Pertemuan 6 –
DATA FLOW DIAGRAM (DFD)
DIAGRAM ALUR DATA (DAD)
ANALISIS dan
PERANCANGAN SISTEM
1. KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR
• Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari
awal 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi
dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik
(techniques) yang dibutuhkan dalam
pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari
sistem yang dikembangkan akan diperoleh sistem
yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan
jelas.
• Salah satu tool yang paling penting bagi seorang
Sistem Analis yang akan digunakan pada
metodologi pengembangan sistem yang terstruktur
(struktured analisys and design) adalah Data Flow
Diagram (DFD).
• Penggunaan DFD sebagai Modeling Tool
dipopulerkan Oleh DeMacro & Yourdan (1979)
dan Gane & Sarson (1979).
• DFD adalah salah satu alat yang sering
digunakan, karena dapat menggambarkan alur
data di dalam sistem, baik sistem lama maupun
sistem baru secara logika tanpa
mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data
tersebut berada.
• DFD merupakan alat perancangan sistem yang
berorientasi pada alur data yang mudah
dikomunikasikan oleh pembuat program
(Programmer).
• DFD merupakan dokumentasi dari sistem
yang baik.
• DFD ini sering disebut juga dengan nama
Bubble chart, Bubble diagram, model
proses, diagram alur kerja, atau model
fungsi.
2. KOMPONEN DATA FLOW DIAGRAM
2.1. Komponen Terminator / Entitas Luar
• Terminator mewakili entitas eksternal yang
berkomunikasi dengan sistem yang sedang
dikembangkan. Biasanya terminator dikenal dengan
nama entitas luar (external entity).
• Bentuk Terminator dapat berupa :
- Suatu kantor, departemen atau devisi lain dalam
perusahaan tetapi di luar sistem yang sedang
dikembangkan
- Orang atau kelompok orang di organisasi tetapi di
luar sistem yang dikembangkan
- Suatu organisasi atau orang yang berada diluar
organisasi, misal langganan, pemasok
- Sistem informasi lain di luar sistem yang
dikembangkan
- Sumber asli dari transaksi
- Penerima akhir dari suatu laporan yang dihasilkan
sistem
Bagian
Penjualan
Terdapat dua jenis terminator :
1. Terminator Sumber (source) : merupakan
terminator yang menjadi sumber.
2. Terminator Tujuan (sink) : merupakan terminator
yang menjadi tujuan data / informasi sistem.
Terminator Sumber Terminator Tujuan T. Tujuan & Sumber
a
Pelanggan
c
Gudang
b
Akuntansi
• Komponen terminator ini perlu diberi nama
dengan menggunakan kata benda, misalnya
Bagian Penjualan, Dosen, Mahasiswa.
• Ada tiga hal penting yang harus diingat tentang
terminator :
1.Terminator merupakan bagian/lingkungan luar
sistem. Alur data yang menghubungkan
terminator dengan berbagai proses sistem,
menunjukkan hubungan sistem dengan dunia
luar.
2.Profesional sistem tidak dapat mengubah isi atau
cara kerja organisasi, atau prosedur yang
berkaitan dengan terminator.
3.Hubungan yang ada antar terminator yang satu
dengan yang lain tidak digambarkan pada DFD.
2.2. Komponen Proses
No. Identifikasi
Nama Proses
atau
1. Identifikasi Proses
Biasanya berupa angka yang menunjukkan
nomor acuan dari proses
2. Nama Proses
Menunjukkan apa yang sedang /akan
dikerjakan proses. Pemberian nama proses
dilakukan dengan menggunakan kata kerja
transitif (kata kerja yang membutuhkan
obyek), seperti Menghitung Gaji, Mencetak
KRS, Menghitung Jumlah SKS.
• Komponen proses menggambarkan bagian
dari sistem yang mentransformasikan input
menjadi output.
• Kegiatan atau kerja yang dilakukan orang,
mesin, komputer atau proses manual.
