SlideShare a Scribd company logo
1 of 30
Download to read offline
DASAR
PEMOTRETAN
KOMPETENSI:
1. MENGENAL ALAT (KAMERA & LENSA) DAN KARAKTERISTIKNYA
2. MEMAHAMI EXPOSURE DAN PENGATURANNYA
3. MEMAHAMI PENGARUH DIAFRAGMA TERHADAP RUANG TAJAM (DOF)
4. MEMAHAMI PENGARUH SHUTTER SPEED TERHADAP EFEK GERAK
OLEH ARDIANSYAH AKBAR
www.facebook.com/sekulahndesain
Aspek
Fotografi
Teknis
EstetisKomunikasi
Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata
Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah
proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya.
Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk
menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam
pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka
cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah
kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.
[ Wikipedia]
pada tahun 1824, seorang seniman lithography
Perancis, Joseph-Nicephore Niepce setelah
delapan jam meng-exposed pemandangan dari
jendela kamrnya, melalui proses yang disebutnya
Heliogravure (proses kerjanya mirip lithograph) di
atas pelat logam yang dilapisi aspal, berhasil
melahirkan sebuah imaji yang agak kabur,
berhasil pula mempertahankan gambar secara
permanent. Kemudian ia pun mencoba
menggunakan kamera obscura berlensa, proses
yang disebut ”heliogravure” pada tahun 1826
inilah yang akhirnya menjadi sejarah awal
fotografi yang sebenarnya. Foto yang dihasilkan
itu kini disimpan di University of Texas di Austin,
AS.
Joseph-
Nicephore Niepce
(1765-1833)
Kamera adalah alat yang digunakan untuk menangkap pantulan cahaya pada
obyek dan mengubahnya menjadi sebuah gambar yang kita sebut dengan
image atau foto
KAMERA
PRINSIP KERJA KAMERA
JENIS KAMERA
Analog SLR Digital Compact Pro Summer Digital SLR Medium Format Underwater
Sama halnya seperti fungsi mata pada tubuh manusia, Lensa kamera juga berfungsi
sebagai mata kamera dalam mengambil gambar, hal yang perlu dipahami dari lensa
adalah panjang titik fokusnya (focal lenght). FL lensa mempengaruhi gambar yang
terekam pada kamera
LENSA
JENIS LENSA
Wide Standart Zoom Tele Tilt Macro
FOTO YANG BAGUS SELALU
DIHASILKAN OLEH KAMERA
YANG MAHAL
INI MITOS
FAKTANYA
LEBIH PENTING KEMAMPUAN
SANG FOTOGRAFER DALAM
MEMAKSIMALKAN ALAT /KAMERA
YANG DIMILIKINYA
EXPOSSURE
SALAH SATU KEAHLIAN YANG
WAJIB DIKUASAI OLEH
FOTOGRAFER ADALAH MENGATUR
EXPOSURE
PADA KAMERA
PERHATIKAN LAGI
PRINSIP KERJA
KAMERA DI SAMPING
INI
PROSES INI DISEBUT DENGAN EXPOSURE
UNTUK MENDAPATKAN GAMBAR FOTO YANG BAGUS SEORANG FOTOGRAFER
DITUNTUT MAMPU MENETUKAN SETING EXPOSURE YANG IDEAL SESUAI KONDISI
CAHAYA, JIKA TIDAK FOTO DAPAT MENJADI TERLALU GELAP (UNDER EXPOSURE)
ATAU TERLALU TERANG (OVER EXPOSURE)
NB: PADA UPAYA KREATIF TERTENTU TERKADANG FOTO SENGAJA DIBUAT UNDER ATAU OVER
APA ITU EXPOSURE
OVER EXPOSURE IDEAL EXPOSURE UNDER EXPOSURE
ELEMEN
EXPOSURE
Arperture/
Diafragma
(f)
ISO
Shutter
Speed
(SS)
Terdapat tiga elemen yang
berperan dalam pengaturan
seting exposure agar dapat
menghasilkan kondisi exposure
yang ideal
DIAFRAGMA
SHUTTER SPEED
ISO
Analogi kran air
DOF (RUANG TAJAM)
Nilai diafragma yang dikombinasikan terhadap jarak pemotretan secara otomatis akan
menciptakan area yang dinamakan area/ ruang tajam, ruang tajam adalah area dimana obyek
pemotretan akan tampak fokus sedangkan obyek obyek di luar area/ruang tajam akan tampak
blur atau transparan
DOF (RUANG TAJAM)
DOF DALAMSEMPIT
F: 2,8 F: 22
FUNGSI MEMAHAMI DOF
Dengan memahami dan mengaplikasikan efek
ruang tajam dalam pemotretan maka kita bisa:
1. Menciptakan kesan kedalaman pada foto
yang bersifat dasar 2 dimensi
2. Mengisolasi obyek dari background dan
foreground sehingga obyek utama foto
menjadi lebih terexpose dengan maksimal
EFEK SHUTTER SPEED
Nilai kecepatan berpengaruh pada penangkapan gambar pada obyek yang bergerak
Untuk memotret obyek bergerak agar dapat menghasilkan gambar yang stabil dan
ideal dapat digunakan standar pada tabel berikut ini
Mengacu pada standart ideal diatas seorang fotografer dapat melakukan
modifikasi nilai kecepatan untuk membuat foto artistik
TEKNIK 1 - SLOW SHUTTER
Menseting kecepatan di bawah kecepatan
standart
PANNING BLURRING
Meminimalisir gejala SHAKE
Semakin rendah kecepatan
semakin sensitif pula kamera
terhadap getaran, sehingga
seringkali membuat hasil foto
menjadi gagal (blur)
Untuk mengatasinya fotografer
seringkali menggunakan tripod
sebagai alat bantu dalam
pemotretan
Menseting
kecepatan di ATAS
kecepatan standart
TEKNIK 2 - FAST SHUTTER
KESIMPULAN
DASAR PEMOTRETAN YANG HARUS DIKUASAI OLEH SEORANG FOTOGRAFER
MELIPUTI
1. PEMAHAMAN TERHADAP ALAT (KAMERA & LENSA)
BESERTA KARAKTERISTIKNYA
2. MEMAHAMI DAN MENGUSAI TEKNIK PENGATURAN
SETING EXPOSURE
3. MEMAKSIMALKAN RUANG TAJAM DAN OLAH
KECEPATAN UNTUK MENCIPTAKAN FOTO YANG
ARTISTIK
4. MENINGKATKAN KEPEKAAN AKAN ASPEK ESTETIKA
DAN CERITA DARI SEBUAH FOTO
Dasar Pemotretan

