Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Contoh persentasi laporan PKL

194,616 views

Published on

ini adalah tugas persentasi hasil kegiatan praktek kerja industri di PT.ZYREXINDO MANDIRI BUANA

Published in: Education

Contoh persentasi laporan PKL

  1. 1. Nama : FIRMAN IKA SUFIANA Kelas : XI TKJ 2
  2. 2. BAB I  1.1 Pengertian Praktek Kerja Industri  1.2 latar belakang Praktek kerja Industri  1.3 fungsi Praktek Kerja Industri  1.4 Tujuan Praktek Kerja Industri
  3. 3. Pengertian Prakerin Pendidikan Sistem Ganda (PSG) atau mungkin lebih akrab dikenal dengan Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional, yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional. Dimana keahlian profesional tersebut hanya dapat dibentuk melalui tiga unsur utama yaitu ilmu pengetahuan, teknik dan kiat. Ilmu pengetahuan dan teknik dapat dipelajari dan dikuasai kapan dan dimana saja kita berada, sedangkan kiat tidak dapat diajarkan tetapi dapat dikuasai melalui proses mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri.
  4. 4. Latar Belakang Prakerin Pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) sebagai perwujudan kebijaksanaan dari “ Link and Match “. dalam proses pelaksanaannya dilaksanakan di dalam dua tempat,yaitu di Sekolah dan Dunia Industri/Usaha/Lembaga. Upaya diatas berguna untuk meningkatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Teknologi dan Industri mencapai tujuan relevansi pendidikan dengan tutunan kebutuhan tenaga kerja. Selain itu yang diharapkan dari kegiatan penyelenggaraan praktek di Dunia Industri/Usaha/Lembaga ,siswa/i akan memiliki Etos Kerja yang tinggi sesuai dengan harapan dunia usaha dan industri,sehingga nantinya para siswa/i sudah siap menghadapi tantangan dunia usaha dengan memiliki skill dan etos kerja yang dimilikinya
  5. 5. Fungsi Prakerin  Mengimplementasikan materi yang selama ini dipelajari di sekolah  Membentuk pola pikir yang konstruktif bagi siswa  Melatih siswa untuk berkomunikasi/berinteraksi secara profesional di dunia kerja yang sebenarnya  Membentuk etos kerja yang baik bagi siswa  Menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dengan Dunia Usaha / Dunia Industri (DUDI)
  6. 6. Tujuan Prakerin  Meningkatkan, memantapkan dan memperluas wawasan dan pengetahuan yang sudah diperoleh selama kegiatan belajar di kelas guna membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yang sebenarnya sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya.  Menumbuh kembangkan serata membina sikap profesionalisme yang diperlukan untuk memasuki dunia / lapangan kerja yang sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya.  Meningkatkan pengenalan dan kemampuan siswa pada aspek-aspek usaha yang potensial dalam lapangan kerja seperti : Struktur organisasi usaha, assosiasi usaha, Jenjang Karier, Manajemen Usaha, Pelayanan Usaha,Operasi Produksi (baik Jasa maupun Barang) dan lain-lain.
