Pertemuan Sosialisasi
PP No 35 Tahun 2010

               Oleh
       Kasi Keperawatan
 RSUD Prof. Dr. M. A. Hanafiah SM
           Batusangkar
Pendahuluan
 PP NO 30 TAHUN 1980 = dianggap tidak sesuai
  dengan kebutuhan dan perkembangan keadaan
 PP NO 53 TAHUN 2010 = TENTANG DISIPLIN
  PEGAWAI NEGERI SIPIL yang ditetapkan oleh
  Presiden Republik Indonesia pada tanggal 6 Juni 2010
BAB I Pasal 1 Ayat 1
 Disiplin PNS adalah : kesanggupan PNS untuk
 menaati kewajiban dan menghindari larangan yang
 ditentukan dalam peraturan perundang-undangan
 dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati
 atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin
BAB I Pasal 1 Ayat 3
 Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan, atau
  perbuatan PNS yang tidak menaati kewajiban dan/atau
  melanggar larangan ketentuan disiplin PNS, baik yang
  dilakukan didalam maupun diluar jam kerja
BAB I Pasal 2
 KETENTUAN PERATURAN PEMERINTAH INI
 BERLAKU JUGA BAGI CALON PNS
BAB II Pasal 3, ayat 5,9,11,12 &14
KEWAJIBAN PNS :
5. Melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan
    kepada PNS dengan penuh
    pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab
9. Bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat
    untuk kepentingan negara
11. Masuk kerja dan menaati ketentuan jam
    kerja
Lanjutan...
12. Mencapai sasaran kerja pegawai yang
    ditetapkan
14. Memberikan pelayanan sebaik-baiknya
    kepada masyarakat

(5 dari 17 kewajiban PNS)
BAB II Pasal 4, ayat 10 & 11
LARANGAN PNS :
10. Melakukan suatu tindakan atau tidak melakukan
    suatu tindakan yang dapat menghalangi atau
    mempersulit salah satu pihak yang dilayani sehingga
    mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani
11. Menghalangi berjalannya tugas kedinasan
BAB III, Pasal 5,7,8,9 &10
5. PNS yang tidak menaati ketentuan sebagaimana
  dimaksud dalam pasal 3 dan/ atau Pasal 4 dijatuhi
  hukuman disiplin
7. Tingkat dan jenis hukuman disiplin
 Hukuman disiplin ringan
 Hukuman disiplin sedang
 Hukuman disiplin berat
Lanjutan...
8. Masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja
  sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 angka 11
  berupa :
   a. Teguran lisan bagi PNS yang tidak masuk
      kerja tanpa alasan yang sah selama 5 hari
   b. Teguran tertulis bagi PNS yang tidak masuk
      kerja tanpa alasan yang sah selama 6-10 hari
   c. Teguran lisan bagi PNS yang tidak masuk
      kerja tanpa alasan yang sah selama 11-15
  hari
Lanjutan...
9. Masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja
  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 angka 11
  berupa :
  a. Penundaan kenaikan gaji berkala selama 1
  tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa
  alasan yang sah selama 16-20 hari kerja
   b. Penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun
  bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan
  yang sah selama 21-25 hari kerja
Lanjutan...
c. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah
  selama 1 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja
  tanpa alasan yang sah selama 26-30 hari kerja
Lanjutan...
10. Masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja
 sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 angka 11
 berupa :
  a. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah
 selama 3 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja
 tanpa alasan yang sah selama 31-35 hari kerja
  b. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan
 setingkat lebih rendah bagi PNS yang menduduki
 jabatan struktural/fungsional tertentu yang tidak
 masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 36-40
 hari kerja
Lanjutan...
c. Pembebasan dari jabatan bagi PNS yang
  menduduki jabatan struktural/fungsional tertentu
  yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah
  selama 41-45 hari kerja
d. Pemberhentian dengan hormat tidak atas
  permintaan sendiri atau pemberhentian tidak
  dengan hormat sebagai PNS bagi PNS yang
  tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama
  46 hari kerja atau lebih.
Disiplin pns (pp)

Disiplin pns (pp)

  • 1.
    Pertemuan Sosialisasi PP No35 Tahun 2010 Oleh Kasi Keperawatan RSUD Prof. Dr. M. A. Hanafiah SM Batusangkar
  • 2.
    Pendahuluan  PP NO30 TAHUN 1980 = dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan keadaan  PP NO 53 TAHUN 2010 = TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 6 Juni 2010
  • 3.
    BAB I Pasal1 Ayat 1  Disiplin PNS adalah : kesanggupan PNS untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin
  • 4.
    BAB I Pasal1 Ayat 3  Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan, atau perbuatan PNS yang tidak menaati kewajiban dan/atau melanggar larangan ketentuan disiplin PNS, baik yang dilakukan didalam maupun diluar jam kerja
  • 5.
    BAB I Pasal2  KETENTUAN PERATURAN PEMERINTAH INI BERLAKU JUGA BAGI CALON PNS
  • 6.
    BAB II Pasal3, ayat 5,9,11,12 &14 KEWAJIBAN PNS : 5. Melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada PNS dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab 9. Bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan negara 11. Masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja
  • 7.
    Lanjutan... 12. Mencapai sasarankerja pegawai yang ditetapkan 14. Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat (5 dari 17 kewajiban PNS)
  • 8.
    BAB II Pasal4, ayat 10 & 11 LARANGAN PNS : 10. Melakukan suatu tindakan atau tidak melakukan suatu tindakan yang dapat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayani sehingga mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani 11. Menghalangi berjalannya tugas kedinasan
  • 9.
    BAB III, Pasal5,7,8,9 &10 5. PNS yang tidak menaati ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 dan/ atau Pasal 4 dijatuhi hukuman disiplin 7. Tingkat dan jenis hukuman disiplin  Hukuman disiplin ringan  Hukuman disiplin sedang  Hukuman disiplin berat
  • 10.
    Lanjutan... 8. Masuk kerjadan menaati ketentuan jam kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 angka 11 berupa : a. Teguran lisan bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 5 hari b. Teguran tertulis bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 6-10 hari c. Teguran lisan bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 11-15 hari
  • 11.
    Lanjutan... 9. Masuk kerjadan menaati ketentuan jam kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 angka 11 berupa : a. Penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 16-20 hari kerja b. Penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 21-25 hari kerja
  • 12.
    Lanjutan... c. Penurunan pangkatsetingkat lebih rendah selama 1 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 26-30 hari kerja
  • 13.
    Lanjutan... 10. Masuk kerjadan menaati ketentuan jam kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 angka 11 berupa : a. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 31-35 hari kerja b. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah bagi PNS yang menduduki jabatan struktural/fungsional tertentu yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 36-40 hari kerja
  • 14.
    Lanjutan... c. Pembebasan darijabatan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural/fungsional tertentu yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 41-45 hari kerja d. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 46 hari kerja atau lebih.