BIMO VIGO ANAKKY
1301338/2013
JURUSAN MATEMATIKA, UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2018
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING
CYCLE 5E TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP
SISWA KELAS VII SMPN 15 PADANG
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
MENU
Latar Belakang
Identifikasi
Masalah
Batasan
Masalah
Rumusan
Masalah
Manfaat
Penelitian
BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
PENDAHULUAN
MENU
Latar Belakang
Identifikasi
Masalah
Batasan
Masalah
Rumusan
Masalah
Manfaat
Penelitian
BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
HARAPAN
KENYATAAN
PENYEBAB
AKIBAT
SOLUSI
Siswa mampu untuk memahami konsep
matematika dengan baik dan bisa
menjelaskan keterkaitan antar konsep
serta mampu menggunakan konsep
tersebutsecara tepat dan efisien dalam
pemecahan masalah.
• Pemahaman konsep siswa masih
rendah.
•Indikator pemahaman konsep
matematis siswa belum tercapai
•Banyak siswa kurang senang dengan
mata pelajaran matematika
Strategi pembelajaran yang digunakan
guru belum maksimal untuk
memotivasi dan menarik perhatian
siswa dan pembelajaran cenderung
monoton sehingga siswa kurang aktif
dalam pembelajaran matematika
• Rendahnya pemahaman konsep siswa
•Hasil belajar siswa masih rendah
Penerapan model pembelajaran
kooperatif tipe learning cycle 5E.
 Proses pembelajaran masih didominasi oleh guru
sehingga siswa cenderung pasif dalam proses
pembelajaran .
 Pemahaman konsep matematika siswa masih rendah
sehingga mengakibatkan hasil belajar yang rendah.
 Keterlibatan siswa dalam membangun atau
menemukan konsep masih kurang dan belum
memiliki motivas dalam belajar.
MENU
Latar Belakang
Identifikasi
Masalah
Batasan
Masalah
Rumusan
Masalah
Manfaat
Penelitian
BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini akan di
batasi pada pemahaman konsep matematika siswa kelas
VII SMPN 15 Padang setelah menggunakan model
pembelajaran Learning Cycle 5E
MENU
Latar Belakang
Identifikasi
Masalah
Batasan
Masalah
Rumusan
Masalah
Manfaat
Penelitian
BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Apakah pemahaman konsep matematika siswa yang
belajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E
lebih baik dari pada pemahaman konsep matematika
siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung
di kelas VII SMP N 15 Padang?
MENU
Latar Belakang
Identifikasi
Masalah
Batasan
Masalah
Rumusan
Masalah
Manfaat
Penelitian
BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1. Bagi peneliti
Tambahan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam
menjalankan profes guru nantinya
2. Bagi siswa
Memberi kesempatan pada siswa memperoleh pengalaman belajar yang
bervariasi serta memberikan kesan positif terhadap mata pelajaran
matematika
3. Bagi guru
sebagai bahan masukan dalam merencanakan pembelajaran matematika
untuk meningkatkan pemahaman konsep matematka siswa
4. Bagi kepala sekolah
Sebagai bahan masukan untuk membuat kebijakan dalam usaha
meningkatkan hasil belajar matematika siswa
5. Bagi peneliti lainnya
dapat dijadikan sebagai referensi dan masukan dalam penelitiannya dalam
rangka meningkatkan kualitas pendidikan
MENU
Latar Belakang
Identifikasi
Masalah
Batasan
Masalah
Rumusan
Masalah
Manfaat
Penelitian
BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Kajian Teori
Penelitian
yang Relevan
Kerangka
Konseptual
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Hipotesis
KERANGKA
TEORITIS
Kajian Teori
Penelitian
yang Relevan
Kerangka
Konseptual
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Hipotesis
Pembelajaran Matematika
Model Pembelajaran Learning Cycle
5E
Kemampuan Pemahaman Konsep
Matematika
Pengelompokan dalam Pembelajaran
Model Pembelajaran Langsung
Kajian Teori
1.Sakinah Nurul Fajri
“Penerapan Model Learning Cycle 5E pada Pembelajaran
Matematika di Kelas VII SMP Negeri 25 Padang Tahun
Pelajaran 2009/2010”.