More Related Content

What's hot

Fotografi Dasar | The Rule of Third, Point of Interest & Eksposure
Fotografi Dasar | The Rule of Third, Point of Interest & EksposureFotografi Dasar | The Rule of Third, Point of Interest & Eksposure
Fotografi Dasar | The Rule of Third, Point of Interest & EksposureNovry Simanjuntak
 
TATA KAMERA - MATERI : Teknik Kamera
TATA KAMERA - MATERI : Teknik KameraTATA KAMERA - MATERI : Teknik Kamera
TATA KAMERA - MATERI : Teknik KameraDiana Amelia Bagti
 
2-Pengenalan kamera.ppt
2-Pengenalan kamera.ppt2-Pengenalan kamera.ppt
2-Pengenalan kamera.pptssuser89d628
 
Smartphone Foto & Video Production
Smartphone Foto & Video ProductionSmartphone Foto & Video Production
Smartphone Foto & Video Productionsuryokoco suryoputro
 
FOTOGRAFI DKV.pptx
FOTOGRAFI DKV.pptxFOTOGRAFI DKV.pptx
FOTOGRAFI DKV.pptxmada341303
 
TATA CAHAYA - MATERI : Teori Kamera
TATA CAHAYA - MATERI : Teori KameraTATA CAHAYA - MATERI : Teori Kamera
TATA CAHAYA - MATERI : Teori KameraDiana Amelia Bagti
 
