SlideShare a Scribd company logo
JAKARTA
2013
KESEHATAN KESELAMATAN KERJA DAN LINDUNG LINGKUNGAN (K3LL)
DI STASIUN PENGISIAN BULK ELPIJI (SPBE)
MENGAPA HSE ITU PENTING DI SPBE?
Aktivitas Produksi
SPBE
Input Proses Output
Manusia
Lingkungan
Material &
Alat/Mesin
Interaksi
Timbul Bahaya
Barang/Jasa
Kerugian
-Sikap tidak wajar
- Pengetahuan dan
keterampilan
-Kelelahan/Kebosanan
- Kondisi Fisik
Kondisi Mekanik
dan Fisik Berbahaya
-Melakukan pekerjaan tanpa wewenang
-Bekerja dengan kecepatan tinggi dan berbahaya
-Membuat alat pengaman tidak berfungsi
-Memakai peralatan tidak aman/tanpa alat
- Memuat, membongkar dst..dengan tidak aman
-Bekerja pada obyek berputar/berbahaya
- Mengalihkan perhatian, mengganggu, kasar
- Melalaikan alat pelindung diri
Lingkungan Kerja
-Mesin, Peralatan,
Bahan dsb.
-Proses produksi
-Sifat pekerjaanya
-Cara kerja
Tindakan yang
berbahaya
-Pengaturan tempat kerja yang
tidak ergonomis
- Penerangan yang tidak baik
- Bising
-Suhu panas atau lembab
-Kotor dan berdebu
-Banyak ceceran pelumas
-Sampah berserkan dll.
-Pengaman tak sempurna
-Penggunaan tak sesuai
-Ketidak sempurnaan/cacat
-Alat pelindung diri tidak
baik/sesuai, dll
K
E
C
E
L
A
K
A
A
N
K
E
R
J
A
&
P
E
N
Y
A
K
I
T
A
K
I
B
A
T
K
E
R
J
A
SEBAB-SEBAB TIMBULNYA BAHAYA
Kerugian
Apa itu LPG ?
LPG (Liquifed Petroleum Gas) adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas
alam. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya gas berubah menjadi cair. Komponennya
didominasi Propana (C3H8) dan Butana (C4H10). Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam
jumlah kecil, misalnya Etana (C2H6) dan Pentana (C5H12).
Karakteristik Umum LPG
• Dalam kondisi atmosfir LPG akan berbentuk Gas
• Volume LPG dalam bentuk cair lebih kecil
dibandingkan dalam bentuk Gas untuk berat
yang sama.
• Untuk memungkinkan terjadinya ekspansi panas
dari cairan yang dikandungnya, tabung LPG tidak
diisi secara penuh, hanya sekitar 80-85% dari
kapasitasnya.
• Rasio antara volume gas bila menguap dan gas
dalam keadaan cair bervariasi tergantung
komposisi, tekanan dan temperatur biasanya
sekitar 250:1.
Sifat – Sifat LPG
• Cairan dan gasnya sangat mudah terbakar
• Gas tidak beracun dan tidak berwarna
• Gas dikirim sebagai cairan yang bertekanan
didalam tangki atau silinder
• Cairan dapat menguap jika dilepas dan menyebar
dengan cepat.
• Gas masanya lebih berat 2x dibanding udara
sehingga akan banyak menempati daerah yang
rendah.
Spesifikasi masing-masing LPG tercantum dalam keputusan Dirjen Migas No. 25K/36/DDJM/1990, yaitu :
LPG Propana, LPG Butana dan LPG Campuran. LPG yang dipasarkan pertamina adalah LPG Campuran.
POTENSI BAHAYA YANG MENGANCAM KESELAMATAN KERJA
Kegiatan Sumber Potensi Kecelakaan Kerja
Penerimaan dan Pembongkaran
LPG
• Kebocoran Skid Tank
truk/selang
• Ketidak hati-hatian dalam
melakukan pembongkaran
• Sebaran gas melebihi ambang
batas
• Kebakaran Skid Tank, area
penimbunan LPG
Pengisian LPG kedalam tabung • Kebocoran peralatan Carosel
• Kecerobohan operator dalam
mengisi LPG
• Tidak dilakukan Leakage test
• Kebakaran di SPBE
• Kebakaran di pengecer LPG
• Kebakaran di Konsumen LPG
Kegiatan Pemeliharaan • Ketidak hati-hatian petugas
pemeliharaan
• Kebocoran pipa LPG/gas
Kebersihan dan Kerapihan • Tumpukan sampah/rumput
kering
• Tidak rapih meletakan
peralatan
• Kebakaran
• Tersandung
HIERARKI PENGENDALIAN BAHAYA
OPERASI PENERIMAAN LPG MELALUI SKID TANK
1. Siapkan petugas penerimaan LPG
2. Matikan mesin truk, pasang rem
tangan, dan pasang ganjal ban
3. Siapkan buku “Log sheet” untuk
mencatat data skid tank beserta
isinya
4. Pasang Bonding Cable
5. Ukur isi tangki timbun
6. Yakinkan ullage tengki timbun
cukup terima muatan LPG
7. Siapkan fasilitas pembongkaran
8. Siapkan Alat Pemadam Api Ringan
(APAR)
9. Yakinkan kondisi peralatan F&S
baik.
10.Periksa segel bersama-sama
dengan sopir
11.Periksa kelengkapan dokumen dan
selesaikan Administrasinya.
12.Hubungkan Quick Coupling (liquid
dan vapor) ke tangki timbun
13.Buka kerangan (liquid valve dan
vapor valve)
14.Hidupkan pompa transfer (vapor
compressor)
A. Persiapan Sebelum Penerimaan
1. Awasi jalur pipa dari skid tank
sampai tangki timbun dari
kemungkinan kebocoran
2. Yakinkan LPG sudah mengalir ke
tangki yang telah disiapkan
3. Bila terjadi kebocoran, stop
pemopaan, tutup kerangan dan
lakukan perbaikan secepatnya dan
laporkan kepada atasan.
4. Petugas penerimaan harus selalu
berada ditempat mengawasi
penerimaan LPG
5. Hentikan Operasi penerimaan bila
cuaca buruk (banyak petir)
B. Selama Penerimaan
1. Yakinkan bahwa Skid Tank sudah
kosong
2. Matikan pompa transfer dan tutup
kerangan.
3. Lepaskan hubungan Quick Coupling
(liquid dan vapour) dan bounding
cable
4. Setelah seluruh muatan mobil
tangki dibongkar, lakukan
pengukuran pada isi, suhu dan
tekanan pada tangki timbun, dan
laporkan tentang jumlah
penerimaan.
5. Bila terjadi selisih jumlah
penerimaan yang melebihi batas
toleransi (0,5% wt) laporkan kepada
atasan.
6. Selesaikan seluruh
administrasi/dokumen penerimaan.
C. Setelah Penerimaan
PENGISIAN TABUNG LPG
1. Tabung-tabung yang diterima harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang syah.
2. Cocokan angka yang tertera dalam dokumen dengan kenyataan untuk jumlah dan jenis tabung yang akan diserahkan.
3. Bila secara administrasi sudah dipenuhi maka pembongkaran & penerimaan tabung dapat dilaksanakan.
4. Untuk tabung-tabung dengan 50 Kg dilengkapi tutup pelindung (cap protector) agar tetap dipasang pada tempatnya selama
penanganan, kecuali untuk maksud pemeriksaan atau pengisian guna melindungi kerangan dari kemungkinan terbentur benda
keras.
5. Perlakukan tabung-tabung LPG kosong maupun isi, dengan pelan jangan dibanting, dilempar, dijatuhkan, maupun menyentuh
benda-benda keras lainnya dan hindari penanganan secara kasar.
6. Letakan tabung kosong diatas ban berjalan (conveyor) dengan posisi yang baik sesuai pengelompokan tabung 3Kg, 12Kg dan
50Kg.
7. Tidak dibenarkan menumpuk tabung-tabung kosong maupun berisi dilantai bangunan tempat pengisian hingga menutup seluruh
lantai kerja, atau menyulitkan untuk bergeraknya.
8. Dilarang menempatkan tabung-tabung ditempat yang mungkin dapat digunakan sebagai penyalur arus listrik. Hubungan dengan
alat-alat pemanas, saluran pipa, atau unit-unit lainnya yang dapat digunakan sebagai penyalur “Arde” dari mesin-mesin las listrik
harus dihindari.
9. Dilarang menggunakan tabung-tabung yang berisi maupun yang kosong sebagai alat pengganjal atau penahan.
10. Seleksi dan singkirkan tabung-tabung yang tidak memnuhi syarat untuk diisi.