2. Yulia Fitri Ani Elika
“Penerapan Model Learning Cycle disertai Handout dalam
Pembelajaran Matematika di Kelas VIII SMP N 1 Payung
Sekaki Kab. Soloh Tahun Ajaran 2009/2010”.
Penelitian
yang Relevan
Kerangka
Konseptual
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Hipotesis
Kajian Teori
Penelitian
yang Relevan
Kerangka
Konseptual
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Hipotesis
Pembelajaran
Konvensional
Penerapan Model
Learning Cycle 5E
Hasil belajar dan
Aktivitas siswa masih
rendah
Meningkatnya Hasil belajar dan
aktivitas Siswa
Jenis dan
Rancangan
Penelitian
Populasi dan
Sampel
Variabel
Penelitian
Jenis dan
Sumber Data
Prosedur
Penelitian
Instrumen
Penelitian
Teknik Analisis
Data
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
METODE
PENELITIAN
Jenis dan
Rancangan
Penelitian
Populasi dan
Sampel
Variabel
Penelitian
Jenis dan
Sumber Data
Prosedur
Penelitian
Instrumen
Penelitian
Teknik Analisis
Data
1. Jenis penelitian adalah penelitian pra eksperimen.
2. Model rancangan penelitian ini menggunakan
Static Group Comparison
Tabel 1. Rancangan Penelitian Static Group Comparison
Keterangan:
X: Pembelajaran Learning Cycle 5E
O : Tes akhir
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Kelompok Perlakuan Tes akhir
Eksperimen
Kontrol
X
-
O
O
Jenis dan
Rancangan
Penelitian
Populasi dan
Sampel
Variabel
Penelitian
Jenis dan
Sumber Data
Prosedur
Penelitian
Instrumen
Penelitian
Teknik Analisis
Data
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Populasi : Seluruh siswa kelas VII SMP N 15
Padang Tahun Pelajaran 2017/2018
Sampel
Langkah-langkah Pengambilan sampel
1. Pengumpulan Data.
2. Uji Normalitas.
3. Uji Homogenitas Variansi.
4. Uji Kesamaan Rata-rata.
5. Pengambilan 2 kelas sampel yaitu kelas
eksperimen dan kelas kontrol.
Jenis dan
Rancangan
Penelitian
Populasi dan
Sampel
Variabel
Penelitian
Jenis dan
Sumber Data
Prosedur
Penelitian
Instrumen
Penelitian
Teknik Analisis
Data
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Variabel
Bebas
Variabel
Terikat
Penerapan Model
Learning Cycle 5E.
Kemampuan
pemahaman konsep
Matematika
Jenis dan
Rancangan
Penelitian
Populasi dan
Sampel
Variabel
Penelitian
Jenis dan
Sumber Data
Prosedur
Penelitian
Instrumen
Penelitian
Teknik Analisis
Data
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Data primer: Nilai tes akhir berupa tes
kemampuan
Data sekunder: Hasil ujian tengah
semester kelas VII SMPN 15 Padang Tahun
Pelajaran 2017/2018.
Sumber data adalah siswa kelas VII dan
guru matematika di SMPN 15 Padang
Jenis dan
Rancangan
Penelitian
Populasi dan
Sampel
Variabel
Penelitian
Jenis dan
Sumber Data
Prosedur
Penelitian
Instrumen
Penelitian
Teknik Analisis
Data
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1
• Tahap Persiapan
2
• Tahap
pelaksanaan
3
• Tahap Akhir
Jenis dan
Rancangan
Penelitian
Populasi dan
Sampel
Variabel
Penelitian
Jenis dan
Sumber Data
Prosedur
Penelitian
Instrumen
Penelitian
Teknik Analisis
Data
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Tes Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika
1. Menyusun kisi-kisi tes akhir berdasarkan materi
dan indikator kemampuan pemahaman konsep
matematika.
