PENGARUH GLOBALISASI
TERHADAP BANGSA DAN
NEGARA
Oleh : Aprizal Putra Dipa
BAB 1
PENDAHULUAN
BAB 2
PEMBAHANSAN
BAB 3
PENUTUP
CONTOH SOAL DAN
PEMBAHASAN
REFERENSI
A. Latar Belakang Masalah
Manusia telah mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang
dilewatinya, dari zaman purbakala sampai dengan zaman sekarang. Peradaban
manusia telah mengalami kemajuan sampai sekarang. Perkembangan manusia
pun semakin berkembang pesat. Perkembangan membawa perubahan-perubahan
besar pada kehidupan manusia. Misalnya, pada pakaian, teknologi, makanan, dan
sebagainya. Sebagai contoh misalnnya Indonesia. Indonesia saat ini, sudah mulai
mengikuti perkembangan dunia. Hal ini dapat disebut bahwa Indonesia
mengalami proses globalisasi. Untuk itu, karya tulis ilmiah ini akan
memberitahuakan dampak-dampak dari globalisasi dan cara-cara penanggulangan
dampak negatif globalisasi.
NEXT
C. TUJUAN
Tujuannya kita dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan
dari proses globalisasi. Baik dampak positif maupun dampak
negatif. Dan kita dapat mengetahui bagaimana sikap kita
dalam menerima perubahan-perubahan yang terjadi dalam
kehidupan masayarakat Indonesia.
NEXT
BACK
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan pada kenyataan itu, maka masalah yang muncul dalam karya
tulis ilmiah ini adalah :
1. Apa yang dimaksud dengan globalisasi
2. Bagaimana proses globalisasi ?
3. Hal-hal apa saja yang timbul akibat proses globalisasi ?
4. Pengaruh apa yang dibawa oleh globalisasi ?
5. Bagaimana sikap kita agar tidak terbawa pengaruh arus negatif
globalisasi ?
Dalam karya tulis ini akan kami pecahkan semua masalah yang ada
diatas.
NEXT
BACK
D. METODE PENELITIAN
Kami mendapatkan bahan-bahan untuk penulisan ini dari
berbagai macam media: seperti internet, buku, pemikiran
diri sendiri, contoh karya tulis, dan sebagainya.
BACK
BACK to BAB
A. Pengertian
Kata globalisasi berasal dari kata global yang maknanya universal. Globalisasi belum
memiliki definisi atau pengertian yang pasti kecuali sekadar definisi kerja sehingga
maknanya tergantung pada sudut pandang orang yang melihatnya.
Ada beberapa definisi global yang dikemukakan oleh beberapa orang sebagai berikut :
1. Malcom Waters, seorang profesor sosiologi dari Universitas Tasmania, berpendapat,
globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat pembatasan geografis pada
keadaan sosial budaya menjadi kurang penting yang terjelma di dalam kesadaran
orang.
2. Emanuel Richter, guru besar pada ilmu politik Univesitas Aashen, Jerman,
berpendapat, bahwa globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan
yang menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi ke
dalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.
3. Pricenton N Lyman, mantan duta besar AS di Afrika Selatan, berpendapat bahwa
globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan
hubungan antara negara-negara di dunia dalam hal perdagangan dan keuangan.
4. Selo Soemardjan, bapak Sosiologi Indonesia, berpendapat bahwa Globalisasi adalah
terbentuknya organisasi dan komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk
mengikuti sistem dan kaidah yang sama. NEXT
B. Proses Globalisasi
Globalisasi sebagai suatu proses bukanlah suatu fenomena baru karena
proses globalisasi sebenarnya telah ada sejak berabad-abad lamanya. Di akhir
abad ke-19 dan awal abad ke-20 arus globalisasi semakin berkembang pesat di
berbagai negara ketika mulai ditemukan teknologi komunikasi, informasi, dan
transportasi. Loncatan teknologi yang semakin canggih pada pertengahan abad
ke-20, yaitu internet dan sekarang ini telah menjamur telepon genggam
(handphone) dengan segala fasilitasnya.