Ada empat kemungkinan yang dapat terjadi dalam
proses sehubungan dengan input dan output :
1 input & 1 output 1 input & banyak
output
Banyak input & 1 output Banyak input & banyak output
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
tentang komponen proses :
1.Semua proses harus memiliki input dan
harus memiliki output.
2.Proses dapat dihubungkan dengan
komponen terminator, data store atau
proses melalui alur data.
3.Sistem/bagian/divisi/departemen yang
sedang dianalisis oleh profesional sistem
digambarkan dengan komponen proses.
Kesalahan dalam penggambaran proses
yang terjadi
No.Identifikasi
Nama Proses ?
Black Hole (Ada input tidak ada output)
No.Identifikasi
Nama Proses
?
Miracle / Ajaib (Ada output namun tidak ada input)
2.3. Komponen Data Flow /Arus Data /
Alur Data
• Alur data disimbolkan dengan anak panah,
dimana alur data mengalir diantara proses,
simpanan data dan terminator.
• Alur data digunakan untuk menjelaskan
perpindahan data atau paket data/informasi
dari satu bagian sistem ke bagian lainnya.
• Alur data ini menunjukkan alur dari data yang dapat berupa
masukkan untuk sistem atau hasil dari proses sistem dan
dapat berbentuk :
- Bit
- Karakter
- Pesan
₋ Formulir atau dokumen
₋ Laporan tercetak yang dihasilkan sistem
₋ Tampilan atau output layar yang dihasilkan sistem
₋ Masukkan untuk komputer
₋ Komunikasi ucapan
₋ Surat-surat atau memo
₋ Data yang dibaca atau direkam ke suatu file
₋ Suatu isian yang dicatat dalam buku agenda
₋ Transmisi data suatu komputer ke komputer yang lain
• Alur data juga dapat merepresentasikan
data/informasi yang tidak berkaitan dengan
komputer.
• Alur data perlu diberi nama sesuai dengan
data/informasi yang dimaksud, biasanya
pemberian nama pada alur data dilakukan
dengan menggunakan kata benda,
contohnya Laporan Penjualan.
Ada empat konsep yang perlu diperhatikan
dalam penggambaran alur data, yaitu :
1. Konsep Paket Data (Packets of Data)
Apabila dua data atau lebih mengalir dari suatu
sumber yang sama menuju ke tujuan yang
sama dan mempunyai hubungan, dan harus
dianggap sebagai satu alur data tunggal, karena
data itu mengalir bersama-sama sebagai satu
paket.
Konsep Paket Data (Packet of Data)
a
Mahasiswa
Nama 1
Memeriksa
Formulir Daftar
Ulang
NPM
Konsep Paket Data yang Salah
a
Mahasiswa
Formulir Daftar Ulang
1
Memeriksa
Formulir Daftar
Ulang
Konsep Paket Data yang Benar
Alamat
2. Konsep Alur Data Menyebar (Diverging
Data Flow)
Alur data menyebar menunjukkan sejumlah
tembusan paket data yang yang berasal dari
sumber yang sama menuju ke tujuan yang
berbeda, atau paket data yang kompleks
dibagi menjadi beberapa elemen data yang
dikirim ke tujuan yang berbeda, atau alur
data ini membawa paket data yang memiliki
nilai yang berbeda yang akan dikirim ke
tujuan yang berbeda.
a
Pelanggan
Order Langganan
1
Order
Langganan
Pembayaran 2
Penerimaan
Kas
Konsep alur data menyebar
2
Order
Langganan
1
Penerimaan
Kas
3
Verifikasi
Kredit
b
Gudang
Order Penjualan
Tembusan
Permintaan
barang
Tembusan
journal
Tembusan
kredit
Konsep alur data menyebar
3.Konsep Alur Data Mengumpul (Converging
Data Flow)
Beberapa alur data yang berbeda sumber
bergabung bersama-sama menuju ke tujuan yang
sama.