  7. 7. BAB II Tinjauan Umum perusahaan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Company Profile perusahaan Zyrex Sejarah Merek Perusahaan Zyrex Perkembangan Bisnis Perusahaan Zyrex Visi dan Misi Perusahaan Zyrex Struktur kepemimpinan Perusahaan Zyrex Struktur organisasi Divisi Customer Service Zyrex Penjelasan Struktur Divisi Customer Service Zyrex Cabang Penjualan dan Customer Service di seluruh Indonesia
  8. 8. Company Profile Perusahaan  Nama Prusahaan : PT.ZYREXINDO MANDIRI BUANA  Alamat : Jl.Daan Mogot No.59 Jakarta Barat  Nama Pimpinan : Mr.Timothy Siddiq (President Director)  Bidang Bisnis : Industri Teknologi dan elektronika  Didirikan : 11 November 1996
  9. 9. Sertifikasi yang telah diraih  Sertifikat yang telah diraih : 1. the #1 Indonesian PC 2. Best National PC2003 dan 2004 award. 3. Official PC games XIX,PON Event 4. Sertifikasi ISO 9001:2000 5. Enterprise 50 Company Award 6. Top 10 Best CEO Award 7. Microsoft Gold Partner – System Builder 8. Best Microsoft System Builder 2003 -2005 9. Intel COEM mitra di indonesia 10. SAP Go hidup – sept 05 11. Anugrah Produk Asli Indonesia 2007 dari Harian Bisnis Indonesia
  10. 10. Sejarah Merek Perusahaan Zyrex  Nama Zyrex berasal dari sebuah imajinasi binatang melata yang hidup pada masa lalu (65 juta tahun yang lalu). Ukurannya dapat mencapai panjang 13 m dan tinggi 6 m dengan berat hampir 6 ton. Tentu saja dengan postur yang demikian membutuhkan banyak makanan untuk konsumsi dan membuat Zyrex menjadi binatang yang luar biasa pada zaman dulu. Salah satu cirinya mempunyai sebuah VISIO, yang mampu memandang visi tetapi masih dapat fokus dengan lingkungan sekitarnya.
  11. 11. Perkembangan Bisnis Zyrex  PT. Zyrexindo Mandiri Buana atau yang lebih dikenal dengan brand Zyrex pertama kali didirikan oleh bapak Timothy Siddiq seorang Sarjana Teknologi Informatika Lulusan Universitas terkemuka di Amerika. Beliau pertama kali membangun karirnya dan perusahaanya pada tanggal 11 november 1996, dengan memulai usaha pengembangan Piranti Lunak / (software) dengan bermodalkan satu tempat / ruko yang disewanya dan beberapa karyawan.
  12. 12.  PT. Zyrexindo Mandiri Buana didirikan pada tahun 1996, yang merancang, memproduksi, mendistribusikan dan melayani system computer di Indonesia dibawah merek bernama Zyrex. perusahaan bekerja untuk memenuhi kebutuhan pasar dan mampu melihat prospek Industri Teknologi Industri di Indonesia dan menetapkan pimpinan bisnis perusahaan masa depan.  Zyrexindo mendistribusikan produk dan melayani pelanggannya dengan sebuah jaringan lebih dari 50 lokasi penjualan, 45 tempat servis seluruh Indonesia. Menjadi pimpinan Perusahaan perakitan PC dan merek PC No.1 di Indonesia. Zyrexindo sangat berkembang dengan jaringan tersebut, dengan membuka cabangcabang/outlet-outlet yang sangat dekat dengan para penjual dan partners di seluruh Nasional.
  13. 13. Visi dan Misi Perusahaan Zyrex  Visi kami sederhana dan memandang jauh kedepan, “Menjadi PC No.1 di Indonesia”. Menjadi No.1 artinya mampu untuk produksi kualitas terbaik dengan harga yang sangat ekonomis dan memberikan pelayanan pelanggan yang terbaik.  Berikut adalah misi karyawan kami untuk : 1. Menghasilkan teknologi terbaru produk kualitas terbaik. 2. Menyalurkan produk secara cepat dan cara sangat efisien ke seluruh segmen pasar.
