HAKIKAT
KURIKULUM
By:
Juliana Wahyuni Siregar
1920070002
1. Pengertian Kurikulum
4. Fungsi Kurikulum
3. Peranan
Kurikulum
2. Kedudukan
Kurikulum dalam
Pendidikan
Pengertian
Kurikulum
kurikulum sebagai mata dan isi pelajaran dapat ditemukan dari
definisi yang dikemukakan oleh Robert M. Hutchins (1936) yang menyatakan:
“ The curriculum include grammar, reading, thetoric and logic, and
mathematic, and addition at the secondary level introduce the great books of
the western world”.
kurikulum sebagai pengalaman, diantaranya adalah Hollis L. Caswell
dan Campbell (1935), yang menyatakan bahwa kurikulum adalah “… All of the
experience children have under the guidance of teacher”.
Pengertian
Kurikulum
kurikulum sebagai program atau rencana belajar seperti
dikemukakan Hilda Taba (1962) “ A curriculum is a plan for learning:
therefore, what is known about the learning process and the development of
the individual has bearing on the shaping of a curiculum”.
Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem
pendidikan nasional; dikatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana
dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang dingunakan
sebagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar.
Pengertian
Kurikulum
kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah dokumen perencanaan
yang berisi tentang tujuan yang harus dicapai, isi materi dan pengalaman
belajar yang harus dilakukan siswa, strategi dan cara yang dapat
dikembangkan, evaluasi yang dirancang untuk mengumpulkan informasi
tentang pencapaian tujuan, serta implementasi dari dokumen yang dirancang
dalam bentuk nyata.
Kedudukan
Kurikulum
Mempunyai kedudukan sentral dalam
melaksanakan proses pendidikan.
Kurikulum mengarahkan bentuk aktivitas
pendidikan demi tercapainya tujuan
pendidikan. Kurikulum juga merupakan rencana
pendidikan, memberikan pedoman dan
pegangan mengenai jenis, lingkup, urutan isi,
dan proses pendidikan.
Peranan
Konservatif
(Melestarikan nilai
budaya)
Peranan Kreatif
(mengembangkan
yang baru)
Peranan kritis dan
evaluatif
(menyeleksi dan
mengevaluasi )
Peranan
Kurikulum
Fungsi Kurikulum
•mampu menyesuaikan dirinya dengan lingkungan, baik lingkungan
fisik maupun social.Fungsi Penyesuaian
•mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utuh.
Fungsi Integrasi
•mampu memberikan layanan terhadap perbedaan individu siswa.
Fungsi Diferensiasi
•mampu mempersiapkan siswa melanjutkan studi ke jenjang
pendidikan yang lebih.Fungsi Persiapan
•mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih
program-program belajar yang sesuai dengan kemampuan dan
minatnya.
Fungsi Pemilihan
•mampu membantu dan mengarahkan siswa untuk dapat
memahami dan menerima potensi dan kelemahan-kelemahan
yang ada pada dirinya.
Fungsi Diagnostik
Terima Kasih 

Hakikat Kurikulum

  • 1.
  • 2.
    1. Pengertian Kurikulum 4.Fungsi Kurikulum 3. Peranan Kurikulum 2. Kedudukan Kurikulum dalam Pendidikan
  • 3.
    Pengertian Kurikulum kurikulum sebagai matadan isi pelajaran dapat ditemukan dari definisi yang dikemukakan oleh Robert M. Hutchins (1936) yang menyatakan: “ The curriculum include grammar, reading, thetoric and logic, and mathematic, and addition at the secondary level introduce the great books of the western world”. kurikulum sebagai pengalaman, diantaranya adalah Hollis L. Caswell dan Campbell (1935), yang menyatakan bahwa kurikulum adalah “… All of the experience children have under the guidance of teacher”.
  • 4.
    Pengertian Kurikulum kurikulum sebagai programatau rencana belajar seperti dikemukakan Hilda Taba (1962) “ A curriculum is a plan for learning: therefore, what is known about the learning process and the development of the individual has bearing on the shaping of a curiculum”. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional; dikatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang dingunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar.
  • 5.
    Pengertian Kurikulum kurikulum dapat diartikansebagai sebuah dokumen perencanaan yang berisi tentang tujuan yang harus dicapai, isi materi dan pengalaman belajar yang harus dilakukan siswa, strategi dan cara yang dapat dikembangkan, evaluasi yang dirancang untuk mengumpulkan informasi tentang pencapaian tujuan, serta implementasi dari dokumen yang dirancang dalam bentuk nyata.
  • 6.
    Kedudukan Kurikulum Mempunyai kedudukan sentraldalam melaksanakan proses pendidikan. Kurikulum mengarahkan bentuk aktivitas pendidikan demi tercapainya tujuan pendidikan. Kurikulum juga merupakan rencana pendidikan, memberikan pedoman dan pegangan mengenai jenis, lingkup, urutan isi, dan proses pendidikan.
  • 7.
    Peranan Konservatif (Melestarikan nilai budaya) Peranan Kreatif (mengembangkan yangbaru) Peranan kritis dan evaluatif (menyeleksi dan mengevaluasi ) Peranan Kurikulum
  • 8.
    Fungsi Kurikulum •mampu menyesuaikandirinya dengan lingkungan, baik lingkungan fisik maupun social.Fungsi Penyesuaian •mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utuh. Fungsi Integrasi •mampu memberikan layanan terhadap perbedaan individu siswa. Fungsi Diferensiasi •mampu mempersiapkan siswa melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih.Fungsi Persiapan •mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih program-program belajar yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya. Fungsi Pemilihan •mampu membantu dan mengarahkan siswa untuk dapat memahami dan menerima potensi dan kelemahan-kelemahan yang ada pada dirinya. Fungsi Diagnostik
  • 9.