Membuat
faktur
Membuat Slip
Pengiriman
1
2
a
Pelanggan
Faktur
Slip Pengiriman
4. Konsep Sumber atau Tujuan Alur Data
Semua alur data harus minimal mengandung
satu proses. Maksud kalimat ini adalah :
Suatu alur data dihasilkan dari suatu proses dan
menuju ke suatu data store dan/atau terminator
(lihat gambar a).
Sutu alur data dihasilkan dari suatu data store
dan/atau terminator dan menuju ke suatu proses
(lihat gambar b).
Suatu alur data dihasilkan dari suatu proses dan
menuju ke suatu proses (lihat gambar c).
(a)
(b)
(c)
2.4. Komponen Simpanan Data
(Data Store)
• Komponen ini digunakan untuk membuat model
sekumpulan paket data dan diberi nama dengan kata
benda jamak, misalnya Mahasiswa.
• Bentuk simpanan data diantaranya adalah :
- Suatu file atau database di sistem komputer
- Suatu arsip atau catatan manual
- Suatu kotak tempat data di meja seseorang
- Suatu tabel acuan manual
- Suatu agenda atau buku
- Suatu penyimpanan secara manual seperti arsip, buku
alamat, file folder, agenda
Media Nama data source
Suatu simpanan data dihubungkan dengan alur
data hanya pada komponen proses, tidak dengan
komponen DFD lainnya. Alur data yang
menghubungkan simpanan data dengan suatu
proses mempunyai pengertian sebagai berikut :
• Alur data yang berasal dari simpanan data
menunju proses menunjukkan proses tersebut
menggunakan data yang ada di simpanan data.
• Alur data menuju ke simpanan data dari suatu
proses menunjukkan :
₋ Menambah atau menyimpan record baru
₋ Menghapus record
₋ Merubah nilai data di suatu record
Update data
1
Memeriksa data
barang D1 Persediaan barang
Status barang
1
Mengubah
data barang
D1 Persediaan barang
Penjualan
Kesalahan yang sering muncul pada simpanan data
D1 Penjualan D2 Piutang dagang
D2 Piutang dagang
a
Pelanggan
3.SYARAT-SYARAT PEMBUATAN DATA
FLOW DIAGRAM
• DFD yang benar, menyenangkan untuk dilihat dan
mudah dibaca dan dipahami oleh pemakai.
• Syarat-syarat pembuatan DFD ini adalah :
1.Pemberian nama untuk tiap komponen DFD
2.Pemberian nomor pada komponen proses
3.Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak
dilihat
4.Penghindaran penggambaran DFD yang rumit
5.Pemastian DFD yang dibentuk itu konsiten secara
logika
4. PENGGAMBARAN DATA FLOW DIAGRAM
Pedoman Menggambar DFD:
1. Identifikasikan terlebih dahulu semua kesatuan luar (external entities)
yang terlibat di sistem. Misalnya untuk sistem penjualan mempunyai
external entities yang terlibat : Pelanggan, manajer kredit, gudang dan
bagian pengiriman.
2. Identifikasikan semua input dan output yang terlibat dengan external
entities. Misal untuk sistem penjualan ini, input/output yang terlibat
dengan kesatuan luar :
3. Gambarlah terlebih dahulu suatu diagram konteks (context diagram).
External Entities Input Output
Pelanggan Order pelanggan -
Gudang - Tembusan Permintaan
Persediaan
Bagian Pengiriman Tembusan jurnal Faktur, tembusan Kredit
dan termbusan Jurnal
Manajer Kredit - Status piutang
• Context Diagram merupakan tingkatan
tertinggi dalam diagram alur data dan
hanya memuat satu proses, menunjukkan
sistem secara keseluruhan. Proses di
context diagram tersebut diberi nomor nol.
