ASAS-ASAS
ASAS-ASAS
BIMBINGAN DAN
BIMBINGAN DAN
KONSELING
KONSELING
YUNIKE FELIGIA HUTAJULU
NIM : 23061045
M REZAPAHLEPI
22087232
LATAR
BELAKANG
02
Asas merupakan prinsip atau dasar yang menjadi pedoman
dalam suatu bidang ilmu atau praktik. Dalam setiap disiplin
ilmu, asas-asas ini berfungsi sebagai fondasi yang
mengarahkan dan membimbing proses serta metode yang
digunakan agar dapat berlangsung dengan efektif dan efisien.
Dalam konteks Bimbingan dan Konseling (BK), asas-asas ini
memiliki peranan yang sangat penting sebagai landasan yang
tidak hanya membimbing konselor dalam menjalankan
tugasnya, tetapi juga membantu klien dalam memahami dan
mengatasi berbagai masalah yang mereka hadapi.
03
PENGERTIAN ASAS DALAM
KONTEKS BK
Asas dalam konteks Bimbingan dan Konseling (BK) merujuk
pada prinsip-prinsip fundamental yang menjadi landasan
bagi pelaksanaan kegiatan konseling. Asas-asas ini berfungsi
sebagai pedoman yang mengarahkan proses konseling agar
dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Asas adalah
hukum dasar dalam menjalankan layananan bimbingan dan
konseling.
04
ASAS-ASAS YANG MENJADI ACUAN DALAM
PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING
1.Asas Keterpaduan
2.Asas Kemandirian
3.Asas Keseimbangan
4.Asas Partisipasi
5.Asas Pengembangan Diri
6.Asas Keterbukaan
7.Asas Keadilan
8.Asas Keberagaman
9.Asas Keberlanjutan
10.Asas Keseimbangan
11.Asas Keterhubungan
12.Asas Etika
05
PENERAPAN
ASAS-ASAS
BK
Konselor tidak hanya berfokus pada satu aspek
masalah klien, tetapi juga mempertimbangkan
berbagai faktor yang saling berhubungan, seperti
aspek emosional, sosial, akademik, dan psikologis.
01. ASAS KETERPADUAN
02. ASAS KEMANDIRIAN
Konselor berperan sebagai fasilitator yang
membimbing klien dalam mengeksplorasi
berbagai pilihan yang ada, tetapi keputusan
akhir tetap berada di tangan klien.
ASAS PARTISIPASI
Klien harus aktif dalam proses konseling, bukan
hanya sebagai penerima bantuan, tetapi juga
sebagai agen perubahan dalam hidupnya
03.
06
Konseling harus berlangsung secara berkelanjutan agar klien
dapat melihat perkembangan dan hasil yang efektif. Konselor
menjadwalkan sesi lanjutan, memantau kemajuan, dan
menyesuaikan strategi bimbingan sesuai kebutuhan klien
04. ASAS KESINAMBUNGAN
05.ASAS PENGEMBANGAN DIRI
Konselor membantu klien mengeksplorasi dan
mengembangkan potensi diri mereka. Konselor mendukung
klien dalam menemukan bakat, minat, serta jalur karier atau
hobi yang sesuai, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka
ASAS KETERBUKAAN
Konselor harus menciptakan suasana yang aman dan non-
judgmental agar klien merasa nyaman berbagi perasaan
dan pikirannya
06.
07
Setiap klien diperlakukan secara adil tanpa diskriminasi,
sehingga semua individu mendapatkan kesempatan yang sama
dalam layanan konseling
07. ASAS KEADILAN
08.ASAS KEBERAGAMAN
Konseling harus menyesuaikan pendekatan dengan latar
belakang budaya, agama, atau keyakinan klien agar lebih efektif.
ASAS ETIKA
Konselor harus menjaga profesionalisme, menghormati hak
klien, dan memastikan kerahasiaan informasi klien tetap terjaga
09.
ASAS KETERHUBUNGAN
10.
Konseling mempertimbangkan faktor sosial dan lingkungan
dalam menangani masalah klien, karena individu tidak bisa
lepas dari lingkungannya.
08
11.ASAS KEMANDIRIAN
KONSELING HARUS TERUS BERJALAN DALAM JANGKA PANJANG
UNTUK MEMBERIKAN DAMPAK YANG LEBIH EFEKTIF BAGI KLIEN
ASAS PARTISIPASI
Konselor membantu klien mencapai keseimbangan
antara aspek akademik, pekerjaan, kehidupan sosial, dan
pribadi agar tetap sehat secara mental dan emosional
12.
KESIMPULAN
9
Asas dalam konteks Bimbingan dan Konseling (BK)
merupakan prinsip-prinsip fundamental yang menjadi
landasan bagi pelaksanaan kegiatan konseling dan
berfungsi sebagai pedoman untuk mengarahkan proses
konseling agar berlangsung secara efektif dan efisien.
Terdapat 12 asas yang menjadi acuan penting dalam
pelaksanaan BK, yang tidak hanya berfungsi sebagai
pedoman praktis tetapi juga mencerminkan nilai-nilai
dasar yang harus dipegang oleh setiap konselor
TERIMA KASIH

Analisis Penentuan Titik Panas pada Bay Penghantar dengan Metode Thermovisi:

  • 1.
