LATSAR GOLONGAN III
ANGKATAN V
KEMENRISTEKDIKTI
&
KPU PROVINSI MALUKU
2019
SELAMAT DATANG PESERTA LATSAR YANG LUAR BIASA
CALON PEMIMPIN MASA DEPAN BANGSA
monamaelissa@gmail.com 2
BIODATA :
N ama : RAMONA MAELISSA
Pendidikan : Magister Akuntansi
Alamat : Jl. Kakialy No.5 - Ambon
Jabatan : Widyaiswara
Diklat :
- Percepatan Akuntabilitas Pemerintah
- ToT Perkoperasian
- ToF Prajab Pola Baru
- ToF Latsar CPNS
- ToMT Pendamping Teknis Pemerintah –
Desa
- ToMT Pendamping Aparatur Desa
Kontak : +62 812-4888-8444
Email : monamaelissa@gmail.com
monamaelissa@gmail.com 3
WHERE YOU ARE
Sikap
Perilaku
Bela
Negara
Nilai-nilai
Dasar PNS
Keduduka
n dan
Peran PNS
Dalam
NKRI
monamaelissa@gmail.com 4
LATAR BELAKANG
HARAPAN
IMPLISIT
DAN
EKSPLISIT
BAB I
monamaelissa@gmail.com 6
PERMASALAHAN
RENDAHNYA KOMPETENSI ASN
ANTARA 60-64 %
KOMPETENSI PNS
KEMAMPUANNYA HANYA JURU
KETIK.
62 % PNS HANYA
MEMPUNYAI KEMAMPUAN
ADMINISTRATIF.
KETERBATASAN KOMPETENSI &
KESEMPATAN MENGIKUTI
PENGEMBANGAN KOMPETENSI BAGI
ASN BERPENGARUH KEPADA
KINERJA PEMERINTAH -PUSAT
MAUPUN DAERAH
PENERAPAN REWARD AND
PUNISHMENT BAGI KINERJA SDM
KOMPETENSI BELUM MENJADI
DASAR BAGI POLA KARIR
(PROMOSI, PENEMPATAN, ROTASI
JABATAN, DLL)
KETERBATASAN KOMPETENSI PNS
–DAN UMUMNYA ASN TERSEBUT,
NEGARA MENGALAMI KERUGIAN
UNTUK DUA HAL. PERTAMA,
TERKAIT DENGAN BELANJA
PEGAWAI 26,1% DARI TOTAL APBN,
131 DAERAH >50 % APBD. KEDUA,
TERKAIT DENGAN KINERJA
PEMERINTAH.
Fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN)
UU No 5
Tahun 2014
Peran ASN
TUJUAN
NASIONAL
Pelaksana
Kebijakan Publik
Pelayan Publik
Perekat dan
Pemersatu
Bangsa
Pasal
11
monamaelissa@gmail.com 8
PERMASALAHAN
RENDAHNYA KOMPETENSI ASN
ANTARA 60-64 %
KOMPETENSI PNS
KEMAMPUANNYA HANYA JURU
KETIK.
62 % PNS HANYA
MEMPUNYAI KEMAMPUAN
ADMINISTRATIF.
KETERBATASAN KOMPETENSI &
KESEMPATAN MENGIKUTI
PENGEMBANGAN KOMPETENSI BAGI
ASN BERPENGARUH KEPADA
KINERJA PEMERINTAH -PUSAT
MAUPUN DAERAH
PENERAPAN REWARD AND
PUNISHMENT BAGI KINERJA SDM
KOMPETENSI BELUM MENJADI
DASAR BAGI POLA KARIR
(PROMOSI, PENEMPATAN, ROTASI
JABATAN, DLL)
KETERBATASAN KOMPETENSI PNS
–DAN UMUMNYA ASN TERSEBUT,
NEGARA MENGALAMI KERUGIAN
UNTUK DUA HAL. PERTAMA,
TERKAIT DENGAN BELANJA
PEGAWAI 26,1% DARI TOTAL APBN,
131 DAERAH >50 % APBD. KEDUA,
TERKAIT DENGAN KINERJA
PEMERINTAH.
Mata Diklat ini memfasilitasi pembentukan
nilai-nilai dasar akuntabilitas melalui
pembelajaran yang terkait dengan nilai-nilai
dasar dan konsep akuntabilitas, konflik
kepentingan dalam masyarakat, netralitas
PNS, keadilan dalam pelayanan publik, sikap
serta perilaku konsisten.
monamaelissa@gmail.com 10
Setelah mengikuti pembelajaran ini,
peserta diharapkan mampu
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar
akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas
jabatannya.
monamaelissa@gmail.com 11
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:
1. Memahami akuntabilitas secara konseptual- teoritis sebagai
landasan untuk mempraktikkan perilaku akuntabel;
2. Memahami mekanisme, logika, dan operasionalisasi
akuntabilitas dalam menciptakan sistem dan lingkungan
organisasi yang akuntabel;
3. Memahami penerapan akuntabilitas secara menyeluruh dalam
organisasi;