11. Parkirkanlah kendaraan truk dengan posisi yang benar dilokasi bangunan pengisian tabung. Tarik rem tangan, matikan mesin,
putar safety switch pada posisi off.
12. Sopir dan kenek tetap berada didekat sekitar bangunan dan dilarang merokok.
13. Setiap kendaraan yang masuk kedalam lokasi pengisian tabung (Hazardous area) harus menggunakan flame trap & flame
arrester.
14. Setiap petugas yang bekerja atau menangani tabung dilokasi pengisian tabung harus menggunakan sepatu keselamatan, sarung
tangan dari kulit, topi keselamatan dan masker.
15. Catatan:
• Terhadap tabung baru, tabung ex repair, tabung ex retest sebelum diisi LPG harus divacum terlebih dahulu.
• Timbangan harus ditera/dikalibrasi secara periodik sesuai ketentuan & mendapatkan surat tera dari Departemen perdagangan
c.q Dinas Metrologi Setempat.
• Telah mendapatkan sertifikat/ijin pengisian untuk tabung baru, tabung ex retest dari Depnaker setempat.
A. Penerimaan Tabung Kosong
Tabung yang tidak memenuhi syarat untuk diisi
a. Tidak memnuhi persyaratan keselamatan/membahayakan
walaupun masa retest masih berlaku tetapi secara visual telah
kelihatan meragukan antara lain:
• Tabung Non Pertamina
• Belum ditest & disahkan oleh DPNK
• Kerangan tidak dilengkapi rubber seal
• Lapisan cat yang kurang baik.
b. Rusak dengan beberapa kondisi sebagai berikut
• Tabung LPG bekas ikut terbakar
• Goresan yang dalam pada dinding tabung
• Foot ring yang las-lasannya terlepas
• Hand guard yang las-lasannya terlepas
• Badan tabung berubah bentuk seperti: penyok yang dalam,
membesar atau lonjong.
• Karatan yang cukup dalam sehingga mempengaruhi
ketebalan dinding tabung
• Kerangan rusak ujung permukaannya atau bocor.
B. Persiapan Pengisian Tabung
1. Periksa dan setel timbangan sesuai dengan ketentuan Dinas Metrologi yang berlaku.
Bila terjadi hal-hal yang mencurigakan agar dilaporkan kepada Dinas Metrologi
untuk ditera ulang.
2. Periksa seluruh fasilitas lainnya dan yakinkan bahwa fasilitas tersebut dalam
keadaan baik.
3. Periksa tabung-tabung LPG lam apakah memnuhi persyaratan untuk diisi atau tidak.
Bila tidak memenuhi persyaratan, tabung disingkirkan dan selanjutnya dikirim ke
bagian pemeliharaan.
4. Untuk tabung baru dan tabung sehabis direpair dilakukan pem-vakuman terlebih
dahulu dengan menggunakan vacum pump.
1. Periksalah berat tabung kosong sebelum tabung ditempatkan di filling machine, karena setting
timbangan pada filling machine didasarkan pada berat tabung kosong, berat hoses dan filling head serta
berat LPG yang akan diisikan.
2. Tekanan pengisian tidak boleh mencapai tekanan buka dari katup keselamatan yang terpasang.
3. Yakinkan bahwa filling machine dalam kondisi baik, periksa filling hoses dan filling head.
4. Set timbangan pada berat yang dikehendaki secara otomatis.
5. Proses pengisian akan berhenti bila isi tabung sudah cukup.
Tabung agar diisi dengan teliti dan tepat, lakukan pemeriksaan agar tidak terjadi pengisian lebih. Apabila
diperlukan untuk mengurangi isi tabung yang terlalu penuh, maka bisa dikurangi isi dengan evacuation
pump.
6. Hindari kebocoran pada saat pengisian. Hubungan yang kurang baik antara filling head dan kerangan
tabung dapat menyebabkan kebocoran.
7. Lakukan inspeksi kebocoran (leakage test) dengan teliti.
Terhadap tabung bocor agar disingkirkan untuk dikosongkan (dengan evacuation pump) untuk kemudian
tabung direpair.
8. Lakukan penimbangan ulang untuk meyakinkan bahwa isi LPG dalam tabung cukup.
9. Pasang safety seal cap untuk tabung 3Kg dan 12Kg serta safety plug dan segel untuk tabung 50Kg,
sebagai jaminan isi dan mutu LPG.
10. Bila kegiatan pengisian selesai, tutup semua kerangan dan kosongkan sisia LPG didalam selang, dengan
cara isikan kedalam tabung kosong.
11. Matikan filling machine, tiupkan udara bertekanan untuk menghilangkan sisa-sisa LPG yang tertinggal
dibawah conveyor.
12. Operator/petugas harus memakai safety shoes, sarung tangan kulit, topi keselamatan dan masker.
C. Operasi Pengisian Tabung
1. Tabung isi maupun tabung kosong ukuran 3 Kg, 12Kg, dan 50 Kg harus ditempatkan dalam
posisi tegak (vertical) dengan kerangan menghadap keatas. Tinggi tabung isi maksimum
adalah 2 (dua) susun untuk tabung 12Kg dan 5 (lima) susun untuk tabung 3Kg. Tabung
50Kg tidak boleh disusun bertingkat, atau horizontal dan terbalik. Apabila sampai terdapat
bagian tabung yang menjorok keluar dinding truk, tinggi maksimum yang diperkenankan
tidak boleh lebih dari 1/3 tinggi tabung.
2. Handling tabung dengan baik, jangn dibanting atau dilempar, tetapi diangkat atau digeser
dengan posisi foot ring ada dibawah.
3. Hindarkan benturan/gesekan antar tabung yang mungkin mengakibatkan perubahan
menetap sampai 0,2% dari besarnya tabung yang dapat mengakibatkan afkir.
4. Perlakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak tabung maupun perlengkapannya,
tidak mudah jatuh, mengguling, dan harus dalam posisi tegak.
5. Selama pembongkaran/pemuatan, kendaraan harus tetap diawasi/dijaga oleh
sopir/karnet. Jika mengikat tabung dengan tali tidak menyentuh safety valve.
6. Pastikan tabung tersusun dengan rapat, terpasang dalam keadaan terikat baik, tidak
mengakibatkan benturan yang dapat menimbulkan percikan bunga api.
7. Periksa jumlah tabung sesuai dengan dokumen.
8. Operator/petugas harus memakai safety shoes, sarung tangan , helmet, dan masker.
D. Memuat Tabung ke Atas Truk
1. Apabila terjadi kebocoran pada valve, usahakanlah memperbaiki dengan cara
membersihkan valve dan menghilangkan kotoran-kotoran yang mungkin ada pada valve,
sehingga kotoran yang mungkin melekat pada seating hilang, atau mungkin dudukanya
steam valve tidak sempurna pada seatingnya. Dengan jalan demikian dapat diperbaiki. Jika
ternyata gagal, cairan didalam tabung diisap dengan evacuation pump dikembalikan
ketangki timbun.
2. Pada tabung diberikan tanda “BOCOR” yang cukup jelas.
3. Apabila diperlukan untuk mengurangi isi container yang terlalu penuh, sebagian isinya
dikembalikan ke tangki timbun melalui evacuation pump.
4. Hindarkan kemungkinan suatu campuran yang dapat menyala (batas penyalaan,
perbandingan gas LPG dengan udara 1,8 sampai dengan 10% gas.
5. Tersedia cukup alat pemadam kebakaran.
6. Bila terjadi kebocoran pada sekitar valve, atau pada dinding cylinder, maka cara
mengatasinya sama, adapun tabung yang bocor tidak bisa diperbaiki, dikirim ke LPG Filling
Plant. Bila terjadi kebocoran diluar plant letakan tabung LPG tersebut ditempat yang aman
dan jauh dari sumber api.
E. Mengatasi Kebocoran Tabung LPG
Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lindung Lingkungan Di SPBE

