GO – JEK
Oleh:
1. Astrid nurindah
2. Niken galuh
3. Elisabet patrisia
4. Vina
Telkom University
KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wataala, karena
berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Go-jek .
Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah sistem informasi
manajeman.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini
masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat
membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini.
Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat
untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita
semua.
Penulis
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
BAB II TINJAUAN TEORI
2.1 ojek
2.2 aplikasi gojek
BAB III PEMBAHASAN
3.1 pengertian ojek
3.2 sejarah ojek
3.3 terbentuknya gojek
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Munculnya angkutan ojek tersebut sebagai akibat dari pertumbuhan penduduk
yang tinggi di daerah perkotaan dan kemudian bergesernya daerah pemukiman ke
daerah pinggiran kota. Dengan berkembangnya daerah pemukiman tersebut, ternyata
meningkatkan pula kebutuhan akan jasa layanan transportasi. Terlebih bila penghuni
pemukiman tersebut tidak memiliki kendaraan pribadi, maka dengan sendirinya
ketergantungan terhadap angkutan umum sangatlah tinggi. Tingginya kebutuhan
terhadap angkutan umum tersebut tidak diimbangi dengan penyediaan sarana
angkutan umum yang dapat menjangkau masuk ke dalam lokasi perumahan atau
pemukiman. Disamping itu, angkutan ojek dapat membuktikan kepada masyarakat
sebagai angkutan umum alternatif yang dapat mempertahankan eksistensinya di masa
krisis.
Teknologi transportasi merupakan satu dari sedikit sektor dimana lalu lintas di
jalan sama pentingnya dengan lalu lintas di dunia maya. Jakarta sendiri memiliki
kondisi kemacetan terparah di dunia. Bagi kebanyakan pihak, masalah ini sering
diabaikan. Namun ada beberapa pihak yang melihat masalah ini sebagai solusi bisnis
menjanjikan.
1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang akan
kami bahas antara lain :
1. Pengertian ojek ?
2. bagaimana sejarah gojek terbentuk ?
1.3 Tujuan
Untuk memngetahui asal usul gojek terbentuk dan masyarakat lebih percaya
dengan menggunakan gojek
BAB II
TINJAUAN TEORI
2.1 OJEK
Ojek atau ojeg adalah transportasi umum informal di Indonesia yang berupa
sepeda motor atau sepeda, namun lebih lazim berupa sepeda motor. Disebut
informal karena keberadaannya tidak diakui pemerintah dan tidak ada izin untuk
pengoperasiannya. Penumpang biasanya satu orang namun kadang bisa berdua.
Dengan harga yang ditentukan dengan tawar menawar dengan sopirnya dahulu
setelah itu sang sopir akan mengantar ke tujuan yang diinginkan penumpangnya.
Ojek banyak digunakan oleh penduduk kota-kota besar misalnya di Jakarta.
Karena kelebihannya dengan angkutan lain yaitu lebih cepat dan dapat melewati
sela-sela kemacetan di kota. Selain itu dapat menjangkau daerah-daerah dengan
gang-gang yang sempit dan sulit dilalui oleh mobil. Biasanya mereka mangkal di
persimpangan jalan yang ramai, atau di jalan masuk kawasan permukiman.
Ojek sepeda menanti penumpang di sekitar Stasiun Jakarta Kota
Ojek sepeda jarang sekali ditemukan. Meskipun di Jakarta jenis ojek ini lebih dulu
ada, yakni sejak sekitar tahun '60-'70an, ojek sepeda tidak banyak berkembang.
Akan tetapi di sekitar Jakarta Kota dan Tanjung Priok masih banyak ojek sepeda
yang beroperasi hingga kini, walaupun hanya berjarak pendek.
