Dokumen ini membahas usaha daur ulang yang dimulai oleh Ibu Kasmi, yang mengubah limbah plastik menjadi kerajinan tas bernilai tinggi bernama 'happy trash bag'. Usaha ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi anak-anak tuna rungu dan berkontribusi pada pengurangan pencemaran lingkungan. Setelah wafatnya Ibu Kasmi, usaha ini diteruskan oleh putrinya, Ibu Iin, dan terus berkembang dengan penjualan yang mencapai pasar ekspor.