Pembuatan
Desain
Busana
Tailoring
Oleh : Rizki Amalia
Pengertian Busana Tailoring
Busana Tailoring ialah busana yang dijahit
dengan jahitan yang halus dan dengan
penyelesaian menggunakan jahitan
tangan,dibuat dari bahan yang berkualitas
baik, seperti wol atau sejenisnya. Pada
proses pembuatannya memperhatikan
kehalusan, kerapian, kekuatan
jahitan,dengan penggunaan lapisan.
Teknik Tailoring lebih banyak diterapkan
pada busana kerja kantor.
Tipe tailoring
1. Hard Tailoring
Busana Tailoring yang dibuat dari bahan
yang memiliki konstruksi tetap dan bersifat
agak kaku, sehingga bentuk busananya
terkesan kuat, dan bersifat maskulin.
2. Soft Tailoring
Busana tailoring yang dibuat dari bahan
yang memiliki konstruksi kain tetap dan
bersifat lembut , tidak kaku, sehingga
bentuk busananya terkesan kuat,
busananya dapat mengikuti bentuk tubuh,
dan bersifat feminin
Ciri-ciri Busana Tailoring
1.Bahan yang digunakan stabil, kuat dan
berkualitas
2.Desain berkesan kearah maskulin, garis
yang digunakan umumnya lurus.
3.Selalu menggunakan furing, baik
tertutup maupun terbuka.
4.Bahan utama selalu diberi pelapis
interlining.
5.Desain busana mengkoreksi tubuh
pemakai agar terlihat lebih tegap.
Jenis-jenis Busana Tailoring Wanita
1. Jas/ Jacket dan Blazer
Yaitu busana wanita bagian atas yang termasuk kategori outer
(luaran), menggunakan lengan panjang, berkrah, panjangnya
hingga pertengahan paha. Jas/Jacket menggunakan bahan yang
sama dengan rok/celana, sedangkan blazer tidak, sehingga blazer
dapat dipadukan dengan rok/celana bahan lain untuk kesempatan
nonformal.
Berdasarkan letak kancingnya dibedakan
menjadi :
1.Single Breast
2.Double Breast
2. Bolero
Yaitu busana wanita bagian atas yang termasuk kategori outer
(luaran), menggunakan lengan panjang atau pendek, panjang
busana tidak lebih jauh dari pinggang.
3 Vest (Rompi)
Yaitu busana wanita bagian atas yang termasuk kategori outer
(luaran), tanpa lengan, panjangnya boleh pendek atau panjang
(Long Vest)
4. Mantel / Long Coat
Yaitu busana wanita bagian atas yang termasuk kategori outer
(luaran), dengan lengan panjang, panjang busana dari lutut ke
bawah.
5. Dress
Yaitu busana wanita yang terdiri dari satu bagian dari atas ke bawah,
berlengan pendek atau panjang, maupun tanpa lengan.
5. Suit (Setelan)
Yaitu busana wanita yang terdiri dari sepasang atasan dan bawahan
(rok/celana)
6. Skirt (Rok)
Yaitu busana wanita bagian bawah dengan berbagai model dan
panjang bervariasi.
7. Pants (Celana panjang)
Yaitu busana wanita bagian bawah yang menutup kaki. Untuk
kesempatan formal biasanya panjang hingga mata kaki.
Berdasarkan cara pemakaiannya, Busana Tailoring Wanita
dibedakan :
1. One Piece (Dress)
2. Two Pieces (Suit)
3. Three Pieces (Outer, Blouse, Pant/Skirt)
Membuat Desain Busana Tailoring
Kompetensi yang harus dimiliki :
1.Proporsi Tubuh
2.Pengetahuan macam-macam Krah
3.Pengetahuan Garis Hias
4.Pengetahuan macam-macam Saku
5.Pengetahuan macam-macam Lipit
6.Pengetahuan macam-macam Ruffle
7.Pengetahuan macam-macam Rok
8.Pengetahuan macam-macam
Celana
9.Pengetahuan Bahan Busana
Tailoring
10.Teknik Pewarnaan Kering
Membuat Desain Busana Tailoring
Langkah Kerja :
1.Siapkan tempat kerja beserta alat
dan bahan yang diperlukan.
2.Buatlah proporsi tubuh dengan pose
yang menunjang.
3.Buatlah sketsa Busana Tailoring
pada proporsi tubuh dengan pensil.
4.Tipiskan garis pensil, kemudian
warnai dengan teknik penyelesaian
kering.
Thank You

busana tailoring.pptx

  • 1.
