Dokumen tersebut membahas tentang freies ermessen atau diskresi yang diberikan kepada pemerintah dan administrasi negara untuk bertindak atas inisiatif sendiri dalam menyelesaikan masalah secara segera meskipun belum ada peraturan yang mengatur. Diskresi ini diberikan berdasarkan UUD 1945 pasal 22 ayat 1 untuk menangani keadaan darurat, namun masih harus berdasarkan asas legalitas agar tidak disalahgunakan.