PERAN UNDP 
DALAM MENGHADAPI 
ISU PERUBAHAN IKLIM 
Anton Sri Probiyantono 
Environment Unit | UNDP Indonesia 
Riau, 25 October 2014 
1
PERKENALAN 
UNDP: United Nations Development Programme atau PBB Bidang 
Program Pembangunan 
Kantor Pusat: New York 
Kantor Perwakilan: > 170 negara 
Mitra: Seluruh lapisan masyarakat 
Program: Memperkuat kehidupan dan membangun daya tahan/lenting 
bangsa-bangsa (empower lives and build resilient nations) 
Fokus: 1. Pengentasan Kemiskinan dan Pencapaian MDG 
2. Demokrasi 
3. Pencegahan Krisis dan Rehabilitasi 
4. Lingkungan Hidup (termasuk Energi bagi Pembangunan 
Berkelanjutan) 
Lintas fokus: Kesetaraan gender, penguatan wanita, kaum minoritas dan 
kaum papa serta kelompok yang paling rentan 
Produk Referensi: Human Development Report 
2
LINGKUNGAN KITA 
3
PERTUMBUHAN POPULASI 
4 
8 milyar 
7 milyar 
6 milyar 
5 milyar 
4 milyar 
3 milyar 
2 milyar 
1 milyar 
2-5 jt 
tahun 
7000 
SM 
6000 
SM 
5000 
SM 
4000 
SM 
3000 
SM 
2000 
SM 
1000 
SM 
1 M 1000 M 2025 M 
Referensi: http://www.slideshare.net/MarkMcGinley/human-population-growth-16369173?related=3
HUBUNGAN SEBAB-AKIBAT 
• Kebutuhan (pangan, pakaian, 
perumahan, etc.) 
• Keinginan (rekreasi, hiburan, etc.) 
• Etc. 
Kebutuhan & 
Keinginan Manusia 
Tekanan/ 
Eksploitasi • Deforestasi (perubahan fungsi 
• Lahan (pertanian, peternakan, 
perumahan, etc.) 
• Panen (hutan, laut, etc.) 
• Proses Produksi (industrialisasi, 
etc.) 
• Bencana 
• Etc. 
lahan hijau, hutan, etc.) 
• Pencemaran (air, udara, 
tanah/lahan, etc.) 
• Etc. 
Kerusakan 
Lingkungan 
5
HASIL PERLAKUAN KITA 
6
PERUBAHAN IKLIM VS CUACA 
Cuaca 
• Jangka pendek 
• Wilayah terbatas 
• Dapat berubah dengan 
cepat 
• Sulit untuk diprediksi 
Iklim 
• Jangka panjang 
• Di wilayah yang sangat luas 
• Rata-rata perubahan cuaca 
yang diukur selama puluhan 
tahun, termasuk suhu udara 
dan curah hujan 
7
PERUBAHAN IKLIM 
Alami 
• Secara alami, perubahan 
iklim memang terjadi 
(letusan gunung berapi, 
arus laut, rotasi bumi, 
variasi letupan matahari, 
etc.). 
• Fungsi: Menjaga agar bumi 
tetap hangat. 
Tidak Alami 
• Secara langsung atau tidak, 
kegiatan manusia (sejak era 
industrialisasi) sangat 
berpengaruh banyak 
mengubah komposisi 
udara/atmosfir secara 
global. 
• Mempercepat bumi 
menjadi lebih hangat. 