2.2 aplikasi gojek
Gojek sebenarnya sudah ada sejak tahun
2011 namun jasa yang ditawarkan baru dalam
bentuk SMS. Sekarang Gojek sudah memiliki
aplikasi yang dapat di download di http://go-
jek.com/app sudah tersedia versi Android dan
iOS. Hingga saat ini sudah lebih dari 1.000 ojek
yang tersebar se-Jabodetabek. Berikut cara
menggunakan aplikasi Gojek.
1. Tampilan halaman utama aplikasi Gojek
dengan tagline “An ojek for every need” dan
latar berwarna hijau. Terdapat gambar motor
atau ojek di tengah tulisan Gojek. Selanjutnya
kita dapat memilih jenis service apa yang kita
butuhkan. Gojek memiliki 4 jenis pelayanan
dari mulai transport antar jemput, kurir, order makanan hingga belanja.
.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Pengertian ojek `
ojek adalah ialah salah satu jenis kendaraan sewa beroda dua khas Indonesia
Jenis kendaraan umum (transportasi publik) serupa ini tidak dapat kita jumpai di
negara manapun. Berawal dari Pulau Jawan dan kemudian menyebar hampir
merata ke seluruh kota-kota dan daerah-daerah di Indonesia.
Ojek ialah kendaraan umum roda dua yang biasanya ialah Sepeda Motor,
pernah juga kami mendengar kalau ada juga sepeda yang dijadikan oleh orang
sebagai ojek. Ojek lebih menyerupai taksi, dapat dipesan, apakah itu dipesan
untuk dijemput atau dipesan hendak dimana turun. Berbeda dengan Angkutan
Kota (Angkot) dan Bus Kota. Bedanya ialah biaya sewa yang lebih murah jika
dibandingkan taksi namun agak lebih mahal jika dibandingkan dengan angkot.
Namun kelemahannya ialah tidak terlindung dari sengatan matahari, deraan hujan,
dan terpaan angin.
Biasanya penumpang ojek ialah satu orang, namun bagi yang memiliki anak
dapat menjadi dua atau tiga orang. Bahkan pada beberapa kejadian kami dapati
ada pula orang dewasa yang dibonceng dua orang. Hal ini sangat bergantung dari
kebijakan dari pemilik ojek itu sendiri.
3.2 sejarah ojek
Istilah ojek atau ojeg bermula sekitar awal dekade 60-an di daerah pinggiran
Jakarta. Saat itu ada seseorang yang menggunakan motor gede dengan
memboncengkan orang lain di jok belakang. Orang ini yang kemudian hilir mudik
mengantar-jemput orang ke berbagai lokasi di pinggiran Jakarta. Setiap orang
yang melihatnya menjulukinya dengan “naik Oto duduk ngajejek”, kemudian
diakronimkan menjadi ojek.
Sedangkan versi lain, “ojek” berasal dari kata “obyek”. Pada pertengahan tahun
60-an kehidupan ekonomi masyarakat di Jakarta begitu sulit. Orang tidak bisa
hidup hanya mengandalkan gaji. Karena itu orang harus mempunyai sumber
penghasilan yang lain; berdagang, menjadi perantara, dan sebagainya. Pada masa
itu melakukan pekerjaan sampingan terkenal dengan istilah “mengobyek”, karena
seringnya jasa antar jemput dengan motor digunakan sebagai transportasi untuk
mencari obyekan lama kelamaan menjadi ojek.
Sebagai sumber penghasilan di Jakarta, profesi pengojek motor terekam
dalam sebuah film produksi tahun 1983 berjudul “Sama Gilanya” yang
mengangkat kisah tukang ojek yang bernama Beno (diperankan oleh Benyamin
S.), yang menjalin asmara dengan gadis nyentrik bernama Euis. Dalam film
tersebut motor yang digunakan oleh Beno secara gamblang diberi papan
bertuliskan ojeg.
Nama Jakarta atau Djakarta dimata negara-negara yang berada di kawasan Afrika
Barat seperti Mali dan Senegal dikenal bukanlah sebagai ibukota Republik
Indonesia, namun sebagai kendaraan bermotor roda dua, hal ini terjadi karena
pada era 80 sampai 90-an banyak motor diimpor dari Jakarta. Bahkan di kota
Tivaouane, Senegal, “Djakarta” dijadikan alat transportasi berbayar atau bisa
disamakan dengan ojek.
