HUMAS
(HUBUNGAN MASYARAKAT
PENGERTIAN
• “hubungan masyarakat merupakan komunikasi
dua arah yang menunjang kearah penciptaan
kebijaksanaan ini, kemudian menjelaskan,
mengumumkan , mempertahankan, atau
mempromosikan kepada publik sehingga
diperoleh saling pengertian dan itikad baik
• Webster's New Collegiate Dictionary
mendefinisikan humas sebagai "usaha
mendorong masyarakat untuk memiliki goodwill
terhadap seseorang, perusahaan atau
lembaga".
Humas merupakan upaya terencana untuk
mempengaruhi opini melalui kinerja tanggung jawab
sosial dan dapat diterima, berdasarkan komunikasi
dua arah yang saling memuaskan."
Humas dapat digunakan untuk membangun hubungan
dengan karyawan, pelanggan, investor, pemilih, atau
masyarakat umum. Publik dianggap sebagai
penghubung antara perusahaan dan media.
Public relations juga dapat didefinisikan sebagai
praktek mengelola komunikasi antara organisasi
dengan publiknya.
2. TUJUAN
Mengembangkan hubungan yang harmonis
dengan pihak lain yakni publik (umum,
masyarakat) serta untuk menciptakan,
membina dan memelihara sikap budi yang
menyenangkan bagi lembaga atau
organisasi di satu pihak dan dengan publik
di laian pihak melalui komunikasi yang
harmonis dan timbal balik.
CIRI-CIRI HUBUNGAN MASYARAKAT (HUMAS)
1. Komunikasi yang dilancarkan berlangsung dua
arah secara timbal balik.
2. Kegiatan yang dilakukan terdiri atas penyabaran
informasi penggiatan persuasi, dan pengkajian
pendapat umum.
3. Tujuan yang hendak dicapai adalah tujuan
organisasi tempat humas menginduk.
4. Sasaran yang dituju adalah khalayak didalam
organisasi dan khalayak diluar organisasi.
5. Efek yang diharapkan adalah terbinanya
hubungan harmonis antara organisasi dan
khalayak
TUGAS KEGIATAN HUMAS
Tugas kegiatan humas adalah
mendukung tercapainya tujuan
organisasi yang dikejar dan
dilaksanakan oleh seluruh insan
organisasi yang bersangkutan
mulai dari pimpinan tertinggi
sampai bawahan terendah.
FUNGSI HUMAS
1. Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan
organisasi
2. Membina hubungan masyarakat yang harmoni antara
organisasi dengan public intern dan public ekstern
3. Menciptakan kombinasi dua arah dengan penyebaran
informasi dan organisasi kepada public dan menyalurkan
opini public dan menyalurkan opini public
kepada organisasi.
4. Melayani public dengan menasehati pimpinan organisasi
dengan kepentingan umum.
POKOK-POKOK KEHUMASAN
HUMAS MERUPAKAN FUNGSI MANAJEMEN
• Humas akan ditemukan pada manajemen apapun.
KOMUNIKASI TERENCANA
• Komunikasi dalam humas merupakan komunikasi yang terencana antara organisasi dan publik-
publiknya.
SALING MEMBERI MANFAAT
• Humas dilakukan dalam rangka saling memberikan manfaat antara organisasi dan publik-pubiknya.
DIPELIHARA MELALUI KOMUNIKASI YANG TERENCANA
• Hubungan antara organisasi & publik dibangun & dipelihara melalui komunikasi yang terencana &
dirancang dengan baik.
SUMBER KEBERHASILAN ORGANISASI ADALAH PUBLIK
• Publik-publik organisasi merupakan sumber keberhasilanorganisasi
HUMAS UNTUK MEMBANGUN SALING PENGERTIAN
• Tujuan kehumasan adalah membangun saling pengertian
PROSES HUMAS (1)
Menetap
kan
tujuan
humas
Menetap
kan
sasaran
Mengem
bangkan
strategi
humas
Penyusu
nan
Program
humas
Impleme
ntasi
Evaluasi
&
Analisis
PROSES HUMAS (2)
(a) MENETAPKAN TUJUAN
• Penetapan tujuan humas
dilakukan dengan mengkaji
tujuan organisasi dan isu atau
permasalahan yang dihadapi
oleh organisasi. Analisis atas isu
& permasalahan serta tujuan
inilah yang mendasari
perumusan tujuan kehumasan.
Contoh Tujuan Humas:
membangun komunikasi dengan
orangtua untuk mendorong
peningkatan mutu
pembelajaran.