More Related Content

What's hot

11 bab 3 gambaran umum proyek
11 bab 3 gambaran umum proyek 11 bab 3 gambaran umum proyek
11 bab 3 gambaran umum proyek
vieta_ressang
 
Term of reference narasumber
Term of reference narasumberTerm of reference narasumber
Term of reference narasumber
Syisnawati Syarif
 
Contoh Proposal Sederhana
Contoh Proposal SederhanaContoh Proposal Sederhana
Contoh Proposal Sederhana
Prinscha Bella
 
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
Google+
 
Siklus Nitrogen
Siklus NitrogenSiklus Nitrogen
Siklus Nitrogen
Yuke Puspita
 
Contoh surat peminjaman ruang
Contoh surat peminjaman ruangContoh surat peminjaman ruang
Contoh surat peminjaman ruang
Afan Anwar
 
Proyeksi penduduk
Proyeksi pendudukProyeksi penduduk
Proyeksi penduduk
Gunawan Widiarto
 
Ppt pemanasan global
Ppt pemanasan globalPpt pemanasan global
Ppt pemanasan global
Rizky Anugrah Ilham
 
suhu tanah
suhu tanahsuhu tanah
suhu tanah
Iqrimha Lairung
 
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPS
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPSSurvei dan Pemetaan Menggunakan GPS
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPS
bramantiyo marjuki
 
CONTOH BIODATA PENULIS DAN MOTTO DALAM SKRIPSI
 CONTOH BIODATA PENULIS DAN MOTTO DALAM SKRIPSI CONTOH BIODATA PENULIS DAN MOTTO DALAM SKRIPSI
CONTOH BIODATA PENULIS DAN MOTTO DALAM SKRIPSI
Akhmad Muhibudin
 
Surat keterangan penghasilan orang tua
Surat keterangan penghasilan orang tuaSurat keterangan penghasilan orang tua
Surat keterangan penghasilan orang tua
Meizan Herbian
 
Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)
Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)
Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)
Nurul Afdal Haris
 
Materi perencanaan regional
Materi perencanaan regionalMateri perencanaan regional
Materi perencanaan regionalLocal Government
 
Contoh persentasi laporan PKL
Contoh persentasi laporan PKLContoh persentasi laporan PKL
Contoh persentasi laporan PKL
Firman Sufiana
 

What's hot (20)

4. tabel program kerja
4. tabel program kerja4. tabel program kerja
4. tabel program kerja
 
11 bab 3 gambaran umum proyek
11 bab 3 gambaran umum proyek 11 bab 3 gambaran umum proyek
11 bab 3 gambaran umum proyek
 
Term of reference narasumber
Term of reference narasumberTerm of reference narasumber
Term of reference narasumber
 
Kata pengantar pkl
Kata pengantar pklKata pengantar pkl
Kata pengantar pkl
 
Contoh Proposal Sederhana
Contoh Proposal SederhanaContoh Proposal Sederhana
Contoh Proposal Sederhana
 