2. Mempersiapkan instrumen penelitian berupa tes
berdasarkan kisi-kisi.
3. Memvalidasi tes akhir oleh validator.
4. Melakukan uji coba soal tes akhir pada siswa.
5. Menganalisis hasil uji coba soal tes untuk
mengetahui kelayakan dan kualitas soal tes yang
telah dibuat.
Jenis dan
Rancangan
Penelitian
Populasi dan
Sampel
Variabel
Penelitian
Jenis dan
Sumber Data
Prosedur
Penelitian
Instrumen
Penelitian
Teknik Analisis
Data
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Hasil Tes Akhir
Uji Normalitas
Uji
Homogenitas
Variansi
Uji Hipotesis
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1.HASIL
PENELITIAN
3. KENDALA
PENELITIAN
2. PEMBAHASAN HASIL
PENELITIAN DAN
PEMBAHASAN
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1.HASIL
PENELITIAN
3. KENDALA
PENELITIAN
2. PEMBAHASAN 1
• Deskripsi Data
2
• Hasil Analisis Data
a. Hasil Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa
Tabel 2. Hasil Tes Akhir Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika
Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol.
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1.HASIL
PENELITIAN
3. KENDALA
PENELITIAN
2. PEMBAHASAN
1 • Deskripsi Data
Kelas
Jumlah
Siswa
Rata-
rata
Simpangan
Baku
Nilai
Terendah
Nilai
Tertinggi
Eksperimen 32 77,23 7,01 64,29 92,86
Kontrol 32 73,77 6,06 64,29 85,71
b. Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Pada
Setiap Indikator
Tabel 3. Simpangan Baku dan Rata-Rata Skor Kemampuan Pemahaman
Konsep Matematika Pada Setiap Indikator
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1.HASIL
PENELITIAN
3. KENDALA
PENELITIAN
2. PEMBAHASAN
1 • Deskripsi Data
Indikator Kemampuan
Pemahaman Konsep
Matematika
Rata-Rata Skor
Per Indikator
Simpangan Baku
Per Indikator
Kelas
Eksperimen
Kelas
Kontrol
Kelas
Eksperimen
Kelas
Kontrol
1 3,06 2,69 0,50 0,82
2 3,34 3,19 0,90 0,74
3 2,84 2,72 0,77 0,52
4 3,22 2,66 1,13 1,12
5 1,94 2,88 0,67 0,49
6 3,28 2,72 0,99 0,99
7 3,94 3,81 0,25 0,40
Rata-Rata Kelas 3,09 2,95 0,74 0,73
Hasil Tes Akhir Pemahaman Konsep Matematika
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1.HASIL
PENELITIAN
3. KENDALA
PENELITIAN
2. PEMBAHASAN
2 • Hasil Analisis Data
3).
Uji Hipotesis
Nilai P-value: 0,039
2).
Uji Homogenitas
Nilai P-value: 0,468
1).
Uji Normalitas
Nilai P-value Eksperimen: 0,176
Nilai P-value Kontrol : 0,132
Nilai rata-rata tes akhir pemahaman konsep
matematika
siswa kelas eksperimen = 77,23
siswa kelas kontrol = 73,77
Model pembelajaran kooperatif Learning Cycle 5E
memberikan pengaruh yang sangat baik dalam
proses pembelajaran.
Tahapan-tahapan Learning Cycle 5E
1) Engagement (pembangkit minat)
2) Exploration (penjelajahan)
3) Explaination (penjelasan)
4) Elaboration (perluasan)
5) Evaluation (evaluasi)
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1.HASIL
PENELITIAN
3. KENDALA
PENELITIAN
2. PEMBAHASAN
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
1.HASIL
PENELITIAN
3. KENDALA
PENELITIAN
2. PEMBAHASAN
1. Pengelolaan Kelas
2. Keterbatasan Waktu Pengerjaan LKS
3. SiswaTidak Hadir
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Kesimpulan
Saran
PENUTUP
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Kesimpulan
Saran
Kemampuan pemahaman konsep matematika
siswa yang pembelajarannya menerapkan model
Learning Cycle 5E lebih baik daripada
kemampuan pemahaman konsep matematika
siswa yang pembelajarannya dengan
menerapkan model pembelajaran langsung di
kelas VII SMPN 15 Padang.