Tata Cahaya dan Peralatan Fotografi Studio
Tata Cahaya dan Peralatan Fotografi StudioTata Cahaya dan Peralatan Fotografi Studio
Tata Cahaya dan Peralatan Fotografi StudioErwin Rasyid
 
Pengertian Segitiga Exposure.docx
Pengertian Segitiga Exposure.docxPengertian Segitiga Exposure.docx
Pengertian Segitiga Exposure.docxAnonymousenaVYvi
 
DSLR Camera Basics By Muhannad Abu-Ghdaib
DSLR Camera Basics By Muhannad Abu-GhdaibDSLR Camera Basics By Muhannad Abu-Ghdaib
DSLR Camera Basics By Muhannad Abu-GhdaibMuhannad
 
2. Materi Pembelajaran Storyboard
2.  Materi Pembelajaran Storyboard2.  Materi Pembelajaran Storyboard
2. Materi Pembelajaran StoryboardMartin Arale
 

What's hot (20)

Fotografi Dasar
Fotografi DasarFotografi Dasar
Fotografi Dasar
 
Fotografi Dasar | The Rule of Third, Point of Interest & Eksposure
Fotografi Dasar | The Rule of Third, Point of Interest & EksposureFotografi Dasar | The Rule of Third, Point of Interest & Eksposure
Fotografi Dasar | The Rule of Third, Point of Interest & Eksposure
 
TATA KAMERA - MATERI : Teknik Kamera
TATA KAMERA - MATERI : Teknik KameraTATA KAMERA - MATERI : Teknik Kamera
TATA KAMERA - MATERI : Teknik Kamera
 
Menerapkan pengoperasian kamera digital dan perawatan peralatan fotografi
Menerapkan pengoperasian kamera digital dan perawatan peralatan fotografiMenerapkan pengoperasian kamera digital dan perawatan peralatan fotografi
Menerapkan pengoperasian kamera digital dan perawatan peralatan fotografi
 
2-Pengenalan kamera.ppt
2-Pengenalan kamera.ppt2-Pengenalan kamera.ppt
2-Pengenalan kamera.ppt
 
Smartphone Foto & Video Production
Smartphone Foto & Video ProductionSmartphone Foto & Video Production
Smartphone Foto & Video Production
 
FOTOGRAFI DKV.pptx
FOTOGRAFI DKV.pptxFOTOGRAFI DKV.pptx
FOTOGRAFI DKV.pptx
 
Anatomi DSLR Camera
Anatomi DSLR CameraAnatomi DSLR Camera
Anatomi DSLR Camera
 
Komposisi dalam Fotografi
Komposisi dalam Fotografi Komposisi dalam Fotografi
Komposisi dalam Fotografi
 
TATA CAHAYA - MATERI : Teori Kamera
TATA CAHAYA - MATERI : Teori KameraTATA CAHAYA - MATERI : Teori Kamera
TATA CAHAYA - MATERI : Teori Kamera
 
Tata Cahaya dan Peralatan Fotografi Studio
Tata Cahaya dan Peralatan Fotografi StudioTata Cahaya dan Peralatan Fotografi Studio
Tata Cahaya dan Peralatan Fotografi Studio
 
Pengertian Segitiga Exposure.docx
Pengertian Segitiga Exposure.docxPengertian Segitiga Exposure.docx
Pengertian Segitiga Exposure.docx
 
Teknik dasar fotografi
Teknik dasar fotografiTeknik dasar fotografi
Teknik dasar fotografi
 
Menerapkan tata cahaya dalam pengambilan gambar
Menerapkan tata cahaya dalam pengambilan gambarMenerapkan tata cahaya dalam pengambilan gambar
Menerapkan tata cahaya dalam pengambilan gambar
 
DSLR Camera Basics By Muhannad Abu-Ghdaib
DSLR Camera Basics By Muhannad Abu-GhdaibDSLR Camera Basics By Muhannad Abu-Ghdaib
DSLR Camera Basics By Muhannad Abu-Ghdaib
 