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
 
Siklus Nitrogen
Siklus NitrogenSiklus Nitrogen
Siklus Nitrogen
 
Contoh surat peminjaman ruang
Contoh surat peminjaman ruangContoh surat peminjaman ruang
Contoh surat peminjaman ruang
 
Proyeksi penduduk
Proyeksi pendudukProyeksi penduduk
Proyeksi penduduk
 
Ppt pemanasan global
Ppt pemanasan globalPpt pemanasan global
Ppt pemanasan global
 
Biodata penulis buku
Biodata penulis bukuBiodata penulis buku
Biodata penulis buku
 
suhu tanah
suhu tanahsuhu tanah
suhu tanah
 
Contoh jurnal
Contoh jurnalContoh jurnal
Contoh jurnal
 
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPS
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPSSurvei dan Pemetaan Menggunakan GPS
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPS
 
CONTOH BIODATA PENULIS DAN MOTTO DALAM SKRIPSI
 CONTOH BIODATA PENULIS DAN MOTTO DALAM SKRIPSI CONTOH BIODATA PENULIS DAN MOTTO DALAM SKRIPSI
CONTOH BIODATA PENULIS DAN MOTTO DALAM SKRIPSI
 
Surat keterangan penghasilan orang tua
Surat keterangan penghasilan orang tuaSurat keterangan penghasilan orang tua
Surat keterangan penghasilan orang tua
 
Ekologi tanah
Ekologi tanahEkologi tanah
Ekologi tanah
 
Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)
Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)
Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)
 
Materi perencanaan regional
Materi perencanaan regionalMateri perencanaan regional
Materi perencanaan regional
 
Contoh persentasi laporan PKL
Contoh persentasi laporan PKLContoh persentasi laporan PKL
Contoh persentasi laporan PKL
 

Similar to Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lindung Lingkungan Di SPBE

Meeting teknis Tank Cleaning KEI.pptx
Meeting teknis Tank Cleaning KEI.pptxMeeting teknis Tank Cleaning KEI.pptx
Meeting teknis Tank Cleaning KEI.pptx
ssuser6eb086
 
1218 p2-spk-teknik pendingin dan tata udara
1218 p2-spk-teknik pendingin dan tata udara1218 p2-spk-teknik pendingin dan tata udara
1218 p2-spk-teknik pendingin dan tata udara
Winarto Winartoap
 
LOTOTO.pdf
LOTOTO.pdfLOTOTO.pdf
LOTOTO.pdf
AbdulMuis800088
 
Contoh Helaian Amali Freezer
Contoh Helaian Amali FreezerContoh Helaian Amali Freezer
Contoh Helaian Amali Freezer
MuhadzirMatZin
 
Acccident & behaviour
Acccident & behaviourAcccident & behaviour
Acccident & behaviouredibayu
 
SOP EXCAVATOR.docx
SOP EXCAVATOR.docxSOP EXCAVATOR.docx
SOP EXCAVATOR.docx
BudiRestianTomasa
 
1654 p3-spk-teknika kapal niaga
1654 p3-spk-teknika kapal niaga1654 p3-spk-teknika kapal niaga
1654 p3-spk-teknika kapal niaga
Winarto Winartoap
 
pdf-basic-training-for-liquefied-gas-tanker-blgt_compress.pptx
pdf-basic-training-for-liquefied-gas-tanker-blgt_compress.pptxpdf-basic-training-for-liquefied-gas-tanker-blgt_compress.pptx
pdf-basic-training-for-liquefied-gas-tanker-blgt_compress.pptx
AdityaRahmat13
 
8.Boiler Explosion (terjemahan).ppt
8.Boiler Explosion (terjemahan).ppt8.Boiler Explosion (terjemahan).ppt
8.Boiler Explosion (terjemahan).ppt
Erwin196998
 
Boiler Explosion Study Investigation Case
Boiler Explosion Study Investigation CaseBoiler Explosion Study Investigation Case
Boiler Explosion Study Investigation Case
AnggaLextino
 
Dasar Refrigerasi
Dasar RefrigerasiDasar Refrigerasi
Dasar Refrigerasi
Kiki Amelia
 
LOPARAN SPAM.pptx
LOPARAN SPAM.pptxLOPARAN SPAM.pptx
LOPARAN SPAM.pptx
TriohardinHakim
 
Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja BT dan TT
Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja BT dan TTPengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja BT dan TT
Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja BT dan TT
datapucamadu
 
GUIDELINES CLSR FOR DR rev DRW 021219.pptx
GUIDELINES CLSR FOR DR rev DRW 021219.pptxGUIDELINES CLSR FOR DR rev DRW 021219.pptx
GUIDELINES CLSR FOR DR rev DRW 021219.pptx
AepSyaefudin
 
Preservasi TM2500 reviewed 1.pptx
Preservasi TM2500 reviewed 1.pptxPreservasi TM2500 reviewed 1.pptx
Preservasi TM2500 reviewed 1.pptx
YogiAriesSandhi
 
Ik pengendalian proses halal
Ik pengendalian proses halalIk pengendalian proses halal
Ik pengendalian proses halal
Atal Tamara Setiawan
 
Prosedur mengoperasikan mesin bor jacro
Prosedur mengoperasikan mesin bor jacroProsedur mengoperasikan mesin bor jacro
Prosedur mengoperasikan mesin bor jacro
ErwinMalaidji
 
Presentation dasref
Presentation dasrefPresentation dasref
Presentation dasrefKiki Amelia
 

Similar to Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lindung Lingkungan Di SPBE (20)

Meeting teknis Tank Cleaning KEI.pptx
Meeting teknis Tank Cleaning KEI.pptxMeeting teknis Tank Cleaning KEI.pptx
Meeting teknis Tank Cleaning KEI.pptx
 
Boiler sop 20100217
Boiler sop 20100217Boiler sop 20100217
Boiler sop 20100217
 
1218 p2-spk-teknik pendingin dan tata udara
1218 p2-spk-teknik pendingin dan tata udara1218 p2-spk-teknik pendingin dan tata udara
1218 p2-spk-teknik pendingin dan tata udara
 
LOTOTO.pdf
LOTOTO.pdfLOTOTO.pdf
LOTOTO.pdf
 
Contoh Helaian Amali Freezer
Contoh Helaian Amali FreezerContoh Helaian Amali Freezer
Contoh Helaian Amali Freezer
 
Acccident & behaviour
Acccident & behaviourAcccident & behaviour
Acccident & behaviour
 
