7. FITTING DAN LAMPU
7.1. Fitting Lampu
Fiting adalah alat untuk tempat dudukan lampu
7.1.1.Jenis fitting menurut tempat pemasangan :
7.2. 1. Fitting menurut bentuk kaki lampu, yaitu :
7.2. Lampu
7.2.1. Jenis Lampu yng digunakan pada Instalasi listrik Rumah
1. Lampu Pijar
Lampu pijar adalah salah satu jenis lampu yang terdiri dari bola kaca hampa
atau berisi gas dan adanya kawat filamen yang terbuat dari sejenis logam
yang memiliki titik leleh yang sangat tinggi.
Pada umumnya kawat filamen tersebut terbuat dari kawat Wolfram dan
jenis gas yang di dalam bola kaca sebagian besar menggunakan gas Argon
karena dapat menaikkan titik leleh kawat Wolfram, yang berpengaruh
terhadap umum lampu. Biasanya umur lampu pijar ± 1000 jam nyala.
Bola lampu listrik sebenarnya ditemukan pada tahun1879 secara bersamaan
antara Sir Joseph Wilson Swan dan Thomas Alva Edison.
GLS (General Lamp
Service) yang terdiri dari :
a. Bohlam Bening
b. Bohlam Buram
c. Lampu Argenta
d. Lampu Superlux
e. Lampu Laster
f. Lampu Halogen
2. Lampu TL (Tubular Lamp) / Fluorensent Lamp.
Lampu TL dimasyarakat umum sering disebut dengan nama lampu Neon.
Neon tersebut sesungguhnya adalah jenis gas yang digunakan pada tabung
TL nya.
Konstruksi lampu fluoresen terdiri dari tabung gelas berwarna pustih susu,
karena dinding bagian dalam tabung dilapisi serbuk pasphor. Bentuk
tabungnya melingkar ada yang mamanjang dan melingkar. Jenis lampu ini
di dalam tabung gelas mengandung gas yang menguap bila dipanasi.
2.1. Jenis-jenis lampu Fluorescent :
1. Linear Flourescent Lamp /Tube Lamp (TL)
Lampu TL panjang itulah sebagian besar orang menyebut
lampu ini. Ini adalah lampu fluorescent klasik
Bagian-bagian lengkap sebuah lampu Linear Fluorescent :
1. Cassing Tube Lamp
2. Tube Lamp/Linear Fluorescent Lamp
3. Trafo Ballas (choke Coil)/Ballas Magnetik
4. Stater (Sakelar tunda)/bimetal
5. Holder /Fitting Linear Fuorescent Lamp
6. Cable /kabel secukupnya
2. Compact Fluorescent Lamp (CFL)
Lampu CFL merupakan jenis lampu Fluorescent seperti hal lampu TL , yang membedakan adalah :
1.Ballas CFL menggunakan rangkaian Elektronik /Ballas Elektronik (Converter DC to AC, Rectifier)
2.CFL tidak membutuhkan Stater , sebab Ballas elektronik bekerja pada frekuensi tinggi
3.CFL mempunyai tingkat efisiensi daya listrik jauh lebih baik dari TL
4.CFL secara fisik lebih ringkas dan ringan
5.CFL lebih sederhana dalam pemakaiannya karena cukup dengan fitting ulir.
6. CFL cahaya yang dihasilkan tidak berkedip dan sinar lampu konstan serta lebih terang.
7.Usia tabung CFL relatif lebih panjang.
Hal yang sama yang dijumpai baik di TL maupun di FCL, adalah Sama-sama mengguna kan tabung yang berisi mercuri
yang sangat beracun.
3. Lampu Light Emitting Diode (LED)
LED didefinisikan sebagai salah satu semikonduktor yang mengubah energi
listrik menjadi cahaya. LED merupakan perangkat keras dan padat (solid-state
component) sehingga unggul dalam hal ketahanan atau durability

Fitting dan lampu

  • 1.