Bagi Indonesia, proses globalisasi telah begitu terasa sekali sejak awal
dilaksanakan pembangunan. Dengan kembalinya tenaga ahli Indonesia yang
menjalankan studi di luar negeri dan datangnya tenaga ahli (konsultan) dari
negara asing, proses globalisasi yang berupa pemikiran atau sistem nilai
kehidupan mulai diadopsi dan dilaksanakan sesuai dengan kondisi di Indonesia.
Globalisasi secara fisik ditandai dengan perkembangan kota-kota yang
menjadi bagian ddari jaringan kota dunia. Hal ini dapat dilihat dari
insfratruktur telekomunikasi, jaringan transportasi, perusahaan-perusahaan
berskala internasional serta cabang-cabangnya.
NEXT
BACK
C. Dampak Globalisasi
1. Dampak Positif
Dampak positif globalisasi adalah sebagai berikut.
a. Perubahan tata nilai dan sikap
Adanya globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap
masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih
mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c. Tingkat kehidupan yang lebih baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang
canggih merupakan salah satu usaha mengurangi pengangguran dan meningkatkan
taraf hidup masyarakat.
NEXT
BACK
Dampak positif globaliasi menurut bidangnya, adalah :
a. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan.
1) Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap
dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
2) Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak
dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak.
3) Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional,
transparan, dan akuntabel.
b. Globalisasi bidang sosial budaya
1) Menigkatkan pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang
baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju.
2) Meningkatkan etos kerja yang tinggi suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa
kemandirian, rasional, sportif, dal lain sebagainya.
3) Globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan.
4) Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan, dam komoditi lain memberi peluang kepada
Indonesia untuk ikut bersaing merebut pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil
pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang.
5) Arus masuk perdagangan luar negeri menyebabkan defisit perdagangan nasional.
6) Globalisasi bidang ekonomi sektor produksi.
7) Adanya kecenderungan perusahaan asing memindahkan operasi produksi perusahaannya ke
negara-negara berkembang dengan pertimbangan keuntungan geografis.
NEXT
BACK
2. Dampak Negatif
Dampak negatif globalisasi adlah sebagai berikut.
a. Pola hidup konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyedian barang kebutuhan
masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk
mengkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
b. Sikap individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi majumembuat mereka
merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Kadang mereka
lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
c. Gaya hidup kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia Budaya
negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada
orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
d. Kesenjangan sosial
Apabila dalam suatu komunikasi masyarakathanya ada beberapa individu yang
dapat mengikuti arus globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara
individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan
sosial.
NEXT
BACK
Dampak negatif globalisasi menurut bidangnya, antara lain :
a. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan.
1) Peran maysarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban
negara semakin berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab
pihak tentara dan polisi.
2) Perubahan dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat
secara global. Sifat-sifat masyarakatnya adalah pragmatisme, hedonisme,
primitif, dan komsumerisme.
3) Samakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan
kesetiakawanan sosial dalam keadaan tertentu.
b. Globalisasi bidang sosial budaya.
1) Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet,
media televisi, maupun media catak yang banyak ditiru masayrakat.
2) Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang
melahirkan gaya hidup berikut ini.
3) Individualisme : mengutamakan kepentingan diri sendiri.
NEXT
BACK
D. Pengaruh Globalisasi
Di zaman globalisasi saat ini banyak pengaruh yang mempengaruhi remaja. Ada pengaruh
yang positif ada juga pengaruh yang negatif. Sebagai remaja yang baik kita harus
memanfaatkan alat-alat /teknologi yang sudah canggih sehingga mampu menguasainya.
Indonesia adalah negara yang masyarakatnya mempunyai etika yang baik. Tapi saat ini banyak
sekali remaja yang tidak sopan, tidak menghormati orang yang lebih tua darinya. Mungkin itu
adalh pengaruh negatif dari globlalisasi. Dan itu menyebabkan pergaulan bebas, narkoba, dan
sebagainya. Hal-hal itulah yang harus kita hindari.
Tapi kita juga tidak boleh menyalahkan adanya zaman globalisasi, karena jika tidak ada
zaman globalisasi kita tidak akan mengenal alat-alat komunikasi yang canggih. Nilai moral
bangsa dinilai dari etika masyarakatnya. Jadi, jika ingin mempunyai nilai moral bangsa yang
baik kita harus menjaga etika. Gunakan slogan “ Jika ingin dihormati, hormatilah orang lain
“. Agar kita sopan terhadap orang lain. Jadi, kita dianggap bangsa yang berbudi baik di mata
bangsa lain.
