P2 P3
POLA KEPEMIMPINAN
P1 : Perencanaan P2: Pengerakan Pelaksanaan P3: Pengawasan Pengendalian dan Penilaian
Integrasi
Integrasi
Integrasi
PUSKESMAS
19
Pendana
an
UKM
Pemeriksaan kasus Diare
di
PUSTU/Puskesmas
Terdeteksi Keluarga yang sering
menderita diare di satu desa di wilayah
kerja Puskesmas
RUMAH SAKIT
PENDEKATAN KELUARGA  Pendataan dan Intervensi
Awal
12 Indikator PIS -PK
 Hasil dari kunjungan rumah
diperoleh bahwa banyak
keluarga di desa tersebut Tidak
memiliki akses terhadap
jamban sehat dan sarana air
bersih
 Menggalakkan STBM
 Konseling Tatalaksana diare
 Advokasi perangkat desa untuk penyediaan jamban
dan sarana air bersih melalui ADD
UKP
CONTOH KASUS:
Diare Terkait
Kondisi
Lingkungan
20
DINKES
KAB/KOTA
DINKES
PROV
Rujukan UKM
Sekunder
Rujukan UKM
Sekunder
• PENANGGULANGAN KLB DIARE
ANTAR KAB
• UJI RESISTENSI ANTIBIOTIK
• LABORATORIUM SPESIMEN
• PENANGGULANGAN KLB DIARE BERSAMA
PUSKESMAS
• SURVEILANS EPIDEMIOLOGI PADA KLB
DIARE
Rujukan UKM TERSIER
Rujukan UKM TERSIER
• DIARE DENGAN DEHIDRASI BERAT
• DIARE DENGAN PENYAKIT PENYERTA
• BAYI DENGAN DIARE DAN DEHIDRASI
SEDANG-BERAT
PUSKESMAS
(UKM & UKP)
• PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN DIARE
• PROMOSI KESEHATAN
• SURVEILANS EPIDEMIOLOGI
• PENANGGULANGAN KLB DIARE
• KLINIK SANITASI
Ilustrasi Pelayanan Puskesmas Terintegrasi
PELAKSANAAN PENDEKATAN KELUARGA
DENGAN KONSEP WILAYAH
37
SPM
DUKUNGAN
DUKUNGAN TERHADAP SPM
TERHADAP SPM
2,
3,
4,
8,
10,
11
Memantau pertumbuhan dan perkembangan
balita tiap bulan
PENINGKATAN GAYA HIDUP SEHAT
DENGAN PERILAKU CERDIK DAN PATUH
Promosi kesehatan untuk berperilaku
CERDIK dalam mengatasi PTM dan
mengimplementasikan dalam Posbindu PTM
P
A
T
U
H
Periksa Kesehatan secara rutin dan
ikuti anjuran dokter
Atasi Penyakit dengan pengobatan
yang tepat dan teratur
Tetap diet sehat dengan gizi
seimbang,
Upayakan beraktivitas fisik dengan
aman,
Hindari rokok, alkohol dan zat
karsinogenik lainnya
Program Patuh bagi yang sudah
menyandang PTM diselenggarakan
agar mereka rajin kontrol dan minum
obat
49
PENGERTIAN
Suatu tindakan yang sistematis dan terencana
yang dilakukan secara bersama-sama
oleh seluruh komponen bangsa
dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan
berperilaku sehat untuk
meningkatkan kualitas hidup
45
INPRES NOMOR 1 TAHUN 2017 TENTANG GERMAS
AGAR MASYARAKAT BERPERILAKU SEHAT
SEHINGGA BERDAMPAK PADA :
Kesehatan
Terjaga
Biaya untuk
Biaya untuk
berobat
berobat
berkurang
berkurang
Produktif
Lingkungan
Bersih
46
TUJUAN GERMAS
MEWUJUDKAN GERMAS…..
26
Peningkatan
Edukasi
Hidup Sehat
Peningkatan
Kualitas
Lingkungan
Peningkatan
Pencegahan
dan Deteksi
Dini Penyakit
Penyediaan
Pangan Sehat
dan Percepatan
Perbaikan Gizi
Peningkatan
Perilaku
Hidup Sehat
Peningkatan
Aktivitas Fisik
Melakukan
Aktivitas
Fisik
Konsumsi
Sayur
dan buah
Memeriksa
Kesehatan
Secara Berkala
FOKUS KEGIATAN 2017
Pendekatan keluarga sudah pernah dilakukan seperti pada
program Perkesmas (keperawatan kesehatan masyarakat) dan
PHBS tatanan rumah tangga
Cakupannya: total coverage, Puskesmas harus
mempunyai database kesehatan seluruh keluarga di
wilayah kerjanya
Substansinya: 12 indikator terpilih mewakili 4
masalah kesehatan prioritas yang akan ditanggulangi
selama 5 tahun i 27
APA
YANG
BARU ??