Dasar-dasar Fotografi
Dasar-dasar FotografiDasar-dasar Fotografi
Dasar-dasar Fotografi
 
Presentasi Jenis jenis kamera
Presentasi Jenis jenis kameraPresentasi Jenis jenis kamera
Presentasi Jenis jenis kamera
 
Dasar pemotretan 1
Dasar pemotretan 1Dasar pemotretan 1
Dasar pemotretan 1
 
Kameraman
KameramanKameraman
Kameraman
 
2. Materi Pembelajaran Storyboard
2.  Materi Pembelajaran Storyboard2.  Materi Pembelajaran Storyboard
2. Materi Pembelajaran Storyboard
 

Similar to Dasar Pemotretan

Materi basic fotografi 1
Materi basic fotografi 1Materi basic fotografi 1
Materi basic fotografi 1riridefrog
 
Modul-Fotografi-Dasar-PROBIS-UM.pdf
Modul-Fotografi-Dasar-PROBIS-UM.pdfModul-Fotografi-Dasar-PROBIS-UM.pdf
Modul-Fotografi-Dasar-PROBIS-UM.pdfririkMuktiWibowo
 
Syarifudin, materi jurnalistik fotografi
Syarifudin, materi jurnalistik fotografiSyarifudin, materi jurnalistik fotografi
Syarifudin, materi jurnalistik fotografiSyarifudin Amq
 
DASAR2 KAMERA DSLR.pdf
DASAR2 KAMERA DSLR.pdfDASAR2 KAMERA DSLR.pdf
DASAR2 KAMERA DSLR.pdfEdtvPtkEdtv
 
Fotografi
FotografiFotografi
FotografiIchan32
 
JENIS-JENIS FOTOGRAFI
JENIS-JENIS FOTOGRAFIJENIS-JENIS FOTOGRAFI
JENIS-JENIS FOTOGRAFIAmalia Dekata
 
Dasar-Dasar Foto Grafi
Dasar-Dasar Foto GrafiDasar-Dasar Foto Grafi
Dasar-Dasar Foto Grafifahmilul amri
 
Tehnik fotografi fix
Tehnik fotografi fixTehnik fotografi fix
Tehnik fotografi fixedy1953
 
Simulasi Digital (Proses pengambilan gambar)
Simulasi Digital (Proses pengambilan gambar)Simulasi Digital (Proses pengambilan gambar)
Simulasi Digital (Proses pengambilan gambar)Rizky Nurcahyati
 
Dasar-Dasar-Fotografi.pptx
Dasar-Dasar-Fotografi.pptxDasar-Dasar-Fotografi.pptx
Dasar-Dasar-Fotografi.pptxShantiWijayanti1
 
Dasar-Dasar-Fotografi.pptx
Dasar-Dasar-Fotografi.pptxDasar-Dasar-Fotografi.pptx
Dasar-Dasar-Fotografi.pptxrachmatsugandi3
 
Aperture, speed dan metering
Aperture, speed dan meteringAperture, speed dan metering
Aperture, speed dan meteringDani Sasmoko
 
Presentation dasar fotografi
Presentation dasar fotografiPresentation dasar fotografi
Presentation dasar fotografiRezaFikri7
 
Materi_Fotografi_Jurnalistik.pdf
Materi_Fotografi_Jurnalistik.pdfMateri_Fotografi_Jurnalistik.pdf
Materi_Fotografi_Jurnalistik.pdfOxiYondiOfficial
 
TATA CAHAYA - MATERI : Pengoperasian Kamera
TATA CAHAYA - MATERI : Pengoperasian KameraTATA CAHAYA - MATERI : Pengoperasian Kamera
TATA CAHAYA - MATERI : Pengoperasian KameraDiana Amelia Bagti
 
anatomi+kamera_lensa+dan+film.pdf
anatomi+kamera_lensa+dan+film.pdfanatomi+kamera_lensa+dan+film.pdf
anatomi+kamera_lensa+dan+film.pdfYandiDominica
 

Similar to Dasar Pemotretan (20)

Materi basic fotografi 1
Materi basic fotografi 1Materi basic fotografi 1
Materi basic fotografi 1
 