Etika seharusnya diajarkan sejak dini oleh orang tuanya. Anak biasanya menirukan kegiatan
orang tuanya, maka dari itu orang tua seharusnya melakukan kegiatan yang mampu
memberikan arti etika baik. Dan mampu dimengerti oleh si anak. Dengan didikan yang baik
anak tersebut akan menjadi anak yang sopan kelak. Dan anak tersebut juga harus mempunyai
iman yang kuat. Sehingga, mampu melawan pengaruh buruk globalisasi seperti, narkoba, sex
bebas, dan sebagainya.
NEXT
BACK
Oleh karena itu, agar kita tidak terjerumus ke dalam pengaruh negatif globalisasi
kita harus mengikuti langkah-langkah seperti berikut.
1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat
mencintai produk dalam negeri.
2. Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan sebaik-baiknya.
3. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya.
4. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi,
sosial budaya bangsa.
5. Perlunya perhatian para orang tua dalam memantau pergaulan dan cara hidup
anaknya.
NEXT
BACK
E. Contoh Kasus
Ada contoh kasus akibat ketergantungan game online. Seorang pria, 21 tahun
mengalami drop out (DO) dari salah satu PTN dan kemudian masuk PTS. Setahun
kemudian dia DO lagi dari PTS tersebut, karena sering tidak masuk kuliah.
Padahal sejak usia empat tahun, anak tersebut sudah pandai membaca dan
menulis. Bahkan selama di SD, ia selalu menjadi juara di kelasnya. Sekarang
usianya 23 tahun, ia sudah keluar kuliah, tetapi tidak bekerja. Latar belakang
orang tuanya, ayahnya seorang gur dan ibunya aktivis partai.
Ada lagi pria 17 tahun, kecanduan games sejak kelas 1 SMA. Awalnya ia seorang
murid teldan di sekolahnya, kemudian ia menjadi pecandu games setelah
perceraian kedua orang tuanya. Akhirnya ia sekarang ini ditangani psikiater
karena ia mulai sering membayangkan dirinya menjadi salah satu pemain peran
dari games yang dimaikannya. Ia mulai tidak bisa membedakan antara dunia
nyata dan dunia maya. Latar belakang keluarga, ayah pengusaha, ibunya guru
salah satu SMA.
BACK
BACK to BAB
A. Kesimpulan
1. Kita harus bersikap selektif dalam mengikuti perkembangan globalisasi.
2. Ambillah sisi positif dari proses globalisasi!.
3. Dengan adanya proses globalisasi dalam kehidupan, kita dapat memperoleh
informasi dengan cepat, membuat kehidupan semakin baik, makin
berkembangnya teknologi.
4. Orang tua adalah orang yang berperan penting dalam mendidik anak agar
tidak terbawa arus negatif globalisasi.
NEXT
B. Saran
Dengan begitu, kami menyarankan agar kalian jangan sampai terbawa hal-hal
buruk dalam pergaulan. Dan untuk para orang tua, kalian adalah orang yang
sangat penting dalam hal mengontrol anak Anda, apalagi yang memiliki anak
remaja, pengawasanorang tua adalah yang paling utama sebelum pengawasan
gur, teman, maupun orang lain.
Dan kalian harus bersikap selektif dalam mengikuti setiap perkembangan
globalisasi. Dan gunakanlah teknologi, informasi, dan komunikasi dengan sebaik-
baiknya.
BACK
BACK to BAB
CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN
 Apa sajakah pengaruh globalisasi ekonomi yang anda ketahui ?
Dari soal diatas anda dapat mempertimbangkan atau melihatnya dari kehidupan
nyata, seperti anda ambil dari sisi positif dan negatifnya. Dari sisi positifnya,
pengaruh globalisasi ekonomi terbukanya pasar internasional, meningkatkan
kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan
meningkatkan kehidupan ekonomi bangsayang menunjang kehidupan nasional bangsa.