?
SAATNYA UNTUK
DITERAPKAN
Pendekatan keluarga ini sangat tepat untuk dilaksanakan
sekarang ini, karena:
•Dukungan SPM  UU 23/2014 dan Permenkes 43 tahun
2016
•Teknologi komputer yang sangat memudahkan pendataan
dan analisisnya
•Ketersediaan SDM yang lebih baik
•Dana operasional cukup (tersedia DAK fisik dan non fisik,
Kapitasi, APBD, ADD, dll)
•Komitmen yang tinggi
28
SALAM SEHAT
TERIMA KASIH
30

kebijakanpispk-170815030149 (1).pdf

  • 1.
    KEBIJAKAN KEBIJAKAN PROGRAM INDONESIA SEHAT PROGRAMINDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN DENGAN PENDEKATAN KELUARGA KELUARGA 1 PELATIHAN MANAJEMEN PUSKESMAS BAPELKES BATAM
  • 2.
    • Tujuan PembelajaranUmum : peserta mampu memahami kebijakan program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga • Tujuan Pembelajaran Khusus : Peserta mampu memahami : 1. Kebijakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga –Pembangunan kesehatan –Program Indonesia sehat –Konsep Pendekatan Keluarga –Pelaksanaan Pendekatan Keluarga –Peran Puskesmas dalam Pendekatan Keluarga 2. Penguatan Puskesmas melalui pendekatan keluarga yang holistic –Pengenalan SPM –Penguatan UKBM –Gerakan Masyarakat Hidup Sehat –Penguatan P2PTM 2 OUTPUT YANG DIHARAPKAN OUTPUT YANG DIHARAPKAN
  • 3.
    SEHAT - KESEHATAN HAKASASI Ps 4-8 UU 36/2009 TANGGUNG JAWAB Ps 14-20 UU 36/2009 KEWAJIBAN Ps 9-13 UU 36/2009 HAK ASASI (PASAL 4-8) f.Hak mendapatkan informasi dan edukasi tentang kesehatan TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH (PASAL 14-20): d.Tersedianya akses terhadap informasi, edukasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan. e.Memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam segala bentuk upaya kesehatan. KEWAJIBAN (PASAL 9-13) b.Menghormati hak orang lain dalam upaya memperoleh lingkungan yang sehat, baik fisik, biologi, maupun sosial. c.Berperilaku hidup sehat untuk mewujudkan, mempertahankan, dan memajukan kesehatan yang setinggi-tingginya. d. Menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan bagi orang lain yang menjadi tanggung jawabnya. e.Turut serta dalam program jaminan kesehatan sosial.
  • 4.
    Visi dan MisiPresiden 4 TRISAKTI: Mandiri di bidang ekonomi; Berdaulat di bidang politik; Berkepribadian dalam budaya TRISAKTI: Mandiri di bidang ekonomi; Berdaulat di bidang politik; Berkepribadian dalam budaya PROGRAM INDONESIA SEHAT PROGRAM INDONESIA SEHAT PROGRAM INDONESIA PINTAR PROGRAM INDONESIA PINTAR PROGRAM INDONESIA KERJA PROGRAM INDONESIA SEJAHTERA RENSTRA 2015-2019 3 DIMENSI PEMBANGUNAN: PEMBANGUNAN MANUSIA, SEKTOR UNGGULAN, PEMERATAAN DAN KEWILAYAHAN 3 DIMENSI PEMBANGUNAN: PEMBANGUNAN MANUSIA, SEKTOR UNGGULAN, PEMERATAAN DAN KEWILAYAHAN NORMA PEMBANGUNAN KABINET KERJA NORMA PEMBANGUNAN KABINET KERJA PENDEKATAN KELUARGA PENDEKATAN KELUARGA NUSANTARA SEHAT NUSANTARA SEHAT PARADIGMA SEHAT PENGUATAN YANKES JKN KELUARGA SEHAT KELUARGA SEHAT DTPK GERMAS GERMAS
  • 5.
