TUGA
S
PRESENTA
SI
SEJARAH
Kelompok 3 XI. 6
ANGGOT
A :
1. Akas Galih Primantara (2)
2. Annida Setya Ningrum (3)
3. Brillian Rizki Aditya (7)
4. Farrel Zidane Adika (16)
5. Lutfi Aprilia (22)
6. Ofi Diah Prasetyo Rini
(26)
7. Shifa Indi Fajriyah (30)
8. Tegar Adi S (33)
Sejarah
ISI
PRESENTASI
Kebijakan bidang
pemerintahan
kebijakan bidang
sosial
Perjanjian Kapitulasi
Tuntang
Kebijakan Raffles
selama
menjabat
Kebijakan bidang
ekonomi
Berakhirnya masa
pemerintahan Raffles
SEJARA
H
Inggris menjajah Indonesia dari tahun 1811 hingga 1816. Penjajahan
Inggris diawali dengan datangnya Belanda pada 4 Agustus 1811 dengan
60 kapal di pelabuhan Batavia yang saat itu dikuasai Rep Bataaf yang
dipimpin Jan Willem Jansens. Pada tanggal 26 Agustus 1811, Batavia
jatuh ke tangan Inggris. Pasukan perang Inggris dibawah Sir Thomas
Stamford Raffles melakukan penyerangan kepada Jan Willem Jansens
yang melarikan diri ke Semarang, dan menyingkir ke Mangkunegaran
untuk meminta bantuan. Namun, sesampainya di Desa Tuntang,
Kecamatan Tuntang, Kab.
Semarang, Inggris memaksa Jansens menyerah dan ditandatanginya
Kapitulasi Tuntang. Kapitulasi Tuntang adalah surat perjanjian menyerahnya
Belanda ke Inggris.
PERJANJIA
N
KAPITULAS TUNTANG
Perjanjian Tuntang dilaksanakan pada tanggal 18
September 1811 dengan isi sebagai berikut :
1. Pemerintah Belanda menyerahkan wilayah Hindia
Belanda kepada
Inggris
2. Semua tentara Belanda menjadi tawanan perang
Inggris
3. Orang Belanda dipekerjakan dalam pemerintahan
Inggris
4. Hutang Belanda tidak menjadi tanggungan
Inggris
PERJANJIA
N
KAPITULAS
TUNTANG
Atas jasa Stamford Raffles dalam menaklukkan Jawa, Lord Minto
yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal EIC di India menugaskan
Raffles untuk menjadi Letnan Gubernur di Jawa. Selama menjabat
sebagai Letnan Jenderal, Raffles menjabat pemerintahan di
Buitenzorg (Bogor).
KEBIJAKAN RAFFLES SELAMA MENJABAT
LETNAN JENDERAL DI
JAWA
Kebijakan Bidang
Pemerintahan
1.Menegosiasian perdamaian dengan
penguasa lokal yang dianggap
menentang Inggris
2.Membagi Jawa menjadi 16 karesidenan
dan 9 perfektur
3. Mereformasi kebijakan kolonial
Belanda
4.Para bupati feodal menjadi pegawai
pemerintah yang berada di bawah
naungan pemerintah pusat
5. Adaptasi sistem politik Inggris
Kebijakan
Bidang Ekonomi
1.Kebebasan menanam tanaman ekspor yang
menguntungkan
2.Menghapus pajak hasil bumi (Contingenten)
dan penyerahan wajib (Verplichte Laverentie)
3. Menerapkan sistem sewa tanah (landrent)
4. Menerapkan sistem uang
5. Memberi kepastian hukum bagi tanah
petani
6.Meningkatkan daya beli masyarakat dari
produk industri Inggris
KEBIJAKAN RAFFLES SELAMA MENJABAT
LETNAN JENDERAL DI JAWA
Kebijakan Bidang Sosial Budaya
1. Menyelesaikan tulisan History of Java
2. Penemuan bunga Rafflesia Arnoldi
3. Pemugaran beberapa candi seperti Candi Borobudur dan Prambanan
4. Mengembangkan pusat penelitian Kebun Raya Bogor
5.Mendukung berdirinya Bataviaach Genootschap sebagai perkumpulan
kebudayaan dan ilmu pengetahuan
BERAKHIRNYA MASA PEMERINTAHAN RAFFLES
Pada tahun 1815, Raffles ditarik dan digantikan John Fendall. Hal ini berkaitan dengan
Perjanjian Anglo-Dutch yang terjadi pada 1814 menjelang berakhirnya Perang Napoleon di
Eropa.
Berakhirnya masa pemerintahan Raffles berkaitan dengan Konvensi London pada tahun
1814. dengan isi sebagai berikut :
1. Belanda menerima kembali seluruh daerah jajahannya di Inggris
2. Inggris memperoleh wilayah India dari Belanda
3. Jajahan Belanda seperti Sailan, Kaap Koloni, dan Guyana tetap dibawah kekuasaan Inggris
4. Cochin di pantai Malabar diambil alih Inggris, sedangkan Bangka diserahkan kepada
Belanda
Konvensi London secara resmi dilaksanakan di Indonesia pada tahun 1816. Pada 15
Oktober 1817, Raffles ditugaskan menjadi Gubernur Jenderal di Bencoolen atau Bengkulu
TERIM
A
KASIH

INGGRIS INGGRIS INGGRIS INGGRIS KEL3.pptx

  • 1.
