Arsitektur basis data adalah sistem penyimpanan data yang terstruktur, memungkinkan pengguna untuk mengakses dan melihat data dengan bantuan sistem manajemen basis data (DBMS). Terdapat tiga tingkat arsitektur: tingkat eksternal, konseptual, dan internal, masing-masing menggambarkan perspektif yang berbeda terhadap data. Tujuan utama dari arsitektur ini adalah mempertahankan kemandirian data sehingga perubahan di tingkat bawah tidak mempengaruhi tingkat yang lebih tinggi.