4. Berperilaku akuntabel untuk penegakan akuntabilitas;
5. Menganalisis dan menilai penerapan akuntabilitas secara tepat.
monamaelissa@gmail.com 12
PETA KOMPETENSI PESERTA MATA DIKLAT
AKUNTABILITAS PNS
Kompetensi Dasar 1
Internalisasi Nilai-
nilai Dasar dan
Konsep
Akuntabilitas
Publik
monamaelissa@gmail.com 14
BAB II
monamaelissa@gmail.com 15
AKUNTABILITAS
Vs
RESPONSIBILITAS
• Responsibilitas
adalah
kewajiban untuk
Bertanggung
Jawab
• Akuntabilitas
adalah
kewajiban
pertanggung-
jawaban yang
harus dicapai
monamaelissa@gmail.com 16
EKSTERNAL:
• GLOBALISASI & PERSAINGAN
• TUNTUTAN PUBLIK
INTERNAL:
• MISMATCH
• INDISIPLINER
• INTEGRITAS
• NASIONALIME
• WAWASAN GLOBAL
• IT & BAHASA ASING
• HOSPITALITY
(PELAYANAN)
• NETWORKING
(JARINGAN)
• ENTREPRENEURSHIP
(KEWIRAUSAHAAN)
A
N
T
A
N
G
A
N
T
PROGRAM STRATEGIS
• PERENCANAAN
• REKRUTMEN & SELEKSI
• PENGEMBANGAN KAPASITAS
• REFORMASI KESEJAHTERAAN4,47 Juta ASN
TANTANGAN
PEMBANGUNAN ASN
KONDISI SAAT
INI
SMART
ASN 2024
PROFILE:
monamaelissa@gmail.com 178/29/2019
Mampu mengambil pilihan yang tepat dan
benar ketika terjadi konflik kepentingan,
antara kepentingan publik dengan
kepentingan sektor, kelompok, dan pribadi
1
Nilai-nilai publik
Memiliki pemahaman dan kesadaran
untuk menghindari dan mencegah
keterlibatan PNS dalam politik praktis
Memperlakukan warga secara adil dan
merata dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan pelayanan publik
Menunjukan sikap dan perilaku yang
konsisten dan dapat diandalkan sebagai
penyelenggara pemerintahan
AMANAH
PNS
MAMPU MENJAMIN TERLAKSANA
monamaelissa@gmail.com 18
2
3
4
ASPEK Akuntabilitas
1 Akuntabilitas adalah sebuah
hubungan
(Accountability is a relationship)Akuntabilitas berorientasi pada hasil
(Accountability is results-
oriented)Akuntabilitas membutuhkan adanya
laporan
(Accountability requires reporting)
Akuntabilitas memerlukan
konsekuensi
(Accountability is meaningless
without consequences)Akuntabilitas memperbaiki kinerja
(Accountability improves performance)
2
3
4
5
monamaelissa@gmail.com 19
Film Pendek
monamaelissa@gmail.com 20
monamaelissa@gmail.com 21
SIMAK
VIDEO TADI
BAGAIMANA BENTUK
AKUNTABILITAS
DI TEMPAT KERJA SAUDARA
monamaelissa@gmail.com 22
PENTINGYA Akuntabilitas
Untuk menyediakan
kontrol demokratis
(peran demokrasi)
1
Untuk mencegah korupsi dan
penyalahgunaan kekuasaan
(peran konstitusional)
Untuk meningkatkan
efisiensi dan efektivitas
(peran belajar)
2
3
BOVENS, 2007
monamaelissa@gmail.com 23
Dua Macam Akuntabilitas Publik
Pertanggungjawaban atas pengelolaan dana kepada
otoritas yang lebih tinggi; Laporan Pejabat Publik
kepada masyarakat
1
2
V
E
R
T
I
K
A
L
HORISONTAL
Akuntabilitas ini membutuhkan
pejabat pemerintah untuk
melaporkan “ke samping” kepada
para pejabat lainnya dan lembaga
negara; Kepada masyarakatmonamaelissa@gmail.com 24
monamaelissa@gmail.com 25
Tingkatan Akuntabilitas
Mengacu pada nilai-nilai yang ada pada diri
seseorang seperti kejujuran, integritas, moral dan
etika.
Mengacu pada hubungan antara individu dan lingkungan
kerjanya, yaitu antara PNS dengan instansinya sebagai
pemberi kewenangan.
Pembagian kewenangan dan semangat kerjasama yang
tinggi antar berbagai kelompok yang ada dalam sebuah
institusi memainkan peranan yang penting
Mengacu pada hasil pelaporan kinerja yang telah dicapai
Tanggungjawab organisasi pemerintah untuk
mewujudkan pelayanan dan kinerja yang adil,
responsif dan bermartabat.
monamaelissa@gmail.com 26
Next Session...
MEKANISME AKUNTABITILAS
BAB III
monamaelissa@gmail.com 27
MEANS ??
1. Suatu rangkaian kerja sebuah alat yang
digunakan dalam menyelesaikan sebuah
masalah yang berkaitan dengan proses kerja,
tujuannya adalah untuk mempeoleh hasil
yang maksimal serta mengurangi kegagalan
(Moenir : 2001)
2. Interaksi bagian satu dengan bagian lainnya
dalam suatu sistim secara keseluruhan untuk
menghasilkan fungsi atau kegiatan sesuai
dengan tujuan (Bagus:1996)
monamaelissa@gmail.com 28
Akuntabilitas kejujuran dan hukum
(accountability for probity and legality)
Akuntabilitas proses
(process accountability)
Akuntabilitas program
(program accountability)
Akuntabilitas kebijakan
(policy accountability)
monamaelissa@gmail.com 29
monamaelissa@gmail.com 30
Mekanisme Akuntabilitas Birokrasi di
Indonesia mempergunakan alat antara lain :
Perencanaan
Strategis
Kontrak Kinerja
Laporan Kinerja
monamaelissa@gmail.com 31
PERENCANAAN STRATEGIS
• RPJP (20 Tahun)
• RPJM ( 5 Tahun)
• RKP (1 Tahun)
• RENSTRA >> unit Org
(Inpres No 7/99) :
adalah proses yg berorientasi
pada hasil yg ingin dicapai dlm
1-5 tahun dengan memperhitung
kan potensi, peluang dan kendala
• SKP >> Pegawai
monamaelissa@gmail.com 32
KONTRAK KINERJA
• Semua Pegawai Negeri Sipil
(PNS) tanpa terkecuali mulai
1 Januari 2014 menerapkan
adanya kontrak kerja pegawai.
