DESIGN
THINKING
APA I TU DES I GN THI N K I N G ?
Design thinking adalah metodologi desain yang
memberikan pendekatan berbasis solusi untuk
memecahkan masalah. Design thinking ini
sangat berguna dalam mengatasi masalah
kompleks dengan memahami kebutuhan
manusia yang terlibat, dengan membingkai
ulang masalah, dengan cara yang berpusat
pada manusia, dengan menciptakan banyak ide
dalam sesi brainstorming, dan dengan
mengadopsi pendekatan langsung dalam
pembuatan ide prototipe dan pengujian.
N OT E
Design Thinking
dipopulerkan oleh
pendiri IDEO, David
Kelley dan Tim
Brown, konsultan
desain yang
berlatar belakang
desain produk
berbasis inovasi.
N OT E
Elemen pada Design
Thinking
1
2
3
1
People Centered: setiap tindakan yang dilakukan berpusat pada apa yang
diinginkan dan dibutuhkan oleh pengguna.
Highly Creative: kreativitas sebebasnya, tidak perlu aturan yang terlalu kaku
Hands On: proses desain memerlakukan percobaan langsung oleh tim desain, tidak
hanya pembuatan teori atau sebuah gambaran di kertas.
Iterative:tahapan-tahapan yang dilakukan berulang-ulang untuk melakukan
improvisasi dan menghasilkan sebuah produk atau aplikasi yang baik.
5 Tahapan Design Thinking
1
Emphatize
2
Define
Ideate
3
4
Prototype
Test
5
Empathy
Empati sangat penting untuk proses desain yang berpusat
pada manusia seperti Design Thinking, dan empati memungkinkan
pemikir desain untuk mengesampingkan asumsi mereka sendiri
tentang dunia untuk mendapatkan wawasan tentang pengguna dan
kebutuhan mereka. Empati dilakukan untuk mendapatkan
pemahaman tentang masalah yang dicoba untuk diselesaikan.
Define
Informasi yang telah dikumpulkan selama tahap Empathize, dianalisis
dan disintensis untuk menentukan masalah inti yang akan
diidentifikasi. Tahap define ini akan sangat membantu untuk
menyelesaikan masalah user karena telah dilakukan penetapan
masalah.
Ideate
Sesuai namanya, tahap ini merupakan tahap untuk menghasilkan ide.
Semua ide-ide akan ditampung guna penyelesain masalah yang telah
ditetapkan pada tahap define. Penting untuk mendapatkan ide
sebanyak mungkin atau solusi masalah di awal fase ide. Untuk tahap
akhir ialah penyelidikan dan pengujian ide-ide tadi untuk menemukan
cara terbaik untuk memecahkan masalah untuk menghindari
masalah-masalah yang nantinya terjadi.
Prototype
Pada tahap ini akan dihasilkan sejumlah versi produk yang murah dan
diperkecil, atau fitur khusus yang ditemukan dalam produk, sehingga
dapat menyelidiki solusi masalah yang dihasilkan pada tahap
sebelumnya. Prototype ini dapat diuji dalam tim sendiri, atau ke
beberapa orang lain. Ketika ada masukan maka dilakukan pebaikan
lagi pada prototype ini, sehingga dihasilkan prototype yang benar-
benar bagus.
Test
Dilakukannya pengujian dan evaluasi terhadap produk kepada
masyarakat dan hasilnya akan dilakukan perubahan dan
penyempurnaan untuk menyingkirkan solusi masalah dan
mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang produk dan
penggunanya.

Design Thinking.pptx start up bussines and management

  • 1.
  • 2.
    APA I TUDES I GN THI N K I N G ? Design thinking adalah metodologi desain yang memberikan pendekatan berbasis solusi untuk memecahkan masalah. Design thinking ini sangat berguna dalam mengatasi masalah kompleks dengan memahami kebutuhan manusia yang terlibat, dengan membingkai ulang masalah, dengan cara yang berpusat pada manusia, dengan menciptakan banyak ide dalam sesi brainstorming, dan dengan mengadopsi pendekatan langsung dalam pembuatan ide prototipe dan pengujian. N OT E Design Thinking dipopulerkan oleh pendiri IDEO, David Kelley dan Tim Brown, konsultan desain yang berlatar belakang desain produk berbasis inovasi. N OT E
  • 3.
    Elemen pada Design Thinking 1 2 3 1 PeopleCentered: setiap tindakan yang dilakukan berpusat pada apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pengguna. Highly Creative: kreativitas sebebasnya, tidak perlu aturan yang terlalu kaku Hands On: proses desain memerlakukan percobaan langsung oleh tim desain, tidak hanya pembuatan teori atau sebuah gambaran di kertas. Iterative:tahapan-tahapan yang dilakukan berulang-ulang untuk melakukan improvisasi dan menghasilkan sebuah produk atau aplikasi yang baik.
  • 4.
    5 Tahapan DesignThinking 1 Emphatize 2 Define Ideate 3 4 Prototype Test 5
  • 5.
    Empathy Empati sangat pentinguntuk proses desain yang berpusat pada manusia seperti Design Thinking, dan empati memungkinkan pemikir desain untuk mengesampingkan asumsi mereka sendiri tentang dunia untuk mendapatkan wawasan tentang pengguna dan kebutuhan mereka. Empati dilakukan untuk mendapatkan pemahaman tentang masalah yang dicoba untuk diselesaikan.
  • 6.
    Define Informasi yang telahdikumpulkan selama tahap Empathize, dianalisis dan disintensis untuk menentukan masalah inti yang akan diidentifikasi. Tahap define ini akan sangat membantu untuk menyelesaikan masalah user karena telah dilakukan penetapan masalah.
  • 7.
    Ideate Sesuai namanya, tahapini merupakan tahap untuk menghasilkan ide. Semua ide-ide akan ditampung guna penyelesain masalah yang telah ditetapkan pada tahap define. Penting untuk mendapatkan ide sebanyak mungkin atau solusi masalah di awal fase ide. Untuk tahap akhir ialah penyelidikan dan pengujian ide-ide tadi untuk menemukan cara terbaik untuk memecahkan masalah untuk menghindari masalah-masalah yang nantinya terjadi.
  • 8.
    Prototype Pada tahap iniakan dihasilkan sejumlah versi produk yang murah dan diperkecil, atau fitur khusus yang ditemukan dalam produk, sehingga dapat menyelidiki solusi masalah yang dihasilkan pada tahap sebelumnya. Prototype ini dapat diuji dalam tim sendiri, atau ke beberapa orang lain. Ketika ada masukan maka dilakukan pebaikan lagi pada prototype ini, sehingga dihasilkan prototype yang benar- benar bagus.
  • 9.
    Test Dilakukannya pengujian danevaluasi terhadap produk kepada masyarakat dan hasilnya akan dilakukan perubahan dan penyempurnaan untuk menyingkirkan solusi masalah dan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang produk dan penggunanya.