Black Box Thinking
DIMAS FADHILAH
1603140049
Metode Black Box yang bisa juga disebut metode
tradisonal dapat membuat desainer bebas mengeluarkan
pola pikir kreatifnya tanpa menyadari bagaimana proses
terjadinya. Pengeluaran ide-ide kreatif secara spontan dan
tidak dilakukan secara sistematis membuat desain Black
Box, sebagai proses berpikir analogi sebagai sintetis dalam
pemecahan masalah desain atau output. Pada dasarnya
metode ini membuat desainer berpikir rasional dalam skill
action-nya tapi irasional dalam penjelasan/ekspansi. Dan
juga membuat karya ciptaan desainer hanya untuk dipuji
atau dicela, bukan sebagai bahan diskusi.
Ciri ciri metode Black Box
Hasil perancangan dikendalikan oleh masukan yang diterima terdahulu dan lebih dominan
berdasarkan pengalaman.
Hasil perancangan dapat dipercepat tetapi akan mengakibatkan keputusan acak untuk suatu
periodetertentu.
Kapasitas produksi perancang sangat relevan dengan ketersediaan waktu karena lebih banyak
menggunakan imajinasi. sering merupakan lompatan pemahaman yang sulit ditransformasikan.
Kontrol intelegensi mengenai struktur masalah dapat mengakibatkan kesempatan memperoleh
hasil yang lebih relevan dengan masalah perancangan

Black Box Thinking

  • 1.
    Black Box Thinking DIMASFADHILAH 1603140049
  • 2.
    Metode Black Boxyang bisa juga disebut metode tradisonal dapat membuat desainer bebas mengeluarkan pola pikir kreatifnya tanpa menyadari bagaimana proses terjadinya. Pengeluaran ide-ide kreatif secara spontan dan tidak dilakukan secara sistematis membuat desain Black Box, sebagai proses berpikir analogi sebagai sintetis dalam pemecahan masalah desain atau output. Pada dasarnya metode ini membuat desainer berpikir rasional dalam skill action-nya tapi irasional dalam penjelasan/ekspansi. Dan juga membuat karya ciptaan desainer hanya untuk dipuji atau dicela, bukan sebagai bahan diskusi.
  • 3.
    Ciri ciri metodeBlack Box Hasil perancangan dikendalikan oleh masukan yang diterima terdahulu dan lebih dominan berdasarkan pengalaman. Hasil perancangan dapat dipercepat tetapi akan mengakibatkan keputusan acak untuk suatu periodetertentu. Kapasitas produksi perancang sangat relevan dengan ketersediaan waktu karena lebih banyak menggunakan imajinasi. sering merupakan lompatan pemahaman yang sulit ditransformasikan. Kontrol intelegensi mengenai struktur masalah dapat mengakibatkan kesempatan memperoleh hasil yang lebih relevan dengan masalah perancangan