  14. 14. Struktur Kepemimpinan Perusahaan Zyrex President Director Timothy Siddiq Direktur Utama Tony Backhman Manager produksi Edison JAP Manager Customer Service Hie Kim Tjauw Manager Human Resources Development Valianta Anggreswari Manager Inventory Marlina Manager Finance Bpk.Agus Manager Accounting Ibu Santy
  15. 15. Struktur Organisasi Divisi Customer Service Manager Customer Service Hie Kim Tjauw Wakil Manager Custumer Service Agus Susanto Kepala Cabang ZSSC/ZSP Tetty Manulang Kepala penanggung jawab Call Center Gito prasodjo Kepala Teknisi Support Abdul Gofur Kepala Teknisi Inhouse Bpk.Soleh Kepala Divisi RMA Reza Subambang Banuaji
  16. 16. Penjelasan  Manager Customer Service : sebagai pengoordinir semua tugas yang ada di departement,memberi perintah kepada semua bawahan baik secara langsung maupun tidak langsung, bertanggung jawab atas semua keputusan yang sudah diambil, melalui proses kesepakatan yang telah dibuat oleh semua departement Customer Service.  Wakil Manager Customer Service : bertugas untuk memberikan job kepada semua bawahannya, bertanggung jawab atas job yang diberikan kepada bawahan, dan juga memberikan keputusan terhadap masalah-masalah yang dihadapi di departement customer service atau bawahan.  Kepala Penanggung Jawab Call Center : Bertugas sebagai penampung semua claim dari custumer dan mengatur semua kegiatan dan pelayanan kepada customer.
  17. 17.  Kepala Cabang ZSSC/ZSP : Bertanggung jawab atas semua kegiatan pelayanan claim dari customer di semua cabang,serta mengatur semua kegiatan baik pengiriman maupun penerimaan part komputer ke seluruh cabang baik ZSSC maupun ZSP dan semua Partner seluruh indonesia  Kepala Teknisi Support : Mengatur seluruh teknisi pusat dan pelayanan Customer  Kepala teknisi Inhouse : Mengatur seluruh Kegiatan pelayanan customer berupa service unit yang dikirimkan dari semua cabang zyrex  Kepala Divisi RMA(Return Merchandise Authorization) : Mengatur seluruh kegiatan pengembalian barang-barang rusak maupun OK dari divisi Inventory,serta mengatur pengembalian part ke vendor zyrex dan penjualan semua part rusak,dan bertanggung jawab atas gudang RMA
  18. 18. Cabang penjualan dan Customer Service Zyrex 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. ZSSC Call Center and Walk-in Pusat ZSSC Harco Mangga Dua ZSSC Bogor ZSSC Bandung ZSSC Yogyakarta ZSSC Surabaya 1 ZSSC Surabaya 2 ZSSC Malang ZSSC Medang ZSSC Padang ZSSC Palembang ZSSC Pekanbaru ZSSC lampung ZSSC Pontianak ZSSC Samarinda ZSSC Makasar ZSSC Manado ZSSC Kendari 19. 20. 21. 22. 23. 24. ZSP Kaledia Surabaya ZSP RIT Computer Raya ZSP Konsinyasi ZSP SMK Muhammadiyah 5 ZSP Ketapang Timur raya ZSP Taretha Cirebon
  19. 19. BAB III Uraian Pekerjaan Prakerin 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Pengecekan dan pendataan Part masuk dari Cabang. Input data part yang masuk by microsoft accsess. Transfer Part by System SAP. Transfer Part rusak maupun OK ke Inventory. Rekap Work Order Cabang serta Bank Permata. Print data part by System SAP. E-mail ke seluruh cabang ZSSC/ZSP.
  20. 20. 3.1 Pengecekan dan Pendataan Part dari Cabang  Pengecekan dan pendataan part dari cabang dilakukan ketika ada barang part rusak yang dikirim dari cabang ke kantor pusat untuk dikembalikan yang kemudian di periksa dan dipastikan apakah seluruh part komputer yang dikirimkan tersebut dalam keadaan baik/tidak pecah dan kurang satu atau dua komponen.  Setelah di periksa dan di pastikan tidak ada komponen yang kurang baru seluruh part dan komponen tersebut kami data dan di sesuaikan dengan surat jalan yang dikirimkan dari cabang,yang kemudian di beri label di setiap komponen dan part sesuai daerah/cabang pengirim.