8
PERUBAHAN IKLIM 
9 
Panas berlebih 
tertahan di udara 
oleh GRK yang 
diproduksi oleh 
kegiatan manusia Beberapa panas 
matahari terpantul 
kembali ke ruang 
angkasa 
Beberapa panas 
terlepas ke ruang 
angkasa 
Beberapa panas 
secara alami 
tertangkap kembali 
oleh gas lain 
sehingga menjadi 
air, misalnya 
Ada panas yang 
memang terlepas 
ke angkasa 
Referensi: https://www.climatechange.govt.nz/science/what-is-climate-change.html
Sejumlah bukti bahwa sistem iklim memang sedang 
10 
mengalami perubahan 
Perubahan pola 
hujan 
Jumlah hari 
“panas” per 
tahun 
Jumlah hari 
“dingin” per 
tahun 
Temperatur 
udara 
Glaciers dan 
lapisan es 
Lapisan es di 
wilayah Artika 
Permukaan 
laut 
Temperatur 
Permukaan 
laut 
Keasaman 
laut 
Panas 
laut 
Perubahan 
Arus Laut 
Selatan 
Intensitas 
dan frekuensi 
cuaca 
ekstrim (mis: 
kebakaran, 
banjir) 
Referensi: http://www.climatechange.gov.au/climate-change/climate-science/understanding-climate-change/indicators-climate-change
PERUBAHAN SUHU GLOBAL 
11 
SKENARIO PERUBAHAN SUHU GLOBAL 
Estimasi Emisi yang Paling Tinggi Estimasi Emisi yang Paling Rendah 
Kenaikan Suhu Udara 
SUMBER:
12 
Kecenderungan Perubahan Iklim Global 
Referensi: http://www.slideshare.net/fozzie/climate-change-causes-7397118?related=1
DAMPAK BAGI KETERSEDIAAN AIR 
13 
Referensi: http://www.globaltimes.cn/content/490769.shtml
DAMPAK BAGI KESEHATAN MANUSIA 
14 
Hilangnya 
Lapisan Ozon di 
Stratosfir 
Disertifikasi 
dan Hancurnya 
Lahan 
Perubahan 
Iklim 
Ekspos ke UV 
Hilangnya 
Keanekaragaman 
Hayati dan Fungsi 
Ekosistem 
Perpindahan 
Penduduk 
Berkurangnya Air 
Bersih 
Perubahan 
Curah Hujan 
Jumlah air & 
keamanan 
Variasi pola 
Turunnya kualitas 
ekosistem 
Produk 
agrosistem 
Referensi: http://www.climate-change-knowledge.org/civilization.html 
Kesehatan 
Manusia
CONTOH DAMPAK PERUBAHAN IKLIM 
15 
Permukaan Laut 
Meningkat 
Pemanasan Laut 
Suhu Meningkat 
Curah Hujan 
Meningkat 
Penguapan Meningkat 
Badai Tropis 
Meningkat 
Pulau Kecil Tenggelam 
Intrusi Air Laut 
Berkurangnya Hasil Tangkapan Laut 
Hilangnya Keanekaragaman Hayati 
Bertambahnya Bahaya Kebakaran 
Bertambahnya Resiko Penyebaran Penyakit 
Banjir dan Longsor 
Perubahan Musim Tanam 
Kemarau dan Ketahanan Pangan 
Kendala Transportasi 
Kelangkaan Makanan dan Air 
Referensi: http://www.slideshare.net/OswarMungkasa/presentasi-perubahan-iklim-om?qid=2b0875fc-7086-4054-bc08-0d4299fc2b90&v=qf1&b=&from_search=27
GRK & GAS SEJENIS 
GRK Sumber Kegiatan Manusia 
Periode rata-rata 
di Troposfir 
Perbandingan GWP 
(relatif dengan CO2) 
Carbondioxide (CO2) Pembakaran BBM, terutama batu 
bara, deforestasi dan kebakaran hutan 
100-120 tahun 1 
Methane (CH4) Persawahan, peternakan, penimbunan 
lahan, dll. 
12-18 tahun 23 
Nitrous Oxide (N2O) Pembakaran BBM, pupuk, kotoran 
ternak, produksi nilon 
114-120 tahun 296 
Chlorofluorocarbon (CFC) AC, refrigerasi, foam 11-20 tahun (65- 
110 tahun di 
Stratosfir) 
900-8.300 
Hydrochlorofluorocabon 
(HCFC) 
AC, reffrigerasi, foam 9-390 tahun 470-2.000 
Hydrofluorocarbon (HFC) AC, refrigerasi, foam 15-390 tahun 130-12.700 
Halon Pemadam kebakaran 65 tahun 5.500 
Carbon tetrachloride 
(CTC) 
Solvent 42 tahun 1.400 
16 
Referensi: http://www.slideshare.net/Shohail/climate-change-and-ozone-loss?related=1
BAGAIMANA MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM? 
