BAB 6
PERILAKU PENYIMPANGAN
 PERILAKU PENYIMPANGAN adalah semua bentuk
perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial yang
ada.
 Hal-hal yang memengaruhi terjadinya perilaku
penyimpangan :
1. Tidak mempunyai seorang panutan dalam memahami dan
meresapi tata nilai/norma yang ada.
2. Pengaruh lingkungan kehidupan sosial yang tidak baik.
3. Proses bersosialisasi yang negatif.
4. Ketidak adilan.
 Bentuk penyimpangan
Berdasarkan kadar penyimpangan
 Penyimpangan primer/ringan : pelakunya tidak menyadari bahwa
dirinya melakukan, dilakukan sementara, merugikan orang lain.
 Penyimpangan sekunder/berat : dilakukan secara berulang dan
terus menerus, mengarah pada tindak kriminal.
Berdasarkan pelaku penyimpangan
 Penyimpangan individu : dilakukan perorangan tanpa campur
tangan orang lain.
 Penyimpangan kelompok : dilakukan bersama-sama, sulit untuk
dikendalikan, bersikap fanatik, lebih berbahaya dari pada
penyimpangan indiividu.
 Penyimpangan campuran (mixture of both devitation) : diawali
dari penyimpanganindividu, pelakunya dapat memengaruhi
orang lain sehingga ikut melakukan
 Sifat-sifat penyimpangan
Penyimpangan yang bersifat positif
 Penyimpangan atau perilakunya tidak sesuai dengan nilai dan
norma yang ada, tetapi berdampak positif bagi dirinya dan
masyarakat. Penyimpangan ini memberikan unsur inovatif dan
kreatif sehingga diterima oleh masyarakat meskipun caranya tak
umum dan menyimpang dari norma yang berlaku.
Penyimpangan yang bersifat negatif
 Penyimpangannya cenderung mengarah pada tindakan yang
dipandang rendah, bedampak buruk serta merugikan pelaku dan
masyarakat. Bobot penyimpangannya dilihat dari norma/nilai
yang dilanggar.
Berbagai Penyakit Sosial Dalam Masyarakat
 Minum minuman keras (miras)
 Penyalah gunaan narkotika
 Perkelahian antar pelajar
 Perilaku seks dilar nikah
 Berjudi
 Kejahatan (kriminalitas)
DAMPAK PERILAKU PENYIMPANGAN SOSIAL
 Dampak bagi pelaku
Memberikan pengaruh psikologis dan tekanan mental bagi
pelaku
Menghancurkan masa depan pelaku.
Menjauhkan pelaku dari tuhan dan berbuat dosa.
Perbuatannya dapat mencelakakan dirinya sendiri.
 Dampak bagi orang lain/masyarakat
Mengganggu keamanan, ketertiban dan keharmonisan
masyarakat.
Merusak tatanan nilai dan norma di masyarakat.
Menimbulkan beban sosial, psikologis, dan ekonomi bagi
keluarga pelaku.
Merusak unsur budaya dan unsur lain di masyarakat.
 Dampak positif perilaku penyimpangan sosial
 Perilaku menyimpang memperkokoh nilai dan norma
dalam masyarakat.
 Tanggapan terhadap perilaku menyimpang akan
memperjelas batas moral.
 Tanggapan terhadap perilaku menyimpang akan
menumbuhkan kesatuan masyarakat.
 Perilaku menyimpang mendorong terjadinya perubahan
sosial.
Upaya Pencegahan Penyimpangan Sosial
 Di lingkungan keluarga
Menciptakan suasana harmonis
Menanamkan nilai budi pekerti
Mengembangkan komunikasi
Selalu meluangakan waktu
Memberikan punnish and reward
Memberikan tanggung jawab kepada anak
 Di lingkungan sekolah
Mengembangkan hubungan yang erat
Menanamkan nilai disiplin, budi pekerti, moral, dan spiritual
Mengembangkan sikap keterbukaan, jujur, dn saling percaya
Memberi kebebasan dan mendukun siswa untuk
mengembangkan potensi diri
Bersedia mendengar keluhan siswa
 Di lingkungan masyarakat
Mengembangkan kerukunan antarwarga masyarakat
Membudayakan perilaku disiplin bagi warga masyarakat
Mengembangkan berbagai kegiatan warga yang bersifta posiif
Mengembangkan sikap simpati
terhadap pelaku penyimpangan
sosial
 Sikap simpati
 Memberikan arahan
 Menggali informasi
 Tetap memberikan kepercayaan
 Turut serta dalam upaya menyadarkan pelaku
penyimpangan

Ips penyakit sosial

  • 1.