  21. 21. 3.2 Input data part masuk by Microsoft Accsess  Input data part masuk by Microsoft Accses dilakukan setelah seluruh part dan komponen di periksa dan di data sesuai dengan cabang pengirim yang kemudian setiap part dan komponen tersebut akan dimasukan ke dalam data penerimaaan part di microsoft exel,namun setiap part dan komponen tersebut harus di cari item code beserta descriptionnya di dalam microsoft accsess sehingga seluruh part dan komponen tersebut baru bisa dimasukkan kedalam data penerimaan part cabang.  Cara melakukannya : 1. lihat fisik dan SN dari part tersebut. 2. ketik dan cari item code yang sama dengan SN atau fisik part tersebut. 3. copy item code beserta dengan item description yang keluar di microsoft accsess. 4. masukkan data item code,item description,tanggal penerimaan,kerusakan,keterangan,no SAP,no surat jalan.
  22. 22. Contoh Tampilan microsoft Accsss
  23. 23. 3.3 Transfer part by System SAP  Transfer part by System SAP adalah pengiriman barang part dan berbagai komponen komputer yang dikirimkan dari cabang secara System yang ada dalam perusahaan sehingga seluruh data part yang dikirimkan dan diterima dapat terdata dan terpantau secara system.pengiriman ini dilakukan dari gudang cabang yang mengirimkan part tersebut ke dalam gudang Material Inventory.transfer part by SAP harus dilakukan secara hati-hati dan serius,karena seluruh data yang berada dalam System tersebut sangat penting,sehingga kalau terjadi kesalahan pengiriman part dengan system akan sangat merugikan gudang cabang yang mengirimkan Part tersebut karena akan mendapatkan Invoice/ganti rugi.karena seluruh part yang berada dalam gudang cabang tersebut berbeda atau terjadi selisih antara part secara fisik dengan data yang ada dalam system SAP ketika dilakukan OPNAME.
  24. 24. Pengertian System SAP  SAP (System Application and Product in data processing ) adalah suatu software yang dikembangkan untuk mendukung suatu organisasi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya secara lebih efisien dan efektif. SAP merupakan software Enterprise Resources Planning (ERP), yaitu suatu tools IT dan manajemen untuk membantu perusahaan merencanakan dan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. SAP terdiri dari sejumlah modul aplikasi yang mempunyai kemampuan mendukung semua transaksi yang perlu dilakukan suatu perusahaan dan tiap aplikasi bekerja secara berkaitan satu dengan yang lainnya. Semua modul aplikasi di SAP dapat bekerja secara terintegrasi/terhubung yang satu dengan lainnya.
  25. 25. Modul-modul dalam SAP  SAP terdiri dari modul-modul aplikasi sebagai berikut: 1. SD-Sales & Distribution: membantu meningkatkan efisiensi kegiatan operasional berkaitan dengan proses pengelolaan customer order (proses sales, shipping dan billing) 2. MM-Materials Management: membantu menjalankan proses pembelian (procurement) dan pengelolaan inventory 3. PP-Production Planning: membantu proses perencanaan dan kontrol daripada kegiatan produksi (manufacturing) suatu perusahaan. 4. QM-Quality Management: membantu men-cek kualitas prosesproses di keseluruhan rantai logistik 5. PM-Plant Maintenance: suatu solusi untuk proses administrasi dan perbaikan sistem secara teknis
  26. 26.  6. HR-Human Resources Management: mengintegrasikan proses-proses HR mulai dari aplikasi pendaftaran, administrasi pegawai, management waktu, pembiayaan untuk perjalanan, sampai ke proses pembayaran gaji pegawai 7. FI-Financial Accounting: Mencakup standard accounting cash management (treasury), general ledger dan konsolidasi untuk tujuan financial reporting. 8. CO-Controlling: Mencakup cost accounting, mulai dari cost center accounting, cost element accounting, dan analisa profitabilitas 9. AM-Asset Management: Membantu pengelolaan atas keseluruhan fixed assets, meliputi proses asset accounting tradisional dan technical assets management, sampai ke investment controlling 10. PS-Project System: Mengintegrasikan keseluruhan proses perencanaan project, pengerjaan dan kontrol