  • 2.
    Pengertian Busana Tailoring BusanaTailoring ialah busana yang dijahit dengan jahitan yang halus dan dengan penyelesaian menggunakan jahitan tangan,dibuat dari bahan yang berkualitas baik, seperti wol atau sejenisnya. Pada proses pembuatannya memperhatikan kehalusan, kerapian, kekuatan jahitan,dengan penggunaan lapisan. Teknik Tailoring lebih banyak diterapkan pada busana kerja kantor.
  • 3.
    Tipe tailoring 1. HardTailoring Busana Tailoring yang dibuat dari bahan yang memiliki konstruksi tetap dan bersifat agak kaku, sehingga bentuk busananya terkesan kuat, dan bersifat maskulin. 2. Soft Tailoring Busana tailoring yang dibuat dari bahan yang memiliki konstruksi kain tetap dan bersifat lembut , tidak kaku, sehingga bentuk busananya terkesan kuat, busananya dapat mengikuti bentuk tubuh, dan bersifat feminin
  • 4.
    Ciri-ciri Busana Tailoring 1.Bahanyang digunakan stabil, kuat dan berkualitas 2.Desain berkesan kearah maskulin, garis yang digunakan umumnya lurus. 3.Selalu menggunakan furing, baik tertutup maupun terbuka. 4.Bahan utama selalu diberi pelapis interlining. 5.Desain busana mengkoreksi tubuh pemakai agar terlihat lebih tegap.
  • 5.
    Jenis-jenis Busana TailoringWanita 1. Jas/ Jacket dan Blazer Yaitu busana wanita bagian atas yang termasuk kategori outer (luaran), menggunakan lengan panjang, berkrah, panjangnya hingga pertengahan paha. Jas/Jacket menggunakan bahan yang sama dengan rok/celana, sedangkan blazer tidak, sehingga blazer dapat dipadukan dengan rok/celana bahan lain untuk kesempatan nonformal.
  • 7.
    Berdasarkan letak kancingnyadibedakan menjadi : 1.Single Breast 2.Double Breast
  • 8.
    2. Bolero Yaitu busanawanita bagian atas yang termasuk kategori outer (luaran), menggunakan lengan panjang atau pendek, panjang busana tidak lebih jauh dari pinggang.
  • 9.
    3 Vest (Rompi) Yaitubusana wanita bagian atas yang termasuk kategori outer (luaran), tanpa lengan, panjangnya boleh pendek atau panjang (Long Vest)
  • 10.
    4. Mantel /Long Coat Yaitu busana wanita bagian atas yang termasuk kategori outer (luaran), dengan lengan panjang, panjang busana dari lutut ke bawah.
  • 11.
    5. Dress Yaitu busanawanita yang terdiri dari satu bagian dari atas ke bawah, berlengan pendek atau panjang, maupun tanpa lengan.
  • 12.
    5. Suit (Setelan) Yaitubusana wanita yang terdiri dari sepasang atasan dan bawahan (rok/celana)
  • 13.
    6. Skirt (Rok) Yaitubusana wanita bagian bawah dengan berbagai model dan panjang bervariasi.
  • 14.
    7. Pants (Celanapanjang) Yaitu busana wanita bagian bawah yang menutup kaki. Untuk kesempatan formal biasanya panjang hingga mata kaki.
  • 15.
    Berdasarkan cara pemakaiannya,Busana Tailoring Wanita dibedakan : 1. One Piece (Dress) 2. Two Pieces (Suit) 3. Three Pieces (Outer, Blouse, Pant/Skirt)
  • 16.
    Membuat Desain BusanaTailoring Kompetensi yang harus dimiliki : 1.Proporsi Tubuh 2.Pengetahuan macam-macam Krah 3.Pengetahuan Garis Hias 4.Pengetahuan macam-macam Saku 5.Pengetahuan macam-macam Lipit 6.Pengetahuan macam-macam Ruffle 7.Pengetahuan macam-macam Rok 8.Pengetahuan macam-macam Celana 9.Pengetahuan Bahan Busana Tailoring 10.Teknik Pewarnaan Kering
  • 17.
    Membuat Desain BusanaTailoring Langkah Kerja : 1.Siapkan tempat kerja beserta alat dan bahan yang diperlukan. 2.Buatlah proporsi tubuh dengan pose yang menunjang. 3.Buatlah sketsa Busana Tailoring pada proporsi tubuh dengan pensil. 4.Tipiskan garis pensil, kemudian warnai dengan teknik penyelesaian kering.
  • 20.