Modul-Fotografi-Dasar-PROBIS-UM.pdf
Modul-Fotografi-Dasar-PROBIS-UM.pdfModul-Fotografi-Dasar-PROBIS-UM.pdf
Modul-Fotografi-Dasar-PROBIS-UM.pdf
 
Syarifudin, materi jurnalistik fotografi
Syarifudin, materi jurnalistik fotografiSyarifudin, materi jurnalistik fotografi
Syarifudin, materi jurnalistik fotografi
 
DASAR2 KAMERA DSLR.pdf
DASAR2 KAMERA DSLR.pdfDASAR2 KAMERA DSLR.pdf
DASAR2 KAMERA DSLR.pdf
 
Fotografi
FotografiFotografi
Fotografi
 
JENIS-JENIS FOTOGRAFI
JENIS-JENIS FOTOGRAFIJENIS-JENIS FOTOGRAFI
JENIS-JENIS FOTOGRAFI
 
Dasar-Dasar Foto Grafi
Dasar-Dasar Foto GrafiDasar-Dasar Foto Grafi
Dasar-Dasar Foto Grafi
 
Tehnik fotografi fix
Tehnik fotografi fixTehnik fotografi fix
Tehnik fotografi fix
 
Simulasi Digital (Proses pengambilan gambar)
Simulasi Digital (Proses pengambilan gambar)Simulasi Digital (Proses pengambilan gambar)
Simulasi Digital (Proses pengambilan gambar)
 
Principles Of Digital Photography
Principles Of Digital PhotographyPrinciples Of Digital Photography
Principles Of Digital Photography
 
Presentasi dasar fotografi musyawarah akhir tahun kfp 2010 final
Presentasi dasar fotografi musyawarah akhir tahun kfp 2010 finalPresentasi dasar fotografi musyawarah akhir tahun kfp 2010 final
Presentasi dasar fotografi musyawarah akhir tahun kfp 2010 final
 
Tugas fakhri
Tugas fakhriTugas fakhri
Tugas fakhri
 
Dasar-Dasar-Fotografi.pptx
Dasar-Dasar-Fotografi.pptxDasar-Dasar-Fotografi.pptx
Dasar-Dasar-Fotografi.pptx
 
Dasar-Dasar-Fotografi.pptx
Dasar-Dasar-Fotografi.pptxDasar-Dasar-Fotografi.pptx
Dasar-Dasar-Fotografi.pptx
 
Fotografi
FotografiFotografi
Fotografi
 
Aperture, speed dan metering
Aperture, speed dan meteringAperture, speed dan metering
Aperture, speed dan metering
 
Presentation dasar fotografi
Presentation dasar fotografiPresentation dasar fotografi
Presentation dasar fotografi
 
Materi_Fotografi_Jurnalistik.pdf
Materi_Fotografi_Jurnalistik.pdfMateri_Fotografi_Jurnalistik.pdf
Materi_Fotografi_Jurnalistik.pdf
 
TATA CAHAYA - MATERI : Pengoperasian Kamera
TATA CAHAYA - MATERI : Pengoperasian KameraTATA CAHAYA - MATERI : Pengoperasian Kamera
TATA CAHAYA - MATERI : Pengoperasian Kamera
 
anatomi+kamera_lensa+dan+film.pdf
anatomi+kamera_lensa+dan+film.pdfanatomi+kamera_lensa+dan+film.pdf
anatomi+kamera_lensa+dan+film.pdf
 

More from UTERO INDONESIA (utero.id)

Graphic Standar Manual Universitas Widyagama Malang
Graphic Standar Manual Universitas Widyagama MalangGraphic Standar Manual Universitas Widyagama Malang
Graphic Standar Manual Universitas Widyagama MalangUTERO INDONESIA (utero.id)
 
2017 BUKU EKRAF sub sektor Aplikasi dan Game Kota Malang
2017 BUKU EKRAF sub sektor Aplikasi dan Game Kota Malang2017 BUKU EKRAF sub sektor Aplikasi dan Game Kota Malang
2017 BUKU EKRAF sub sektor Aplikasi dan Game Kota MalangUTERO INDONESIA (utero.id)
 