MENU BAB I BAB V
BAB II BAB III BAB IV
Kesimpulan
Saran
Guru diharapkan dapat menerapkan model Learning
Cycle 5E untuk meningkatkan pemahaman konsep
matematika
Peneliti selanjutnya mengembangkan Model Learning
Cycle 5E pada materi lain serta kemampuan matematika
lainnya
Peneliti selanjutnya mempersiapkan sendiri media yang
dibutuhkan agar tidak menghambat kegiatan
pembelajaran.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
TERIMA KASIH

DOC-20181103-WA0053vdokdokcslkckkkk.pptx

  • 1.
    BIMO VIGO ANAKKY 1301338/2013 JURUSANMATEMATIKA, UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2018 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING CYCLE 5E TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII SMPN 15 PADANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018
  • 2.
  • 3.
    MENU Latar Belakang Identifikasi Masalah Batasan Masalah Rumusan Masalah Manfaat Penelitian BAB IBAB V BAB II BAB III BAB IV HARAPAN KENYATAAN PENYEBAB AKIBAT SOLUSI Siswa mampu untuk memahami konsep matematika dengan baik dan bisa menjelaskan keterkaitan antar konsep serta mampu menggunakan konsep tersebutsecara tepat dan efisien dalam pemecahan masalah. • Pemahaman konsep siswa masih rendah. •Indikator pemahaman konsep matematis siswa belum tercapai •Banyak siswa kurang senang dengan mata pelajaran matematika Strategi pembelajaran yang digunakan guru belum maksimal untuk memotivasi dan menarik perhatian siswa dan pembelajaran cenderung monoton sehingga siswa kurang aktif dalam pembelajaran matematika • Rendahnya pemahaman konsep siswa •Hasil belajar siswa masih rendah Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe learning cycle 5E.
  • 4.
     Proses pembelajaranmasih didominasi oleh guru sehingga siswa cenderung pasif dalam proses pembelajaran .  Pemahaman konsep matematika siswa masih rendah sehingga mengakibatkan hasil belajar yang rendah.  Keterlibatan siswa dalam membangun atau menemukan konsep masih kurang dan belum memiliki motivas dalam belajar. MENU Latar Belakang Identifikasi Masalah Batasan Masalah Rumusan Masalah Manfaat Penelitian BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV
  • 5.
    Permasalahan yang dibahaspada penelitian ini akan di batasi pada pemahaman konsep matematika siswa kelas VII SMPN 15 Padang setelah menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E MENU Latar Belakang Identifikasi Masalah Batasan Masalah Rumusan Masalah Manfaat Penelitian BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV
  • 6.
    Apakah pemahaman konsepmatematika siswa yang belajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E lebih baik dari pada pemahaman konsep matematika siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung di kelas VII SMP N 15 Padang? MENU Latar Belakang Identifikasi Masalah Batasan Masalah Rumusan Masalah Manfaat Penelitian BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV
  • 7.
    1. Bagi peneliti Tambahanilmu pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam menjalankan profes guru nantinya 2. Bagi siswa Memberi kesempatan pada siswa memperoleh pengalaman belajar yang bervariasi serta memberikan kesan positif terhadap mata pelajaran matematika 3. Bagi guru sebagai bahan masukan dalam merencanakan pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep matematka siswa 4. Bagi kepala sekolah Sebagai bahan masukan untuk membuat kebijakan dalam usaha meningkatkan hasil belajar matematika siswa 5. Bagi peneliti lainnya dapat dijadikan sebagai referensi dan masukan dalam penelitiannya dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan MENU Latar Belakang Identifikasi Masalah Batasan Masalah Rumusan Masalah Manfaat Penelitian BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV
  • 8.