17 
RESPON 
DAMPAK 
PERUBAHAN & 
VARIABILITAS 
IKLIM 
MITIGASI 
ADAPTASI 
GRK 
DEFORESTASI 
BATU BARA 
BBM/ TRANSPORT 
PROSES INDUSTRI 
LISTRIK 
PERTANIAN 
SAMPAH 
KEHUTANAN 
PERTANIAN 
KESEHATAN 
POPULASI
BAGAIMANA MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM? 
Mitigasi 
Mengurangi sumber atau 
menghapus Gas Rumah 
Kaca (GRK): 
1. Industri 
2. Kehutanan 
3. Energi 
4. Transportasi 
Adaptasi 
Menyesuaikan diri dengan 
lingkungan baru atau 
berubah akibat terjadinya 
perubahan iklim: 
1. Kesehatan 
2. Pertanian 
3. Perikanan 
4. Kehutanan 
18
UPAYA UNDP DI INDONESIA 
• Meningkatkan kapasitas (capacity development). 
• Mengintegrasikan pentingnya lingkungan ke dalam rencana 
pembangunan strategis. 
• Menginventarisasi aneka pengalaman (lessons learned/best 
practices) dan membagikannya. 
• Memfasilitasi pengembangan kebijakan sesuai kebutuhan. 
• Memfasiltasi terjadinya kemitraan yang efektif. 
• Memfasilitasi proses pengembangan program sebagai tindak 
lanjut hasil konvensi global. 
• Menjembatani pelaksanaan program pembangunan 
keberlanjutan, rendah karbon, dan daya lenting terhadap 
perubahan iklim. 
19
PROGRAM UNDP 
[Terkait Perubahan Iklim] 
Mitigasi 
1. REDD+ (Reducing Emissions from 
Deforestation and Degradation 
plus) 
2. WHyPGen (Wind Hybrid Power 
Generation) 
3. MCTAP (Microturbine 
Cogeneration Technology 
Application Project) 
4. HPMP (HCFC Phase-out 
Management Plan) 
5. IMIDAP (Integrated Microhydro 
Development and Application 
Project) 
6. BRESL (Barriers Removal to the 
Cost-Effective Development and 
Implementation of Energy 
Efficiency Standards and Labeling) 
7. PENHRA (Promoting Energy 
Efficiency for Non HCFC 
Refrigeration and Air Conditioning) 
8. Etc. 
Adaptasi 
1. SPARC (Strategic Planning 
and Action to Climate 
Resilience) 
2. Pemetaan Wilayah Rawan 
Bencana dan Bagaimana 
Menghadapinya 
3. Pelatihan bagi Staf BMKG, 
BIG, dll. 
4. Pelatihan bagi para Petani 
dalam menghadapi 
Perubahan Iklim 
5. Etc. 
20 
Lintas Pendekatan 
1. TNC (Third National 
Communication) 
2. Climate Finance 
3. CC Learn 
4. LECB (Low Emission 
Capacity Building) 
5. ICCTF (Indonesia Climate 
Change Trust Fund) 
6. IS (Institutional 
Strengthening) 
7. CRM (Climate Risk 
Management) 
8. Etc.
MITRA KERJA UNDP 
Kementerian/ Lembaga (K/L) 
Pemerintah Indonesia: 