Aturan-aturan Context Diagram :
• Bila terdapat simpanan data dan terminator yang mempunyai
banyak masukan dan keluaran, diperbolehkan untuk
digambarkan lebih dari satu kali sehingga mencegah
penggambaran yang terlalu rumit, dengan ditandai secara
khusus untuk menjelaskan bahwa simpanan data dan
terminator yang dimaksud adalah identik. Tanda dapat
berupa asterisk (*) atau garis lurus (I).
a
Pelanggan Atau
a
Pelanggan*
a
Pelanggan**
Atau
D1 Penjualan D1 Penjualan D1 Penjualan
Atau Atau
D1 Penjualan Atau D1 * Penjualan Atau D1 * * Penjualan
• Bila terminator mewakili individu (personil)
sebaiknya diwakili oleh peran yang dimainkan
personil tersebut. Alasannya adalah : personil
yang berfungsi untuk melakukan itu dapat
berganti, sedangkan CD harus tetap akurat
walaupun personil berganti dan mungkin seorang
personil dapat memiliki lebih dari satu tugas
(peran).
• Karena model ini membedakan sumber
(resources) dan pelaku (handler). Dimana pelaku
adalah mekanisme, perangkat, atau media fisik
yang mentransformasikan data ke/dari sistem,
sehingga pelaku tidak perlu digambarkan.
HIRARCHY CHART
(BAGAN BERJENJANG)
Contoh Gambar Bagan Berjenjang dari Sistem Penjualan
Contoh Gambar Diagram Konteks Sistem Penjualan
DIAGRAM ALUR DATA (DAD)
Selanjutnya, membuat sketsa DAD untuk
overview diagram (level 0) berdasarkan proses
di bagan berjenjang. Pada gambar DAD Level 0
terdapat simbol baru yaitu : simbol huruf P
setelah nomor proses (untuk contoh ini pada
proses nomor 2) merupakan singkatan dari
“Primitive” yang mempunyai arti merupakan
proses yang sudah tidak dapat dipecah lagi.
DIAGRAM ALUR DATA (DAD)
Level 0
Contoh Gambar DAD Level 0 Sistem Penjualan
NEXT
BACK
DIAGRAM ARUS DATA (DAD)
Level 1
• Gambarlah DAD untuk level-level berikutnya,
yaitu level 1 dan seterusnya untuk tiap-tiap
proses yang dipecah-pecah sesuai dengan
bagan berjenjangnya.
a
b
c
x
y
Context Diagram ( Top level )
1
a
b c
x
y
Over view Diagram (Level 0)
2
4 3
A
C
D
B
E z
z
3.1 3.2
3.2
3.3
P
R
Q
z
T
E
D
Over view diagram (Level 1)
Over view diagram (Level 2) 3.2.1
3.2.2
3.2.3
S
R
S
U
V W

Analisis Perancangan Sistem - Data Flow Diagram (DFD)

  • 1.
    Pertemuan 6 – DATAFLOW DIAGRAM (DFD) DIAGRAM ALUR DATA (DAD) ANALISIS dan PERANCANGAN SISTEM
  • 2.
    1. KONSEP PERANCANGANTERSTRUKTUR • Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik (techniques) yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan diperoleh sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas. • Salah satu tool yang paling penting bagi seorang Sistem Analis yang akan digunakan pada metodologi pengembangan sistem yang terstruktur (struktured analisys and design) adalah Data Flow Diagram (DFD).
  • 3.
    • Penggunaan DFDsebagai Modeling Tool dipopulerkan Oleh DeMacro & Yourdan (1979) dan Gane & Sarson (1979). • DFD adalah salah satu alat yang sering digunakan, karena dapat menggambarkan alur data di dalam sistem, baik sistem lama maupun sistem baru secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut berada. • DFD merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data yang mudah dikomunikasikan oleh pembuat program (Programmer).
  • 4.
    • DFD merupakandokumentasi dari sistem yang baik. • DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.
  • 5.
    2. KOMPONEN DATAFLOW DIAGRAM
  • 6.