    ASAS-ASAS ASAS-ASAS BIMBINGAN DAN BIMBINGAN DAN KONSELING KONSELING YUNIKEFELIGIA HUTAJULU NIM : 23061045 M REZAPAHLEPI 22087232
  • 2.
    LATAR BELAKANG 02 Asas merupakan prinsipatau dasar yang menjadi pedoman dalam suatu bidang ilmu atau praktik. Dalam setiap disiplin ilmu, asas-asas ini berfungsi sebagai fondasi yang mengarahkan dan membimbing proses serta metode yang digunakan agar dapat berlangsung dengan efektif dan efisien. Dalam konteks Bimbingan dan Konseling (BK), asas-asas ini memiliki peranan yang sangat penting sebagai landasan yang tidak hanya membimbing konselor dalam menjalankan tugasnya, tetapi juga membantu klien dalam memahami dan mengatasi berbagai masalah yang mereka hadapi.
  • 3.
    03 PENGERTIAN ASAS DALAM KONTEKSBK Asas dalam konteks Bimbingan dan Konseling (BK) merujuk pada prinsip-prinsip fundamental yang menjadi landasan bagi pelaksanaan kegiatan konseling. Asas-asas ini berfungsi sebagai pedoman yang mengarahkan proses konseling agar dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Asas adalah hukum dasar dalam menjalankan layananan bimbingan dan konseling.
  • 4.
    04 ASAS-ASAS YANG MENJADIACUAN DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING 1.Asas Keterpaduan 2.Asas Kemandirian 3.Asas Keseimbangan 4.Asas Partisipasi 5.Asas Pengembangan Diri 6.Asas Keterbukaan 7.Asas Keadilan 8.Asas Keberagaman 9.Asas Keberlanjutan 10.Asas Keseimbangan 11.Asas Keterhubungan 12.Asas Etika
  • 5.
    05 PENERAPAN ASAS-ASAS BK Konselor tidak hanyaberfokus pada satu aspek masalah klien, tetapi juga mempertimbangkan berbagai faktor yang saling berhubungan, seperti aspek emosional, sosial, akademik, dan psikologis. 01. ASAS KETERPADUAN 02. ASAS KEMANDIRIAN Konselor berperan sebagai fasilitator yang membimbing klien dalam mengeksplorasi berbagai pilihan yang ada, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan klien. ASAS PARTISIPASI Klien harus aktif dalam proses konseling, bukan hanya sebagai penerima bantuan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam hidupnya 03.
  • 6.
    06 Konseling harus berlangsungsecara berkelanjutan agar klien dapat melihat perkembangan dan hasil yang efektif. Konselor menjadwalkan sesi lanjutan, memantau kemajuan, dan menyesuaikan strategi bimbingan sesuai kebutuhan klien 04. ASAS KESINAMBUNGAN 05.ASAS PENGEMBANGAN DIRI Konselor membantu klien mengeksplorasi dan mengembangkan potensi diri mereka. Konselor mendukung klien dalam menemukan bakat, minat, serta jalur karier atau hobi yang sesuai, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka ASAS KETERBUKAAN Konselor harus menciptakan suasana yang aman dan non- judgmental agar klien merasa nyaman berbagi perasaan dan pikirannya 06.
  • 7.
    07 Setiap klien diperlakukansecara adil tanpa diskriminasi, sehingga semua individu mendapatkan kesempatan yang sama dalam layanan konseling 07. ASAS KEADILAN 08.ASAS KEBERAGAMAN Konseling harus menyesuaikan pendekatan dengan latar belakang budaya, agama, atau keyakinan klien agar lebih efektif. ASAS ETIKA Konselor harus menjaga profesionalisme, menghormati hak klien, dan memastikan kerahasiaan informasi klien tetap terjaga 09. ASAS KETERHUBUNGAN 10. Konseling mempertimbangkan faktor sosial dan lingkungan dalam menangani masalah klien, karena individu tidak bisa lepas dari lingkungannya.
  • 8.
    08 11.ASAS KEMANDIRIAN KONSELING HARUSTERUS BERJALAN DALAM JANGKA PANJANG UNTUK MEMBERIKAN DAMPAK YANG LEBIH EFEKTIF BAGI KLIEN ASAS PARTISIPASI Konselor membantu klien mencapai keseimbangan antara aspek akademik, pekerjaan, kehidupan sosial, dan pribadi agar tetap sehat secara mental dan emosional 12.
  • 9.
    KESIMPULAN 9 Asas dalam konteksBimbingan dan Konseling (BK) merupakan prinsip-prinsip fundamental yang menjadi landasan bagi pelaksanaan kegiatan konseling dan berfungsi sebagai pedoman untuk mengarahkan proses konseling agar berlangsung secara efektif dan efisien. Terdapat 12 asas yang menjadi acuan penting dalam pelaksanaan BK, yang tidak hanya berfungsi sebagai pedoman praktis tetapi juga mencerminkan nilai-nilai dasar yang harus dipegang oleh setiap konselor
  • 10.