Namun dari sisi negatifnya juga sangat merugikan negara, karena hilangnya rasa cinta
terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar yang membanjiri di
Indonesia.
 Bagaimanakah cara-cara mengantisipasi memudarnya jati diri bangsa akibat
globalisasi ?
Dengan munculnya era globalisasi yang mempunyai dampak negatif, maka perlu untuk
mengantisipasinya, dengan cara globalisasi berikut ini :
1) Mempertebal ideologi dan rasa nasionalisme bangsa melalui beirbagai kegiatan
yang mendukung semangat nasionalisme dan pemahaman terhadap ideologi
bangsa.
2) Ilmu pengetahuan yang sudah canggih harus diimbangi dengan iman dan takwa.
3) Dalam bidang kesenian hendaknya ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya, agar
dapat membendung kesenian asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
NEXT
4) Masyarakat melalui RT dan RW hendaknya membudayakan adanya jam-jam belajar bagi anak
usia sekolah. Dalam jam-jam belajar yang dimaksudkan, masyarakat harus menciptakan
suasana belajar.
5) Baik pemerintah maupun masyarakat hendaknya bekerja sama untuk mencegah beredarnya
obat-obatan terlarang, beredarnya gambar-gambar porno, dan minum-minuman keras, yang
dapat mengganggu kehidupan para remaja.
6) Setiap warga negara hendaknya lebih mencintai dan menyukai produksi dalam negeri.
7) Kesenian dan budaya tradisional hendaknya tetap dilestarikan.
8) Persatuan dan kesatuan harus tetap ditingkatkan.
9) Lingkungan hidup harus dijaga kelestariannya. Apabila menebang hutan dibarengi dengan
kegiatan penghijauan. Air yang bersih untuk kelangsungan kehidupan manusia harus tetap
dijaga kebersihannya, jangan sampai dicemari oleh limbah apapun termasuk limbah industri.
10) Dalam mendidik anak-anak di rumah, orang tua harus aktif sebagai pendidik anak-anaknya
sehingga melahirkan generasi baru yang merupakan sumber daya manusia (SDM) yang handal.
Perlu diingat bahwa seorang anak tidak cukup dipenui dengan kebutuhan materi saja, tetapi
kebutuhan batin yang berupa kasih sayang orang tua juga sangat diperlukan bagi ketentraman
hidup anak.
11) Dalam era globalisasi banyak budaya asing yang masuk. Budaya asing itu banyak juga
diperlukan, tetapi banyak pula yang tidak sesuai.
BACK
BACK to BAB
PENGERTIAN
Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah
universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan
sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa
dibatasi oleh wilayah orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari
sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling
mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi
dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing.
Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia,
bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.
Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi
pada tahun 1985.Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar
definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang
melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah,
atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin
terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-
eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya
masyarakat.
NEXT
GLOBALISASI KEBUDAYAAN
Sub-kebudayaan Punk, adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global.
Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya
aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh
masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal.
Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu
apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya
apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam
alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan
seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.
Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh
dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama.
Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para
penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ).
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20
dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak
fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa. Perubahan tersebut menjadikan
komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya
perkembangan globalisasi kebudayaan.
NEXT
BACK
CIRI BERKEMBANGNYA GLOBALISASI
KEBUDAYAAN
 Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
 Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan
akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
 Berkembangnya turisme dan pariwisata.
 Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
 Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain
lain.
 Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.
 Persaingan bebas dalam bidang ekonomi
 Meningkakan interaksi budaya antar negara melalui perkembangan media
massa
BACK
NEXT
REAKSI MASYARAKAT
Gerakan pro-globalisasi
Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap
bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi
masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang
dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan
negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama
lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi.
Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan
komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif
pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi)
sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya.
Dengan teori ini, Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan
mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera
digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari
Indonesia, begitu juga sebaliknya.
BACK
NEXT
Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya
larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. Di satu
sisi, kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri, namun di sisi lain, hal
ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus
pasar negara yang dituju. Para pro-globalisme tidak setuju akan adanya proteksi
dan larangan tersebut, mereka menginginkan dilakukannya kebijakan
perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan, akibatnya
permintaan akan meningkat. Karena permintaan meningkat, kemakmuran akan
meningkat dan begitu seterusnya.
Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF, mereka
berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan
dana kepada suatu negara, bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan.
Sebagai hasilnya, banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para
diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut
sebagaimana mestinya, meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara, dan
sebagai akibatnya, tingkat kemakmuran akan menurun. Karena tingkat
kemakmuran menurun, akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi
tingkat konsumsinya; termasuk konsumsi barang impor, sehingga laju globalisasi
akan terhambat dan -- menurut mereka -- mengurangi tingkat kesejahteraan
penduduk dunia.
NEXT
BACK
Gerakan antiglobalisasi
Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan
sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global
dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
"Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial, sementara
yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah
gerakan sosial yang berbeda-beda. Apapun juga maksudnya, para peserta
dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan
global saat ini, yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup, hak-hak buruh,
kedaulatan nasional, dunia ketiga, dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya.
Namun, orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu, dan
mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global,
Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya.
BACK
BACK to BAB
Sumber : wikipedia.org

Hyperlink dipa

  • 1.
    PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BANGSADAN NEGARA Oleh : Aprizal Putra Dipa
  • 2.
    BAB 1 PENDAHULUAN BAB 2 PEMBAHANSAN BAB3 PENUTUP CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN REFERENSI
  • 3.
    A. Latar BelakangMasalah Manusia telah mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang dilewatinya, dari zaman purbakala sampai dengan zaman sekarang. Peradaban manusia telah mengalami kemajuan sampai sekarang. Perkembangan manusia pun semakin berkembang pesat. Perkembangan membawa perubahan-perubahan besar pada kehidupan manusia. Misalnya, pada pakaian, teknologi, makanan, dan sebagainya. Sebagai contoh misalnnya Indonesia. Indonesia saat ini, sudah mulai mengikuti perkembangan dunia. Hal ini dapat disebut bahwa Indonesia mengalami proses globalisasi. Untuk itu, karya tulis ilmiah ini akan memberitahuakan dampak-dampak dari globalisasi dan cara-cara penanggulangan dampak negatif globalisasi. NEXT
  • 4.
    C. TUJUAN Tujuannya kitadapat mengetahui dampak yang ditimbulkan dari proses globalisasi. Baik dampak positif maupun dampak negatif. Dan kita dapat mengetahui bagaimana sikap kita dalam menerima perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan masayarakat Indonesia. NEXT BACK
  • 5.
    B. Perumusan Masalah Berdasarkanpada kenyataan itu, maka masalah yang muncul dalam karya tulis ilmiah ini adalah : 1. Apa yang dimaksud dengan globalisasi 2. Bagaimana proses globalisasi ? 3. Hal-hal apa saja yang timbul akibat proses globalisasi ? 4. Pengaruh apa yang dibawa oleh globalisasi ? 5. Bagaimana sikap kita agar tidak terbawa pengaruh arus negatif globalisasi ? Dalam karya tulis ini akan kami pecahkan semua masalah yang ada diatas. NEXT BACK
  • 6.
    D. METODE PENELITIAN Kamimendapatkan bahan-bahan untuk penulisan ini dari berbagai macam media: seperti internet, buku, pemikiran diri sendiri, contoh karya tulis, dan sebagainya. BACK BACK to BAB
  • 7.
    A. Pengertian Kata globalisasiberasal dari kata global yang maknanya universal. Globalisasi belum memiliki definisi atau pengertian yang pasti kecuali sekadar definisi kerja sehingga maknanya tergantung pada sudut pandang orang yang melihatnya. Ada beberapa definisi global yang dikemukakan oleh beberapa orang sebagai berikut : 1. Malcom Waters, seorang profesor sosiologi dari Universitas Tasmania, berpendapat, globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting yang terjelma di dalam kesadaran orang. 2. Emanuel Richter, guru besar pada ilmu politik Univesitas Aashen, Jerman, berpendapat, bahwa globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan yang menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi ke dalam saling ketergantungan dan persatuan dunia. 3. Pricenton N Lyman, mantan duta besar AS di Afrika Selatan, berpendapat bahwa globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubungan antara negara-negara di dunia dalam hal perdagangan dan keuangan. 4. Selo Soemardjan, bapak Sosiologi Indonesia, berpendapat bahwa Globalisasi adalah terbentuknya organisasi dan komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama. NEXT
  • 8.