(b) MENETAPKAN SASARAN
• Dalam konteks ini sasaran
humas adalah orangtua siswa,
guru, dan siswa (primer)
• Masyarakat pada umumnya
(sekunder)
PROSES HUMAS (3)
(c) MENETAPKAN STRATEGI
• Menentukan taktik,
metode, dan media
komunikasi baik dengan
sasaran primer maupun
sekunder.
(d) MENYUSUN PROGRAM
KEHUMASAN
• Menentukan nama
program & kegiatan
• Memerinci program &
kegiatan: jadwal,
penanggung jawab,
pelaksana, serta anggaran
yang diperlukan.
PROSES HUMAS (4)
(e) PELAKSANAAN /
IMPLEMENTASI
• Merealisasikan rencana &
melakukan penyesuaian
jika terjadi rintangan
dalam realisasi program
(f) EVALUASI
• Merupakan bagian dari
melakukan perbaikan
• Hasil evaluasi menjadi
masukan bagi program &
kegiatan kehumasan
selanjutnya.
MODEL HUMAS
(Grunig ( Iriantara:2004 ))
MODEL TIPE KOMUNIKASI KARAKTERISTIK MODEL
Publisitas/press
agentry
Komunikasi satu arah dengan
propaganda
Menggunakan persuasi dan manipulasi
untuk mempengaruhi khalayak agar
berperilaku seperti yang diharapkan
organisasi.
Informasi Publik Komunikasi satu arah dengan
menyebarkan informasi yang
benar dan akurat
Menggunakan siaran pers dan teknik
komunikasi satu arah lainnya untuk
menyebarluaskan informasi tentang
organisasi.
Asimetris Satu
Arah
Komunikasi dua arah dengan
teknik persuasi ilmiah
Menggunakan persuasi & manipulasi untuk
mempengaruhi khalayak agar berperilaku
seperti yang diinginkan organisasi.
Simetris Dua Arah Komunikasi dua arah untuk
membangun saling pengertian
Menggunakan komunikasi untuk
bernegosiasi dengan publik, menyelesaikan
konflik, mengembangkan saling pengertian
serta saling menghormati antara organisasi
dengan publik-publiknya.
DARI KEEMPAT MODEL TERSEBUT, MODEL MANAKAH
YANG SEBAIKNYA DIGUNAKAN OLEH HUMAS
SEKOLAH?
PERANAN HUMAS
1. Penasehat ahli, public relation berperan melayani publik
dan menasehati pimpinan organisasi dengan kepentingan
umum.
2. Fasilitator komunikasi, disini menciptakan kombinasi dua
arah dengan penyebaran informasi dari organisasi kepada
public, dan menyalurkan opini public kepada organisasi.
3. Fasilitator proses pemecahan masalah, menunjang kegiatan
manajemen dalam mencapai tujuan.
4. Teknisi komunikasi ini menjadi public relation membina
hubungan harmonis antara organisasi dengan public intern
dan public ekstern.
PENTINGNYA HUMAS SEKOLAH
RUANG LINGKUP HUMAS YANG BERHASIL MENJADI SANGAT LUAS
Kebutuhan komunikasi semakn tinggi, tidak hanya tertulis tapi juga tatap muka. Sekolah membutuhkan
tenaga humas untuk menyusun jadwal community relations melalui pertemuan dengan berbagai pihak
sehingga bisa terbangun dukungan karena pemberian informasi yang memadai & memperkokoh
community relations.
PENDIDIKAN MENDAPATKAN BANYAK SERANGAN
Sekolah membutuhkan profesional humas untuk mempublikasikan berita yang positif tentang
program=progam & prestasi siswa atau guru, mengembangkan sikap proakif yang terkoordinasi, dan
pendekatan yang mengantisipasi permasalahan sebelum masalahnya bertambah besar. Bila tidak ada
komunikasi yang positif dari sekolah, maka yang terdengar hanyalah suara-suara para pengkritik
sekolah.16
MUNCULNYA ERA MEDIA
Era media merupakan era dimana kebutuhan komunikasi oleh sekolah meningkat secara dramais dan
lebih kompleks. Oleh karena itu diperlukan kemampuan profesional untuk mengembangkan &
menjalankan rencana komunikasi baik melalui media cetak atau elektronik maupun tatap muka, serta
untuk menjalin hubungan dengan kalangan media.