Ojek motor semakin berkembang mulai tahun 1990 seiring adanya pelarangan
becak oleh Wiyogo Atmodarminto yang merupakan Gubernur Jakarta saat itu.
Kehadiran becak sebagai transportasi di ibukota dianggap tidak cocok dengan
pengembangan Jakarta sebagai ibukota yang modern. Sedangkan ojek motor
seolah menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota sebagai
pengurai kemacetan dan penghemat waktu di perjalanan untuk sampai ke tujuan.
3.3 terbentuknya gojek
GO-Jek lahir dari ide sang CEO dan Managing Director Nadiem Makarim
yang mengaku seorang pengguna ojek. Ojek yang merupakan kendaran motor
roda dua ini memang transportasi yang sangat efektif untuk mobilitas di
kemacetan kota.
Dengan pengalamannya saat naik ojek di jalanan yang macet inilah ia
kemudian menciptakan Go-Jek, sebuah layanan antar jemput dengan ojek
modern berbasis pesanan. PT Go-Jek Indonesia yang sudah melewati
perjalanannya sejak tahun 2011 kini sudah memiliki 1.000 armada ojek yang
tersebar di seluruh kawasan Jabodetabek.
Dengan perkembangannya yang pesat ini, kabarnya Go-Jek telah
menuai prestasi sebagai Juara 1 dalam kompetisi bisnis Global
Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) di Bali. Selain itu, Go-Jek telah
memperoleh berbagai penghargaan dari berbagai komunitas bisnis maupun
sosial.
Di situs resminya disebutkan bahwa layanan Go-Jek adalah sbb :
1 Jasa kurir (90 minute delivery anywhere in the city),
2 Jasa transportasi (transparent pricing, free shower cap and masker),
3 Jasa delivery makanan (delivering your favorite food under 60 minutes
in Jabodetabek),
4 Jasa belanja dengan nominal di bawah 1 juta rupiah (shop for food,
ticket, medicine, anything under Rp 1.000.000. We’ll pay for it first).
Dari beberapa testimoni pengguna Go-Jek bisa ditarik satu kesimpulan yang
sama bahwa mereka sangat puas dengan alasan yang hampir sama pula : tarif
yang jelas dan transparan selain tentu saja sistemnya yang mengakomodir
gaya hidup modern saat ini yaitu penggunaan teknologi. Calon pengguna
tinggal menginstal aplikasi Go-Jek di smartphone-nya untuk kemudian
melakukan pemesanan sekaligus memantau status pemesanannya.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dari hasil pembahasan tentang Go – jek , maka diambil kesimpulan :
1. Dengan adanya Go – jek maka masyarakat dapat membayar lebih murah daripada
mengambil ojek dari pangkalan ojek
2. Mempermudah masyarakat dalam memesan gojek dan karna terdapat banyak fitur
yang memudahkan masyarakat dalam berpegian,memesan barang serta mengantar
barang dalam waktu yang singkat
4.2 Saran
Pembuatan makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan, karena keterbatasan
sumber yang kami peroleh. Sehingga isi dari makalah ini masih bersifat umum,
oleh karena itu kami harapkan agar pembaca bisa mecari sumber yang lain guna
membandingkan dengan pembahasan yang kami buat, guna mengoreksi bila
terjadi kelasahan dalam pembuatan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
http://blog.ryanmintaraga.com/go-jek-yang-dicari-yang-dicaci/
http://historia.id/kota/mengorek-sejarah-ojek
http://kbbi.web.id/ojek
https://id.techinasia.com/perbandingan-layanan-gojek-grabbike-di-indonesia/
https://infopeluangusaha.org/selamat-datang-gojek-good-bye-ojek/
http://tekno.liputan6.com/read/2251965/ini-alasan-mengapa-ojek-pangkalan-
ogah-gabung-gojek
http://kk-blog-00.blogspot.co.id/2011/04/go-jek-ojek-yang-profesional.html
http://arti-definisi-pengertian.info/pengertian-ojek-motor/
http://blog.ryanmintaraga.com/tag/sejarah-gojek/
http://blog.ryanmintaraga.com/go-jek-yang-dicari-yang-dicaci/

Go – jek

  • 1.