    2.1. Komponen Terminator/ Entitas Luar • Terminator mewakili entitas eksternal yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Biasanya terminator dikenal dengan nama entitas luar (external entity). • Bentuk Terminator dapat berupa : - Suatu kantor, departemen atau devisi lain dalam perusahaan tetapi di luar sistem yang sedang dikembangkan - Orang atau kelompok orang di organisasi tetapi di luar sistem yang dikembangkan - Suatu organisasi atau orang yang berada diluar organisasi, misal langganan, pemasok - Sistem informasi lain di luar sistem yang dikembangkan - Sumber asli dari transaksi - Penerima akhir dari suatu laporan yang dihasilkan sistem
  • 7.
    Bagian Penjualan Terdapat dua jenisterminator : 1. Terminator Sumber (source) : merupakan terminator yang menjadi sumber. 2. Terminator Tujuan (sink) : merupakan terminator yang menjadi tujuan data / informasi sistem. Terminator Sumber Terminator Tujuan T. Tujuan & Sumber a Pelanggan c Gudang b Akuntansi
  • 8.
    • Komponen terminatorini perlu diberi nama dengan menggunakan kata benda, misalnya Bagian Penjualan, Dosen, Mahasiswa. • Ada tiga hal penting yang harus diingat tentang terminator : 1.Terminator merupakan bagian/lingkungan luar sistem. Alur data yang menghubungkan terminator dengan berbagai proses sistem, menunjukkan hubungan sistem dengan dunia luar. 2.Profesional sistem tidak dapat mengubah isi atau cara kerja organisasi, atau prosedur yang berkaitan dengan terminator. 3.Hubungan yang ada antar terminator yang satu dengan yang lain tidak digambarkan pada DFD.
  • 9.
    2.2. Komponen Proses No.Identifikasi Nama Proses atau 1. Identifikasi Proses Biasanya berupa angka yang menunjukkan nomor acuan dari proses 2. Nama Proses Menunjukkan apa yang sedang /akan dikerjakan proses. Pemberian nama proses dilakukan dengan menggunakan kata kerja transitif (kata kerja yang membutuhkan obyek), seperti Menghitung Gaji, Mencetak KRS, Menghitung Jumlah SKS.
  • 10.
    • Komponen prosesmenggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output. • Kegiatan atau kerja yang dilakukan orang, mesin, komputer atau proses manual.
  • 11.
    Ada empat kemungkinanyang dapat terjadi dalam proses sehubungan dengan input dan output : 1 input & 1 output 1 input & banyak output Banyak input & 1 output Banyak input & banyak output
  • 12.
    Ada beberapa halyang perlu diperhatikan tentang komponen proses : 1.Semua proses harus memiliki input dan harus memiliki output. 2.Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator, data store atau proses melalui alur data. 3.Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh profesional sistem digambarkan dengan komponen proses.
  • 13.
    Kesalahan dalam penggambaranproses yang terjadi No.Identifikasi Nama Proses ? Black Hole (Ada input tidak ada output) No.Identifikasi Nama Proses ? Miracle / Ajaib (Ada output namun tidak ada input)
  • 14.
    2.3. Komponen DataFlow /Arus Data / Alur Data • Alur data disimbolkan dengan anak panah, dimana alur data mengalir diantara proses, simpanan data dan terminator. • Alur data digunakan untuk menjelaskan perpindahan data atau paket data/informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya.
  • 15.
    • Alur dataini menunjukkan alur dari data yang dapat berupa masukkan untuk sistem atau hasil dari proses sistem dan dapat berbentuk : - Bit - Karakter - Pesan ₋ Formulir atau dokumen ₋ Laporan tercetak yang dihasilkan sistem ₋ Tampilan atau output layar yang dihasilkan sistem ₋ Masukkan untuk komputer ₋ Komunikasi ucapan ₋ Surat-surat atau memo ₋ Data yang dibaca atau direkam ke suatu file ₋ Suatu isian yang dicatat dalam buku agenda ₋ Transmisi data suatu komputer ke komputer yang lain
  • 16.
    • Alur datajuga dapat merepresentasikan data/informasi yang tidak berkaitan dengan komputer. • Alur data perlu diberi nama sesuai dengan data/informasi yang dimaksud, biasanya pemberian nama pada alur data dilakukan dengan menggunakan kata benda, contohnya Laporan Penjualan.