    RENSTRA 2015-2019 Kegiatan • Promotif –preventif sebagai landasan pembangunan kesehatan • Pemberdayaan masyarakat • Keterlibatan lintas sektor Kegiatan • Peningkatan Akses terutama pd FKTP • Optimalisasi Sistem Rujukan • Peningkatan Mutu Kegiatan • Benefit • Sistem pembiayaan: asuransi – azas gotong royong • Kendali Mutu & Kendali Biaya • Sasaran: PBI & Non PBI Tanda kepesertaan KIS KELUARGA SEHAT Penerapan pendekatan continuum of care Intervensi berbasis resiko kesehatan (health risk) PENDEKATAN KELUARGA PROGRAM INDONESIA SEHAT PROGRAM INDONESIA SEHAT 5 Pilar 1. Paradigma Sehat Pilar 2. Penguatan Yankes Pilar 3. JKN GERMAS
  • 6.
    6 PERMENKES 39 TAHUN2016 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PRGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA 1 2 3 4
  • 7.
    Pendekatan pelayanan yang mengintegrasikanUKP & UKM secara berkesinambungan, dengan target keluarga, didasari data & informasi dari profil kesehatan keluarga mber Foto: achmad fiqqy fierly Tujuan Pendekatan Keluarga: 1. Mengintegrasikan seluruh program di Puskesmas 2. Meningkatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif 3. Mendukung pencapaian SPM Kab/Kota 4. Mendukung pelaksanaan JKN 5. Mendukung tercapainya program indonesia sehat 7 Pendekatan Keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan atau meningkatkan akses pelayanan kesehatan dengan mendatangi keluarga PENGERTIAN PENDEKATAN KELUARGA
  • 8.
    8 • Deteksi pengembangan Inteligensia dan upayastimulasi sensomotorik • ASI eksklusif • Imunisasi dasar lengkap • Pemberian makan • Penimbangan • Vit A • MTBS • Kesehatan Jiwa • Deteksi pengembangan Inteligensia dan upaya stimulasi Kognitif • SDIDTK • Imunisasi • Gizi • Kolaborasi PAUD, BKB, dan Posyandu • Deteksi dan Simulasi kognitif • Kesehatan Jiwa • Optimalisasi kesiapan belajar dan pengembangan model belajar yang efektif • UKS • Imunisasi anak sekolah • Penjaringan anak usia sekolah • PMT • Kesehatan Jiwa • Identifikasi dan optimalisasi kecerdasan majemuk pada remaja • Kesehatan reproduksi • Konseling gizi HIV/AIDS dan NAPZA • Tablet Fe • Konseling Kespro • PKRT • Kesehatan Jiwa • Promosi Gaya Hidup Otak Sehat, mandiri dan produktif • KB bagi PUS • PKRT • Deteksi PM dan PTM • Kesehatan OR dan kerja • Kesehatan Jiwa • Deteksi gangguan kognitif untuk mengoptimalkan kualitas hidup • Posyandu Lansia • Peningkatan kualitas Hidup Mandiri • Perlambatan proses Degeneratif • Kesehatan Jiwa • Stimulasi dan nutrisi pengungkit otak pada janin melalui Ibu Hamil • P4K • Buku KIA • ANC terpadu • Kelas Ibu Hamil • APN • RTK • Kemitraan Bidan Dukun • KB PP • PONED/ PONEK • Kesehatan Jiwa Program Kesehatan Berdasarkan Siklus Hidup
  • 9.
    PROGRAM INDONESIA SEHAT PROGRAMINDONESIA SEHAT 9 • Deteksi pengembangan Inteligensia dan upaya stimulasi sensomotorik • ASI eksklusif • Imunisasi dasar lengkap • Pemberian makan • Penimbangan • Vit A • MTBS • Kesehatan Jiwa • Deteksi pengembangan Inteligensia dan upaya stimulasi Kognitif • SDIDTK • Imunisasi • Gizi • Kolaborasi PAUD, BKB, dan Posyandu • Deteksi dan Simulasi kognitif • Kesehatan Jiwa • Optimalisasi kesiapan belajar dan pengembangan model belajar yang efektif • UKS • Imunisasi anak sekolah • Penjaringan anak usia sekolah • PMT • Kesehatan Jiwa • Identifikasi dan optimalisasi kecerdasan majemuk pada remaja • Kesehatan reproduksi • Konseling gizi HIV/AIDS dan NAPZA • Tablet Fe • Konseling Kespro • PKRT • Kesehatan Jiwa • Promosi Gaya Hidup Otak Sehat, mandiri dan produktif • KB bagi PUS • PKRT • Deteksi PM dan PTM • Kesehatan OR dan kerja • Kesehatan Jiwa • Deteksi gangguan kognitif untuk mengoptimalkan kualitas hidup • Posyandu Lansia • Peningkatan kualitas Hidup Mandiri • Perlambatan proses Degeneratif • Kesehatan Jiwa • Stimulasi dan nutrisi pengungkit otak pada janin melalui Ibu Hamil • P4K • Buku KIA • ANC terpadu • Kelas Ibu Hamil • APN • RTK • Kemitraan Bidan Dukun • KB PP • PONED/ PONEK • Kesehatan Jiwa
  • 10.