1. BAPPENAS 
2. Kementerian Keuangan 
3. Kementerian Lingkungan Hidup 
4. Kementerian Kehutanan 
5. Badan REDD+ 
6. Kementerian Energi dan 
Sumberdaya Mineral 
7. Kementerian Perindustrian 
8. Kementerian Pertanian 
9. Kementerian Perdagangan 
10. BPS 
11. BMKG 
12. Etc. 
Lembaga Lain selain (K/L): 
1. Global Environment Facility 
(donor) 
2. Multilateral Fund (donor) 
3. Bilateral (donor dan/atau 
implementasi) 
4. Pakar (akademisi) 
5. Lembaga Swadaya Masyarakat 
(implementasi) 
6. Swasta (sebagai pelaksana 
kegiatan [implementer] dan/atau 
donor) 
7. Etc. 
21
TERIMA KASIH 
ATAS PERHATIAN YANG DIBERIKAN 
Semoga Bermanfaat 
22

Peran UNDP Dalam Menghadapi Isu Perubahan Iklim

  • 1.
    PERAN UNDP DALAMMENGHADAPI ISU PERUBAHAN IKLIM Anton Sri Probiyantono Environment Unit | UNDP Indonesia Riau, 25 October 2014 1
  • 2.
    PERKENALAN UNDP: UnitedNations Development Programme atau PBB Bidang Program Pembangunan Kantor Pusat: New York Kantor Perwakilan: > 170 negara Mitra: Seluruh lapisan masyarakat Program: Memperkuat kehidupan dan membangun daya tahan/lenting bangsa-bangsa (empower lives and build resilient nations) Fokus: 1. Pengentasan Kemiskinan dan Pencapaian MDG 2. Demokrasi 3. Pencegahan Krisis dan Rehabilitasi 4. Lingkungan Hidup (termasuk Energi bagi Pembangunan Berkelanjutan) Lintas fokus: Kesetaraan gender, penguatan wanita, kaum minoritas dan kaum papa serta kelompok yang paling rentan Produk Referensi: Human Development Report 2
  • 3.
  • 4.
    PERTUMBUHAN POPULASI 4 8 milyar 7 milyar 6 milyar 5 milyar 4 milyar 3 milyar 2 milyar 1 milyar 2-5 jt tahun 7000 SM 6000 SM 5000 SM 4000 SM 3000 SM 2000 SM 1000 SM 1 M 1000 M 2025 M Referensi: http://www.slideshare.net/MarkMcGinley/human-population-growth-16369173?related=3
  • 5.
    HUBUNGAN SEBAB-AKIBAT •Kebutuhan (pangan, pakaian, perumahan, etc.) • Keinginan (rekreasi, hiburan, etc.) • Etc. Kebutuhan & Keinginan Manusia Tekanan/ Eksploitasi • Deforestasi (perubahan fungsi • Lahan (pertanian, peternakan, perumahan, etc.) • Panen (hutan, laut, etc.) • Proses Produksi (industrialisasi, etc.) • Bencana • Etc. lahan hijau, hutan, etc.) • Pencemaran (air, udara, tanah/lahan, etc.) • Etc. Kerusakan Lingkungan 5
  • 6.
  • 7.
    PERUBAHAN IKLIM VSCUACA Cuaca • Jangka pendek • Wilayah terbatas • Dapat berubah dengan cepat • Sulit untuk diprediksi Iklim • Jangka panjang • Di wilayah yang sangat luas • Rata-rata perubahan cuaca yang diukur selama puluhan tahun, termasuk suhu udara dan curah hujan 7
  • 8.
    PERUBAHAN IKLIM Alami • Secara alami, perubahan iklim memang terjadi (letusan gunung berapi, arus laut, rotasi bumi, variasi letupan matahari, etc.). • Fungsi: Menjaga agar bumi tetap hangat. Tidak Alami • Secara langsung atau tidak, kegiatan manusia (sejak era industrialisasi) sangat berpengaruh banyak mengubah komposisi udara/atmosfir secara global. • Mempercepat bumi menjadi lebih hangat. 8
  • 9.
