EVALUASI MUTU PERGURUAN TINGGI 
(INTERNAL-EKSTERNAL)
MUTU PERGURUAN TINGGI 
Mutu perguruan tinggi adalah kesesuaian 
antara penyelenggaraan perguruan tinggi 
dengan SNPT, maupun standar yang 
ditetapkan oleh perguruan tinggi sendiri 
berdasarkan visi dan kebutuhan dari para 
pihak yang berkepentingan (stakeholders)
EVALUASI MUTU PERGURUAN TINGGI 
a. Penilaian terhadap pencapaian sistem mutu 
suatu institusi sesuai dengan standar yang 
telah ditetapkan. 
b. Sejauh mana pencapaian dari penerapan 
sistem mutu untuk perbaikan dan/atau 
peningkatan dengan usaha yang lebih giat dan 
tepat dengan penerapan konsep dan indikator 
yang terukur.
c. Evaluasi mutu yang baik harus dapat 
mengukur pencapaian mutu terhadap standar 
yang ditetapkan dengan menggunakan 
indikator-indikator berdasarkan perencanaan 
sebelumnya
EVALUASI MUTU INTERNAL 
(EMI)
APA DAN MENGAPA EMI 
 Maksud 
 kegiatan sistemik penjaminan mutu penyelenggaraan 
pendidikan tinggi di perguruan tinggi oleh perguruan tinggi 
(internally driven), untuk mengawasi penyelenggaraan 
pendidikan tinggi oleh perguruan tinggi sendiri secara 
berkelanjutan (continuous improvement ). 
 Tujuan 
 agar (1) membantu pemerintah dan perguruan tinggi 
menetapkan program pengembangan menuju pemenuhan 
SNPT, dan (2) menghindari terjadinya kesenjangan antara 
hasil evaluasi internal dengan eksternal.
Manfaat 
memfasilitasi pemetaan mutu perguruan tinggi, 
memfasilitasi resource sharing dan partnership antar-PT 
maupun dengan institusi lainnya (pemerintah, industri, 
dan masyarakat), serta memudahkan mekanisme umpan 
balik yang bersifat pembinaan dan pengembangan oleh 
pemerintah dan sebagai bahan acuan bagi stake-holder 
yang terlibat dalam pemetaan mutu perguruan tinggi.
Unsur Mutu SPMPT 
Masukan Proses 
Keluaran 
- Silabus/GBPP-SAP 
- Mahasiswa 
- Pengajar 
- Piranti dan 
Peralatan 
- Lingkungan 
- Anggaran 
- Dokumen 
- Peraturan 
- dll. 
Pihak-Pihak 
Terkait / Pelanggan 
(Stakeholders) 
- Proses instruksi, 
- Kegiatan 
pendukung: riset, 
administrasi 
akademik, 
- Layanan 
akademik, 
- dll. 
- Institusi Pendidikan 
Tinggi 
- Pasar Tenaga Kerja 
- Orang Tua 
Mahasiswa 
- Pemerintah 
- Mahasiswa, 
- dll. 
- Lulusan 
- Pencapaian lain
9 
Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi 
Sistem Penjaminan 
Mutu Eksternal 
(SPME) 
Sistem Penjaminan 
Mutu Internal 
(SPMI) 
SNPT SNPT 
Pangkalan Data Perguruan Tinggi 
(PDPT) 
SNPT 
SNPT 
SPM-PT 
Sumber: Dikti
Keputusan: 
• Kategori PT 
(A, B, C, TT) 
• Rekomendasi 
SPMPT 
EVALUASI INTERNAL EVALUASI EKSTERNAL 
Develop 
programs 
Evaluasi 
thd 11 
Standar 
Implement 
programs 
MUTU 
TIM EMI BAN /LAM PT 
EMI 
Annual 
Evaluation 
5 Tahun 
Akreditasi 
SNPT
 Data evaluasi mutu internal adalah data dari, oleh, dan 
untuk Perguruan Tinggi. 
 Pengisiannya dilakukan sesuai penahapan yang ada dan 
apa adanya sehingga data yang diperoleh dapat menjadi 
penuntun yang sebenarnya bagi Perguruan Tinggi dalam 
melakukan evaluasi diri, menetapkan rencana tindak 
lanjut, perencanaan, menetapkan pelaksanaan, 
monitoring-evaluasi, serta perbaikan terus-menerus untuk 
mencapai standar dan kriteria yang lebih baik.