• Kontrak kerja yang dibuat
untuk tiap tahun
• Kesepakatan antara pegawai
dengan atasan langsungnya.
• Implementasi dari Peraturan
Pemerintah (PP) Nomor 46
Tahun 2011 tentang Penilaian
Prestasi Kerja PNS.
monamaelissa@gmail.com 33
LAPORAN KINERJA
• Perencanaan dan
Perjanjian Kinerja
pada tahun tertentu
• Pengukuran dan
analisis capaian
kinerja
• Akuntabilitas
Keuangan.
monamaelissa@gmail.com 34
Bagaimana menciptakan lingkungan
kerja yang akuntabel
Transparansi
(Responsibilitas)
monamaelissa@gmail.com 35
Langkah-langkah dilakukan dalam menciptakan
framework akuntabilitas
monamaelissa@gmail.com 36
BAB IV
monamaelissa@gmail.com 37
Transparansi dan Akses Informasi
Perwujudan transparansi tata kelola
keterbukaan informasi publik dengan
terbitnya payung regulasi yakni
UU Nomor 14 Tahun 2008
tentang
Keterbukaan Informasi Publik
monamaelissa@gmail.com 38
Pasal 3 UU No 14 Tahun 2008 :
• Menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana
pembuatan kebijakan publik dan proses pengambilan keputusan
publik serta alasan pengambilan keputusan publik
• Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan
kebijakan publik
• Meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan
kebijakan publik dan pengelolaan badan publik yang baik
• Mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu yang
transparan, efektif dan efisien, akuntabel, serta dapat
dipertanggungjawabkan
monamaelissa@gmail.com 39
Lanjutan ...
• Mengetahui alasan kebijakan publik yang mempengaruhi
hajat hidup orang banyak
• Mengembangkan ilmu pengetahuan dan mempengaruhi
hajat hidup orang banyak
• Meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di
lingkungan badan publik untuk menghasilkan layanan
informasi
monamaelissa@gmail.com 40
Badan Publik di sini adalah :
• Lembaga legislative
• Lembaga yudikatif
• Badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya
berkaitan dengan penyelenggaraan Negara, yang
sebagian atau seluruh dananya bersumber dari
APBN/D, atau
• Organisasi non pemerintah yang sebagian atau
seluruh dananya bersumber dari APBN/D,
sumbangan masyarakat dan/atau luar negeri
monamaelissa@gmail.com 41
DISKUSI KELOMPOK
TENTANG
KETERBUKAAN
INFORMASI PUBLIK
monamaelissa@gmail.com 42
• Atas dasar prinsip tersebut,
maka pada dasarnya semua
PNS berhak memberikan
informasi, namun dalam
praktiknya tidak semua PNS
punya kemampuan untuk
memberikan informasi
berdasarkan berapa prinsip-
prinsip diatas (seperti resiko
dampak kerugian yang
muncul, utuh dan benar).
• Pejabat Publik yang paling
kapabel dan berwenang untuk
memberikan akses informasi
publik dan informasi publik
ialah Pejabat Pengelola
Informasi dan Dokumentasi
(PPID).
• Tugas mayoritas ASN dalam
konteks informasi ialah hanya
berwenang memberikan
informasi atas apa yang
dibutuhkan oleh pimpinan
untuk mendukung pelaksanaan
tugasnya.
monamaelissa@gmail.com 43
Praktek kecurangan (fraud)
dan perilaku korup
Tiga hal yang mendasari terjadinya praktek
curang :
üAdanya peluang
üInsentif atau tekanan untuk
melakukan praktik curang
ü Sikap atau rasionalisasi
untuk membenarkan perilaku
curang
monamaelissa@gmail.com 44
Etika perilaku dan kultur organisasi yang Anti
Kecurangan dapat mendukung secara efektif
penerapan nilai-nilai budaya kerja. Keberhasilannya
terkait terkait antara satu dengan yang lain, yaitu :
1. Komitmen dari TOP Manajemen dalam organisasi
2. Membangun lingkungan organisasi yang kondusif
3. Perekrutan dan promosi pegawai
4. Pelatihan nilai-nilai organisasi atau entitas dan
standar-standar pelaksanaan
5. Menciptakan saluran komunikasi yang efektif
6. Penegakan disiplin
monamaelissa@gmail.com 45
Penggunaan sumber daya milik negara
üSemua penggunaan sesuatu dengan aturan
dan prosedur yang berlaku
üMenggunakannya secara bertanggung-
jawab, dan dalam penggunaannya
menggunakan secara efisien
üMemelihara fasilitas secara benar dan
bertanggungjawab.monamaelissa@gmail.com 46
PENYIMPANAN & PENGGUNAAN
DATA DAN INFORMASI PEMERINTAH
Akuntabilitas adalah bagaimana
pemerintah atau aparatur dapat
menjelaskan semua aktifitasnya
dengan memberikan data dan
informasi yang akurat terhadap
apa yang telah mereka laksanakan,
sedang dilaksanakan dan akan
dilaksanakanmonamaelissa@gmail.com 47
Penyimpanan dan penggunaan data dan
informasi pemerintah
akuntabilitas adalah bagaimana
pemerintah atau aparatur dapat
menjelaskan semua aktifitasnya
dengan memberikan data dan
informasi yang akurat terhadap
apa yang telah mereka laksanakan,
sedang dilaksanakan dan akan
dilaksanakanmonamaelissa@gmail.com 48
Penyimpanan dan penggunaan data dan
informasi pemerintah
ürelevant (relevan),
üreliable (dapat dipercaya),
üunderstandable (dapat dimengerti)
serta
üComparable (dapat
diperbandingkan)
Informasi dan data yang disimpan dan
dikumpulkan serta dilaporkan tersebut
harus :
monamaelissa@gmail.com 49
Konflik Kepentingan
üBahwa konflik kepentingan sebenarnya nyata
ada
üPersepsi bahwa konflik kepentingan nyata
ada
üPotensi konflik kepentingan yang mungkin
timbul.