    PERUBAHAN IKLIM 9 Panas berlebih tertahan di udara oleh GRK yang diproduksi oleh kegiatan manusia Beberapa panas matahari terpantul kembali ke ruang angkasa Beberapa panas terlepas ke ruang angkasa Beberapa panas secara alami tertangkap kembali oleh gas lain sehingga menjadi air, misalnya Ada panas yang memang terlepas ke angkasa Referensi: https://www.climatechange.govt.nz/science/what-is-climate-change.html
  • 10.
    Sejumlah bukti bahwasistem iklim memang sedang 10 mengalami perubahan Perubahan pola hujan Jumlah hari “panas” per tahun Jumlah hari “dingin” per tahun Temperatur udara Glaciers dan lapisan es Lapisan es di wilayah Artika Permukaan laut Temperatur Permukaan laut Keasaman laut Panas laut Perubahan Arus Laut Selatan Intensitas dan frekuensi cuaca ekstrim (mis: kebakaran, banjir) Referensi: http://www.climatechange.gov.au/climate-change/climate-science/understanding-climate-change/indicators-climate-change
  • 11.
    PERUBAHAN SUHU GLOBAL 11 SKENARIO PERUBAHAN SUHU GLOBAL Estimasi Emisi yang Paling Tinggi Estimasi Emisi yang Paling Rendah Kenaikan Suhu Udara SUMBER:
  • 12.
    12 Kecenderungan PerubahanIklim Global Referensi: http://www.slideshare.net/fozzie/climate-change-causes-7397118?related=1
  • 13.
    DAMPAK BAGI KETERSEDIAANAIR 13 Referensi: http://www.globaltimes.cn/content/490769.shtml
  • 14.
    DAMPAK BAGI KESEHATANMANUSIA 14 Hilangnya Lapisan Ozon di Stratosfir Disertifikasi dan Hancurnya Lahan Perubahan Iklim Ekspos ke UV Hilangnya Keanekaragaman Hayati dan Fungsi Ekosistem Perpindahan Penduduk Berkurangnya Air Bersih Perubahan Curah Hujan Jumlah air & keamanan Variasi pola Turunnya kualitas ekosistem Produk agrosistem Referensi: http://www.climate-change-knowledge.org/civilization.html Kesehatan Manusia
  • 15.
    CONTOH DAMPAK PERUBAHANIKLIM 15 Permukaan Laut Meningkat Pemanasan Laut Suhu Meningkat Curah Hujan Meningkat Penguapan Meningkat Badai Tropis Meningkat Pulau Kecil Tenggelam Intrusi Air Laut Berkurangnya Hasil Tangkapan Laut Hilangnya Keanekaragaman Hayati Bertambahnya Bahaya Kebakaran Bertambahnya Resiko Penyebaran Penyakit Banjir dan Longsor Perubahan Musim Tanam Kemarau dan Ketahanan Pangan Kendala Transportasi Kelangkaan Makanan dan Air Referensi: http://www.slideshare.net/OswarMungkasa/presentasi-perubahan-iklim-om?qid=2b0875fc-7086-4054-bc08-0d4299fc2b90&v=qf1&b=&from_search=27
  • 16.
    GRK & GASSEJENIS GRK Sumber Kegiatan Manusia Periode rata-rata di Troposfir Perbandingan GWP (relatif dengan CO2) Carbondioxide (CO2) Pembakaran BBM, terutama batu bara, deforestasi dan kebakaran hutan 100-120 tahun 1 Methane (CH4) Persawahan, peternakan, penimbunan lahan, dll. 12-18 tahun 23 Nitrous Oxide (N2O) Pembakaran BBM, pupuk, kotoran ternak, produksi nilon 114-120 tahun 296 Chlorofluorocarbon (CFC) AC, refrigerasi, foam 11-20 tahun (65- 110 tahun di Stratosfir) 900-8.300 Hydrochlorofluorocabon (HCFC) AC, reffrigerasi, foam 9-390 tahun 470-2.000 Hydrofluorocarbon (HFC) AC, refrigerasi, foam 15-390 tahun 130-12.700 Halon Pemadam kebakaran 65 tahun 5.500 Carbon tetrachloride (CTC) Solvent 42 tahun 1.400 16 Referensi: http://www.slideshare.net/Shohail/climate-change-and-ozone-loss?related=1
  • 17.