    GO – JEK Oleh: 1.Astrid nurindah 2. Niken galuh 3. Elisabet patrisia 4. Vina Telkom University
  • 2.
    KATA PENGANTAR Puji syukurpenyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wataala, karena berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Go-jek . Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah sistem informasi manajeman. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua. Penulis
  • 3.
    DAFTAR ISI BAB IPENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan BAB II TINJAUAN TEORI 2.1 ojek 2.2 aplikasi gojek BAB III PEMBAHASAN 3.1 pengertian ojek 3.2 sejarah ojek 3.3 terbentuknya gojek BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan 4.2 Saran DAFTAR PUSTAKA
  • 4.
    BAB I PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakang Munculnya angkutan ojek tersebut sebagai akibat dari pertumbuhan penduduk yang tinggi di daerah perkotaan dan kemudian bergesernya daerah pemukiman ke daerah pinggiran kota. Dengan berkembangnya daerah pemukiman tersebut, ternyata meningkatkan pula kebutuhan akan jasa layanan transportasi. Terlebih bila penghuni pemukiman tersebut tidak memiliki kendaraan pribadi, maka dengan sendirinya ketergantungan terhadap angkutan umum sangatlah tinggi. Tingginya kebutuhan terhadap angkutan umum tersebut tidak diimbangi dengan penyediaan sarana angkutan umum yang dapat menjangkau masuk ke dalam lokasi perumahan atau pemukiman. Disamping itu, angkutan ojek dapat membuktikan kepada masyarakat sebagai angkutan umum alternatif yang dapat mempertahankan eksistensinya di masa krisis. Teknologi transportasi merupakan satu dari sedikit sektor dimana lalu lintas di jalan sama pentingnya dengan lalu lintas di dunia maya. Jakarta sendiri memiliki kondisi kemacetan terparah di dunia. Bagi kebanyakan pihak, masalah ini sering diabaikan. Namun ada beberapa pihak yang melihat masalah ini sebagai solusi bisnis menjanjikan. 1.2 Rumusan masalah Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang akan kami bahas antara lain : 1. Pengertian ojek ? 2. bagaimana sejarah gojek terbentuk ? 1.3 Tujuan Untuk memngetahui asal usul gojek terbentuk dan masyarakat lebih percaya dengan menggunakan gojek
  • 5.
    BAB II TINJAUAN TEORI 2.1OJEK Ojek atau ojeg adalah transportasi umum informal di Indonesia yang berupa sepeda motor atau sepeda, namun lebih lazim berupa sepeda motor. Disebut informal karena keberadaannya tidak diakui pemerintah dan tidak ada izin untuk pengoperasiannya. Penumpang biasanya satu orang namun kadang bisa berdua. Dengan harga yang ditentukan dengan tawar menawar dengan sopirnya dahulu setelah itu sang sopir akan mengantar ke tujuan yang diinginkan penumpangnya. Ojek banyak digunakan oleh penduduk kota-kota besar misalnya di Jakarta. Karena kelebihannya dengan angkutan lain yaitu lebih cepat dan dapat melewati sela-sela kemacetan di kota. Selain itu dapat menjangkau daerah-daerah dengan gang-gang yang sempit dan sulit dilalui oleh mobil. Biasanya mereka mangkal di persimpangan jalan yang ramai, atau di jalan masuk kawasan permukiman. Ojek sepeda menanti penumpang di sekitar Stasiun Jakarta Kota Ojek sepeda jarang sekali ditemukan. Meskipun di Jakarta jenis ojek ini lebih dulu ada, yakni sejak sekitar tahun '60-'70an, ojek sepeda tidak banyak berkembang. Akan tetapi di sekitar Jakarta Kota dan Tanjung Priok masih banyak ojek sepeda yang beroperasi hingga kini, walaupun hanya berjarak pendek. 2.2 aplikasi gojek Gojek sebenarnya sudah ada sejak tahun 2011 namun jasa yang ditawarkan baru dalam bentuk SMS. Sekarang Gojek sudah memiliki aplikasi yang dapat di download di http://go- jek.com/app sudah tersedia versi Android dan iOS. Hingga saat ini sudah lebih dari 1.000 ojek yang tersebar se-Jabodetabek. Berikut cara menggunakan aplikasi Gojek. 1. Tampilan halaman utama aplikasi Gojek dengan tagline “An ojek for every need” dan latar berwarna hijau. Terdapat gambar motor atau ojek di tengah tulisan Gojek. Selanjutnya kita dapat memilih jenis service apa yang kita butuhkan. Gojek memiliki 4 jenis pelayanan dari mulai transport antar jemput, kurir, order makanan hingga belanja. .