Konflik kepentingan adalah situasi yang
timbul di mana tugas publik anda dan
kepentingan pribadi bertentangan. Konflik
kepentingan dapat terjadi:
monamaelissa@gmail.com 50
KASUS :
Pemerintah Pusat maupun daerah sudah memulai
program pengadaan barang dan jasa dengan mekanisme
secara elektronik yang disebut e-procurement. Tujuannya
adalah pertama, agar tidak ada main mata antara pengada
proyek dan pihak yang mengadakan proyek (Meminimalisir
Kasus KKN). Kedua, agar pelaksanaan pengadaan barang
dan jasa dapat dilaksanakan dengan cepat dan teratur
termasuk dimensi akuntabilitas apakah
studi kasus tersebut? Jelaskan.
monamaelissa@gmail.com 51
KASUS
• Seorang PNS mendapat fasilitas mobil
dinas. Suatu malam, anaknya yang balita
tiba-tiba panas tinggi, bolehkan dia
menggunakan mobil dinasnya untuk
membawa sang anak ke Rumah Sakit?
Bagaimana jika kelurga tetangga yang
sakit meminjam mobil dinas tersebut
untuk pergi berobat?
monamaelissa@gmail.com 52
I
N
D
I
K
T
O
R
K
E
B
E
R
H
A
S
I
L
A
N
MENJADI PNS YANG AKUNTABEL
Asas Penyelenggaraan Kebijakan dan Manajemen ASN
(UU Nomor 5 Tahun 2014)
1. Kepastian hukum; 2. Profesionalitas;
3. Proporsionalitas; 4. Keterpaduan;
5. Delegasi; 6. Netralitas; 7. Akuntabilitas;
8. Efektif dan efisien; 9. Keterbukaan;
10. Nondiskriminatif; 11. Persatuan dan kesatuan;
12. Keadilan dan kesetaraan; 13. Kesejahteraan.
BAB V
monamaelissa@gmail.com 53
1. Nilai dasar;
2. Kode etik dan kode perilaku;
3. Komitmen, integritas moral dan
tanggung jawab pada pelayanan publik;
4. Kompetensi yang diperlukan sesuai
dengan bidang tugas;
5. Kualifikasi akademik;
6. Jaminan perlindungan hukum dalam
melaksanakan tugas,
7. Profesionalitas jabatan.
PRINSIP PROFESI ASN
monamaelissa@gmail.com 54
• Apa yang diharapkan dari seorang PNS? Perilaku Individu
(Personal Behaviour)
• Perilaku Berkaitan dengan Transparansi dan Akses
Informasi (Transparency and Official Information Access)
• Menghindari Perilaku yang Curang dan Koruptif
(Fraudulent and Corrupt Behaviour)
monamaelissa@gmail.com 55
Film Pendek Aku dan PNS Hebat
monamaelissa@gmail.com 56
Apa yang diharapkan dari seorang PNS
üPerilaku Individu (Personal Behaviour)
üPNS bertindak sesuai dengan
persyaratan legislatif, kebijakan
lembaga dan kode etik yang berlaku
untuk perilaku mereka
üPNS tidak mengganggu, menindas,
atau diskriminasi terhadap rekan atau
anggota masyarakat
üKebiasaan kerja PNS, perilaku dan tempat
kerja pribadi dan profesional hubungan
berkontribusi harmonis, lingkungan kerja
yang aman
dan produktif
monamaelissa@gmail.com 57
Perilaku berkaitan dengan transparansi dan akses
informasi (transparency and official information access)
üPNS tidak akan menyalahgunakan
informasi resmi untuk keuntungan pribadi
atau komersial untuk diri mereka sendiri
atau yang lain
üPNS akan mematuhi persyaratan legislatif,
kebijakan setiap instansi dan semua arahan
yang sah lainnya mengenai komunikasi
dengan menteri, staf menteri, anggota
media dan masyarakat pada umumnya
monamaelissa@gmail.com 58
Menghindari perilaku yang curang dan koruptif
(fraudulent and corrupt behaviour)
üPNS tidak akan terlibat dalam penipuan atau
korupsi
üPenipuan merupakan kegiatan yang tidak
jujur yang menyebabkan kerugian keuangan
aktual atau potensial untuk setiap orang
atau badan tersebut
üPNS akan melaporkan setiap perilaku curang
atau korup
üPNS akan melaporkan setiap pelanggaran kode etik
profesi
monamaelissa@gmail.com 59
Perilaku terhadap penggunaan
sumber daya negara (use of public resources)
üPNS bertanggung jawab untuk pengeluaran
yang resmi
üPNS menggunakan sumber daya yang
didanai publik secara rajin dan efisien
üPNS tidak menggunakan waktu kantor atau sumber
daya untuk pekerjaan partai politik atau keuntungan
pribadi atau keuangan
üPNS mematuhi kebijakan dan pedoman dalam
penggunaan setiap instansi komputasi dan
komunikasi fasilitas, dan menggunakan sumber daya
tersebut secara bertanggung jawab dan secara
praktismonamaelissa@gmail.com 60
Perilaku berkaitan dengan penyimpanan dan
penggunaan data serta informasi pemerintah
(record keeping and use of government information)
üPNS merekam tindakan dan keputusan mereka
untuk memastikan transparansi
üPNS menjamin penyimpanan aman informasi
sensitif atau rahasia
üPNS memastikan mereka mematuhi pencatatan
rencana masing-masing keagenan
üPNS, di mana diperbolehkan, berbagi
informasi untuk mendorong efisiensi dan
kreativitas
monamaelissa@gmail.com 61
Dilihat dari konflik kepentingan
(conflicts of interest)
üPNS akan memastikan kepentingan
pribadi atau keuangan tidak bertentangan
dengan kemampuan mereka untuk
melakukan tugas-tugas resmi mereka
dengan tidak memihak
üKetika konflik kepentingan yang timbul
antara kinerja tugas publik dan kepentingan
pribadi atau personal , PNS akan
memastikan mereka mengatur secara hati-
hati untuk kepentingan umum
monamaelissa@gmail.com 62
Case Study
Mengenai Pelanggaran Akuntabilitas
monamaelissa@gmail.com 63
monamaelissa@gmail.com 64

Akuntabilitas

  • 1.