SOP EXCAVATOR.docx
SOP EXCAVATOR.docxSOP EXCAVATOR.docx
SOP EXCAVATOR.docx
 
x
xx
x
 
1654 p3-spk-teknika kapal niaga
1654 p3-spk-teknika kapal niaga1654 p3-spk-teknika kapal niaga
1654 p3-spk-teknika kapal niaga
 
pdf-basic-training-for-liquefied-gas-tanker-blgt_compress.pptx
pdf-basic-training-for-liquefied-gas-tanker-blgt_compress.pptxpdf-basic-training-for-liquefied-gas-tanker-blgt_compress.pptx
pdf-basic-training-for-liquefied-gas-tanker-blgt_compress.pptx
 
8.Boiler Explosion (terjemahan).ppt
8.Boiler Explosion (terjemahan).ppt8.Boiler Explosion (terjemahan).ppt
8.Boiler Explosion (terjemahan).ppt
 
Boiler Explosion Study Investigation Case
Boiler Explosion Study Investigation CaseBoiler Explosion Study Investigation Case
Boiler Explosion Study Investigation Case
 
Dasar Refrigerasi
Dasar RefrigerasiDasar Refrigerasi
Dasar Refrigerasi
 
LOPARAN SPAM.pptx
LOPARAN SPAM.pptxLOPARAN SPAM.pptx
LOPARAN SPAM.pptx
 
Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja BT dan TT
Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja BT dan TTPengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja BT dan TT
Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja BT dan TT
 
GUIDELINES CLSR FOR DR rev DRW 021219.pptx
GUIDELINES CLSR FOR DR rev DRW 021219.pptxGUIDELINES CLSR FOR DR rev DRW 021219.pptx
GUIDELINES CLSR FOR DR rev DRW 021219.pptx
 
Preservasi TM2500 reviewed 1.pptx
Preservasi TM2500 reviewed 1.pptxPreservasi TM2500 reviewed 1.pptx
Preservasi TM2500 reviewed 1.pptx
 
Ik pengendalian proses halal
Ik pengendalian proses halalIk pengendalian proses halal
Ik pengendalian proses halal
 
Prosedur mengoperasikan mesin bor jacro
Prosedur mengoperasikan mesin bor jacroProsedur mengoperasikan mesin bor jacro
Prosedur mengoperasikan mesin bor jacro
 
Presentation dasref
Presentation dasrefPresentation dasref
Presentation dasref
 

Recently uploaded

KERUSAKAN LAHAN GAMBUT: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI...KERUSAKAN LAHAN GAMBUT: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI...
d1051231034
 
Plastik dan Sampah Pantauan Mei 2024.pdf
Plastik dan Sampah Pantauan Mei 2024.pdfPlastik dan Sampah Pantauan Mei 2024.pdf
Plastik dan Sampah Pantauan Mei 2024.pdf
Biotani & Bahari Indonesia
 
001-PPE Suma-Tata Laksana Perizinan Lingkungan.pptx
001-PPE Suma-Tata Laksana Perizinan Lingkungan.pptx001-PPE Suma-Tata Laksana Perizinan Lingkungan.pptx
001-PPE Suma-Tata Laksana Perizinan Lingkungan.pptx
LukmanulHakim572233
 
Studi Kasus : Oksidasi Pirit dan Pengaruhnya Terhadap Ekosistem
Studi Kasus : Oksidasi Pirit dan Pengaruhnya Terhadap EkosistemStudi Kasus : Oksidasi Pirit dan Pengaruhnya Terhadap Ekosistem
Studi Kasus : Oksidasi Pirit dan Pengaruhnya Terhadap Ekosistem
d1051231041
 
BAB III. Undang-Undang PP Lingkungan Hidup.ppt
BAB III.  Undang-Undang PP Lingkungan Hidup.pptBAB III.  Undang-Undang PP Lingkungan Hidup.ppt
BAB III. Undang-Undang PP Lingkungan Hidup.ppt
YUZANAPRATIWI
 
Penetapan C-Organik Tanah (Walkley and Black Method).pptx
Penetapan C-Organik Tanah (Walkley and Black Method).pptxPenetapan C-Organik Tanah (Walkley and Black Method).pptx
Penetapan C-Organik Tanah (Walkley and Black Method).pptx
Erma753811
 
Analisis Konten Pendekatan Fear Appeal dalam Kampanye #TogetherPossible WWF.pdf
Analisis Konten Pendekatan Fear Appeal dalam Kampanye #TogetherPossible WWF.pdfAnalisis Konten Pendekatan Fear Appeal dalam Kampanye #TogetherPossible WWF.pdf
Analisis Konten Pendekatan Fear Appeal dalam Kampanye #TogetherPossible WWF.pdf
BrigittaBelva
 
induksi K3LH karyawan baru pt kpp site IC.pptx
induksi K3LH karyawan baru pt kpp site IC.pptxinduksi K3LH karyawan baru pt kpp site IC.pptx
induksi K3LH karyawan baru pt kpp site IC.pptx
AzisRois1
 
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI ...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI ...KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI ...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI ...
d1051231039
 
Sejarah Gunung Merapi dan Catatan Erupsi
Sejarah Gunung Merapi dan Catatan ErupsiSejarah Gunung Merapi dan Catatan Erupsi
Sejarah Gunung Merapi dan Catatan Erupsi
ssuserb357a32
 
PAPER KIMIA LINGKUNGAN MENINGKATNYA GAS RUMAH KACA IMPLIKASI DAN SOLUSI BAGI ...
PAPER KIMIA LINGKUNGAN MENINGKATNYA GAS RUMAH KACA IMPLIKASI DAN SOLUSI BAGI ...PAPER KIMIA LINGKUNGAN MENINGKATNYA GAS RUMAH KACA IMPLIKASI DAN SOLUSI BAGI ...
PAPER KIMIA LINGKUNGAN MENINGKATNYA GAS RUMAH KACA IMPLIKASI DAN SOLUSI BAGI ...
muhammadnoorhasby04
 
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS EMISI KARBON DARI DEGRADASI LAHAN GAMBUT DI A...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS EMISI KARBON DARI DEGRADASI LAHAN GAMBUT DI A...KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS EMISI KARBON DARI DEGRADASI LAHAN GAMBUT DI A...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS EMISI KARBON DARI DEGRADASI LAHAN GAMBUT DI A...
d1051231072
 

Recently uploaded (12)

KERUSAKAN LAHAN GAMBUT: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI...KERUSAKAN LAHAN GAMBUT: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI...
 