2017 BUKU EKRAF sub sektor film, video, animasi kota malang
2017 BUKU EKRAF sub sektor film, video, animasi kota malang2017 BUKU EKRAF sub sektor film, video, animasi kota malang
2017 BUKU EKRAF sub sektor film, video, animasi kota malangUTERO INDONESIA (utero.id)
 
VISUAL GUIDELINE Pencitraan Malang Kota Kreatif
VISUAL GUIDELINE Pencitraan Malang Kota Kreatif VISUAL GUIDELINE Pencitraan Malang Kota Kreatif
VISUAL GUIDELINE Pencitraan Malang Kota Kreatif UTERO INDONESIA (utero.id)
 
BUKU EKRAF sub sektor Film, Video, Animasi Kota Malang
BUKU EKRAF sub sektor Film, Video, Animasi Kota MalangBUKU EKRAF sub sektor Film, Video, Animasi Kota Malang
BUKU EKRAF sub sektor Film, Video, Animasi Kota MalangUTERO INDONESIA (utero.id)
 

More from UTERO INDONESIA (utero.id) (20)

GSM WISMARI (GRAFIS STANDAR MANUAL)
GSM WISMARI (GRAFIS STANDAR MANUAL)GSM WISMARI (GRAFIS STANDAR MANUAL)
GSM WISMARI (GRAFIS STANDAR MANUAL)
 
Presentasi pilihan karir di era sekarang
Presentasi pilihan karir di era sekarangPresentasi pilihan karir di era sekarang
Presentasi pilihan karir di era sekarang
 
Presentasi yamaha
Presentasi yamahaPresentasi yamaha
Presentasi yamaha
 
Presentasi video marketing
Presentasi video marketingPresentasi video marketing
Presentasi video marketing
 
Presentasi digital branding
Presentasi digital brandingPresentasi digital branding
Presentasi digital branding
 
LOGO ALTERNATIF INDONESIA 73
LOGO ALTERNATIF INDONESIA 73 LOGO ALTERNATIF INDONESIA 73
LOGO ALTERNATIF INDONESIA 73
 
Graphic Standar Manual Stamford FC Indonesia
Graphic Standar Manual Stamford FC IndonesiaGraphic Standar Manual Stamford FC Indonesia
Graphic Standar Manual Stamford FC Indonesia
 
Graphic Standar Manual Universitas Widyagama Malang
Graphic Standar Manual Universitas Widyagama MalangGraphic Standar Manual Universitas Widyagama Malang
Graphic Standar Manual Universitas Widyagama Malang
 
PROPOSAL CEBRO AGENCY DRIVE THRU
PROPOSAL CEBRO AGENCY DRIVE THRUPROPOSAL CEBRO AGENCY DRIVE THRU
PROPOSAL CEBRO AGENCY DRIVE THRU
 
PROPOSAL CEBRO AGENCY SMK ISLAM 1 BATU
PROPOSAL CEBRO AGENCY SMK ISLAM 1 BATUPROPOSAL CEBRO AGENCY SMK ISLAM 1 BATU
PROPOSAL CEBRO AGENCY SMK ISLAM 1 BATU
 
DESIGN BOOTH CEBRO AGENCY
DESIGN BOOTH CEBRO AGENCY DESIGN BOOTH CEBRO AGENCY
DESIGN BOOTH CEBRO AGENCY
 
Logo presentation- SW bakery and coffee
Logo presentation- SW bakery and coffeeLogo presentation- SW bakery and coffee
Logo presentation- SW bakery and coffee
 
2017 BUKU EKRAF sub sektor Aplikasi dan Game Kota Malang
2017 BUKU EKRAF sub sektor Aplikasi dan Game Kota Malang2017 BUKU EKRAF sub sektor Aplikasi dan Game Kota Malang
2017 BUKU EKRAF sub sektor Aplikasi dan Game Kota Malang
 