    Kajian Teori Penelitian yang Relevan Kerangka Konseptual MENUBAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Hipotesis KERANGKA TEORITIS
  • 9.
    Kajian Teori Penelitian yang Relevan Kerangka Konseptual MENUBAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Hipotesis Pembelajaran Matematika Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Pengelompokan dalam Pembelajaran Model Pembelajaran Langsung
  • 10.
    Kajian Teori 1.Sakinah NurulFajri “Penerapan Model Learning Cycle 5E pada Pembelajaran Matematika di Kelas VII SMP Negeri 25 Padang Tahun Pelajaran 2009/2010”. 2. Yulia Fitri Ani Elika “Penerapan Model Learning Cycle disertai Handout dalam Pembelajaran Matematika di Kelas VIII SMP N 1 Payung Sekaki Kab. Soloh Tahun Ajaran 2009/2010”. Penelitian yang Relevan Kerangka Konseptual MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Hipotesis
  • 11.
    Kajian Teori Penelitian yang Relevan Kerangka Konseptual MENUBAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Hipotesis Pembelajaran Konvensional Penerapan Model Learning Cycle 5E Hasil belajar dan Aktivitas siswa masih rendah Meningkatnya Hasil belajar dan aktivitas Siswa
  • 12.
    Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Jenisdan Sumber Data Prosedur Penelitian Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV METODE PENELITIAN
  • 13.
    Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Jenisdan Sumber Data Prosedur Penelitian Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data 1. Jenis penelitian adalah penelitian pra eksperimen. 2. Model rancangan penelitian ini menggunakan Static Group Comparison Tabel 1. Rancangan Penelitian Static Group Comparison Keterangan: X: Pembelajaran Learning Cycle 5E O : Tes akhir MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Kelompok Perlakuan Tes akhir Eksperimen Kontrol X - O O
  • 14.
    Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Jenisdan Sumber Data Prosedur Penelitian Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Populasi : Seluruh siswa kelas VII SMP N 15 Padang Tahun Pelajaran 2017/2018 Sampel Langkah-langkah Pengambilan sampel 1. Pengumpulan Data. 2. Uji Normalitas. 3. Uji Homogenitas Variansi. 4. Uji Kesamaan Rata-rata. 5. Pengambilan 2 kelas sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol.
  • 15.
    Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Jenisdan Sumber Data Prosedur Penelitian Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Variabel Bebas Variabel Terikat Penerapan Model Learning Cycle 5E. Kemampuan pemahaman konsep Matematika
  • 16.
    Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Jenisdan Sumber Data Prosedur Penelitian Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Data primer: Nilai tes akhir berupa tes kemampuan Data sekunder: Hasil ujian tengah semester kelas VII SMPN 15 Padang Tahun Pelajaran 2017/2018. Sumber data adalah siswa kelas VII dan guru matematika di SMPN 15 Padang
  • 17.
    Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Jenisdan Sumber Data Prosedur Penelitian Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV 1 • Tahap Persiapan 2 • Tahap pelaksanaan 3 • Tahap Akhir
  • 18.
    Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Jenisdan Sumber Data Prosedur Penelitian Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Tes Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika 1. Menyusun kisi-kisi tes akhir berdasarkan materi dan indikator kemampuan pemahaman konsep matematika. 2. Mempersiapkan instrumen penelitian berupa tes berdasarkan kisi-kisi. 3. Memvalidasi tes akhir oleh validator. 4. Melakukan uji coba soal tes akhir pada siswa. 5. Menganalisis hasil uji coba soal tes untuk mengetahui kelayakan dan kualitas soal tes yang telah dibuat.
  • 19.
    Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Jenisdan Sumber Data Prosedur Penelitian Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV Hasil Tes Akhir Uji Normalitas Uji Homogenitas Variansi Uji Hipotesis
  • 20.
    MENU BAB IBAB V BAB II BAB III BAB IV 1.HASIL PENELITIAN 3. KENDALA PENELITIAN 2. PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
  • 21.