Plastik dan Sampah Pantauan Mei 2024.pdf
Plastik dan Sampah Pantauan Mei 2024.pdfPlastik dan Sampah Pantauan Mei 2024.pdf
Plastik dan Sampah Pantauan Mei 2024.pdf
 
001-PPE Suma-Tata Laksana Perizinan Lingkungan.pptx
001-PPE Suma-Tata Laksana Perizinan Lingkungan.pptx001-PPE Suma-Tata Laksana Perizinan Lingkungan.pptx
001-PPE Suma-Tata Laksana Perizinan Lingkungan.pptx
 
Studi Kasus : Oksidasi Pirit dan Pengaruhnya Terhadap Ekosistem
Studi Kasus : Oksidasi Pirit dan Pengaruhnya Terhadap EkosistemStudi Kasus : Oksidasi Pirit dan Pengaruhnya Terhadap Ekosistem
Studi Kasus : Oksidasi Pirit dan Pengaruhnya Terhadap Ekosistem
 
BAB III. Undang-Undang PP Lingkungan Hidup.ppt
BAB III.  Undang-Undang PP Lingkungan Hidup.pptBAB III.  Undang-Undang PP Lingkungan Hidup.ppt
BAB III. Undang-Undang PP Lingkungan Hidup.ppt
 
Penetapan C-Organik Tanah (Walkley and Black Method).pptx
Penetapan C-Organik Tanah (Walkley and Black Method).pptxPenetapan C-Organik Tanah (Walkley and Black Method).pptx
Penetapan C-Organik Tanah (Walkley and Black Method).pptx
 
Analisis Konten Pendekatan Fear Appeal dalam Kampanye #TogetherPossible WWF.pdf
Analisis Konten Pendekatan Fear Appeal dalam Kampanye #TogetherPossible WWF.pdfAnalisis Konten Pendekatan Fear Appeal dalam Kampanye #TogetherPossible WWF.pdf
Analisis Konten Pendekatan Fear Appeal dalam Kampanye #TogetherPossible WWF.pdf
 
induksi K3LH karyawan baru pt kpp site IC.pptx
induksi K3LH karyawan baru pt kpp site IC.pptxinduksi K3LH karyawan baru pt kpp site IC.pptx
induksi K3LH karyawan baru pt kpp site IC.pptx
 
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI ...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI ...KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI ...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN STRATEGI ...
 
Sejarah Gunung Merapi dan Catatan Erupsi
Sejarah Gunung Merapi dan Catatan ErupsiSejarah Gunung Merapi dan Catatan Erupsi
Sejarah Gunung Merapi dan Catatan Erupsi
 
PAPER KIMIA LINGKUNGAN MENINGKATNYA GAS RUMAH KACA IMPLIKASI DAN SOLUSI BAGI ...
PAPER KIMIA LINGKUNGAN MENINGKATNYA GAS RUMAH KACA IMPLIKASI DAN SOLUSI BAGI ...PAPER KIMIA LINGKUNGAN MENINGKATNYA GAS RUMAH KACA IMPLIKASI DAN SOLUSI BAGI ...
PAPER KIMIA LINGKUNGAN MENINGKATNYA GAS RUMAH KACA IMPLIKASI DAN SOLUSI BAGI ...
 
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS EMISI KARBON DARI DEGRADASI LAHAN GAMBUT DI A...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS EMISI KARBON DARI DEGRADASI LAHAN GAMBUT DI A...KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS EMISI KARBON DARI DEGRADASI LAHAN GAMBUT DI A...
KERUSAKAN LAHAN GAMBUT ANALISIS EMISI KARBON DARI DEGRADASI LAHAN GAMBUT DI A...
 

Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lindung Lingkungan Di SPBE

  • 1. JAKARTA 2013 KESEHATAN KESELAMATAN KERJA DAN LINDUNG LINGKUNGAN (K3LL) DI STASIUN PENGISIAN BULK ELPIJI (SPBE)
  • 2. MENGAPA HSE ITU PENTING DI SPBE? Aktivitas Produksi SPBE Input Proses Output Manusia Lingkungan Material & Alat/Mesin Interaksi Timbul Bahaya Barang/Jasa Kerugian
  • 3. -Sikap tidak wajar - Pengetahuan dan keterampilan -Kelelahan/Kebosanan - Kondisi Fisik Kondisi Mekanik dan Fisik Berbahaya -Melakukan pekerjaan tanpa wewenang -Bekerja dengan kecepatan tinggi dan berbahaya -Membuat alat pengaman tidak berfungsi -Memakai peralatan tidak aman/tanpa alat - Memuat, membongkar dst..dengan tidak aman -Bekerja pada obyek berputar/berbahaya - Mengalihkan perhatian, mengganggu, kasar - Melalaikan alat pelindung diri Lingkungan Kerja -Mesin, Peralatan, Bahan dsb. -Proses produksi -Sifat pekerjaanya -Cara kerja Tindakan yang berbahaya -Pengaturan tempat kerja yang tidak ergonomis - Penerangan yang tidak baik - Bising -Suhu panas atau lembab -Kotor dan berdebu -Banyak ceceran pelumas -Sampah berserkan dll. -Pengaman tak sempurna -Penggunaan tak sesuai -Ketidak sempurnaan/cacat -Alat pelindung diri tidak baik/sesuai, dll K E C E L A K A A N K E R J A & P E N Y A K I T A K I B A T K E R J A SEBAB-SEBAB TIMBULNYA BAHAYA Kerugian
  • 4. Apa itu LPG ? LPG (Liquifed Petroleum Gas) adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya gas berubah menjadi cair. Komponennya didominasi Propana (C3H8) dan Butana (C4H10). Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam jumlah kecil, misalnya Etana (C2H6) dan Pentana (C5H12). Karakteristik Umum LPG • Dalam kondisi atmosfir LPG akan berbentuk Gas • Volume LPG dalam bentuk cair lebih kecil dibandingkan dalam bentuk Gas untuk berat yang sama. • Untuk memungkinkan terjadinya ekspansi panas dari cairan yang dikandungnya, tabung LPG tidak diisi secara penuh, hanya sekitar 80-85% dari kapasitasnya. • Rasio antara volume gas bila menguap dan gas dalam keadaan cair bervariasi tergantung komposisi, tekanan dan temperatur biasanya sekitar 250:1. Sifat – Sifat LPG • Cairan dan gasnya sangat mudah terbakar • Gas tidak beracun dan tidak berwarna • Gas dikirim sebagai cairan yang bertekanan didalam tangki atau silinder • Cairan dapat menguap jika dilepas dan menyebar dengan cepat. • Gas masanya lebih berat 2x dibanding udara sehingga akan banyak menempati daerah yang rendah. Spesifikasi masing-masing LPG tercantum dalam keputusan Dirjen Migas No. 25K/36/DDJM/1990, yaitu : LPG Propana, LPG Butana dan LPG Campuran. LPG yang dipasarkan pertamina adalah LPG Campuran.
  • 5. POTENSI BAHAYA YANG MENGANCAM KESELAMATAN KERJA Kegiatan Sumber Potensi Kecelakaan Kerja Penerimaan dan Pembongkaran LPG • Kebocoran Skid Tank truk/selang • Ketidak hati-hatian dalam melakukan pembongkaran • Sebaran gas melebihi ambang batas • Kebakaran Skid Tank, area penimbunan LPG Pengisian LPG kedalam tabung • Kebocoran peralatan Carosel • Kecerobohan operator dalam mengisi LPG • Tidak dilakukan Leakage test • Kebakaran di SPBE • Kebakaran di pengecer LPG • Kebakaran di Konsumen LPG Kegiatan Pemeliharaan • Ketidak hati-hatian petugas pemeliharaan • Kebocoran pipa LPG/gas Kebersihan dan Kerapihan • Tumpukan sampah/rumput kering • Tidak rapih meletakan peralatan • Kebakaran • Tersandung
  • 7. OPERASI PENERIMAAN LPG MELALUI SKID TANK 1. Siapkan petugas penerimaan LPG 2. Matikan mesin truk, pasang rem tangan, dan pasang ganjal ban 3. Siapkan buku “Log sheet” untuk mencatat data skid tank beserta isinya 4. Pasang Bonding Cable 5. Ukur isi tangki timbun 6. Yakinkan ullage tengki timbun cukup terima muatan LPG 7. Siapkan fasilitas pembongkaran 8. Siapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) 9. Yakinkan kondisi peralatan F&S baik. 10.Periksa segel bersama-sama dengan sopir 11.Periksa kelengkapan dokumen dan selesaikan Administrasinya. 12.Hubungkan Quick Coupling (liquid dan vapor) ke tangki timbun 13.Buka kerangan (liquid valve dan vapor valve) 14.Hidupkan pompa transfer (vapor compressor) A. Persiapan Sebelum Penerimaan 1. Awasi jalur pipa dari skid tank sampai tangki timbun dari kemungkinan kebocoran 2. Yakinkan LPG sudah mengalir ke tangki yang telah disiapkan 3. Bila terjadi kebocoran, stop pemopaan, tutup kerangan dan lakukan perbaikan secepatnya dan laporkan kepada atasan. 4. Petugas penerimaan harus selalu berada ditempat mengawasi penerimaan LPG 5. Hentikan Operasi penerimaan bila cuaca buruk (banyak petir) B. Selama Penerimaan 1. Yakinkan bahwa Skid Tank sudah kosong 2. Matikan pompa transfer dan tutup kerangan. 3. Lepaskan hubungan Quick Coupling (liquid dan vapour) dan bounding cable 4. Setelah seluruh muatan mobil tangki dibongkar, lakukan pengukuran pada isi, suhu dan tekanan pada tangki timbun, dan laporkan tentang jumlah penerimaan. 5. Bila terjadi selisih jumlah penerimaan yang melebihi batas toleransi (0,5% wt) laporkan kepada atasan. 6. Selesaikan seluruh administrasi/dokumen penerimaan. C. Setelah Penerimaan
  • 8. PENGISIAN TABUNG LPG 1. Tabung-tabung yang diterima harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang syah. 2. Cocokan angka yang tertera dalam dokumen dengan kenyataan untuk jumlah dan jenis tabung yang akan diserahkan. 3. Bila secara administrasi sudah dipenuhi maka pembongkaran & penerimaan tabung dapat dilaksanakan. 4. Untuk tabung-tabung dengan 50 Kg dilengkapi tutup pelindung (cap protector) agar tetap dipasang pada tempatnya selama penanganan, kecuali untuk maksud pemeriksaan atau pengisian guna melindungi kerangan dari kemungkinan terbentur benda keras. 5. Perlakukan tabung-tabung LPG kosong maupun isi, dengan pelan jangan dibanting, dilempar, dijatuhkan, maupun menyentuh benda-benda keras lainnya dan hindari penanganan secara kasar. 6. Letakan tabung kosong diatas ban berjalan (conveyor) dengan posisi yang baik sesuai pengelompokan tabung 3Kg, 12Kg dan 50Kg. 7. Tidak dibenarkan menumpuk tabung-tabung kosong maupun berisi dilantai bangunan tempat pengisian hingga menutup seluruh lantai kerja, atau menyulitkan untuk bergeraknya. 8. Dilarang menempatkan tabung-tabung ditempat yang mungkin dapat digunakan sebagai penyalur arus listrik. Hubungan dengan alat-alat pemanas, saluran pipa, atau unit-unit lainnya yang dapat digunakan sebagai penyalur “Arde” dari mesin-mesin las listrik harus dihindari. 9. Dilarang menggunakan tabung-tabung yang berisi maupun yang kosong sebagai alat pengganjal atau penahan. 10. Seleksi dan singkirkan tabung-tabung yang tidak memnuhi syarat untuk diisi. 11. Parkirkanlah kendaraan truk dengan posisi yang benar dilokasi bangunan pengisian tabung. Tarik rem tangan, matikan mesin, putar safety switch pada posisi off. 12. Sopir dan kenek tetap berada didekat sekitar bangunan dan dilarang merokok. 13. Setiap kendaraan yang masuk kedalam lokasi pengisian tabung (Hazardous area) harus menggunakan flame trap & flame arrester. 14. Setiap petugas yang bekerja atau menangani tabung dilokasi pengisian tabung harus menggunakan sepatu keselamatan, sarung tangan dari kulit, topi keselamatan dan masker. 15. Catatan: • Terhadap tabung baru, tabung ex repair, tabung ex retest sebelum diisi LPG harus divacum terlebih dahulu. • Timbangan harus ditera/dikalibrasi secara periodik sesuai ketentuan & mendapatkan surat tera dari Departemen perdagangan c.q Dinas Metrologi Setempat. • Telah mendapatkan sertifikat/ijin pengisian untuk tabung baru, tabung ex retest dari Depnaker setempat. A. Penerimaan Tabung Kosong