  • 11.
    11 TUJUAN PEMBANGUNAN KESEHATAN DIPUSKESMAS PERILAKU SEHAT MENJANGKAU PELAYANAN BERMUTU LINGKUNGAN SEHAT DERAJAT KESEHATAN OPTIMAL PRINSIP PENYELENGGARAAN PUSKESMAS A. PARADIGMA SEHAT A. PARADIGMA SEHAT B. PERTANG- GUNGJAWABAN WILAYAH B. PERTANG- GUNGJAWABAN WILAYAH C. KEMANDIRIAN MASYARAKAT C. KEMANDIRIAN MASYARAKAT D. PEMERATAAN E. TEKNOLOGI TEPAT GUNA E. TEKNOLOGI TEPAT GUNA F. KETERPADUAN DAN KESINAMBUNGAN F. KETERPADUAN DAN KESINAMBUNGAN KECAMATAN SEHAT PUSKESMAS (Permenkes 75 tahun 2014)
  • 12.
    12 KERANGKA KONSEP “PENDEKATANKELUARGA” Fungsi “Puskesmas” 1. UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT (UKM) 2. UPAYA KESEHATAN PERORANGAN (UKP) a. UKM Esensial b. UKM Pengembangan (Permenkes 75/2014) KLASIFIKASI KEWENANGAN PUSKESMAS SESUAI FUNGSI (Pasal 7) OUTPUT 1. Keluarga mengikuti KB 2. Ibu melakukan persalinan di Faskes 3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap 4. Bayi diberi ASI eksklusif selama 6 bulan 5. Memantau pertumbuhan dan perkembangan balita tiap bulan Program Gizi, Kesehatan Ibu & Anak 6. Penderita TB Paru berobat sesuai standar 7. Penderita hipertensi berobat teratur 8. Gangguan jiwa berat tidak diterlantarkan Pengendalian Peny. Menular & Tidak Menular 9. Tidak ada anggota keluarga yang merokok 10. Keluarga mempunyai akses terhadap air bersih 11. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat 12. Sekeluarga menjadi anggota JKN Perilaku dan kesehatan lingkungan INDIKATOR KELUARGA SEHAT Note : dapat ditambahkan indikator sesuai kebutuhan setempat OUTPUT
  • 13.
    13 4 HAL YGDIPERLUKAN DALAM IMPLEMENTASI PIS PK
  • 14.
  • 15.
    Paket Informasi KesehatanKeluarga (PINKESGA) DAN LAIN2 SESUAI KEBUTUHAN LOKAL 35
  • 16.
    16 Puskesmas Keluarga UKBM: Posyandu, PAUD,UKS, Poskestren, Upaya Kes Kerja, Posbindu PTM, dll Keluarga Keluarga Keluarga Keluarga Mekanisme Puskesmas – Keluarga – UKBM
  • 17.
    Pro-aktif menjangkau keluarga •Balita yang tidak datang penimbangan ke posyandu, segera dilakukan kunjungan rumah  agar dapat dilakukan deteksi dini keadaan balita ybs. • Pro-aktif ke keluarga harus dilakukan untuk menemukan 2/3 penderita PTM yang belum sadar bahwa mereka menderita PTM tersebut • Pendekatan keluarga secara total diperlukan 17
  • 18.
    PENGAWASAN, PENGENDALIAN & PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS, PERUBAHANIKS PADA LEVEL KELUARGA SAMPAI LEVEL PUSKESMAS PERSIAPAN PENYUSUNAN RUK SECARA EVIDANCE BASED PENDEKATAN KELUARGA DENGAN TETAP MELIHAT DATA2 PROGRAM KUNJUNGAN RUMAH IMPLEMENTASI INTERVENSI PERMASALAHAN YG SDH DISEPAKATI SBG PRIORITAS MASALAH INPUT DATA PADA FORM TERCETAK ATAU ELEKTRONIK (APLIKASI) MANAJEMEN PENDEKATAN KELUARGA DI PUSKESMAS Sosialisasi, pengorganisasian dan integrasi program Kunjungan Rumah Promkes Intervensi Awal Tabulasi & analisis Triangulasi & Analisis Lokmin bulanan dan atau tribulanan 18 P1 P2 P3 POLA KEPEMIMPINAN P1 : Perencanaan P2: Pengerakan Pelaksanaan P3: Pengawasan Pengendalian dan Penilaian
  • 19.