    LATSAR GOLONGAN III ANGKATANV KEMENRISTEKDIKTI & KPU PROVINSI MALUKU 2019
  • 2.
    SELAMAT DATANG PESERTALATSAR YANG LUAR BIASA CALON PEMIMPIN MASA DEPAN BANGSA monamaelissa@gmail.com 2
  • 3.
    BIODATA : N ama: RAMONA MAELISSA Pendidikan : Magister Akuntansi Alamat : Jl. Kakialy No.5 - Ambon Jabatan : Widyaiswara Diklat : - Percepatan Akuntabilitas Pemerintah - ToT Perkoperasian - ToF Prajab Pola Baru - ToF Latsar CPNS - ToMT Pendamping Teknis Pemerintah – Desa - ToMT Pendamping Aparatur Desa Kontak : +62 812-4888-8444 Email : monamaelissa@gmail.com monamaelissa@gmail.com 3
  • 4.
    WHERE YOU ARE Sikap Perilaku Bela Negara Nilai-nilai DasarPNS Keduduka n dan Peran PNS Dalam NKRI monamaelissa@gmail.com 4
  • 6.
  • 7.
    PERMASALAHAN RENDAHNYA KOMPETENSI ASN ANTARA60-64 % KOMPETENSI PNS KEMAMPUANNYA HANYA JURU KETIK. 62 % PNS HANYA MEMPUNYAI KEMAMPUAN ADMINISTRATIF. KETERBATASAN KOMPETENSI & KESEMPATAN MENGIKUTI PENGEMBANGAN KOMPETENSI BAGI ASN BERPENGARUH KEPADA KINERJA PEMERINTAH -PUSAT MAUPUN DAERAH PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT BAGI KINERJA SDM KOMPETENSI BELUM MENJADI DASAR BAGI POLA KARIR (PROMOSI, PENEMPATAN, ROTASI JABATAN, DLL) KETERBATASAN KOMPETENSI PNS –DAN UMUMNYA ASN TERSEBUT, NEGARA MENGALAMI KERUGIAN UNTUK DUA HAL. PERTAMA, TERKAIT DENGAN BELANJA PEGAWAI 26,1% DARI TOTAL APBN, 131 DAERAH >50 % APBD. KEDUA, TERKAIT DENGAN KINERJA PEMERINTAH.
  • 8.
    Fungsi Aparatur SipilNegara (ASN) UU No 5 Tahun 2014 Peran ASN TUJUAN NASIONAL Pelaksana Kebijakan Publik Pelayan Publik Perekat dan Pemersatu Bangsa Pasal 11 monamaelissa@gmail.com 8
  • 9.
    PERMASALAHAN RENDAHNYA KOMPETENSI ASN ANTARA60-64 % KOMPETENSI PNS KEMAMPUANNYA HANYA JURU KETIK. 62 % PNS HANYA MEMPUNYAI KEMAMPUAN ADMINISTRATIF. KETERBATASAN KOMPETENSI & KESEMPATAN MENGIKUTI PENGEMBANGAN KOMPETENSI BAGI ASN BERPENGARUH KEPADA KINERJA PEMERINTAH -PUSAT MAUPUN DAERAH PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT BAGI KINERJA SDM KOMPETENSI BELUM MENJADI DASAR BAGI POLA KARIR (PROMOSI, PENEMPATAN, ROTASI JABATAN, DLL) KETERBATASAN KOMPETENSI PNS –DAN UMUMNYA ASN TERSEBUT, NEGARA MENGALAMI KERUGIAN UNTUK DUA HAL. PERTAMA, TERKAIT DENGAN BELANJA PEGAWAI 26,1% DARI TOTAL APBN, 131 DAERAH >50 % APBD. KEDUA, TERKAIT DENGAN KINERJA PEMERINTAH.
  • 10.
    Mata Diklat inimemfasilitasi pembentukan nilai-nilai dasar akuntabilitas melalui pembelajaran yang terkait dengan nilai-nilai dasar dan konsep akuntabilitas, konflik kepentingan dalam masyarakat, netralitas PNS, keadilan dalam pelayanan publik, sikap serta perilaku konsisten. monamaelissa@gmail.com 10
  • 11.
    Setelah mengikuti pembelajaranini, peserta diharapkan mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas jabatannya. monamaelissa@gmail.com 11
  • 12.
    Setelah mengikuti pembelajaranini, peserta diharapkan dapat: 1. Memahami akuntabilitas secara konseptual- teoritis sebagai landasan untuk mempraktikkan perilaku akuntabel; 2. Memahami mekanisme, logika, dan operasionalisasi akuntabilitas dalam menciptakan sistem dan lingkungan organisasi yang akuntabel; 3. Memahami penerapan akuntabilitas secara menyeluruh dalam organisasi; 4. Berperilaku akuntabel untuk penegakan akuntabilitas; 5. Menganalisis dan menilai penerapan akuntabilitas secara tepat. monamaelissa@gmail.com 12
  • 13.