  • 9. Tabung yang tidak memenuhi syarat untuk diisi a. Tidak memnuhi persyaratan keselamatan/membahayakan walaupun masa retest masih berlaku tetapi secara visual telah kelihatan meragukan antara lain: • Tabung Non Pertamina • Belum ditest & disahkan oleh DPNK • Kerangan tidak dilengkapi rubber seal • Lapisan cat yang kurang baik. b. Rusak dengan beberapa kondisi sebagai berikut • Tabung LPG bekas ikut terbakar • Goresan yang dalam pada dinding tabung • Foot ring yang las-lasannya terlepas • Hand guard yang las-lasannya terlepas • Badan tabung berubah bentuk seperti: penyok yang dalam, membesar atau lonjong. • Karatan yang cukup dalam sehingga mempengaruhi ketebalan dinding tabung • Kerangan rusak ujung permukaannya atau bocor.
  • 10. B. Persiapan Pengisian Tabung 1. Periksa dan setel timbangan sesuai dengan ketentuan Dinas Metrologi yang berlaku. Bila terjadi hal-hal yang mencurigakan agar dilaporkan kepada Dinas Metrologi untuk ditera ulang. 2. Periksa seluruh fasilitas lainnya dan yakinkan bahwa fasilitas tersebut dalam keadaan baik. 3. Periksa tabung-tabung LPG lam apakah memnuhi persyaratan untuk diisi atau tidak. Bila tidak memenuhi persyaratan, tabung disingkirkan dan selanjutnya dikirim ke bagian pemeliharaan. 4. Untuk tabung baru dan tabung sehabis direpair dilakukan pem-vakuman terlebih dahulu dengan menggunakan vacum pump.
  • 11. 1. Periksalah berat tabung kosong sebelum tabung ditempatkan di filling machine, karena setting timbangan pada filling machine didasarkan pada berat tabung kosong, berat hoses dan filling head serta berat LPG yang akan diisikan. 2. Tekanan pengisian tidak boleh mencapai tekanan buka dari katup keselamatan yang terpasang. 3. Yakinkan bahwa filling machine dalam kondisi baik, periksa filling hoses dan filling head. 4. Set timbangan pada berat yang dikehendaki secara otomatis. 5. Proses pengisian akan berhenti bila isi tabung sudah cukup. Tabung agar diisi dengan teliti dan tepat, lakukan pemeriksaan agar tidak terjadi pengisian lebih. Apabila diperlukan untuk mengurangi isi tabung yang terlalu penuh, maka bisa dikurangi isi dengan evacuation pump. 6. Hindari kebocoran pada saat pengisian. Hubungan yang kurang baik antara filling head dan kerangan tabung dapat menyebabkan kebocoran. 7. Lakukan inspeksi kebocoran (leakage test) dengan teliti. Terhadap tabung bocor agar disingkirkan untuk dikosongkan (dengan evacuation pump) untuk kemudian tabung direpair. 8. Lakukan penimbangan ulang untuk meyakinkan bahwa isi LPG dalam tabung cukup. 9. Pasang safety seal cap untuk tabung 3Kg dan 12Kg serta safety plug dan segel untuk tabung 50Kg, sebagai jaminan isi dan mutu LPG. 10. Bila kegiatan pengisian selesai, tutup semua kerangan dan kosongkan sisia LPG didalam selang, dengan cara isikan kedalam tabung kosong. 11. Matikan filling machine, tiupkan udara bertekanan untuk menghilangkan sisa-sisa LPG yang tertinggal dibawah conveyor. 12. Operator/petugas harus memakai safety shoes, sarung tangan kulit, topi keselamatan dan masker. C. Operasi Pengisian Tabung
  • 12. 1. Tabung isi maupun tabung kosong ukuran 3 Kg, 12Kg, dan 50 Kg harus ditempatkan dalam posisi tegak (vertical) dengan kerangan menghadap keatas. Tinggi tabung isi maksimum adalah 2 (dua) susun untuk tabung 12Kg dan 5 (lima) susun untuk tabung 3Kg. Tabung 50Kg tidak boleh disusun bertingkat, atau horizontal dan terbalik. Apabila sampai terdapat bagian tabung yang menjorok keluar dinding truk, tinggi maksimum yang diperkenankan tidak boleh lebih dari 1/3 tinggi tabung. 2. Handling tabung dengan baik, jangn dibanting atau dilempar, tetapi diangkat atau digeser dengan posisi foot ring ada dibawah. 3. Hindarkan benturan/gesekan antar tabung yang mungkin mengakibatkan perubahan menetap sampai 0,2% dari besarnya tabung yang dapat mengakibatkan afkir. 4. Perlakukan sedemikian rupa sehingga tidak merusak tabung maupun perlengkapannya, tidak mudah jatuh, mengguling, dan harus dalam posisi tegak. 5. Selama pembongkaran/pemuatan, kendaraan harus tetap diawasi/dijaga oleh sopir/karnet. Jika mengikat tabung dengan tali tidak menyentuh safety valve. 6. Pastikan tabung tersusun dengan rapat, terpasang dalam keadaan terikat baik, tidak mengakibatkan benturan yang dapat menimbulkan percikan bunga api. 7. Periksa jumlah tabung sesuai dengan dokumen. 8. Operator/petugas harus memakai safety shoes, sarung tangan , helmet, dan masker. D. Memuat Tabung ke Atas Truk
  • 13. 1. Apabila terjadi kebocoran pada valve, usahakanlah memperbaiki dengan cara membersihkan valve dan menghilangkan kotoran-kotoran yang mungkin ada pada valve, sehingga kotoran yang mungkin melekat pada seating hilang, atau mungkin dudukanya steam valve tidak sempurna pada seatingnya. Dengan jalan demikian dapat diperbaiki. Jika ternyata gagal, cairan didalam tabung diisap dengan evacuation pump dikembalikan ketangki timbun. 2. Pada tabung diberikan tanda “BOCOR” yang cukup jelas. 3. Apabila diperlukan untuk mengurangi isi container yang terlalu penuh, sebagian isinya dikembalikan ke tangki timbun melalui evacuation pump. 4. Hindarkan kemungkinan suatu campuran yang dapat menyala (batas penyalaan, perbandingan gas LPG dengan udara 1,8 sampai dengan 10% gas. 5. Tersedia cukup alat pemadam kebakaran. 6. Bila terjadi kebocoran pada sekitar valve, atau pada dinding cylinder, maka cara mengatasinya sama, adapun tabung yang bocor tidak bisa diperbaiki, dikirim ke LPG Filling Plant. Bila terjadi kebocoran diluar plant letakan tabung LPG tersebut ditempat yang aman dan jauh dari sumber api. E. Mengatasi Kebocoran Tabung LPG