2017 BUKU EKRAF sub sektor film, video, animasi kota malang
2017 BUKU EKRAF sub sektor film, video, animasi kota malang2017 BUKU EKRAF sub sektor film, video, animasi kota malang
2017 BUKU EKRAF sub sektor film, video, animasi kota malang
 
VISUAL GUIDELINE Pencitraan Malang Kota Kreatif
VISUAL GUIDELINE Pencitraan Malang Kota Kreatif VISUAL GUIDELINE Pencitraan Malang Kota Kreatif
VISUAL GUIDELINE Pencitraan Malang Kota Kreatif
 
Roadmap pencitraan diskopindag min
Roadmap pencitraan diskopindag  minRoadmap pencitraan diskopindag  min
Roadmap pencitraan diskopindag min
 
BUKU EKRAF sub sektor Film, Video, Animasi Kota Malang
BUKU EKRAF sub sektor Film, Video, Animasi Kota MalangBUKU EKRAF sub sektor Film, Video, Animasi Kota Malang
BUKU EKRAF sub sektor Film, Video, Animasi Kota Malang
 
BUKU EKRAF sub sektor Kuliner Kota Malang
BUKU EKRAF sub sektor Kuliner Kota MalangBUKU EKRAF sub sektor Kuliner Kota Malang
BUKU EKRAF sub sektor Kuliner Kota Malang
 