  • 17.
    Ada empat konsepyang perlu diperhatikan dalam penggambaran alur data, yaitu : 1. Konsep Paket Data (Packets of Data) Apabila dua data atau lebih mengalir dari suatu sumber yang sama menuju ke tujuan yang sama dan mempunyai hubungan, dan harus dianggap sebagai satu alur data tunggal, karena data itu mengalir bersama-sama sebagai satu paket.
  • 18.
    Konsep Paket Data(Packet of Data) a Mahasiswa Nama 1 Memeriksa Formulir Daftar Ulang NPM Konsep Paket Data yang Salah a Mahasiswa Formulir Daftar Ulang 1 Memeriksa Formulir Daftar Ulang Konsep Paket Data yang Benar Alamat
  • 19.
    2. Konsep AlurData Menyebar (Diverging Data Flow) Alur data menyebar menunjukkan sejumlah tembusan paket data yang yang berasal dari sumber yang sama menuju ke tujuan yang berbeda, atau paket data yang kompleks dibagi menjadi beberapa elemen data yang dikirim ke tujuan yang berbeda, atau alur data ini membawa paket data yang memiliki nilai yang berbeda yang akan dikirim ke tujuan yang berbeda.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    3.Konsep Alur DataMengumpul (Converging Data Flow) Beberapa alur data yang berbeda sumber bergabung bersama-sama menuju ke tujuan yang sama. Membuat faktur Membuat Slip Pengiriman 1 2 a Pelanggan Faktur Slip Pengiriman
  • 23.
    4. Konsep Sumberatau Tujuan Alur Data Semua alur data harus minimal mengandung satu proses. Maksud kalimat ini adalah : Suatu alur data dihasilkan dari suatu proses dan menuju ke suatu data store dan/atau terminator (lihat gambar a). Sutu alur data dihasilkan dari suatu data store dan/atau terminator dan menuju ke suatu proses (lihat gambar b). Suatu alur data dihasilkan dari suatu proses dan menuju ke suatu proses (lihat gambar c).
  • 24.
  • 25.
    2.4. Komponen SimpananData (Data Store) • Komponen ini digunakan untuk membuat model sekumpulan paket data dan diberi nama dengan kata benda jamak, misalnya Mahasiswa. • Bentuk simpanan data diantaranya adalah : - Suatu file atau database di sistem komputer - Suatu arsip atau catatan manual - Suatu kotak tempat data di meja seseorang - Suatu tabel acuan manual - Suatu agenda atau buku - Suatu penyimpanan secara manual seperti arsip, buku alamat, file folder, agenda Media Nama data source
  • 26.
    Suatu simpanan datadihubungkan dengan alur data hanya pada komponen proses, tidak dengan komponen DFD lainnya. Alur data yang menghubungkan simpanan data dengan suatu proses mempunyai pengertian sebagai berikut : • Alur data yang berasal dari simpanan data menunju proses menunjukkan proses tersebut menggunakan data yang ada di simpanan data. • Alur data menuju ke simpanan data dari suatu proses menunjukkan : ₋ Menambah atau menyimpan record baru ₋ Menghapus record ₋ Merubah nilai data di suatu record
  • 27.
    Update data 1 Memeriksa data barangD1 Persediaan barang Status barang 1 Mengubah data barang D1 Persediaan barang Penjualan
  • 28.
    Kesalahan yang seringmuncul pada simpanan data D1 Penjualan D2 Piutang dagang D2 Piutang dagang a Pelanggan
  • 29.
    3.SYARAT-SYARAT PEMBUATAN DATA FLOWDIAGRAM • DFD yang benar, menyenangkan untuk dilihat dan mudah dibaca dan dipahami oleh pemakai. • Syarat-syarat pembuatan DFD ini adalah : 1.Pemberian nama untuk tiap komponen DFD 2.Pemberian nomor pada komponen proses 3.Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak dilihat 4.Penghindaran penggambaran DFD yang rumit 5.Pemastian DFD yang dibentuk itu konsiten secara logika
  • 30.