    PETA KOMPETENSI PESERTAMATA DIKLAT AKUNTABILITAS PNS
  • 14.
    Kompetensi Dasar 1 InternalisasiNilai- nilai Dasar dan Konsep Akuntabilitas Publik monamaelissa@gmail.com 14
  • 15.
  • 16.
    AKUNTABILITAS Vs RESPONSIBILITAS • Responsibilitas adalah kewajiban untuk Bertanggung Jawab •Akuntabilitas adalah kewajiban pertanggung- jawaban yang harus dicapai monamaelissa@gmail.com 16
  • 17.
    EKSTERNAL: • GLOBALISASI &PERSAINGAN • TUNTUTAN PUBLIK INTERNAL: • MISMATCH • INDISIPLINER • INTEGRITAS • NASIONALIME • WAWASAN GLOBAL • IT & BAHASA ASING • HOSPITALITY (PELAYANAN) • NETWORKING (JARINGAN) • ENTREPRENEURSHIP (KEWIRAUSAHAAN) A N T A N G A N T PROGRAM STRATEGIS • PERENCANAAN • REKRUTMEN & SELEKSI • PENGEMBANGAN KAPASITAS • REFORMASI KESEJAHTERAAN4,47 Juta ASN TANTANGAN PEMBANGUNAN ASN KONDISI SAAT INI SMART ASN 2024 PROFILE: monamaelissa@gmail.com 178/29/2019
  • 18.
    Mampu mengambil pilihanyang tepat dan benar ketika terjadi konflik kepentingan, antara kepentingan publik dengan kepentingan sektor, kelompok, dan pribadi 1 Nilai-nilai publik Memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menghindari dan mencegah keterlibatan PNS dalam politik praktis Memperlakukan warga secara adil dan merata dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik Menunjukan sikap dan perilaku yang konsisten dan dapat diandalkan sebagai penyelenggara pemerintahan AMANAH PNS MAMPU MENJAMIN TERLAKSANA monamaelissa@gmail.com 18 2 3 4
  • 19.
    ASPEK Akuntabilitas 1 Akuntabilitasadalah sebuah hubungan (Accountability is a relationship)Akuntabilitas berorientasi pada hasil (Accountability is results- oriented)Akuntabilitas membutuhkan adanya laporan (Accountability requires reporting) Akuntabilitas memerlukan konsekuensi (Accountability is meaningless without consequences)Akuntabilitas memperbaiki kinerja (Accountability improves performance) 2 3 4 5 monamaelissa@gmail.com 19
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    SIMAK VIDEO TADI BAGAIMANA BENTUK AKUNTABILITAS DITEMPAT KERJA SAUDARA monamaelissa@gmail.com 22
  • 23.
    PENTINGYA Akuntabilitas Untuk menyediakan kontroldemokratis (peran demokrasi) 1 Untuk mencegah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan (peran konstitusional) Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas (peran belajar) 2 3 BOVENS, 2007 monamaelissa@gmail.com 23
  • 24.
    Dua Macam AkuntabilitasPublik Pertanggungjawaban atas pengelolaan dana kepada otoritas yang lebih tinggi; Laporan Pejabat Publik kepada masyarakat 1 2 V E R T I K A L HORISONTAL Akuntabilitas ini membutuhkan pejabat pemerintah untuk melaporkan “ke samping” kepada para pejabat lainnya dan lembaga negara; Kepada masyarakatmonamaelissa@gmail.com 24
  • 25.
  • 26.
    Tingkatan Akuntabilitas Mengacu padanilai-nilai yang ada pada diri seseorang seperti kejujuran, integritas, moral dan etika. Mengacu pada hubungan antara individu dan lingkungan kerjanya, yaitu antara PNS dengan instansinya sebagai pemberi kewenangan. Pembagian kewenangan dan semangat kerjasama yang tinggi antar berbagai kelompok yang ada dalam sebuah institusi memainkan peranan yang penting Mengacu pada hasil pelaporan kinerja yang telah dicapai Tanggungjawab organisasi pemerintah untuk mewujudkan pelayanan dan kinerja yang adil, responsif dan bermartabat. monamaelissa@gmail.com 26
  • 27.
    Next Session... MEKANISME AKUNTABITILAS BABIII monamaelissa@gmail.com 27
  • 28.
    MEANS ?? 1. Suaturangkaian kerja sebuah alat yang digunakan dalam menyelesaikan sebuah masalah yang berkaitan dengan proses kerja, tujuannya adalah untuk mempeoleh hasil yang maksimal serta mengurangi kegagalan (Moenir : 2001) 2. Interaksi bagian satu dengan bagian lainnya dalam suatu sistim secara keseluruhan untuk menghasilkan fungsi atau kegiatan sesuai dengan tujuan (Bagus:1996) monamaelissa@gmail.com 28
  • 29.
    Akuntabilitas kejujuran danhukum (accountability for probity and legality) Akuntabilitas proses (process accountability) Akuntabilitas program (program accountability) Akuntabilitas kebijakan (policy accountability) monamaelissa@gmail.com 29
  • 30.
  • 31.
    Mekanisme Akuntabilitas Birokrasidi Indonesia mempergunakan alat antara lain : Perencanaan Strategis Kontrak Kinerja Laporan Kinerja monamaelissa@gmail.com 31
  • 32.