    B. Proses Globalisasi Globalisasisebagai suatu proses bukanlah suatu fenomena baru karena proses globalisasi sebenarnya telah ada sejak berabad-abad lamanya. Di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 arus globalisasi semakin berkembang pesat di berbagai negara ketika mulai ditemukan teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi. Loncatan teknologi yang semakin canggih pada pertengahan abad ke-20, yaitu internet dan sekarang ini telah menjamur telepon genggam (handphone) dengan segala fasilitasnya. Bagi Indonesia, proses globalisasi telah begitu terasa sekali sejak awal dilaksanakan pembangunan. Dengan kembalinya tenaga ahli Indonesia yang menjalankan studi di luar negeri dan datangnya tenaga ahli (konsultan) dari negara asing, proses globalisasi yang berupa pemikiran atau sistem nilai kehidupan mulai diadopsi dan dilaksanakan sesuai dengan kondisi di Indonesia. Globalisasi secara fisik ditandai dengan perkembangan kota-kota yang menjadi bagian ddari jaringan kota dunia. Hal ini dapat dilihat dari insfratruktur telekomunikasi, jaringan transportasi, perusahaan-perusahaan berskala internasional serta cabang-cabangnya. NEXT BACK
  • 9.
    C. Dampak Globalisasi 1.Dampak Positif Dampak positif globalisasi adalah sebagai berikut. a. Perubahan tata nilai dan sikap Adanya globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional. b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. c. Tingkat kehidupan yang lebih baik Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. NEXT BACK
  • 10.
    Dampak positif globaliasimenurut bidangnya, adalah : a. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan. 1) Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia. 2) Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak. 3) Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. b. Globalisasi bidang sosial budaya 1) Menigkatkan pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju. 2) Meningkatkan etos kerja yang tinggi suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dal lain sebagainya. 3) Globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan. 4) Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan, dam komoditi lain memberi peluang kepada Indonesia untuk ikut bersaing merebut pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang. 5) Arus masuk perdagangan luar negeri menyebabkan defisit perdagangan nasional. 6) Globalisasi bidang ekonomi sektor produksi. 7) Adanya kecenderungan perusahaan asing memindahkan operasi produksi perusahaannya ke negara-negara berkembang dengan pertimbangan keuntungan geografis. NEXT BACK
  • 11.
    2. Dampak Negatif Dampaknegatif globalisasi adlah sebagai berikut. a. Pola hidup konsumtif Perkembangan industri yang pesat membuat penyedian barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada. b. Sikap individualistik Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi majumembuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial. c. Gaya hidup kebarat-baratan Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain. d. Kesenjangan sosial Apabila dalam suatu komunikasi masyarakathanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial. NEXT BACK
  • 12.
    Dampak negatif globalisasimenurut bidangnya, antara lain : a. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan. 1) Peran maysarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara semakin berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak tentara dan polisi. 2) Perubahan dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat secara global. Sifat-sifat masyarakatnya adalah pragmatisme, hedonisme, primitif, dan komsumerisme. 3) Samakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial dalam keadaan tertentu. b. Globalisasi bidang sosial budaya. 1) Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media televisi, maupun media catak yang banyak ditiru masayrakat. 2) Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya hidup berikut ini. 3) Individualisme : mengutamakan kepentingan diri sendiri. NEXT BACK
  • 13.