PUBLIK DALAM HUMAS
INTERNAL
EKSTERNAL
GURU
STAF TU
KEPALA SEKOLAH
LABORAN
PUSTAKAWAN
DLL
MASYARAKAT
MEDIA
LSM
KARAKTERISTIK HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN
STAKEHOLDER
SEKOLAH
PEMERINTAH PUSAT
PEMKOT/KABUPATEN
DPR/DPRD
PENDIDIK & TEN. KEPEND.
PGRI/ASOSIASI PROFESI
ORTU/WALI SISWA
ALUMNI
SEKOLAH/PERGURUAN
TINGGI
LSM, MEDIA
MASYARAKAT SEKITAR
KELOMPOK KEPENTINGAN
MITRA KERJA
SEKOLAH LAIN
ASOSIASI
KELOMPOKPOLITIK
KELOMPOK PROFESIONAL
Hubungan memampukan
Hubungan fumgsional
Hubungan dampak
Hubungan
normatif
masukan
keluaran
KETERANGAN....
HUBUNGAN MEMAMPUKAN Mengidentifikasi stakeholder yang mengendalikan &
memiliki kewenangan terhadap organisasi. Stakeholder ini
membuat organisasi memiliki sumber daya & kewenangan
untuk melakukan kegiatan. Misal: pemerintah bisa
memberikan bantuan sumberdaya & kewenangan pada
lembaga pendidikan.
HUBUNGAN FUNGSIONAL Berkaitan pada hal-hal esensial pada fungsi organisasi.
Biasanya dibagi pada fungsi masukan yang menyediakan
sumber daya untuk memproses sesuatu & fungsi keluaran
yang memanfaatkan hasil dari proses.
HUBUNGAN NORMATIF Asosiasi atau kelompok yang memiliki kepentingan yang
sama dengan organisasi. Memiliki nilai yang sama, tujuan
atau permasalahan yang sama.
HUBUNGAN TERDAMPAK Merupakan stakeholder yang paling sulit diketahui, karena di
dalamnya ada kelompok stakeholder yang jarang berinteraksi
dengan organisasi, namun kelompok ini muncul ketika ada
tindakan dari organisasi. Biasanya ini merupakan publik yang
muncl saat krisis. Media, kelompok masyarakat, aktivis, atau
kelompok kepentingan masu k ke dalam kelompok ini.
Demikian pula peranan Humas selalu
identik dengan kebutuhan masyarakat
terhadap pendidikan yang bermutu,
demikian pula kelompok atau masyarakat
menjamin kelangsungan hidupnya melalui
pendidikan agar masyarakat melanjutkan
eksistensinya. Maka tiap masyarakat
meneruskan kebudayaannya dengan
beberapa perubahan ke generasi muda
melalui pendidikan, melalui
interaksi sosial.

Humas dan Marketing Sekolah

  • 1.
  • 2.
    PENGERTIAN • “hubungan masyarakatmerupakan komunikasi dua arah yang menunjang kearah penciptaan kebijaksanaan ini, kemudian menjelaskan, mengumumkan , mempertahankan, atau mempromosikan kepada publik sehingga diperoleh saling pengertian dan itikad baik • Webster's New Collegiate Dictionary mendefinisikan humas sebagai "usaha mendorong masyarakat untuk memiliki goodwill terhadap seseorang, perusahaan atau lembaga".
  • 3.
    Humas merupakan upayaterencana untuk mempengaruhi opini melalui kinerja tanggung jawab sosial dan dapat diterima, berdasarkan komunikasi dua arah yang saling memuaskan." Humas dapat digunakan untuk membangun hubungan dengan karyawan, pelanggan, investor, pemilih, atau masyarakat umum. Publik dianggap sebagai penghubung antara perusahaan dan media. Public relations juga dapat didefinisikan sebagai praktek mengelola komunikasi antara organisasi dengan publiknya.
  • 4.
    2. TUJUAN Mengembangkan hubunganyang harmonis dengan pihak lain yakni publik (umum, masyarakat) serta untuk menciptakan, membina dan memelihara sikap budi yang menyenangkan bagi lembaga atau organisasi di satu pihak dan dengan publik di laian pihak melalui komunikasi yang harmonis dan timbal balik.
  • 5.
    CIRI-CIRI HUBUNGAN MASYARAKAT(HUMAS) 1. Komunikasi yang dilancarkan berlangsung dua arah secara timbal balik. 2. Kegiatan yang dilakukan terdiri atas penyabaran informasi penggiatan persuasi, dan pengkajian pendapat umum. 3. Tujuan yang hendak dicapai adalah tujuan organisasi tempat humas menginduk. 4. Sasaran yang dituju adalah khalayak didalam organisasi dan khalayak diluar organisasi. 5. Efek yang diharapkan adalah terbinanya hubungan harmonis antara organisasi dan khalayak
  • 6.