  • 20.
    UKM Pemeriksaan kasus Diare di PUSTU/Puskesmas TerdeteksiKeluarga yang sering menderita diare di satu desa di wilayah kerja Puskesmas RUMAH SAKIT PENDEKATAN KELUARGA  Pendataan dan Intervensi Awal 12 Indikator PIS -PK  Hasil dari kunjungan rumah diperoleh bahwa banyak keluarga di desa tersebut Tidak memiliki akses terhadap jamban sehat dan sarana air bersih  Menggalakkan STBM  Konseling Tatalaksana diare  Advokasi perangkat desa untuk penyediaan jamban dan sarana air bersih melalui ADD UKP CONTOH KASUS: Diare Terkait Kondisi Lingkungan 20 DINKES KAB/KOTA DINKES PROV Rujukan UKM Sekunder Rujukan UKM Sekunder • PENANGGULANGAN KLB DIARE ANTAR KAB • UJI RESISTENSI ANTIBIOTIK • LABORATORIUM SPESIMEN • PENANGGULANGAN KLB DIARE BERSAMA PUSKESMAS • SURVEILANS EPIDEMIOLOGI PADA KLB DIARE Rujukan UKM TERSIER Rujukan UKM TERSIER • DIARE DENGAN DEHIDRASI BERAT • DIARE DENGAN PENYAKIT PENYERTA • BAYI DENGAN DIARE DAN DEHIDRASI SEDANG-BERAT PUSKESMAS (UKM & UKP) • PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN DIARE • PROMOSI KESEHATAN • SURVEILANS EPIDEMIOLOGI • PENANGGULANGAN KLB DIARE • KLINIK SANITASI Ilustrasi Pelayanan Puskesmas Terintegrasi
  • 21.
  • 22.
    SPM DUKUNGAN DUKUNGAN TERHADAP SPM TERHADAPSPM 2, 3, 4, 8, 10, 11 Memantau pertumbuhan dan perkembangan balita tiap bulan
  • 23.
    PENINGKATAN GAYA HIDUPSEHAT DENGAN PERILAKU CERDIK DAN PATUH Promosi kesehatan untuk berperilaku CERDIK dalam mengatasi PTM dan mengimplementasikan dalam Posbindu PTM P A T U H Periksa Kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter Atasi Penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur Tetap diet sehat dengan gizi seimbang, Upayakan beraktivitas fisik dengan aman, Hindari rokok, alkohol dan zat karsinogenik lainnya Program Patuh bagi yang sudah menyandang PTM diselenggarakan agar mereka rajin kontrol dan minum obat 49
  • 24.
    PENGERTIAN Suatu tindakan yangsistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup 45 INPRES NOMOR 1 TAHUN 2017 TENTANG GERMAS
  • 25.
    AGAR MASYARAKAT BERPERILAKUSEHAT SEHINGGA BERDAMPAK PADA : Kesehatan Terjaga Biaya untuk Biaya untuk berobat berobat berkurang berkurang Produktif Lingkungan Bersih 46 TUJUAN GERMAS
  • 26.
    MEWUJUDKAN GERMAS….. 26 Peningkatan Edukasi Hidup Sehat Peningkatan Kualitas Lingkungan Peningkatan Pencegahan danDeteksi Dini Penyakit Penyediaan Pangan Sehat dan Percepatan Perbaikan Gizi Peningkatan Perilaku Hidup Sehat Peningkatan Aktivitas Fisik Melakukan Aktivitas Fisik Konsumsi Sayur dan buah Memeriksa Kesehatan Secara Berkala FOKUS KEGIATAN 2017
  • 27.
    Pendekatan keluarga sudahpernah dilakukan seperti pada program Perkesmas (keperawatan kesehatan masyarakat) dan PHBS tatanan rumah tangga Cakupannya: total coverage, Puskesmas harus mempunyai database kesehatan seluruh keluarga di wilayah kerjanya Substansinya: 12 indikator terpilih mewakili 4 masalah kesehatan prioritas yang akan ditanggulangi selama 5 tahun i 27 APA YANG BARU ?? ?
  • 28.
    SAATNYA UNTUK DITERAPKAN Pendekatan keluargaini sangat tepat untuk dilaksanakan sekarang ini, karena: •Dukungan SPM  UU 23/2014 dan Permenkes 43 tahun 2016 •Teknologi komputer yang sangat memudahkan pendataan dan analisisnya •Ketersediaan SDM yang lebih baik •Dana operasional cukup (tersedia DAK fisik dan non fisik, Kapitasi, APBD, ADD, dll) •Komitmen yang tinggi 28
  • 29.
  • 30.