    D. Pengaruh Globalisasi Dizaman globalisasi saat ini banyak pengaruh yang mempengaruhi remaja. Ada pengaruh yang positif ada juga pengaruh yang negatif. Sebagai remaja yang baik kita harus memanfaatkan alat-alat /teknologi yang sudah canggih sehingga mampu menguasainya. Indonesia adalah negara yang masyarakatnya mempunyai etika yang baik. Tapi saat ini banyak sekali remaja yang tidak sopan, tidak menghormati orang yang lebih tua darinya. Mungkin itu adalh pengaruh negatif dari globlalisasi. Dan itu menyebabkan pergaulan bebas, narkoba, dan sebagainya. Hal-hal itulah yang harus kita hindari. Tapi kita juga tidak boleh menyalahkan adanya zaman globalisasi, karena jika tidak ada zaman globalisasi kita tidak akan mengenal alat-alat komunikasi yang canggih. Nilai moral bangsa dinilai dari etika masyarakatnya. Jadi, jika ingin mempunyai nilai moral bangsa yang baik kita harus menjaga etika. Gunakan slogan “ Jika ingin dihormati, hormatilah orang lain “. Agar kita sopan terhadap orang lain. Jadi, kita dianggap bangsa yang berbudi baik di mata bangsa lain. Etika seharusnya diajarkan sejak dini oleh orang tuanya. Anak biasanya menirukan kegiatan orang tuanya, maka dari itu orang tua seharusnya melakukan kegiatan yang mampu memberikan arti etika baik. Dan mampu dimengerti oleh si anak. Dengan didikan yang baik anak tersebut akan menjadi anak yang sopan kelak. Dan anak tersebut juga harus mempunyai iman yang kuat. Sehingga, mampu melawan pengaruh buruk globalisasi seperti, narkoba, sex bebas, dan sebagainya. NEXT BACK
  • 14.
    Oleh karena itu,agar kita tidak terjerumus ke dalam pengaruh negatif globalisasi kita harus mengikuti langkah-langkah seperti berikut. 1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri. 2. Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan sebaik-baiknya. 3. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya. 4. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa. 5. Perlunya perhatian para orang tua dalam memantau pergaulan dan cara hidup anaknya. NEXT BACK
  • 15.
    E. Contoh Kasus Adacontoh kasus akibat ketergantungan game online. Seorang pria, 21 tahun mengalami drop out (DO) dari salah satu PTN dan kemudian masuk PTS. Setahun kemudian dia DO lagi dari PTS tersebut, karena sering tidak masuk kuliah. Padahal sejak usia empat tahun, anak tersebut sudah pandai membaca dan menulis. Bahkan selama di SD, ia selalu menjadi juara di kelasnya. Sekarang usianya 23 tahun, ia sudah keluar kuliah, tetapi tidak bekerja. Latar belakang orang tuanya, ayahnya seorang gur dan ibunya aktivis partai. Ada lagi pria 17 tahun, kecanduan games sejak kelas 1 SMA. Awalnya ia seorang murid teldan di sekolahnya, kemudian ia menjadi pecandu games setelah perceraian kedua orang tuanya. Akhirnya ia sekarang ini ditangani psikiater karena ia mulai sering membayangkan dirinya menjadi salah satu pemain peran dari games yang dimaikannya. Ia mulai tidak bisa membedakan antara dunia nyata dan dunia maya. Latar belakang keluarga, ayah pengusaha, ibunya guru salah satu SMA. BACK BACK to BAB
  • 16.
    A. Kesimpulan 1. Kitaharus bersikap selektif dalam mengikuti perkembangan globalisasi. 2. Ambillah sisi positif dari proses globalisasi!. 3. Dengan adanya proses globalisasi dalam kehidupan, kita dapat memperoleh informasi dengan cepat, membuat kehidupan semakin baik, makin berkembangnya teknologi. 4. Orang tua adalah orang yang berperan penting dalam mendidik anak agar tidak terbawa arus negatif globalisasi. NEXT
  • 17.
    B. Saran Dengan begitu,kami menyarankan agar kalian jangan sampai terbawa hal-hal buruk dalam pergaulan. Dan untuk para orang tua, kalian adalah orang yang sangat penting dalam hal mengontrol anak Anda, apalagi yang memiliki anak remaja, pengawasanorang tua adalah yang paling utama sebelum pengawasan gur, teman, maupun orang lain. Dan kalian harus bersikap selektif dalam mengikuti setiap perkembangan globalisasi. Dan gunakanlah teknologi, informasi, dan komunikasi dengan sebaik- baiknya. BACK BACK to BAB
  • 18.