    TUGAS KEGIATAN HUMAS Tugaskegiatan humas adalah mendukung tercapainya tujuan organisasi yang dikejar dan dilaksanakan oleh seluruh insan organisasi yang bersangkutan mulai dari pimpinan tertinggi sampai bawahan terendah.
  • 7.
    FUNGSI HUMAS 1. Menunjangkegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi 2. Membina hubungan masyarakat yang harmoni antara organisasi dengan public intern dan public ekstern 3. Menciptakan kombinasi dua arah dengan penyebaran informasi dan organisasi kepada public dan menyalurkan opini public dan menyalurkan opini public kepada organisasi. 4. Melayani public dengan menasehati pimpinan organisasi dengan kepentingan umum.
  • 8.
    POKOK-POKOK KEHUMASAN HUMAS MERUPAKANFUNGSI MANAJEMEN • Humas akan ditemukan pada manajemen apapun. KOMUNIKASI TERENCANA • Komunikasi dalam humas merupakan komunikasi yang terencana antara organisasi dan publik- publiknya. SALING MEMBERI MANFAAT • Humas dilakukan dalam rangka saling memberikan manfaat antara organisasi dan publik-pubiknya. DIPELIHARA MELALUI KOMUNIKASI YANG TERENCANA • Hubungan antara organisasi & publik dibangun & dipelihara melalui komunikasi yang terencana & dirancang dengan baik. SUMBER KEBERHASILAN ORGANISASI ADALAH PUBLIK • Publik-publik organisasi merupakan sumber keberhasilanorganisasi HUMAS UNTUK MEMBANGUN SALING PENGERTIAN • Tujuan kehumasan adalah membangun saling pengertian
  • 9.
  • 10.
    PROSES HUMAS (2) (a)MENETAPKAN TUJUAN • Penetapan tujuan humas dilakukan dengan mengkaji tujuan organisasi dan isu atau permasalahan yang dihadapi oleh organisasi. Analisis atas isu & permasalahan serta tujuan inilah yang mendasari perumusan tujuan kehumasan. Contoh Tujuan Humas: membangun komunikasi dengan orangtua untuk mendorong peningkatan mutu pembelajaran. (b) MENETAPKAN SASARAN • Dalam konteks ini sasaran humas adalah orangtua siswa, guru, dan siswa (primer) • Masyarakat pada umumnya (sekunder)
  • 11.
    PROSES HUMAS (3) (c)MENETAPKAN STRATEGI • Menentukan taktik, metode, dan media komunikasi baik dengan sasaran primer maupun sekunder. (d) MENYUSUN PROGRAM KEHUMASAN • Menentukan nama program & kegiatan • Memerinci program & kegiatan: jadwal, penanggung jawab, pelaksana, serta anggaran yang diperlukan.
  • 12.
    PROSES HUMAS (4) (e)PELAKSANAAN / IMPLEMENTASI • Merealisasikan rencana & melakukan penyesuaian jika terjadi rintangan dalam realisasi program (f) EVALUASI • Merupakan bagian dari melakukan perbaikan • Hasil evaluasi menjadi masukan bagi program & kegiatan kehumasan selanjutnya.
  • 13.
    MODEL HUMAS (Grunig (Iriantara:2004 )) MODEL TIPE KOMUNIKASI KARAKTERISTIK MODEL Publisitas/press agentry Komunikasi satu arah dengan propaganda Menggunakan persuasi dan manipulasi untuk mempengaruhi khalayak agar berperilaku seperti yang diharapkan organisasi. Informasi Publik Komunikasi satu arah dengan menyebarkan informasi yang benar dan akurat Menggunakan siaran pers dan teknik komunikasi satu arah lainnya untuk menyebarluaskan informasi tentang organisasi. Asimetris Satu Arah Komunikasi dua arah dengan teknik persuasi ilmiah Menggunakan persuasi & manipulasi untuk mempengaruhi khalayak agar berperilaku seperti yang diinginkan organisasi. Simetris Dua Arah Komunikasi dua arah untuk membangun saling pengertian Menggunakan komunikasi untuk bernegosiasi dengan publik, menyelesaikan konflik, mengembangkan saling pengertian serta saling menghormati antara organisasi dengan publik-publiknya.
  • 14.
    DARI KEEMPAT MODELTERSEBUT, MODEL MANAKAH YANG SEBAIKNYA DIGUNAKAN OLEH HUMAS SEKOLAH?
  • 15.