    7. FITTING DANLAMPU 7.1. Fitting Lampu Fiting adalah alat untuk tempat dudukan lampu 7.1.1.Jenis fitting menurut tempat pemasangan :
  • 2.
    7.2. 1. Fittingmenurut bentuk kaki lampu, yaitu :
  • 3.
    7.2. Lampu 7.2.1. JenisLampu yng digunakan pada Instalasi listrik Rumah 1. Lampu Pijar Lampu pijar adalah salah satu jenis lampu yang terdiri dari bola kaca hampa atau berisi gas dan adanya kawat filamen yang terbuat dari sejenis logam yang memiliki titik leleh yang sangat tinggi. Pada umumnya kawat filamen tersebut terbuat dari kawat Wolfram dan jenis gas yang di dalam bola kaca sebagian besar menggunakan gas Argon karena dapat menaikkan titik leleh kawat Wolfram, yang berpengaruh terhadap umum lampu. Biasanya umur lampu pijar ± 1000 jam nyala. Bola lampu listrik sebenarnya ditemukan pada tahun1879 secara bersamaan antara Sir Joseph Wilson Swan dan Thomas Alva Edison. GLS (General Lamp Service) yang terdiri dari : a. Bohlam Bening b. Bohlam Buram c. Lampu Argenta d. Lampu Superlux e. Lampu Laster f. Lampu Halogen
  • 6.
    2. Lampu TL(Tubular Lamp) / Fluorensent Lamp. Lampu TL dimasyarakat umum sering disebut dengan nama lampu Neon. Neon tersebut sesungguhnya adalah jenis gas yang digunakan pada tabung TL nya. Konstruksi lampu fluoresen terdiri dari tabung gelas berwarna pustih susu, karena dinding bagian dalam tabung dilapisi serbuk pasphor. Bentuk tabungnya melingkar ada yang mamanjang dan melingkar. Jenis lampu ini di dalam tabung gelas mengandung gas yang menguap bila dipanasi. 2.1. Jenis-jenis lampu Fluorescent : 1. Linear Flourescent Lamp /Tube Lamp (TL) Lampu TL panjang itulah sebagian besar orang menyebut lampu ini. Ini adalah lampu fluorescent klasik Bagian-bagian lengkap sebuah lampu Linear Fluorescent : 1. Cassing Tube Lamp 2. Tube Lamp/Linear Fluorescent Lamp 3. Trafo Ballas (choke Coil)/Ballas Magnetik 4. Stater (Sakelar tunda)/bimetal 5. Holder /Fitting Linear Fuorescent Lamp 6. Cable /kabel secukupnya
  • 7.
  • 8.
    Lampu CFL merupakanjenis lampu Fluorescent seperti hal lampu TL , yang membedakan adalah : 1.Ballas CFL menggunakan rangkaian Elektronik /Ballas Elektronik (Converter DC to AC, Rectifier) 2.CFL tidak membutuhkan Stater , sebab Ballas elektronik bekerja pada frekuensi tinggi 3.CFL mempunyai tingkat efisiensi daya listrik jauh lebih baik dari TL 4.CFL secara fisik lebih ringkas dan ringan 5.CFL lebih sederhana dalam pemakaiannya karena cukup dengan fitting ulir. 6. CFL cahaya yang dihasilkan tidak berkedip dan sinar lampu konstan serta lebih terang. 7.Usia tabung CFL relatif lebih panjang. Hal yang sama yang dijumpai baik di TL maupun di FCL, adalah Sama-sama mengguna kan tabung yang berisi mercuri yang sangat beracun.
  • 9.
    3. Lampu LightEmitting Diode (LED) LED didefinisikan sebagai salah satu semikonduktor yang mengubah energi listrik menjadi cahaya. LED merupakan perangkat keras dan padat (solid-state component) sehingga unggul dalam hal ketahanan atau durability