>. Base-Line Data Tidak Dipublikasikan Tetapi Untuk 
Memfasilitasi Pemetaan Mutu, Resource Sharing Dan 
Partnership Antar PT Maupun Program Studi Serta 
Memudahkan Mekanisme Umpanbalik Yang Bersifat 
Pembinaan Dan Pengembangan. 
>. Dengan Data Yang Valid Dan Reliable Merupakan Base- 
Line Data Internal Yang Dapat Menjadi Penuntun Evaluasi 
Diri, Penetapan Rencana Tindak Lanjut, Perencanaan 
Penetapan Pelaksanaan, Monitoring Evaluasi, Serta 
Perbaikan Terus Menerus Mencapai Standar Mutu 
Pendidikan yang Lebih Baik.
EVALUASI MUTU EKSTERNAL
PENGERTIAN EVALUASI MUTU EKSTERNAL 
a. Proses penilaian capaian mutu Program Studi dan atau 
institusi oleh lembaga di luar Perguruan Tinggi yang 
bersangkutan; 
b. Evaluasi dapat dilakukan oleh lembaga/institusi luar 
yang independen atau oleh rekan sejawat 
c. Kegiatan evaluasi menggunakan standar dari lembaga di 
luar institusi.
TUJUAN EVALUASI MUTU EKSTERNAL 
1. Mengetahui “posisi” program studi dan atau institusi terhadap 
standar mutu lembaga yang melakukan evaluasi eksternal; 
2. Mendorong program studi dan atau institusi untuk 
memperbaiki dan mengembangkan mutu; 
3. Hasil evaluasi dapat menjadi media promosi mutu program 
studi dan atau institusi
KEUNTUNGAN EVALUASI MUTU 
EKSTERNAL 
1. Dapat membandingkan capaian mutu program studi dan atau 
institusi dengan standar evaluasi eksternal; 
2. Mendapatkan masukan dalam perbaikan dan peningkatan 
mutu; 
3. Program studi dan atau institusi dikenal oleh pihak eksternal; 
4. Untuk akuntabiltas
MANFAAT EVALUASI MUTU EKSTERNAL 
Mengetahui kelemahan dan kekuatan diri berdasarkan 
standar mutu lembaga eksternal; 
Mendapat masukan dari lembaga eksternal untuk 
memperbaiki dan mengembangkan diri;
JENIS EVALUASI EKSTERNAL 
1. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi 
Penilaian kelayakan institusi sesuai dengan SNPT 
dilaksanakan oleh BAN-PT. 
1. Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi 
Penilaian kelayakan program studi sesuai dengan SNPT 
dilaksanakan oleh LAM-PT. 
3. Asean University Network (AUN); 
Pengukuran capaian mutu oleh AUN dengan menggunakan 
standar yang ditetapkan di negara negara Asia Tenggara 
4. Dan sebagainya
KORELASI MUTU INTERNAL DENGAN 
MUTU EKSTERNAL
INTERNAL VS EKSTERNAL 
AKREDITASI 
1. Akreditasi dilakukan oleh BAN-PT (LAM-PT) 
2. Akreditasi dilakukan setiap 5 tahun 
3. Akreditasi dilakukan dengan perangkat BANPT (LAMPT) 
4. Akreditasi harus meyakinkan asesor 
EVALUASI 
1. Evaluasi dilakukan oleh PT bersangkutan 
2. Evaluasi dilakukan setiap 1 tahun 
3. Evaluasi dilakukan dengan EMI PT 
4. Evaluasi harus meyakinkan diri sendiri
KESIMPULAN 
1. Akreditasi merupakan bagian penting dari sistem penjaminan 
mutu pendidikan. 
2. Akreditasi dan Evaluasi sama-sama dikembangkan 
berdasarkan standar nasional pendidikan tinggi. 
3. Akreditasi dan Evaluasi merupakan dua aktivitas yang saling 
mendukung 
4. Diperlukan upaya bersama untuk saling “mendekatkan” 
evaluasi dengan akreditasi

Evaluasi internal-external

  • 1.
    EVALUASI MUTU PERGURUANTINGGI (INTERNAL-EKSTERNAL)
  • 2.