    CONTOH SOAL DANPEMBAHASAN  Apa sajakah pengaruh globalisasi ekonomi yang anda ketahui ? Dari soal diatas anda dapat mempertimbangkan atau melihatnya dari kehidupan nyata, seperti anda ambil dari sisi positif dan negatifnya. Dari sisi positifnya, pengaruh globalisasi ekonomi terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsayang menunjang kehidupan nasional bangsa. Namun dari sisi negatifnya juga sangat merugikan negara, karena hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar yang membanjiri di Indonesia.  Bagaimanakah cara-cara mengantisipasi memudarnya jati diri bangsa akibat globalisasi ? Dengan munculnya era globalisasi yang mempunyai dampak negatif, maka perlu untuk mengantisipasinya, dengan cara globalisasi berikut ini : 1) Mempertebal ideologi dan rasa nasionalisme bangsa melalui beirbagai kegiatan yang mendukung semangat nasionalisme dan pemahaman terhadap ideologi bangsa. 2) Ilmu pengetahuan yang sudah canggih harus diimbangi dengan iman dan takwa. 3) Dalam bidang kesenian hendaknya ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya, agar dapat membendung kesenian asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. NEXT
  • 19.
    4) Masyarakat melaluiRT dan RW hendaknya membudayakan adanya jam-jam belajar bagi anak usia sekolah. Dalam jam-jam belajar yang dimaksudkan, masyarakat harus menciptakan suasana belajar. 5) Baik pemerintah maupun masyarakat hendaknya bekerja sama untuk mencegah beredarnya obat-obatan terlarang, beredarnya gambar-gambar porno, dan minum-minuman keras, yang dapat mengganggu kehidupan para remaja. 6) Setiap warga negara hendaknya lebih mencintai dan menyukai produksi dalam negeri. 7) Kesenian dan budaya tradisional hendaknya tetap dilestarikan. 8) Persatuan dan kesatuan harus tetap ditingkatkan. 9) Lingkungan hidup harus dijaga kelestariannya. Apabila menebang hutan dibarengi dengan kegiatan penghijauan. Air yang bersih untuk kelangsungan kehidupan manusia harus tetap dijaga kebersihannya, jangan sampai dicemari oleh limbah apapun termasuk limbah industri. 10) Dalam mendidik anak-anak di rumah, orang tua harus aktif sebagai pendidik anak-anaknya sehingga melahirkan generasi baru yang merupakan sumber daya manusia (SDM) yang handal. Perlu diingat bahwa seorang anak tidak cukup dipenui dengan kebutuhan materi saja, tetapi kebutuhan batin yang berupa kasih sayang orang tua juga sangat diperlukan bagi ketentraman hidup anak. 11) Dalam era globalisasi banyak budaya asing yang masuk. Budaya asing itu banyak juga diperlukan, tetapi banyak pula yang tidak sesuai. BACK BACK to BAB
  • 20.
    PENGERTIAN Menurut asal katanya,kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko- eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. NEXT
  • 21.
    GLOBALISASI KEBUDAYAAN Sub-kebudayaan Punk,adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global. Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan. Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ). Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. NEXT BACK
  • 22.
    CIRI BERKEMBANGNYA GLOBALISASI KEBUDAYAAN Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.  Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.  Berkembangnya turisme dan pariwisata.  Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.  Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.  Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.  Persaingan bebas dalam bidang ekonomi  Meningkakan interaksi budaya antar negara melalui perkembangan media massa BACK NEXT
  • 23.
    REAKSI MASYARAKAT Gerakan pro-globalisasi Pendukungglobalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini, Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia, begitu juga sebaliknya. BACK NEXT
  • 24.
    Salah satu penghambatutama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. Di satu sisi, kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri, namun di sisi lain, hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Para pro-globalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut, mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan, akibatnya permintaan akan meningkat. Karena permintaan meningkat, kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya. Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF, mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara, bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. Sebagai hasilnya, banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya, meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara, dan sebagai akibatnya, tingkat kemakmuran akan menurun. Karena tingkat kemakmuran menurun, akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya; termasuk konsumsi barang impor, sehingga laju globalisasi akan terhambat dan -- menurut mereka -- mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia. NEXT BACK
  • 25.
    Gerakan antiglobalisasi Antiglobalisasi adalahsuatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial, sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. Apapun juga maksudnya, para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini, yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup, hak-hak buruh, kedaulatan nasional, dunia ketiga, dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya. Namun, orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu, dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global, Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. BACK BACK to BAB Sumber : wikipedia.org