    BAGAIMANA MENGHADAPI PERUBAHANIKLIM? 17 RESPON DAMPAK PERUBAHAN & VARIABILITAS IKLIM MITIGASI ADAPTASI GRK DEFORESTASI BATU BARA BBM/ TRANSPORT PROSES INDUSTRI LISTRIK PERTANIAN SAMPAH KEHUTANAN PERTANIAN KESEHATAN POPULASI
  • 18.
    BAGAIMANA MENGHADAPI PERUBAHANIKLIM? Mitigasi Mengurangi sumber atau menghapus Gas Rumah Kaca (GRK): 1. Industri 2. Kehutanan 3. Energi 4. Transportasi Adaptasi Menyesuaikan diri dengan lingkungan baru atau berubah akibat terjadinya perubahan iklim: 1. Kesehatan 2. Pertanian 3. Perikanan 4. Kehutanan 18
  • 19.
    UPAYA UNDP DIINDONESIA • Meningkatkan kapasitas (capacity development). • Mengintegrasikan pentingnya lingkungan ke dalam rencana pembangunan strategis. • Menginventarisasi aneka pengalaman (lessons learned/best practices) dan membagikannya. • Memfasilitasi pengembangan kebijakan sesuai kebutuhan. • Memfasiltasi terjadinya kemitraan yang efektif. • Memfasilitasi proses pengembangan program sebagai tindak lanjut hasil konvensi global. • Menjembatani pelaksanaan program pembangunan keberlanjutan, rendah karbon, dan daya lenting terhadap perubahan iklim. 19
  • 20.
    PROGRAM UNDP [TerkaitPerubahan Iklim] Mitigasi 1. REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Degradation plus) 2. WHyPGen (Wind Hybrid Power Generation) 3. MCTAP (Microturbine Cogeneration Technology Application Project) 4. HPMP (HCFC Phase-out Management Plan) 5. IMIDAP (Integrated Microhydro Development and Application Project) 6. BRESL (Barriers Removal to the Cost-Effective Development and Implementation of Energy Efficiency Standards and Labeling) 7. PENHRA (Promoting Energy Efficiency for Non HCFC Refrigeration and Air Conditioning) 8. Etc. Adaptasi 1. SPARC (Strategic Planning and Action to Climate Resilience) 2. Pemetaan Wilayah Rawan Bencana dan Bagaimana Menghadapinya 3. Pelatihan bagi Staf BMKG, BIG, dll. 4. Pelatihan bagi para Petani dalam menghadapi Perubahan Iklim 5. Etc. 20 Lintas Pendekatan 1. TNC (Third National Communication) 2. Climate Finance 3. CC Learn 4. LECB (Low Emission Capacity Building) 5. ICCTF (Indonesia Climate Change Trust Fund) 6. IS (Institutional Strengthening) 7. CRM (Climate Risk Management) 8. Etc.
  • 21.
    MITRA KERJA UNDP Kementerian/ Lembaga (K/L) Pemerintah Indonesia: 1. BAPPENAS 2. Kementerian Keuangan 3. Kementerian Lingkungan Hidup 4. Kementerian Kehutanan 5. Badan REDD+ 6. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral 7. Kementerian Perindustrian 8. Kementerian Pertanian 9. Kementerian Perdagangan 10. BPS 11. BMKG 12. Etc. Lembaga Lain selain (K/L): 1. Global Environment Facility (donor) 2. Multilateral Fund (donor) 3. Bilateral (donor dan/atau implementasi) 4. Pakar (akademisi) 5. Lembaga Swadaya Masyarakat (implementasi) 6. Swasta (sebagai pelaksana kegiatan [implementer] dan/atau donor) 7. Etc. 21
  • 22.
    TERIMA KASIH ATASPERHATIAN YANG DIBERIKAN Semoga Bermanfaat 22