  • 6.
    BAB III PEMBAHASAN 3.1 Pengertianojek ` ojek adalah ialah salah satu jenis kendaraan sewa beroda dua khas Indonesia Jenis kendaraan umum (transportasi publik) serupa ini tidak dapat kita jumpai di negara manapun. Berawal dari Pulau Jawan dan kemudian menyebar hampir merata ke seluruh kota-kota dan daerah-daerah di Indonesia. Ojek ialah kendaraan umum roda dua yang biasanya ialah Sepeda Motor, pernah juga kami mendengar kalau ada juga sepeda yang dijadikan oleh orang sebagai ojek. Ojek lebih menyerupai taksi, dapat dipesan, apakah itu dipesan untuk dijemput atau dipesan hendak dimana turun. Berbeda dengan Angkutan Kota (Angkot) dan Bus Kota. Bedanya ialah biaya sewa yang lebih murah jika dibandingkan taksi namun agak lebih mahal jika dibandingkan dengan angkot. Namun kelemahannya ialah tidak terlindung dari sengatan matahari, deraan hujan, dan terpaan angin. Biasanya penumpang ojek ialah satu orang, namun bagi yang memiliki anak dapat menjadi dua atau tiga orang. Bahkan pada beberapa kejadian kami dapati ada pula orang dewasa yang dibonceng dua orang. Hal ini sangat bergantung dari kebijakan dari pemilik ojek itu sendiri. 3.2 sejarah ojek Istilah ojek atau ojeg bermula sekitar awal dekade 60-an di daerah pinggiran Jakarta. Saat itu ada seseorang yang menggunakan motor gede dengan memboncengkan orang lain di jok belakang. Orang ini yang kemudian hilir mudik mengantar-jemput orang ke berbagai lokasi di pinggiran Jakarta. Setiap orang yang melihatnya menjulukinya dengan “naik Oto duduk ngajejek”, kemudian diakronimkan menjadi ojek. Sedangkan versi lain, “ojek” berasal dari kata “obyek”. Pada pertengahan tahun 60-an kehidupan ekonomi masyarakat di Jakarta begitu sulit. Orang tidak bisa hidup hanya mengandalkan gaji. Karena itu orang harus mempunyai sumber penghasilan yang lain; berdagang, menjadi perantara, dan sebagainya. Pada masa itu melakukan pekerjaan sampingan terkenal dengan istilah “mengobyek”, karena seringnya jasa antar jemput dengan motor digunakan sebagai transportasi untuk mencari obyekan lama kelamaan menjadi ojek. Sebagai sumber penghasilan di Jakarta, profesi pengojek motor terekam dalam sebuah film produksi tahun 1983 berjudul “Sama Gilanya” yang mengangkat kisah tukang ojek yang bernama Beno (diperankan oleh Benyamin S.), yang menjalin asmara dengan gadis nyentrik bernama Euis. Dalam film tersebut motor yang digunakan oleh Beno secara gamblang diberi papan bertuliskan ojeg. Nama Jakarta atau Djakarta dimata negara-negara yang berada di kawasan Afrika Barat seperti Mali dan Senegal dikenal bukanlah sebagai ibukota Republik Indonesia, namun sebagai kendaraan bermotor roda dua, hal ini terjadi karena
  • 7.