  27. 27. 3.4 Transfer Part rusak/OK ke Inventory  Transfer part rusak atau OK ke Inventory adalah pengembalian seluruh part dan komponen secara fisik yang seluruh data part tersebut telah di Transfer secara System SAP.  Transfer ini dilakukan sesuai dengan keadaan part tersebut,jika part atau komponen tersebut dalam keadaan baik dan dapat digunakan lagi,maka part tersebut akan dikembalikan ke dalam gudang inventory yang khusus untuk menyimpan part OK.dan sebaliknya jika part tersebut dalam keadaan rusak maka akan dikembalikan ke dalam gudang inventory khusus untuk part rusak.  Transfer ini dilakukan oleh orang yang mengirim data part by system dengan penanggung jawab gudang,orang yang bertanggung jawab atas gudang tersebut akan memeriksa dan menyesuaikan seluruh part secara fisik dengan data yang dikirimkan apakah sesuai atau tidak.sehingga terjadi serah terima part secara tertulis menggunakan form khusus untuk serah terima part yang sudah tersedia di dalam system SAP antara pengirim part by system dengan penanggung jawab gudang,form khusus itu sering disebut dengan Warehouse Transfer Form atau sering disebut dengan WTF.
  28. 28. Keadaan ketika Serah terima Part untuk dikembalikan ke gudang Inventory
  29. 29. 3.5 Rekap Work Order Cabang dan Bank Permata  Pengertian Work Order : Work order adalah Form khusus untuk seluruh teknisi cabang dan partner yang tersebar di seluruh indonesia ketika mereka melakukan support atau pelayanan kepada customer,dan merupakan form realisasi kegiatan pelayanan kepada customer yang dilakukan oleh teknisi cabang maupun partner,  form work order ini berguna sebagai bukti keluarnya part atau komponen yang dikeluarkan untuk melakukan perbaikan kepada barang customer.  Dan merupakan laporan kepada kantor pusat tentang semua kegiatan pelayanan dan perbaikan yang dilakukan di seluruh cabang
  30. 30. Contoh Work Order Cabang
  31. 31. 3.6 Print Data Part By System SAP  Print data part by System SAP adalah pekerjaan yang dilakukan ketika barang part atau komponen yang dikirimkan dari cabang berbeda antara part secara fisik dengan surat jalan yang dikirimkan.sehingga terjadi perbedaan antara surat jalan dengan barang secara fisik,keadaan ini sering disebut dengan Rp.0 di dalam perusahaan.  Sehingga ketika barang atau part tersebut akan di masukkan datanya lewat system dan di transfer ke gudang Inventory,tidak bisa secara langsung di transfer,melainkan harus melewati beberapa langkah untuk mengembalikan data seperti semula.salah satu langkahnya adalah harus memprint data part tersebut yang ada di dalam system SAP yang kemudian di cari Delivery beserta dengan Returnnya.  Setelah di proses dan di print data delivery dan returnya baru part atau komponen tersebut bisa di transfer ke gudang Maaterial Inventory secara system SAP.
  32. 32. Contoh Tampilan System SAP
  33. 33. 3.7 E-mail ke seluruh cabang ZSSC/ZSP  E-mail ke seluruh cabang ZSSC/ZSP adalah mengirimkan E-mail baik tentang pemberitahuan hubungan kerja,tentang pengiriman dan penerimaan barang-barang part atau komponen,dan sebagai alat berkomunikasi secara resmi dan tertulis antara kantor pusat dengan seluruh cabang Customer Service maupun partner kerja melalui microsoft Outlook.
  34. 34. Contoh Tampilan E-mail by Microsoft Outlook
  35. 35. Foto Bersama

×