    MENU BAB IBAB V BAB II BAB III BAB IV 1.HASIL PENELITIAN 3. KENDALA PENELITIAN 2. PEMBAHASAN 1 • Deskripsi Data 2 • Hasil Analisis Data
  • 22.
    a. Hasil KemampuanPemahaman Konsep Matematika Siswa Tabel 2. Hasil Tes Akhir Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol. MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV 1.HASIL PENELITIAN 3. KENDALA PENELITIAN 2. PEMBAHASAN 1 • Deskripsi Data Kelas Jumlah Siswa Rata- rata Simpangan Baku Nilai Terendah Nilai Tertinggi Eksperimen 32 77,23 7,01 64,29 92,86 Kontrol 32 73,77 6,06 64,29 85,71
  • 23.
    b. Kemampuan PemahamanKonsep Matematika Siswa Pada Setiap Indikator Tabel 3. Simpangan Baku dan Rata-Rata Skor Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Pada Setiap Indikator MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV 1.HASIL PENELITIAN 3. KENDALA PENELITIAN 2. PEMBAHASAN 1 • Deskripsi Data Indikator Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Rata-Rata Skor Per Indikator Simpangan Baku Per Indikator Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Kelas Kontrol 1 3,06 2,69 0,50 0,82 2 3,34 3,19 0,90 0,74 3 2,84 2,72 0,77 0,52 4 3,22 2,66 1,13 1,12 5 1,94 2,88 0,67 0,49 6 3,28 2,72 0,99 0,99 7 3,94 3,81 0,25 0,40 Rata-Rata Kelas 3,09 2,95 0,74 0,73
  • 24.
    Hasil Tes AkhirPemahaman Konsep Matematika MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV 1.HASIL PENELITIAN 3. KENDALA PENELITIAN 2. PEMBAHASAN 2 • Hasil Analisis Data 3). Uji Hipotesis Nilai P-value: 0,039 2). Uji Homogenitas Nilai P-value: 0,468 1). Uji Normalitas Nilai P-value Eksperimen: 0,176 Nilai P-value Kontrol : 0,132
  • 25.
    Nilai rata-rata tesakhir pemahaman konsep matematika siswa kelas eksperimen = 77,23 siswa kelas kontrol = 73,77 Model pembelajaran kooperatif Learning Cycle 5E memberikan pengaruh yang sangat baik dalam proses pembelajaran. Tahapan-tahapan Learning Cycle 5E 1) Engagement (pembangkit minat) 2) Exploration (penjelajahan) 3) Explaination (penjelasan) 4) Elaboration (perluasan) 5) Evaluation (evaluasi) MENU BAB I BAB V BAB II BAB III BAB IV 1.HASIL PENELITIAN 3. KENDALA PENELITIAN 2. PEMBAHASAN
  • 26.
    MENU BAB IBAB V BAB II BAB III BAB IV 1.HASIL PENELITIAN 3. KENDALA PENELITIAN 2. PEMBAHASAN 1. Pengelolaan Kelas 2. Keterbatasan Waktu Pengerjaan LKS 3. SiswaTidak Hadir
  • 27.
    MENU BAB IBAB V BAB II BAB III BAB IV Kesimpulan Saran PENUTUP
  • 28.
    MENU BAB IBAB V BAB II BAB III BAB IV Kesimpulan Saran Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang pembelajarannya menerapkan model Learning Cycle 5E lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang pembelajarannya dengan menerapkan model pembelajaran langsung di kelas VII SMPN 15 Padang.
  • 29.
    MENU BAB IBAB V BAB II BAB III BAB IV Kesimpulan Saran Guru diharapkan dapat menerapkan model Learning Cycle 5E untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika Peneliti selanjutnya mengembangkan Model Learning Cycle 5E pada materi lain serta kemampuan matematika lainnya Peneliti selanjutnya mempersiapkan sendiri media yang dibutuhkan agar tidak menghambat kegiatan pembelajaran.
  • 30.
  • 31.