    MUTU PERGURUAN TINGGI Mutu perguruan tinggi adalah kesesuaian antara penyelenggaraan perguruan tinggi dengan SNPT, maupun standar yang ditetapkan oleh perguruan tinggi sendiri berdasarkan visi dan kebutuhan dari para pihak yang berkepentingan (stakeholders)
  • 3.
    EVALUASI MUTU PERGURUANTINGGI a. Penilaian terhadap pencapaian sistem mutu suatu institusi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. b. Sejauh mana pencapaian dari penerapan sistem mutu untuk perbaikan dan/atau peningkatan dengan usaha yang lebih giat dan tepat dengan penerapan konsep dan indikator yang terukur.
  • 4.
    c. Evaluasi mutuyang baik harus dapat mengukur pencapaian mutu terhadap standar yang ditetapkan dengan menggunakan indikator-indikator berdasarkan perencanaan sebelumnya
  • 5.
  • 6.
    APA DAN MENGAPAEMI  Maksud  kegiatan sistemik penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di perguruan tinggi oleh perguruan tinggi (internally driven), untuk mengawasi penyelenggaraan pendidikan tinggi oleh perguruan tinggi sendiri secara berkelanjutan (continuous improvement ).  Tujuan  agar (1) membantu pemerintah dan perguruan tinggi menetapkan program pengembangan menuju pemenuhan SNPT, dan (2) menghindari terjadinya kesenjangan antara hasil evaluasi internal dengan eksternal.
  • 7.
    Manfaat memfasilitasi pemetaanmutu perguruan tinggi, memfasilitasi resource sharing dan partnership antar-PT maupun dengan institusi lainnya (pemerintah, industri, dan masyarakat), serta memudahkan mekanisme umpan balik yang bersifat pembinaan dan pengembangan oleh pemerintah dan sebagai bahan acuan bagi stake-holder yang terlibat dalam pemetaan mutu perguruan tinggi.
  • 8.
    Unsur Mutu SPMPT Masukan Proses Keluaran - Silabus/GBPP-SAP - Mahasiswa - Pengajar - Piranti dan Peralatan - Lingkungan - Anggaran - Dokumen - Peraturan - dll. Pihak-Pihak Terkait / Pelanggan (Stakeholders) - Proses instruksi, - Kegiatan pendukung: riset, administrasi akademik, - Layanan akademik, - dll. - Institusi Pendidikan Tinggi - Pasar Tenaga Kerja - Orang Tua Mahasiswa - Pemerintah - Mahasiswa, - dll. - Lulusan - Pencapaian lain
  • 9.
    9 Sistem PenjaminanMutu Perguruan Tinggi Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) SNPT SNPT Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) SNPT SNPT SPM-PT Sumber: Dikti
  • 10.
    Keputusan: • KategoriPT (A, B, C, TT) • Rekomendasi SPMPT EVALUASI INTERNAL EVALUASI EKSTERNAL Develop programs Evaluasi thd 11 Standar Implement programs MUTU TIM EMI BAN /LAM PT EMI Annual Evaluation 5 Tahun Akreditasi SNPT
  • 11.
     Data evaluasimutu internal adalah data dari, oleh, dan untuk Perguruan Tinggi.  Pengisiannya dilakukan sesuai penahapan yang ada dan apa adanya sehingga data yang diperoleh dapat menjadi penuntun yang sebenarnya bagi Perguruan Tinggi dalam melakukan evaluasi diri, menetapkan rencana tindak lanjut, perencanaan, menetapkan pelaksanaan, monitoring-evaluasi, serta perbaikan terus-menerus untuk mencapai standar dan kriteria yang lebih baik.
  • 12.
    >. Base-Line DataTidak Dipublikasikan Tetapi Untuk Memfasilitasi Pemetaan Mutu, Resource Sharing Dan Partnership Antar PT Maupun Program Studi Serta Memudahkan Mekanisme Umpanbalik Yang Bersifat Pembinaan Dan Pengembangan. >. Dengan Data Yang Valid Dan Reliable Merupakan Base- Line Data Internal Yang Dapat Menjadi Penuntun Evaluasi Diri, Penetapan Rencana Tindak Lanjut, Perencanaan Penetapan Pelaksanaan, Monitoring Evaluasi, Serta Perbaikan Terus Menerus Mencapai Standar Mutu Pendidikan yang Lebih Baik.
  • 13.
  • 14.
