Dokumen tersebut membahas mengenai reksa dana sebagai instrumen investasi yang tepat untuk investor kecil karena mampu mencapai skala ekonomi dan manajemen profesional, meskipun tetap memiliki risiko seperti penurunan nilai unit dan likuiditas.
MARINA SELVIANI 1162103AKUNTANSI B 2011
INVESTASI REKSA DANA PELUANG STRATEGIS BAGI INVESTOR KECIL
( TANTANGAN DAN PELUANG INVESTASI DI INDONESIA)
Iklim dunia investasi di
pasar modal sangat menarik
dengan perkembangan produk
yang ditawarkan dan peluang-
peluang yang masih terbuka lebar
terutama di Indonesia. Indonesia
yang berada di urutan nomor 4
dengan jumlah penduduk
terbanyak di dunia membuat produk-produk tersebut memiliki pasar yang luas apabila
masyarakat kita memiliki pengetahuan dan “sedikit melirik” ke pasar modal untuk ikut
berinvestasi. Saat ini pasar modal identik dengan sistem ekonomi untuk para kaum kapitalis
dan mereka yang memiliki modal besar, sehingga investor kecil jarang yang
menginvestasikan dananya di pasar modal.
Reksa dana yang merupakan salah satu produk/ instrumen investasi selain saham dan
obligasi menjadi solusi untuk menjawab keinginan pasar ketika investor memiliki modal,
mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan
pengetahuan yang terbatas. Reksa dana dapat menjadi alternatif investasi bagi investor kecil
yang sebagian besar tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas
investasi mereka. Hal tersebut sejalan dengan perencanaan dari otoritas bursa untuk lebih
berfokus pada kebijakan penjualan retail di pasar modal dengan cara menjaring para investor
kecil. Umumnya, reksa dana diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun
dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya di investasikan dalam portofolio efek oleh
Manajer Investasi. Mengacu kepada Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1
ayat (27) didefinisikan bahwa reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk
menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam
portofolio efek oleh manajer investasi. Ada tiga hal yang terkait dari definisi tersebut yaitu,
Pertama, adanya dana dari masyarakat pemodal. Kedua, dana tersebut diinvestasikan dalam
portofolio efek, dan Ketiga, dana tersebut dikelola oleh manajer investasi. Dengan demikian,
2.
dana yang adadalam reksa dana merupakan dana bersama para pemodal, sedangkan manajer
investasi adalah pihak yang dipercaya untuk mengelola dana tersebut.
Apabila investor kecil didefinisikan sebagai investor yang memiliki dana dan
pengetahuan terbatas terhadap fluktuasi dalam dunia pasar modal dan pasar uang, reksa dana
menjadi pilihan yang tepat untuk membantu investor kecil dalam berinvestasi, karena reksa
dana bisa menyediakan dua keuntungan, yaitu:
1. Reksa dana Mendorong Pencapaian Skala Ekonomis
Melalui Reksa dana membuat suatu rencana investasi mencapai skala ekonomis (economic
of scale), yaitu suatu konsep dalam ilmu ekonomi mikro yang menyatakan bahwa suatu
investasi akan lebih efisien dan lebih menguntungkan jika bisa mencapai kapasitas
tertentu, hal inilah yang menjadi realita yang sulit untuk dicapai oleh para investor kecil.
Dengan reksa dana mereka bisa mewujudkannya, karena dengan dana yang terbatas yang
dimiliki oleh para investor kecil, setelah dana tersebut digabung menjadi satu oleh manajer
investasi maka dana tersebut dapat digunakan untuk melakukan suatu investasi dalam
skala yang lebih besar. Dengan adanya investasi yang berskala ekonomis ini
memungkinkan mereka mendapatkan penghasilan yang lebih maksimal, dengan efisiensi
biaya. Disamping itu Manajer Investasi biasanya melakukan investasi di beberapa sektor
usaha yang diyakini akan memperoleh laba yang maksimal, hal ini mengakibatkan risiko
yang lebih rendah akibat adanya penyebaran investasi ini, karena jika investasi pada alat
investasi tertentu mengalami kerugian akan bisa bisa disubsidi dengan keuntungan dari
investasi pada alat investasi yang lainnya.
2. Profesionalisme dalam Investasi
Reksa dana menyebabkan profesionalisme dalam berinvestasi karena seluruh keputusan
investasi ditangani langsung oleh seorang Manajer Investasi yang sangat berpengalaman.
Jika diasumsikan bahwa seorang investor kecil adalah sebagai investor pemula (belum
mengetahui strategi investasi) lalu mereka diberikan alternatif melakukan investasi
langsung ke pasar modal dapat dibayangkan maka tingkat risiko kerugian yang mungkin
terjadi, risiko yang tinggi ini belum tentu diiringi oleh penghasilan yang tinggi pula
sebagaimana kaidah investasi yang berlaku umum. Perusahaan manajer investasi memiliki
tenaga-tenaga profesional dalam bidang investasi. Dengan membeli reksa dana berarti
memercayakan sejumlah dana investasi untuk dikelola oleh tenaga profesional yang
tentunya lebih ahli dibidangnya.
Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa dengan membeli raksadana bukan berarti
sudah terhindar dari risiko kerugian. Seperti halnya wahana investasi lainnya, disamping
3.
mendatangkan berbagai peluangkeuntungan, reksa dana pun mengandung berbagai peluang
risiko yang perlu diketahui sebelum berinvestasi, antara lain:
1. Risiko Berkurangnya Nilai Unit Penyertaan.
Risiko ini dipengaruhi oleh turunnya harga dari Efek (saham, obligasi, dan surat berharga
lainnya) yang masuk dalam portofolio reksa dana tersebut.
2. Risiko Likuiditas
Risiko ini menyangkut kesulitan yang dihadapi oleh Manajer Investasi jika sebagian besar
pemegang unit melakukan penjualan kembali (redemption) atas unit-unit yang
dipegangnya. Manajer Investasi kesulitan dalam menyediakan uang tunai atas redemption
tersebut.
3. Risiko Wanprestasi
Risiko ini merupakan risiko terburuk, dimana risiko ini dapat timbul ketika perusahaan
asuransi yang mengasuransikan kekayaan reksa dana tidak segera membayar ganti rugi
atau membayar lebih rendah dari nilai pertanggungan saat terjadi hal-hal yang tidak
diinginkan, seperti wanprestasi dari pihak-pihak yang terkait dengan reksa dana, pialang,
bank kustodian, agen pembayaran, atau bencana alam, yang dapat menyebabkan
penurunan NAB (Nilai Aktiva Bersih) reksa dana.
Walaupun tetap memiliki risiko, dengan adanya reksa dana kita bisa meminimalisir
terjadinya risiko, jika dibandingkan terlibat langsung di pasar modal atau pasar uang. Bagi
para pemula investor, investor kecil, ataupun masyarakat pada umumnya yang ingin
mengetahui informasi mengenai reksa dana, dapat diperoleh dengan mengakses situs OJK
sebagai berikut: http://ojk.go.id/ selanjutnya pilih menu/ikon “PUSAT INFORMASI
REKSADANA”.
"Jangan sekali-kali berinvestasi dalam bisnis yang tidak Anda pahami."
~ Warren Buffett ~