MALANG CREATIVE CENTER
MALANG CREATIVE CENTERMALANG CREATIVE CENTER
MALANG CREATIVE CENTER
 
CALENDAR UWG 2021
CALENDAR UWG 2021CALENDAR UWG 2021
CALENDAR UWG 2021
 

Dasar Pemotretan

  • 1. DASAR PEMOTRETAN KOMPETENSI: 1. MENGENAL ALAT (KAMERA & LENSA) DAN KARAKTERISTIKNYA 2. MEMAHAMI EXPOSURE DAN PENGATURANNYA 3. MEMAHAMI PENGARUH DIAFRAGMA TERHADAP RUANG TAJAM (DOF) 4. MEMAHAMI PENGARUH SHUTTER SPEED TERHADAP EFEK GERAK OLEH ARDIANSYAH AKBAR www.facebook.com/sekulahndesain
  • 2. Aspek Fotografi Teknis EstetisKomunikasi Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat. [ Wikipedia] pada tahun 1824, seorang seniman lithography Perancis, Joseph-Nicephore Niepce setelah delapan jam meng-exposed pemandangan dari jendela kamrnya, melalui proses yang disebutnya Heliogravure (proses kerjanya mirip lithograph) di atas pelat logam yang dilapisi aspal, berhasil melahirkan sebuah imaji yang agak kabur, berhasil pula mempertahankan gambar secara permanent. Kemudian ia pun mencoba menggunakan kamera obscura berlensa, proses yang disebut ”heliogravure” pada tahun 1826 inilah yang akhirnya menjadi sejarah awal fotografi yang sebenarnya. Foto yang dihasilkan itu kini disimpan di University of Texas di Austin, AS. Joseph- Nicephore Niepce (1765-1833)
  • 3. Kamera adalah alat yang digunakan untuk menangkap pantulan cahaya pada obyek dan mengubahnya menjadi sebuah gambar yang kita sebut dengan image atau foto KAMERA PRINSIP KERJA KAMERA JENIS KAMERA Analog SLR Digital Compact Pro Summer Digital SLR Medium Format Underwater
  • 4. Sama halnya seperti fungsi mata pada tubuh manusia, Lensa kamera juga berfungsi sebagai mata kamera dalam mengambil gambar, hal yang perlu dipahami dari lensa adalah panjang titik fokusnya (focal lenght). FL lensa mempengaruhi gambar yang terekam pada kamera LENSA JENIS LENSA Wide Standart Zoom Tele Tilt Macro
  • 5. FOTO YANG BAGUS SELALU DIHASILKAN OLEH KAMERA YANG MAHAL INI MITOS
  • 6. FAKTANYA LEBIH PENTING KEMAMPUAN SANG FOTOGRAFER DALAM MEMAKSIMALKAN ALAT /KAMERA YANG DIMILIKINYA
  • 7. EXPOSSURE SALAH SATU KEAHLIAN YANG WAJIB DIKUASAI OLEH FOTOGRAFER ADALAH MENGATUR EXPOSURE PADA KAMERA
  • 8. PERHATIKAN LAGI PRINSIP KERJA KAMERA DI SAMPING INI PROSES INI DISEBUT DENGAN EXPOSURE UNTUK MENDAPATKAN GAMBAR FOTO YANG BAGUS SEORANG FOTOGRAFER DITUNTUT MAMPU MENETUKAN SETING EXPOSURE YANG IDEAL SESUAI KONDISI CAHAYA, JIKA TIDAK FOTO DAPAT MENJADI TERLALU GELAP (UNDER EXPOSURE) ATAU TERLALU TERANG (OVER EXPOSURE) NB: PADA UPAYA KREATIF TERTENTU TERKADANG FOTO SENGAJA DIBUAT UNDER ATAU OVER APA ITU EXPOSURE OVER EXPOSURE IDEAL EXPOSURE UNDER EXPOSURE
  • 9. ELEMEN EXPOSURE Arperture/ Diafragma (f) ISO Shutter Speed (SS) Terdapat tiga elemen yang berperan dalam pengaturan seting exposure agar dapat menghasilkan kondisi exposure yang ideal
  • 12. ISO
  • 13.
  • 15. DOF (RUANG TAJAM) Nilai diafragma yang dikombinasikan terhadap jarak pemotretan secara otomatis akan menciptakan area yang dinamakan area/ ruang tajam, ruang tajam adalah area dimana obyek pemotretan akan tampak fokus sedangkan obyek obyek di luar area/ruang tajam akan tampak blur atau transparan
  • 16. DOF (RUANG TAJAM) DOF DALAMSEMPIT F: 2,8 F: 22
  • 17.
  • 18. FUNGSI MEMAHAMI DOF Dengan memahami dan mengaplikasikan efek ruang tajam dalam pemotretan maka kita bisa: 1. Menciptakan kesan kedalaman pada foto yang bersifat dasar 2 dimensi 2. Mengisolasi obyek dari background dan foreground sehingga obyek utama foto menjadi lebih terexpose dengan maksimal
  • 19.
  • 20.
  • 21. EFEK SHUTTER SPEED Nilai kecepatan berpengaruh pada penangkapan gambar pada obyek yang bergerak
  • 22. Untuk memotret obyek bergerak agar dapat menghasilkan gambar yang stabil dan ideal dapat digunakan standar pada tabel berikut ini Mengacu pada standart ideal diatas seorang fotografer dapat melakukan modifikasi nilai kecepatan untuk membuat foto artistik
  • 23. TEKNIK 1 - SLOW SHUTTER Menseting kecepatan di bawah kecepatan standart PANNING BLURRING
  • 24. Meminimalisir gejala SHAKE Semakin rendah kecepatan semakin sensitif pula kamera terhadap getaran, sehingga seringkali membuat hasil foto menjadi gagal (blur) Untuk mengatasinya fotografer seringkali menggunakan tripod sebagai alat bantu dalam pemotretan
  • 25.
  • 26.
  • 27. Menseting kecepatan di ATAS kecepatan standart TEKNIK 2 - FAST SHUTTER
  • 28.
  • 29. KESIMPULAN DASAR PEMOTRETAN YANG HARUS DIKUASAI OLEH SEORANG FOTOGRAFER MELIPUTI 1. PEMAHAMAN TERHADAP ALAT (KAMERA & LENSA) BESERTA KARAKTERISTIKNYA 2. MEMAHAMI DAN MENGUSAI TEKNIK PENGATURAN SETING EXPOSURE 3. MEMAKSIMALKAN RUANG TAJAM DAN OLAH KECEPATAN UNTUK MENCIPTAKAN FOTO YANG ARTISTIK 4. MENINGKATKAN KEPEKAAN AKAN ASPEK ESTETIKA DAN CERITA DARI SEBUAH FOTO