    4. PENGGAMBARAN DATAFLOW DIAGRAM Pedoman Menggambar DFD: 1. Identifikasikan terlebih dahulu semua kesatuan luar (external entities) yang terlibat di sistem. Misalnya untuk sistem penjualan mempunyai external entities yang terlibat : Pelanggan, manajer kredit, gudang dan bagian pengiriman. 2. Identifikasikan semua input dan output yang terlibat dengan external entities. Misal untuk sistem penjualan ini, input/output yang terlibat dengan kesatuan luar : 3. Gambarlah terlebih dahulu suatu diagram konteks (context diagram). External Entities Input Output Pelanggan Order pelanggan - Gudang - Tembusan Permintaan Persediaan Bagian Pengiriman Tembusan jurnal Faktur, tembusan Kredit dan termbusan Jurnal Manajer Kredit - Status piutang
  • 31.
    • Context Diagrammerupakan tingkatan tertinggi dalam diagram alur data dan hanya memuat satu proses, menunjukkan sistem secara keseluruhan. Proses di context diagram tersebut diberi nomor nol.
  • 32.
    Aturan-aturan Context Diagram: • Bila terdapat simpanan data dan terminator yang mempunyai banyak masukan dan keluaran, diperbolehkan untuk digambarkan lebih dari satu kali sehingga mencegah penggambaran yang terlalu rumit, dengan ditandai secara khusus untuk menjelaskan bahwa simpanan data dan terminator yang dimaksud adalah identik. Tanda dapat berupa asterisk (*) atau garis lurus (I). a Pelanggan Atau a Pelanggan* a Pelanggan** Atau D1 Penjualan D1 Penjualan D1 Penjualan Atau Atau D1 Penjualan Atau D1 * Penjualan Atau D1 * * Penjualan
  • 33.
    • Bila terminatormewakili individu (personil) sebaiknya diwakili oleh peran yang dimainkan personil tersebut. Alasannya adalah : personil yang berfungsi untuk melakukan itu dapat berganti, sedangkan CD harus tetap akurat walaupun personil berganti dan mungkin seorang personil dapat memiliki lebih dari satu tugas (peran). • Karena model ini membedakan sumber (resources) dan pelaku (handler). Dimana pelaku adalah mekanisme, perangkat, atau media fisik yang mentransformasikan data ke/dari sistem, sehingga pelaku tidak perlu digambarkan.
  • 34.
    HIRARCHY CHART (BAGAN BERJENJANG) ContohGambar Bagan Berjenjang dari Sistem Penjualan
  • 35.
    Contoh Gambar DiagramKonteks Sistem Penjualan
  • 36.
    DIAGRAM ALUR DATA(DAD) Selanjutnya, membuat sketsa DAD untuk overview diagram (level 0) berdasarkan proses di bagan berjenjang. Pada gambar DAD Level 0 terdapat simbol baru yaitu : simbol huruf P setelah nomor proses (untuk contoh ini pada proses nomor 2) merupakan singkatan dari “Primitive” yang mempunyai arti merupakan proses yang sudah tidak dapat dipecah lagi.
  • 37.
    DIAGRAM ALUR DATA(DAD) Level 0 Contoh Gambar DAD Level 0 Sistem Penjualan NEXT BACK
  • 38.
    DIAGRAM ARUS DATA(DAD) Level 1 • Gambarlah DAD untuk level-level berikutnya, yaitu level 1 dan seterusnya untuk tiap-tiap proses yang dipecah-pecah sesuai dengan bagan berjenjangnya.
  • 39.
    a b c x y Context Diagram (Top level ) 1 a b c x y Over view Diagram (Level 0) 2 4 3 A C D B E z z
  • 40.
    3.1 3.2 3.2 3.3 P R Q z T E D Over viewdiagram (Level 1) Over view diagram (Level 2) 3.2.1 3.2.2 3.2.3 S R S U V W