  • 2.
    PERILAKU PENYIMPANGAN  PERILAKUPENYIMPANGAN adalah semua bentuk perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial yang ada.  Hal-hal yang memengaruhi terjadinya perilaku penyimpangan : 1. Tidak mempunyai seorang panutan dalam memahami dan meresapi tata nilai/norma yang ada. 2. Pengaruh lingkungan kehidupan sosial yang tidak baik. 3. Proses bersosialisasi yang negatif. 4. Ketidak adilan.
  • 3.
     Bentuk penyimpangan Berdasarkankadar penyimpangan  Penyimpangan primer/ringan : pelakunya tidak menyadari bahwa dirinya melakukan, dilakukan sementara, merugikan orang lain.  Penyimpangan sekunder/berat : dilakukan secara berulang dan terus menerus, mengarah pada tindak kriminal. Berdasarkan pelaku penyimpangan  Penyimpangan individu : dilakukan perorangan tanpa campur tangan orang lain.  Penyimpangan kelompok : dilakukan bersama-sama, sulit untuk dikendalikan, bersikap fanatik, lebih berbahaya dari pada penyimpangan indiividu.  Penyimpangan campuran (mixture of both devitation) : diawali dari penyimpanganindividu, pelakunya dapat memengaruhi orang lain sehingga ikut melakukan
  • 4.
     Sifat-sifat penyimpangan Penyimpanganyang bersifat positif  Penyimpangan atau perilakunya tidak sesuai dengan nilai dan norma yang ada, tetapi berdampak positif bagi dirinya dan masyarakat. Penyimpangan ini memberikan unsur inovatif dan kreatif sehingga diterima oleh masyarakat meskipun caranya tak umum dan menyimpang dari norma yang berlaku. Penyimpangan yang bersifat negatif  Penyimpangannya cenderung mengarah pada tindakan yang dipandang rendah, bedampak buruk serta merugikan pelaku dan masyarakat. Bobot penyimpangannya dilihat dari norma/nilai yang dilanggar.
  • 5.
    Berbagai Penyakit SosialDalam Masyarakat  Minum minuman keras (miras)  Penyalah gunaan narkotika  Perkelahian antar pelajar  Perilaku seks dilar nikah  Berjudi  Kejahatan (kriminalitas)
  • 6.
    DAMPAK PERILAKU PENYIMPANGANSOSIAL  Dampak bagi pelaku Memberikan pengaruh psikologis dan tekanan mental bagi pelaku Menghancurkan masa depan pelaku. Menjauhkan pelaku dari tuhan dan berbuat dosa. Perbuatannya dapat mencelakakan dirinya sendiri.  Dampak bagi orang lain/masyarakat Mengganggu keamanan, ketertiban dan keharmonisan masyarakat. Merusak tatanan nilai dan norma di masyarakat. Menimbulkan beban sosial, psikologis, dan ekonomi bagi keluarga pelaku. Merusak unsur budaya dan unsur lain di masyarakat.
  • 7.
     Dampak positifperilaku penyimpangan sosial  Perilaku menyimpang memperkokoh nilai dan norma dalam masyarakat.  Tanggapan terhadap perilaku menyimpang akan memperjelas batas moral.  Tanggapan terhadap perilaku menyimpang akan menumbuhkan kesatuan masyarakat.  Perilaku menyimpang mendorong terjadinya perubahan sosial.
  • 8.
    Upaya Pencegahan PenyimpanganSosial  Di lingkungan keluarga Menciptakan suasana harmonis Menanamkan nilai budi pekerti Mengembangkan komunikasi Selalu meluangakan waktu Memberikan punnish and reward Memberikan tanggung jawab kepada anak
  • 9.
     Di lingkungansekolah Mengembangkan hubungan yang erat Menanamkan nilai disiplin, budi pekerti, moral, dan spiritual Mengembangkan sikap keterbukaan, jujur, dn saling percaya Memberi kebebasan dan mendukun siswa untuk mengembangkan potensi diri Bersedia mendengar keluhan siswa  Di lingkungan masyarakat Mengembangkan kerukunan antarwarga masyarakat Membudayakan perilaku disiplin bagi warga masyarakat Mengembangkan berbagai kegiatan warga yang bersifta posiif
  • 10.
    Mengembangkan sikap simpati terhadappelaku penyimpangan sosial  Sikap simpati  Memberikan arahan  Menggali informasi  Tetap memberikan kepercayaan  Turut serta dalam upaya menyadarkan pelaku penyimpangan