    PERENCANAAN STRATEGIS • RPJP(20 Tahun) • RPJM ( 5 Tahun) • RKP (1 Tahun) • RENSTRA >> unit Org (Inpres No 7/99) : adalah proses yg berorientasi pada hasil yg ingin dicapai dlm 1-5 tahun dengan memperhitung kan potensi, peluang dan kendala • SKP >> Pegawai monamaelissa@gmail.com 32
  • 33.
    KONTRAK KINERJA • SemuaPegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa terkecuali mulai 1 Januari 2014 menerapkan adanya kontrak kerja pegawai. • Kontrak kerja yang dibuat untuk tiap tahun • Kesepakatan antara pegawai dengan atasan langsungnya. • Implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS. monamaelissa@gmail.com 33
  • 34.
    LAPORAN KINERJA • Perencanaandan Perjanjian Kinerja pada tahun tertentu • Pengukuran dan analisis capaian kinerja • Akuntabilitas Keuangan. monamaelissa@gmail.com 34
  • 35.
    Bagaimana menciptakan lingkungan kerjayang akuntabel Transparansi (Responsibilitas) monamaelissa@gmail.com 35
  • 36.
    Langkah-langkah dilakukan dalammenciptakan framework akuntabilitas monamaelissa@gmail.com 36
  • 37.
  • 38.
    Transparansi dan AksesInformasi Perwujudan transparansi tata kelola keterbukaan informasi publik dengan terbitnya payung regulasi yakni UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik monamaelissa@gmail.com 38
  • 39.
    Pasal 3 UUNo 14 Tahun 2008 : • Menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik dan proses pengambilan keputusan publik serta alasan pengambilan keputusan publik • Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik • Meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan badan publik yang baik • Mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu yang transparan, efektif dan efisien, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan monamaelissa@gmail.com 39
  • 40.
    Lanjutan ... • Mengetahuialasan kebijakan publik yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak • Meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan badan publik untuk menghasilkan layanan informasi monamaelissa@gmail.com 40
  • 41.
    Badan Publik disini adalah : • Lembaga legislative • Lembaga yudikatif • Badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan Negara, yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN/D, atau • Organisasi non pemerintah yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN/D, sumbangan masyarakat dan/atau luar negeri monamaelissa@gmail.com 41
  • 42.
  • 43.
    • Atas dasarprinsip tersebut, maka pada dasarnya semua PNS berhak memberikan informasi, namun dalam praktiknya tidak semua PNS punya kemampuan untuk memberikan informasi berdasarkan berapa prinsip- prinsip diatas (seperti resiko dampak kerugian yang muncul, utuh dan benar). • Pejabat Publik yang paling kapabel dan berwenang untuk memberikan akses informasi publik dan informasi publik ialah Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). • Tugas mayoritas ASN dalam konteks informasi ialah hanya berwenang memberikan informasi atas apa yang dibutuhkan oleh pimpinan untuk mendukung pelaksanaan tugasnya. monamaelissa@gmail.com 43
  • 44.
    Praktek kecurangan (fraud) danperilaku korup Tiga hal yang mendasari terjadinya praktek curang : üAdanya peluang üInsentif atau tekanan untuk melakukan praktik curang ü Sikap atau rasionalisasi untuk membenarkan perilaku curang monamaelissa@gmail.com 44
  • 45.
    Etika perilaku dankultur organisasi yang Anti Kecurangan dapat mendukung secara efektif penerapan nilai-nilai budaya kerja. Keberhasilannya terkait terkait antara satu dengan yang lain, yaitu : 1. Komitmen dari TOP Manajemen dalam organisasi 2. Membangun lingkungan organisasi yang kondusif 3. Perekrutan dan promosi pegawai 4. Pelatihan nilai-nilai organisasi atau entitas dan standar-standar pelaksanaan 5. Menciptakan saluran komunikasi yang efektif 6. Penegakan disiplin monamaelissa@gmail.com 45
  • 46.
    Penggunaan sumber dayamilik negara üSemua penggunaan sesuatu dengan aturan dan prosedur yang berlaku üMenggunakannya secara bertanggung- jawab, dan dalam penggunaannya menggunakan secara efisien üMemelihara fasilitas secara benar dan bertanggungjawab.monamaelissa@gmail.com 46
  • 47.
    PENYIMPANAN & PENGGUNAAN DATADAN INFORMASI PEMERINTAH Akuntabilitas adalah bagaimana pemerintah atau aparatur dapat menjelaskan semua aktifitasnya dengan memberikan data dan informasi yang akurat terhadap apa yang telah mereka laksanakan, sedang dilaksanakan dan akan dilaksanakanmonamaelissa@gmail.com 47
  • 48.
    Penyimpanan dan penggunaandata dan informasi pemerintah akuntabilitas adalah bagaimana pemerintah atau aparatur dapat menjelaskan semua aktifitasnya dengan memberikan data dan informasi yang akurat terhadap apa yang telah mereka laksanakan, sedang dilaksanakan dan akan dilaksanakanmonamaelissa@gmail.com 48
  • 49.
    Penyimpanan dan penggunaandata dan informasi pemerintah ürelevant (relevan), üreliable (dapat dipercaya), üunderstandable (dapat dimengerti) serta üComparable (dapat diperbandingkan) Informasi dan data yang disimpan dan dikumpulkan serta dilaporkan tersebut harus : monamaelissa@gmail.com 49
  • 50.
    Konflik Kepentingan üBahwa konflikkepentingan sebenarnya nyata ada üPersepsi bahwa konflik kepentingan nyata ada üPotensi konflik kepentingan yang mungkin timbul. Konflik kepentingan adalah situasi yang timbul di mana tugas publik anda dan kepentingan pribadi bertentangan. Konflik kepentingan dapat terjadi: monamaelissa@gmail.com 50
  • 51.
