Udin jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Andin, seorang panitia seminar yang diikutinya. Mereka berkenalan dan saling bertukar pesan. Meskipun Udin mengungkapkan perasaannya lewat surat sebelum berpisah, Andin menyimpan perasaannya sendiri karena takut cintanya pada Allah tersisihkan.