    PENGERTIAN EVALUASI MUTUEKSTERNAL a. Proses penilaian capaian mutu Program Studi dan atau institusi oleh lembaga di luar Perguruan Tinggi yang bersangkutan; b. Evaluasi dapat dilakukan oleh lembaga/institusi luar yang independen atau oleh rekan sejawat c. Kegiatan evaluasi menggunakan standar dari lembaga di luar institusi.
  • 15.
    TUJUAN EVALUASI MUTUEKSTERNAL 1. Mengetahui “posisi” program studi dan atau institusi terhadap standar mutu lembaga yang melakukan evaluasi eksternal; 2. Mendorong program studi dan atau institusi untuk memperbaiki dan mengembangkan mutu; 3. Hasil evaluasi dapat menjadi media promosi mutu program studi dan atau institusi
  • 16.
    KEUNTUNGAN EVALUASI MUTU EKSTERNAL 1. Dapat membandingkan capaian mutu program studi dan atau institusi dengan standar evaluasi eksternal; 2. Mendapatkan masukan dalam perbaikan dan peningkatan mutu; 3. Program studi dan atau institusi dikenal oleh pihak eksternal; 4. Untuk akuntabiltas
  • 17.
    MANFAAT EVALUASI MUTUEKSTERNAL Mengetahui kelemahan dan kekuatan diri berdasarkan standar mutu lembaga eksternal; Mendapat masukan dari lembaga eksternal untuk memperbaiki dan mengembangkan diri;
  • 18.
    JENIS EVALUASI EKSTERNAL 1. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Penilaian kelayakan institusi sesuai dengan SNPT dilaksanakan oleh BAN-PT. 1. Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Penilaian kelayakan program studi sesuai dengan SNPT dilaksanakan oleh LAM-PT. 3. Asean University Network (AUN); Pengukuran capaian mutu oleh AUN dengan menggunakan standar yang ditetapkan di negara negara Asia Tenggara 4. Dan sebagainya
  • 19.
    KORELASI MUTU INTERNALDENGAN MUTU EKSTERNAL
  • 20.
    INTERNAL VS EKSTERNAL AKREDITASI 1. Akreditasi dilakukan oleh BAN-PT (LAM-PT) 2. Akreditasi dilakukan setiap 5 tahun 3. Akreditasi dilakukan dengan perangkat BANPT (LAMPT) 4. Akreditasi harus meyakinkan asesor EVALUASI 1. Evaluasi dilakukan oleh PT bersangkutan 2. Evaluasi dilakukan setiap 1 tahun 3. Evaluasi dilakukan dengan EMI PT 4. Evaluasi harus meyakinkan diri sendiri
  • 21.
    KESIMPULAN 1. Akreditasimerupakan bagian penting dari sistem penjaminan mutu pendidikan. 2. Akreditasi dan Evaluasi sama-sama dikembangkan berdasarkan standar nasional pendidikan tinggi. 3. Akreditasi dan Evaluasi merupakan dua aktivitas yang saling mendukung 4. Diperlukan upaya bersama untuk saling “mendekatkan” evaluasi dengan akreditasi

Editor's Notes

  • #4 3. Slides 2 sampai 4 lama presentasi 2 menit
  • #15 Lama presentasi 1-1,5 menit. Perlu ditekankan yang dalam kurung, tidak semua lembaga melakukannya
  • #16 Lama presentasi 2 menit. Ditekankan bahwa mengajukan diri untuk dinilai oleh lembaga eksternal adalah tantangan yang besar manfaatnya
  • #17 Presentasi 1,5 menit. Penekanan pada untungnya dinilai oleh lembaga lain. Keuntungan adalah nilai yang kita dapat karena penilaian orang lain
  • #18 Lama presentasi dan diskusi 3 menit. Manfaat adalah nilai yang didapat untuk kepentingan diri sendiri. Peserta diminta membandingkan antara kesulitan saat menyusun dokumen dan manfaat yang akan didapat.
  • #19 Presentasi dan diskusi 5 menit. 4 teratas adalah yang akan dijelaskan. Sementara 4 yang lain akan diperkenalkan secara selintas. Dapat diacu ke lembar “perbandingan komponen”-dalam word. Peserta didorong untuk memberikan informasi akreditasi berdasarka profesinya. Apa kelebihannya, komponen butir mutu yang diases dll. Lebih banyak diskusi.