    PERANAN HUMAS 1. Penasehatahli, public relation berperan melayani publik dan menasehati pimpinan organisasi dengan kepentingan umum. 2. Fasilitator komunikasi, disini menciptakan kombinasi dua arah dengan penyebaran informasi dari organisasi kepada public, dan menyalurkan opini public kepada organisasi. 3. Fasilitator proses pemecahan masalah, menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan. 4. Teknisi komunikasi ini menjadi public relation membina hubungan harmonis antara organisasi dengan public intern dan public ekstern.
  • 16.
    PENTINGNYA HUMAS SEKOLAH RUANGLINGKUP HUMAS YANG BERHASIL MENJADI SANGAT LUAS Kebutuhan komunikasi semakn tinggi, tidak hanya tertulis tapi juga tatap muka. Sekolah membutuhkan tenaga humas untuk menyusun jadwal community relations melalui pertemuan dengan berbagai pihak sehingga bisa terbangun dukungan karena pemberian informasi yang memadai & memperkokoh community relations. PENDIDIKAN MENDAPATKAN BANYAK SERANGAN Sekolah membutuhkan profesional humas untuk mempublikasikan berita yang positif tentang program=progam & prestasi siswa atau guru, mengembangkan sikap proakif yang terkoordinasi, dan pendekatan yang mengantisipasi permasalahan sebelum masalahnya bertambah besar. Bila tidak ada komunikasi yang positif dari sekolah, maka yang terdengar hanyalah suara-suara para pengkritik sekolah.16 MUNCULNYA ERA MEDIA Era media merupakan era dimana kebutuhan komunikasi oleh sekolah meningkat secara dramais dan lebih kompleks. Oleh karena itu diperlukan kemampuan profesional untuk mengembangkan & menjalankan rencana komunikasi baik melalui media cetak atau elektronik maupun tatap muka, serta untuk menjalin hubungan dengan kalangan media.
  • 17.
    PUBLIK DALAM HUMAS INTERNAL EKSTERNAL GURU STAFTU KEPALA SEKOLAH LABORAN PUSTAKAWAN DLL MASYARAKAT MEDIA LSM
  • 18.
    KARAKTERISTIK HUBUNGAN SEKOLAHDENGAN STAKEHOLDER SEKOLAH PEMERINTAH PUSAT PEMKOT/KABUPATEN DPR/DPRD PENDIDIK & TEN. KEPEND. PGRI/ASOSIASI PROFESI ORTU/WALI SISWA ALUMNI SEKOLAH/PERGURUAN TINGGI LSM, MEDIA MASYARAKAT SEKITAR KELOMPOK KEPENTINGAN MITRA KERJA SEKOLAH LAIN ASOSIASI KELOMPOKPOLITIK KELOMPOK PROFESIONAL Hubungan memampukan Hubungan fumgsional Hubungan dampak Hubungan normatif masukan keluaran
  • 19.
    KETERANGAN.... HUBUNGAN MEMAMPUKAN Mengidentifikasistakeholder yang mengendalikan & memiliki kewenangan terhadap organisasi. Stakeholder ini membuat organisasi memiliki sumber daya & kewenangan untuk melakukan kegiatan. Misal: pemerintah bisa memberikan bantuan sumberdaya & kewenangan pada lembaga pendidikan. HUBUNGAN FUNGSIONAL Berkaitan pada hal-hal esensial pada fungsi organisasi. Biasanya dibagi pada fungsi masukan yang menyediakan sumber daya untuk memproses sesuatu & fungsi keluaran yang memanfaatkan hasil dari proses. HUBUNGAN NORMATIF Asosiasi atau kelompok yang memiliki kepentingan yang sama dengan organisasi. Memiliki nilai yang sama, tujuan atau permasalahan yang sama. HUBUNGAN TERDAMPAK Merupakan stakeholder yang paling sulit diketahui, karena di dalamnya ada kelompok stakeholder yang jarang berinteraksi dengan organisasi, namun kelompok ini muncul ketika ada tindakan dari organisasi. Biasanya ini merupakan publik yang muncl saat krisis. Media, kelompok masyarakat, aktivis, atau kelompok kepentingan masu k ke dalam kelompok ini.
  • 20.
    Demikian pula perananHumas selalu identik dengan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang bermutu, demikian pula kelompok atau masyarakat menjamin kelangsungan hidupnya melalui pendidikan agar masyarakat melanjutkan eksistensinya. Maka tiap masyarakat meneruskan kebudayaannya dengan beberapa perubahan ke generasi muda melalui pendidikan, melalui interaksi sosial.