  • 2.
    ANGGOT A : 1. AkasGalih Primantara (2) 2. Annida Setya Ningrum (3) 3. Brillian Rizki Aditya (7) 4. Farrel Zidane Adika (16) 5. Lutfi Aprilia (22) 6. Ofi Diah Prasetyo Rini (26) 7. Shifa Indi Fajriyah (30) 8. Tegar Adi S (33)
  • 3.
    Sejarah ISI PRESENTASI Kebijakan bidang pemerintahan kebijakan bidang sosial PerjanjianKapitulasi Tuntang Kebijakan Raffles selama menjabat Kebijakan bidang ekonomi Berakhirnya masa pemerintahan Raffles
  • 4.
    SEJARA H Inggris menjajah Indonesiadari tahun 1811 hingga 1816. Penjajahan Inggris diawali dengan datangnya Belanda pada 4 Agustus 1811 dengan 60 kapal di pelabuhan Batavia yang saat itu dikuasai Rep Bataaf yang dipimpin Jan Willem Jansens. Pada tanggal 26 Agustus 1811, Batavia jatuh ke tangan Inggris. Pasukan perang Inggris dibawah Sir Thomas Stamford Raffles melakukan penyerangan kepada Jan Willem Jansens yang melarikan diri ke Semarang, dan menyingkir ke Mangkunegaran untuk meminta bantuan. Namun, sesampainya di Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kab. Semarang, Inggris memaksa Jansens menyerah dan ditandatanginya Kapitulasi Tuntang. Kapitulasi Tuntang adalah surat perjanjian menyerahnya Belanda ke Inggris.
  • 5.
    PERJANJIA N KAPITULAS TUNTANG Perjanjian Tuntangdilaksanakan pada tanggal 18 September 1811 dengan isi sebagai berikut : 1. Pemerintah Belanda menyerahkan wilayah Hindia Belanda kepada Inggris 2. Semua tentara Belanda menjadi tawanan perang Inggris 3. Orang Belanda dipekerjakan dalam pemerintahan Inggris 4. Hutang Belanda tidak menjadi tanggungan Inggris
  • 6.
    PERJANJIA N KAPITULAS TUNTANG Atas jasa StamfordRaffles dalam menaklukkan Jawa, Lord Minto yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal EIC di India menugaskan Raffles untuk menjadi Letnan Gubernur di Jawa. Selama menjabat sebagai Letnan Jenderal, Raffles menjabat pemerintahan di Buitenzorg (Bogor).
  • 7.
    KEBIJAKAN RAFFLES SELAMAMENJABAT LETNAN JENDERAL DI JAWA Kebijakan Bidang Pemerintahan 1.Menegosiasian perdamaian dengan penguasa lokal yang dianggap menentang Inggris 2.Membagi Jawa menjadi 16 karesidenan dan 9 perfektur 3. Mereformasi kebijakan kolonial Belanda 4.Para bupati feodal menjadi pegawai pemerintah yang berada di bawah naungan pemerintah pusat 5. Adaptasi sistem politik Inggris Kebijakan Bidang Ekonomi 1.Kebebasan menanam tanaman ekspor yang menguntungkan 2.Menghapus pajak hasil bumi (Contingenten) dan penyerahan wajib (Verplichte Laverentie) 3. Menerapkan sistem sewa tanah (landrent) 4. Menerapkan sistem uang 5. Memberi kepastian hukum bagi tanah petani 6.Meningkatkan daya beli masyarakat dari produk industri Inggris
  • 8.
    KEBIJAKAN RAFFLES SELAMAMENJABAT LETNAN JENDERAL DI JAWA Kebijakan Bidang Sosial Budaya 1. Menyelesaikan tulisan History of Java 2. Penemuan bunga Rafflesia Arnoldi 3. Pemugaran beberapa candi seperti Candi Borobudur dan Prambanan 4. Mengembangkan pusat penelitian Kebun Raya Bogor 5.Mendukung berdirinya Bataviaach Genootschap sebagai perkumpulan kebudayaan dan ilmu pengetahuan
  • 9.
    BERAKHIRNYA MASA PEMERINTAHANRAFFLES Pada tahun 1815, Raffles ditarik dan digantikan John Fendall. Hal ini berkaitan dengan Perjanjian Anglo-Dutch yang terjadi pada 1814 menjelang berakhirnya Perang Napoleon di Eropa. Berakhirnya masa pemerintahan Raffles berkaitan dengan Konvensi London pada tahun 1814. dengan isi sebagai berikut : 1. Belanda menerima kembali seluruh daerah jajahannya di Inggris 2. Inggris memperoleh wilayah India dari Belanda 3. Jajahan Belanda seperti Sailan, Kaap Koloni, dan Guyana tetap dibawah kekuasaan Inggris 4. Cochin di pantai Malabar diambil alih Inggris, sedangkan Bangka diserahkan kepada Belanda Konvensi London secara resmi dilaksanakan di Indonesia pada tahun 1816. Pada 15 Oktober 1817, Raffles ditugaskan menjadi Gubernur Jenderal di Bencoolen atau Bengkulu
  • 10.