    KASUS : Pemerintah Pusatmaupun daerah sudah memulai program pengadaan barang dan jasa dengan mekanisme secara elektronik yang disebut e-procurement. Tujuannya adalah pertama, agar tidak ada main mata antara pengada proyek dan pihak yang mengadakan proyek (Meminimalisir Kasus KKN). Kedua, agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dapat dilaksanakan dengan cepat dan teratur termasuk dimensi akuntabilitas apakah studi kasus tersebut? Jelaskan. monamaelissa@gmail.com 51
  • 52.
    KASUS • Seorang PNSmendapat fasilitas mobil dinas. Suatu malam, anaknya yang balita tiba-tiba panas tinggi, bolehkan dia menggunakan mobil dinasnya untuk membawa sang anak ke Rumah Sakit? Bagaimana jika kelurga tetangga yang sakit meminjam mobil dinas tersebut untuk pergi berobat? monamaelissa@gmail.com 52
  • 53.
    I N D I K T O R K E B E R H A S I L A N MENJADI PNS YANGAKUNTABEL Asas Penyelenggaraan Kebijakan dan Manajemen ASN (UU Nomor 5 Tahun 2014) 1. Kepastian hukum; 2. Profesionalitas; 3. Proporsionalitas; 4. Keterpaduan; 5. Delegasi; 6. Netralitas; 7. Akuntabilitas; 8. Efektif dan efisien; 9. Keterbukaan; 10. Nondiskriminatif; 11. Persatuan dan kesatuan; 12. Keadilan dan kesetaraan; 13. Kesejahteraan. BAB V monamaelissa@gmail.com 53
  • 54.
    1. Nilai dasar; 2.Kode etik dan kode perilaku; 3. Komitmen, integritas moral dan tanggung jawab pada pelayanan publik; 4. Kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas; 5. Kualifikasi akademik; 6. Jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas, 7. Profesionalitas jabatan. PRINSIP PROFESI ASN monamaelissa@gmail.com 54
  • 55.
    • Apa yangdiharapkan dari seorang PNS? Perilaku Individu (Personal Behaviour) • Perilaku Berkaitan dengan Transparansi dan Akses Informasi (Transparency and Official Information Access) • Menghindari Perilaku yang Curang dan Koruptif (Fraudulent and Corrupt Behaviour) monamaelissa@gmail.com 55
  • 56.
    Film Pendek Akudan PNS Hebat monamaelissa@gmail.com 56
  • 57.
    Apa yang diharapkandari seorang PNS üPerilaku Individu (Personal Behaviour) üPNS bertindak sesuai dengan persyaratan legislatif, kebijakan lembaga dan kode etik yang berlaku untuk perilaku mereka üPNS tidak mengganggu, menindas, atau diskriminasi terhadap rekan atau anggota masyarakat üKebiasaan kerja PNS, perilaku dan tempat kerja pribadi dan profesional hubungan berkontribusi harmonis, lingkungan kerja yang aman dan produktif monamaelissa@gmail.com 57
  • 58.
    Perilaku berkaitan dengantransparansi dan akses informasi (transparency and official information access) üPNS tidak akan menyalahgunakan informasi resmi untuk keuntungan pribadi atau komersial untuk diri mereka sendiri atau yang lain üPNS akan mematuhi persyaratan legislatif, kebijakan setiap instansi dan semua arahan yang sah lainnya mengenai komunikasi dengan menteri, staf menteri, anggota media dan masyarakat pada umumnya monamaelissa@gmail.com 58
  • 59.
    Menghindari perilaku yangcurang dan koruptif (fraudulent and corrupt behaviour) üPNS tidak akan terlibat dalam penipuan atau korupsi üPenipuan merupakan kegiatan yang tidak jujur yang menyebabkan kerugian keuangan aktual atau potensial untuk setiap orang atau badan tersebut üPNS akan melaporkan setiap perilaku curang atau korup üPNS akan melaporkan setiap pelanggaran kode etik profesi monamaelissa@gmail.com 59
  • 60.
    Perilaku terhadap penggunaan sumberdaya negara (use of public resources) üPNS bertanggung jawab untuk pengeluaran yang resmi üPNS menggunakan sumber daya yang didanai publik secara rajin dan efisien üPNS tidak menggunakan waktu kantor atau sumber daya untuk pekerjaan partai politik atau keuntungan pribadi atau keuangan üPNS mematuhi kebijakan dan pedoman dalam penggunaan setiap instansi komputasi dan komunikasi fasilitas, dan menggunakan sumber daya tersebut secara bertanggung jawab dan secara praktismonamaelissa@gmail.com 60
  • 61.
    Perilaku berkaitan denganpenyimpanan dan penggunaan data serta informasi pemerintah (record keeping and use of government information) üPNS merekam tindakan dan keputusan mereka untuk memastikan transparansi üPNS menjamin penyimpanan aman informasi sensitif atau rahasia üPNS memastikan mereka mematuhi pencatatan rencana masing-masing keagenan üPNS, di mana diperbolehkan, berbagi informasi untuk mendorong efisiensi dan kreativitas monamaelissa@gmail.com 61
  • 62.
    Dilihat dari konflikkepentingan (conflicts of interest) üPNS akan memastikan kepentingan pribadi atau keuangan tidak bertentangan dengan kemampuan mereka untuk melakukan tugas-tugas resmi mereka dengan tidak memihak üKetika konflik kepentingan yang timbul antara kinerja tugas publik dan kepentingan pribadi atau personal , PNS akan memastikan mereka mengatur secara hati- hati untuk kepentingan umum monamaelissa@gmail.com 62
  • 63.
    Case Study Mengenai PelanggaranAkuntabilitas monamaelissa@gmail.com 63
  • 64.