    pada era 80sampai 90-an banyak motor diimpor dari Jakarta. Bahkan di kota Tivaouane, Senegal, “Djakarta” dijadikan alat transportasi berbayar atau bisa disamakan dengan ojek. Ojek motor semakin berkembang mulai tahun 1990 seiring adanya pelarangan becak oleh Wiyogo Atmodarminto yang merupakan Gubernur Jakarta saat itu. Kehadiran becak sebagai transportasi di ibukota dianggap tidak cocok dengan pengembangan Jakarta sebagai ibukota yang modern. Sedangkan ojek motor seolah menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota sebagai pengurai kemacetan dan penghemat waktu di perjalanan untuk sampai ke tujuan. 3.3 terbentuknya gojek GO-Jek lahir dari ide sang CEO dan Managing Director Nadiem Makarim yang mengaku seorang pengguna ojek. Ojek yang merupakan kendaran motor roda dua ini memang transportasi yang sangat efektif untuk mobilitas di kemacetan kota. Dengan pengalamannya saat naik ojek di jalanan yang macet inilah ia kemudian menciptakan Go-Jek, sebuah layanan antar jemput dengan ojek modern berbasis pesanan. PT Go-Jek Indonesia yang sudah melewati perjalanannya sejak tahun 2011 kini sudah memiliki 1.000 armada ojek yang tersebar di seluruh kawasan Jabodetabek. Dengan perkembangannya yang pesat ini, kabarnya Go-Jek telah menuai prestasi sebagai Juara 1 dalam kompetisi bisnis Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) di Bali. Selain itu, Go-Jek telah memperoleh berbagai penghargaan dari berbagai komunitas bisnis maupun sosial. Di situs resminya disebutkan bahwa layanan Go-Jek adalah sbb : 1 Jasa kurir (90 minute delivery anywhere in the city), 2 Jasa transportasi (transparent pricing, free shower cap and masker), 3 Jasa delivery makanan (delivering your favorite food under 60 minutes in Jabodetabek), 4 Jasa belanja dengan nominal di bawah 1 juta rupiah (shop for food, ticket, medicine, anything under Rp 1.000.000. We’ll pay for it first). Dari beberapa testimoni pengguna Go-Jek bisa ditarik satu kesimpulan yang sama bahwa mereka sangat puas dengan alasan yang hampir sama pula : tarif yang jelas dan transparan selain tentu saja sistemnya yang mengakomodir gaya hidup modern saat ini yaitu penggunaan teknologi. Calon pengguna tinggal menginstal aplikasi Go-Jek di smartphone-nya untuk kemudian melakukan pemesanan sekaligus memantau status pemesanannya.
  • 8.
    BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan Darihasil pembahasan tentang Go – jek , maka diambil kesimpulan : 1. Dengan adanya Go – jek maka masyarakat dapat membayar lebih murah daripada mengambil ojek dari pangkalan ojek 2. Mempermudah masyarakat dalam memesan gojek dan karna terdapat banyak fitur yang memudahkan masyarakat dalam berpegian,memesan barang serta mengantar barang dalam waktu yang singkat 4.2 Saran Pembuatan makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan, karena keterbatasan sumber yang kami peroleh. Sehingga isi dari makalah ini masih bersifat umum, oleh karena itu kami harapkan agar pembaca bisa mecari sumber yang lain guna membandingkan dengan pembahasan yang kami buat, guna mengoreksi bila terjadi kelasahan dalam pembuatan makalah ini.
  • 9.